20 Cara Mendidik Anak Usia 3 Tahun Agar Cerdas Sejak Bayi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Orang tua pasti selalu menginginkan anak tumbuh sehat dan cerdas. Tak heran jika para orang tua selalu mencari berbagai cara untuk mendidik anak agar nantinya tumbuh menjadi anak yang cerdas. Mengajarkan hal-hal yang penting untuk anak sebaiknya dimulai sejak mereka berusia 3 tahun. Usia 3 tahun merupakan masa-masa tumbuh kembang anak yang paling mudah untuk diajarkan hal baru. Untuk itu, para Ibu harus lebih aktif ketika anak memasuki usia 3 tahun. Berikut ada beberapa cara mendidik anak usia 3 tahun agar cerdas. (Baca juga: Cara Membuat Anak Cerdas Sejak Dalam Kandungan , Cara Mendidik Anak Agar Percaya Diri)

Cara Paling Mudah Mendidik Anak Usia 3 Tahun Agar Tumbuh Cerdas

1. Memberi ASI Hingga 2 Tahun

ASI memiliki peran penting dalam membantu perkembangan otak agar lebih cerdas. Para Ibu yang ingin memiliki anak yang cerdas sebaiknya memberi ASI eksklusif  hingga umur 2 tahun. Beberapa Ibu biasanya hanya memberikan ASI sampai umur 6 bulan  karena faktor tertentu. Nah..bagi para Ibu yang tidak mengalami masalah atau faktor tertentu dalam pemberian ASI, usahakan untuk memberikan pada buah hati hingga usianya 2 tahun ya Bu. (Baca juga: Manfaat ASI Untuk Bayi , Cara Agar ASI Keluar Banyak Setelah Melahirkan)

2. Lebih Sering Mengajak Berkomunikasi

Walaupun anak masih berusia 3 tahun, tapi mereka tau kalau sedang diajak komunikasi. Khususnya bagi para Ibu sebaiknya lebih aktif untuk selalu cerewet. Banyaknya kata-kata yang muncul akan menambah kosa kata baru sehingga ia lebih cepat bicara dengan jelas. Berinteraksi juga akan lebih mendekatkan hubungan antara orang tua dengan anak. (baca juga: Melatih Anak Berbicara , Penyebab Anak Terlambat Bicara )

3. Mendengarkan Musik

Mendengarkan musik dengan alunan yang lembut dapat membantu memberikan ketenangan pada anak. Untuk itu, putarlah musik di Kamar anak agar membantu menstimulasi ketenangan emosional anak. Meski hanya dengan mendengarkan music,  tapi ini memiliki dampak positif bagi perkembangan otak karena alunan music yang akan merangsang perkembangan syaraf otak menjadi lebih cerdas. Baca juga: Cara Mendengarkan Denyut Jantung Bayi Dalam Kandungan , Terapi Untuk Anak Autis)

4. Mengajari Anak Benyanyi

Usia 3 tahun memang sangat menggemaskan, terlebih jika diajari bernyanyi. Bernyanyi akan membuat anak lebih cerdas karena lebih cepat menguasai perbendaharaan kata. Mengajari anak bernyanyi akan terasa menyenangkan dengan irama musik. Mereka akan dengan mudah menirukan sambil berjoget. Dan yang pasti, ini akan membantu menstimulasi otak agar lebih cerdas.  (Baca juga: Perkembangan Bayi 4 Bulan , Cara Memandikan Bayi Baru Lahir)

5. Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Pada Anak

Penanaman rasa percaya diri pada anak harus dilakukan sejak dini karena akan berpengaruh pada perkembangan otaknya. Sebagai orang tua sebaiknya wajar jika selalu menumbuhkan rasa peraya diri pada anak. Anak yang memiliki rasa percaya diri akan lebih mudah bergaul dengan siapa saja, maka dari itu harus diajarkan sejak kecil. Banyak anak yang tumbuh menjadi anak yang pemalu lantaran orang tua yang tidak menanamkan rasa percaya diri sejak kecil. (Baca juga: Cara Mendidik Anak Agar Berani , Cara Agar Anak Cepat Jalan)

6. Mendampingi Anak Saat Bermain

Meskipun sekarang ini banyak orang tua yang sibuk dengan pekerjaannya, tapi sebaiknya selalu meluangkan waktu untuk menemani anak bermain. Agar anak bermain dengan  benar dan tidak berbahaya, maka peran orang tua juga sangat penting. Menyaksikan sendiri tumbuh kembang anak tertunya sudah menjadi kebahagiaan bagi orang tua. Untuk itu, menemani anak bermain memiliki efek yang baik untuk perkembangannnya. (Baca juga: Cara Menghilangkan Trauma Pada Anak , Cara Melatih Anak Membaca)

