Sponsors Link
     Sponsors Link

11 Penyebab Cerebral Palsy dan Cara Mencegahnya

advertisement

Cerebral palsy pada anak adalah sebuah kondisi yang bisa terjadi pada bayi dan berpengaruh hingga sampai bayi tumbuh menjadi anak dan orang dewasa. Cerebral palsy sebenarnya merupakan sebuah kondisi yang terjadi akibat kerusakan otak, cedera otak atau malforasi otak selama janin masih di dalam rahim,sesaat setelah lahir dan segera setelah lahir hingga masa pembangunan otak setelah bayi lahir. Cedera otak ini akan menyebabkan pengaruh yang sangat besar untuk kemampuan motorik, fungsi otak dan juga kemampuan intelektual. Cerebral palsy akan mempengaruhi semua kondisi otak dari mulai bayi , anak-anak hingga saat sudah dewasa.

Baca: penyebab anak terlambat jalan – penyebab anak terlambat bicara – anak lambat bicara

Berikut ini adalah beberapa penyebab cerebral palsy dan resiko yang meningkatkan anak terkena cerebral palsy.

  1. Bayi lahir dengan berat badan yang sangat rendah

Berat badan bayi yang sangat kurang selama dilahirkan bisa meningkatkan resiko bayi terkena cerebral palsy. Kondisi ini biasanya paling sering terjadi pada bayi yang lahir dengan berat kurang dari 2500 gram. Sementara sekarang banyak bayi yang dilahirkan dengan berat lebih dari 2500 gram atau antara angka itu hingga 3500 gram. Berat badan bayi yang rendah meningkatkan resiko cerebral palsy karena kemungkinan bayi tidak memiliki perkembangan otak yang baik setelah dilahirkan. Otak banyak dikembangkan selama trimester pertama dengan bantuan nutrisi ibu. Nutrisi ini mungkin akan sulit didapatkan ketika bayi sudah lahir karena proses metabolisme yang dilakukan oleh tubuh bayi itu sendiri.

Baca: cara menaikkan berat badan bayi – perkembangan organ tubuh bayi setelah lahir – cara meningkatkan berat badan janin

  1. Bayi lahir prematur

Bayi yang dilahirkan secara prematur juga memiliki peluang terkena cerebral palsy. Kondisi ini bisa terjadi akibat berbagai faktor termasuk resiko masalah kesehatan ibu selama hamil. Bayi yang lahir sangat muda memiliki potensi masalah kesehatan yang lebih rentan dibandingkan bayi yang lahir dengan usia kehamilan yang normal. Berbagai masalah medis bisa terjadi pada bayi yang lahir prematur seperti gangguan pernafasan, paru-paru yang tidak berkembang sempurna, penyerapan nutrisi yang sangat lambat dan penurunan suhu tubuh yang sangat cepat. Karena itu kelahiran prematur harus mendapatkan perawatan yang sangat intensif di rumah sakit.

  1. Kelahiran kembar

Ibu yang hamil anak kembar memang harus waspada dengan kondisi kehamilan. Kehamilan kembar antara dua, tiga atau lebih bisa memiliki masalah yang sangat serius. Hal ini disebabkan karena bayi kembar cenderung lahir lebih cepat sehingga berat badan bayi saat lahir sangat rendah. Nutrisi yang didapatkan dalam kehamilan kembar mungkin juga tidak akan terpenuhi dengan baik. Meskipun ibu sudah mengkonsumsi makanan yang sehat selama hamil namun terkadang pembagian nutrisi anak kembar tidak sama. Karena itu anak kembar terkadang lahir dengan kesehatan yang baik, sementara yang lain mengalami cerebral palsy.

  1. Pengaruh program kesuburan untuk mendapatkan kehamilan

Ibu hamil yang mendapatkan kehamilan dengan obat kesuburan atau terapi kesuburan juga rentan memiliki anak terlahir dengan kondisi cerebral palsy. Kondisi ini bisa dipengaruhi dari efek samping obat yang digunakan oleh ibu sebelum hamil, saat hamil dan saat mempertahankan kehamilan. Bahkan ahli medis mengatakan jika kondisi ini bisa terjadi pada ibu yang hamil tunggal maupun kembar. Meskipun beberapa penyebab utamanya belum diketahui namun resiko obat kesuburan memang bisa membuat perkembangan otak janin tidak sempurna. Karena itu selama hamil biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan genetik atau tes genetik pada janin. Jika janin beresiko terkena cerebral palsy maka kemungkinan dokter akan mengusulkan aborsi sengaja. Namun keputusan ini tergantung dari ibu hamil. (baca:  bayi tabung – proses bayi tabung – kekurangan dan kelebihan bayi tabung)

Baca: cara menyuburkan kandungan – cara hamil anak perempuan – cara hamil anak kembar 

ads

  1. Infeksi pada ibu hamil

Infeksi yang terjadi selama kehamilan juga bisa menyebabkan ibu melahirkan bayi dengan kondisi cerebral palsy. Hal ini disebabkan karena infeksi telah menyebabkan peningkatkan produksi protein seperti sitokin. Sitokin bisa menyebar ke bayi termasuk mencapai otak dan darah bayi selama di dalam rahim. Sitokin akan bekerja untuk menyebabkan peradangan yang akan merusak otak janin denan cepat. Beberapa jenis infeksi yang sering menyebabkan cerebral palsy pada bayi seperti campak, rubella, cacar, CMV (cytomegalovirus), infeksi dari plasenta, infeksi selaput janin dan infeksi pada organ panggul ibu hamil. Karena itu ketika ibu hamil terkena infeksi maka dokter akan melakukan evaluasi yang lebih lanjut.

Baca: campak bagi ibu hamil – bahaya campak jerman bagi ibu hamil – bahaya cacar air pada ibu hamil – gejala rubella pada ibu hamil

  1. Bayi terkena penyakit kuning (kernicterus)

Bayi yang terlahir dengan penyakit kuning atau kernicterus juga memiliki resiko terkena cerebral palsy. Sebenarnya penyakit ini memang akan menyebabkan kulit bayi menjadi lebih kuning setelah dilahirkan. Kondisi ini terjadi akibat kadar bilirubin dalam tubuh bayi terbentuk lebih banyak sehingga akan membuat kulit dan putih mata menjadi lebih kuning. Kadar bilirubin seharusnya normal saat bayi dilahirkan, namun beberapa bayi mengalami kondisi ini. Ketika perawatan pada bayi terlambat dilakukan maka cerebral palsy bisa terjadi pada bayi. Selain bilirubin maka penyebab kondisi ini bisa terjadi jika rhesus darah bayi dengan ibu berbeda sehingga menyebabkan sel darah merah bayi memecah lebih cepat. Kondisi ini yang akan menyebabkan penyakit kuning pada bayi bisa menjadi lebih parah.(baca:  penyebab kuning pada bayi – cara mengatasi bayi kuning)

  1. Kondisi kesehatan ibu sebelum dan selama hamil

Kondisi kesehatan ibu memang memberikan pengaruh yang sangat besar untuk perkembangan bayi. Ketika ibu mengalami masalah kesehatan yang buruk maka bayi juga akan lahir dengan kondisi kesehatan yang sangat menurun. Beberapa masalah kesehatan ibu yang sering menyebabkan bayi terkena cerebral palsy misalnya seperti ibu terkena gangguan tiroid selama hamil, ibu mengalami cacat mental bawaan, dan ibu pernah mengalami kejang selama hamil. Cacat mental pada ibu memang kondisi yang tidak bisa dirubah namun penyebab kejang pada ibu hamil bisa dicegah sehingga ibu tetap sehat selama hamil.

  1. Komplikasi selama persalinan

Masalah lain yang menjadi penyebab cerebral palsy adalah sebuah komplikasi yang terjadi selama persalinan. Beberapa ibu bisa mengalami persalinan yang lancar tanpa rasa sakit. Sementara ibu yang lain bisa mengalami masa persalinan yang sangat sulit. Kondisi ini bisa dipengaruhi dari berbagai kondisi misalnya ada gangguan kehamilan atau komplikasi kehamilan. Beberapa masalah yang sering terjadi seperti plasenta letak rendah, plasenta previa, ruptur uterus, gangguan tali pusar, bahaya melahirkan bayi sungsang dan masalah lain sering menyebabkan bayi tidak mendapatkan oksigen yang cukup selama persalinan. Kondisi henti nafas sesaat ini bisa menyebabkan bayi terkena cerebral palsy seperti asfiksia. (baca: penanganan bayi asfiksia – penyebab asfiksia pada bayi baru lahir.