7. Membacakan Cerita Sebelum Tidur

Salah satu cara menstimulasi otak anak adalah dengan membacakan cerita sebelum tidur. Malam hari menjelang tidur akan lebih memudahkan anak dalam menangkap kosa kata baru. Cara yang paling sering dilakukan adalah dengan membacakan cerita sebelum tidur. Nah, agar anak nantinya lebih cerdas, usahakan untuk meluangkan waktu membacakan cerita sebelum tidur. Selain lebih memberikan ketenangan saat tidur, cerita yang didengarkan juga akan merangsang daya ingat anak terhadap kosa kata. (Baca juga: Cara Mengajari Anak Membaca , Cara Mengajari Anak Bahasa Inggris)

8. Pemberian Nutrisi Yang Baik Untuk Perkembangan Otak

Mendidik anak agar tumbuh menjadi anak yang cerdas juga harus diimbangi dengan pemberian nutrisi. Para Ibu harus memperhatikan beberapa makanan yang baik untuk perkembangan otaknya. Pilihalah beberapa makanan yang mengandung DHA ataupun Omega seperti yang terdapat pada ikan salmon. Biasakan untuk selalu memberikan makanan yang akan meningkatkan kecerdasan otak anak sejak ia masih kecil. (Baca juga: Menu Sehat Untuk Anak Kurang Gizi , Tanda-tanda Anak Kurang Gizi)

9. Mengajari Alat Musik

Bermain musik mampu meningkatkan kinerja otak kanan yang akan membuatnya semakin cerdas. Tak hanya dibiasakan untuk mendengarkan musik, tetapi anak usia 3 tahun juga harus dibelikan mainan alat musik sambil diajarkan secara perlahan. Memainkan alat musik mampu meningkatkan kinerja otak lebih tenang sehingga anak mampu mengontrol emosi dengan lebih baik. Sekarang ini banyak alat musik mainan yang disediakan untuk anak-anak yang ingin belajar musik. (Baca juga: Cara Mengatasi Anak Hiperaktif , Perkembangan Janin 7 Bulan)

10. Bermain Games Yang Mendidik

Tidak semua games memiliki dampak buruk pada anak. Bahkan games yang mendidik justru akan membantu meningkatkan kinerja otak dan membuatnya lebih cerdas dibanding anak-anak yang jarang main games. Dalam bermain games, sebaiknya para orang tua selalu mendampingi anak agar tidak salah memilih games. (Baca juga: Cara Melatih Anak Merangkak , Penyebab Anak Susah BAB)

11.Biasakan Untuk Sarapan Pagi

Membiasakan anak untuk sarapan tidaklah sulit jika dilakukan sejak usianya masih dini. Meskipun ini terlihat sepele, namun sarapan pagi sangat penting untuk membuat anak lebih mudah berfikir dan memiliki daya ingat yang lebih tajam dibanding mereka yang tidak pernah sarapan. Nah, mulai sekarang biasakan anak untuk sarapan ya Bund? (Baca juga: Pola Makan Bayi , Makanan Sehat Awal Kehamilan)

12. Mengajarkan Anak Berbagi

Usia 3 tahun memang usia yang harus diajarkan banyak hal. Kerena ini akan berpengatuh ketika ia beranjak dewasa. Salah satunya dengan mengajarkan anak berbagi. Orang tua sebaiknya menanamkan sikap kepedulian terhadap sesama sejak kecil agar mereka terbiasa menjadi anak yang peduli terhadap sesama. (Baca Juga: Cara Merawat Bayi Dengan Bibir Sumbing , Penyebab Bayi Kembar Siam)

13. Mendampingi Anak Berinteraksi Dengan Teman-temannya

Perkembangan anak cerdas tidak hanya dilihat secara akademik, tapi juga kemampuan berinteraksi dengan teman-temannya. Orang tua juga sangat berperan penting dalam mendampingi anak dalam berinteraksi.  Orang tua harus selalu mengajarkan pada anak bagaimana cara meminta maaf, mengucapkan terima kasih dan meminta tolong. Ketiga poin tersebut sangat penting untuk menjadi acuan hidup saat dewasa nanti. (Baca juga: Penyebab Anak Autis , Cara Menstimulasi Bayi Merangkak)