  1. Bayi terkena infeksi otak

Penyakit infeksi yang menyerang otak juga bisa menyebabkan cerebral palsy.  Beberapa bayi yang terkena penyakit seperti meningitis dan ensefalitis juga bisa terkena cerebral palsy. Penyakit infeksi ini memang tidak berkembang dengan mudah. Infeksi bisa disebabkan sebagai komplikasi dari penyakit lain seperti penyakit campak dan cacar air. Karena itu ketika bayi terkena penyakit infeksi maka perawatan harus dilakukan hingga tuntas  dan bayi sembuh total.

  1. Cedera pada otak

Selain infeksi maka penyebab cerebral palsy yang lain juga bisa didapatkan akibat cedera pada otak yang terjadi secara langsung atau tidak langsung. Beberapa cedera yang bisa menyebabkan gangguan fungsi otak seperti bayi terjatuh dari tempat tidur, bayi jatuh dari motor, bayi kecelakaan dengan benturan pada kepala, atau kasus kekerasan pada anak. Berbagai cedera ini bisa menyebabkan masalah untuk otak bayi dengan cepat. Beberapa tanda cedera yang perlu diwaspadai seperti muntah, kejang, dan kehilangan kesadaran.

Baca: bahaya akibat bayi terjatuh dari tempat tidur – bahaya bayi jatuh terlentang – bahaya baby walker untuk anak bayi

  1. Gangguan pendarahan dan pembekuan pada otak

Beberapa kasus bisa menyebabkan bayi atau anak terkena cerebral palsy adalah ketika bagian otak mengalami pendarahan atau pembekuan darah. Kondisi ini bisa disebabkan oleh serangan stroke pada anak, kecelakaan yang menyebabkan pengaruh pada sistem cerebrovascular, dan adanya cacat jantung pada bayi. Cacat jantung tertentu bisa menyebabkan aliran darah dari dan ke otak menjadi tidak berjalan dengan baik. Efeknya adalah sistem pembuluh darah yang tidak bekerja dengan baik terutama pada otak. (Baca: gejala epilepsi pada bayi – penyebab step pada bayi)

Faktor resiko yang menyebabkan cerebral palsy

  1. Bayi memiliki resiko lebih besar terkena cerebral palsy dibandingkan anak-anak atau orang dewasa.
  2. Kelahiran prematur dengan berat badan yang rendah bisa menyebabkan anak terkena cerebral palsy.
  3. Bayi yang terkena penyakit infeksi memiliki resiko yang lebih besar terkena cerebral palsy.
  4. Bayi yang tidak mendapatkan vaksin bisa terkena cerebral palsy jika terkena penyakit infeksi. (baca: bahaya bayi tidak imunisasi)
  5. Bayi yang sering jatuh dan mengenai bagian kepala bisa menderita cerebral palsy. 
    Sponsors Link

Cara mencegah cerebral palsy pada bayi (bukan cerebral palsy kongenital)

  1. Ibu hamil menjaga asupan dan kesehatan tubuh baik sebelum hamil ataupun setelah hamil. (baca: nutrisi ibu hamil)
  2. Ibu sebaiknya memenuhi semua vaksin yang dibutuhkan untuk mencegah penyakit infeksi seperti cacar dan rubella. (dilakukan sebelum hamil)
  3. Jika ibu melakukan program hamil untuk mendapatkan kehamilan kembar maka harus dengan pengawasan dokter.
  4. Melakukan pemeriksaan kesehatan selama hamil untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu dan janin. (Baca juga: manfaat USG 4 dimensi – bahaya USG kehamilan yang terlalu sering – manfaat USG kehamilan)
  5. Ibu selalu menjaga kebersihkan diri termasuk mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktifitas.
  6. Jika ibu hamil sakit maka segera melakukan perawatan dan lakukan sesuai dengan petunjuk dokter yang merawat.
  7. Lakukan berbagai langkah untuk mencegah kelahiran bayi prematur.
  8. Setelah bayi lahir maka bayi harus mendapatkan vaksin penuh sesuai dengan program dan umur bayi.
  9. Menjaga bayi ketika mereka tertidur agar tidak terjatuh, ketika bayi berada di dalam kendaraan baik itu mobil atau motor.
  10. Memastikan bayi dan anak-anak berada dalam lingkungan yang sehat selama masa perkembangan.

Cerebral palsy membutuhkan perawatan sepanjang hidup. Karena itu berbagai penyebab cerebral palsy pada bayi sebaiknya segera dicegah saat belum hamil, sebelum hamil dan sesudah bayi lahir.

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Friday 06th, January 2017 / 06:53 Oleh :
Kategori : Kesehatan Anak