14. Meningkatkan Rasa Ingin Tau Anak

Selama masa pertumbuhan, setiap anak selalu memiliki rasa ingin tau yang berbeda-beda. Ini juga tergantung dari cara didik orang tua. Jika orang tua selalu memberikan pengetahuan walaupun anak tidak bertanya, tentu ini akan memancing  keingintahuan anak. Rasa ingin tau yang berlebih merupakan ciri anak cerdas. Jadi, selalu ajarkan apasaja yang terbaik demi memancing rasa keingintahuan anak. (Baca juga: Dampak Membentak Anak , Cara Mengatasi Anak Tantrum)

15. Memberikan Sayuran Yang Cukup

Sayuran mengandung berbagai macam vitamin yang penting untuk tumbuh kembang anak. Maka dari itu, selalu bubuhkan sayuran kedalam menu makanan anak. Sejak kecil anak harus dibiasakan dengan makan sayur agar nantinya terbiasa. Anak yang tidak suka mengonsumsi sayuran merupakan kesalahan orang tua karena  tidak dibiasakan sejak dini. (Baca juga: Manfaat Toge Untuk Ibu Hamil , Makanan Yang Mengandung Acid Folik)

16. Mendampingi Anak Menonton TV

Agar anak tidak salah dalam menonton tayangan televisi, maka orang tua harus mendampinginya. Ingat ya Bund, jangan biarkan anak menonton televisi tanpa pengawasan karena akan berpengaruh langsung pada otaknya. Para Ibu pastinya tidak mau kan, kalau anak melihat tayangan salah. Untuk itu, dampingilah selalu si kecil agar ia tumbuh menjadi anak yang cerdas. Terutama dalam menonton tayangan televisi. Pilihlah tayangan yang mendidik. (Baca juga: Penyebab Anak Tidak Mau Makan ,  Penyebab Duduk Terlalu Lama Bagi Ibu Hamil)

17. Menghindari Lingkungan Yang Terlalu Ramai

Faktor lingkungan juga sangat mempengaruhi kecerdasan anak. Bahkan penelitian juga menyebutkan bahwa anak yang diberada dilingkungan yang tenang memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi. Tempat yang terlalu ramai hanya akan membuat anak sulit berkonsetrasi sehingga sulit fokus terhadap satu hal. (Baca juga: Cara Mengatasi Anak Susah Belajar , Bayi Susah Tidur)

18. Hindari Makanan Yang Mengandung MSG

MSG merupakan penyedap rasa yang melezatkan setiap masakan. Akan tetapi ini sangat tidak baik jika dikonsumsi oleh anak-anak. Bahan yang terdapat pada MSG dapat menyebabkan gangguan buruk pada otak, terutama jika dikonsumsi oleh anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Para Ibu sebaiknya menghindari MSG dalam memasak dan gantilah dengan bumbu masak berbahan dasar alami untuk kebaikan nutrisinya. (Baca juga: Bahaya MSG Bagi Ibu Hamil , Bahaya MSG Untuk Kesehatan Anak)

19. Mengajak Berwisata Alam

Melakukan pendekatan dengan alam sangatlah penting, terutama untuk anak-anak. Meskipun banyak orang tua yang jarang mengajak anak berwisata alam, akan tetapi justru manfaatnya sangat luar biasa. Mengajak anak berwisata alam akan menungkatkan gelombang konsentrasi yang sangat baik untuk perkembangan otak. (Baca juga: Ibu Hamil Naik Roller Coster , Olahraga Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil)

20. Menjauhkan Stres Pada Anak

Beban pikiran kadang membuat anak sulit untuk berkonsentrasi. Pikiran yang menganggu seringkali datang dari lingkungan sekitar, untuk itu para Orang tua harus betul-betul memberikan perhatian pada anak agar pikirannya tidak terpengaruh hal buruk yang menganggu. Anak yang yang mengalami stres akan sulit berkonsetrasi. Dan ini sangat menganggu jika anak sedang dalam masa pertumbuhan. (Baca juga: Bahaya Sering Emosi Saat Hamil , Bahaya Banyak Pikiran untuk Ibu Hamil)

Memiliki anak cerdas sangatlah diidam-idamkan oleh semua orang tua. Agar anak cerdas tentu harus mendidik sejak kecil, selain itu peran orang tua sangatlah penting dalam mendampingi perkembangan anak agar nantinya menjadi anak yang cerdas.

 

fbWhatsappTwitterLinkedIn