Sponsors Link

21 Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk pada Bayi paling Aman

Sponsors Link

Nyamuk memang menjadi musuh utama semua orang. Terkadang nyamuk terlihat sangat pintar karena menggigit ketika kita sedang tidur. Bekas gigitan akan terjadi pada keesokan harinya dan meninggalkan rasa gatal yang kuat. Namun hal yang lebih menyakitkan adalah ketika nyamuk juga menggigit bayi yang menyebabkan kulit bayi berbekas seperti tumpukan bintik merah pada kulit bayi. Bekas bintik kecil hingga besar bisa terjadi pada kulit bayi tergantung kondisi kesehatan bayi. Bayi umumnya memiliki kulit yang sensitif sehingga bekas gigitan nyamuk sulit untuk dihilangkan.

ads

(baca: cara mengatasi kulit kering pada anak).

Berikut ini berbagai cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi:

  1. Memotong kuku bayi agar tidak menggaruk bekas gigitan nyamuk

Pada dasarnya luka bekas gigitan nyamuk memang menyebabkan gatal yang tidak nyaman. Bayi yang sudah bisa menggaruk atau mengusap keras bekas gigitan nyamuk harus dipotong kukunya. Menggaruk bisa menyebabkan luka dan terjadi infeksi pada bekas luka tersebut. Jadi segera potong kuku bayi agar tidak meninggalkan bekas luka pada kulit bayi Anda.

  1. Terapkan krim antihistamin ringan pada bekas gigitan nyamuk

Anda juga bisa menerapkan krim antihistamin ringan untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk dan menghilangkan rasa gatal yang berlebihan. Krim ini akan bekerja untuk membantu memulihkan bintik merah pada kulit sekaligus mencegah gatal. Jadi krim ini sangat baik untuk membantu bayi tidak menggaruk bekas gigitan nyamuk. Namun krim ini tidak cocok untuk bayi yang baru lahir, karena itu selalu konsultasikan dengan dokter anak sebelum menggunakannya.

  1. Mengompres bekas gigitan nyamuk dengan air dingin

Biasanya setelah terkena gigitan nyamuk maka bagian tersebut akan bengkak. Terkadang bengkak ini disertai dengan rasa gatal yang berlebihan. Untuk mencegah adanya infeksi maka segera kompres bekas gigitan nyamuk dengan air dingin. Caranya dengan merendam handuk atau kain lembut dengan air dingin. Kemudian peras dan terapkan pada  bekas gigitan nyamuk. Cara ini sangat aman namun hindari melakukan cara ini jika bayi sedang demam atau sakit.

(baca: cara mengatasi demam pada bayi)

  1. Gunakan krim Caladine

Bekas gigitan nyamuk juga menyebabkan rasa gatal yang kuat sehingga bayi Anda mungkin akan lebih sering menangis. Pada dasarnya bayi tidak nyaman dengan rasa gatal tersebut. Untuk mengatasi rasa gatal yang berlebihan maka terapkan krim Caladine pada bekas gigitan nyamuk. Waktu terbaik memberikan caladine adalah saat bayi tertidur. Cara ini bisa mencegah tangan bayi mengenai Caladine yang masih basah dan Caladine akan masuk ke mulut, karena bayi suka memasukkan jari tangan ke mulut. Jika Caladine masuk ke mulut bayi maka bisa berbahaya dan segera bawa bayi Anda ke dokter terdekat. Selain itu jangan memberikan caladine jika bayi sedang terkena biduran.

(baca: biduran pada bayi)

  1. Krim yang mengandung Alumunium Klorida

Jika Anda ingin menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi dengan cepat maka gunakan krim yang mengandung Aluminium Klorida. Anda bisa mencarinya diapotik atau meminta resep dokter untuk jenis krim yang aman untuk bayi. Hindari memberikan krim pada saat bayi sadar karena mereka bisa memainkannya dan krim akan masuk ke mulut.

  1. Gunakan krim Asam Salicyclic Asetil

Obat lain yang bisa Anda gunakan adalah termasuk krim yang mengandung asam salicylic asetil. Jenis asam ini bisa membantu mengurangi peradangan bawah kulit akibat gigitan nyamuk dan mengurangi resiko infeksi lanjutan akibat bakteri. Anda bisa menerapkan secara langsung dan meninggalkan krim hingga mengering sendiri. Gunakan secara hati-hati untuk bayi Anda agar tidak terkena keracunan obat.

ads
  1. Kompres dengan Listerine

Listerine yang merupakan obat kumur juga bisa menghilangkan bekas gigitan nyamuk dengan cepat. Namun tentu saja Anda harus memberikannya saat bayi tertidur. Caranya adalah dengan mengencerkan Listerine dengan air biasa. Lalu rendam bola kapas dalam cairan Listerine dan peras. Terapkan secara langsung pada bekas gigitan nyamuk dan ulang selama  beberapa kali. Cara ini juga bisa mengurangi rasa gatal akibat gigitan nyamuk.

  1. Oleskan Krim Hidrokortison 1%

Anda juga bisa mencoba mengoleskan krim hidrokortison 1% yang sangat aman untuk bayi. Namun krim ini tidak bisa diterapkan untuk luka bekas gigitan nyamuk yang telah lecet atau luka terbuka pada kulit. Krim ini bisa didapatkan diapotik secara bebas dan tidak membutuhkan resep. Oleskan ke bekas gigitan nyamuk secara langsung selama 3 sampai 4 kali dalam sehari. Tips terbaik untuk bayi adalah mengoleskan krim saat bayi sedang tidur.

  1. Kompres dengan bekas teh celup dingin

Jika Anda memiliki bekas teh celup maka jangan dibuang langsung. Obat alami ini bisa cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Caranya adalah dengan mendinginkan bekas kantung teh celup dalam kulkas selama beberapa saat. Kemudian celupkan ke dalam air biasa lalu gunakan untuk mengompres bekas gigitan nyamuk. Selain menghilangkan bekas gigitan nyamuk, obat ini juga menghilangkan rasa gatal berlebihan. Cara ini juga bisa menjadi obat sariawan untuk balita yang sangat aman.

  1. Kompres dengan es batu

Anda juga bisa mencoba menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi dengan menggunakan es batu. Caranya adalah dengan membungkus es batu menggunakan kain yang lembut. Setelah itu cobalah untuk mengompres bagian bekas gigitan nyamuk. Namun hindari terlalu lama mengompres karena bisa menyebabkan bayi kedinginan atau flu.

  1. Terapkan kulit pisang secara langsung

Cara lain yang sangat alami untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk adalah dengan menggunakan kulit pisang. Cara ini bisa membantu agar luka  bekas gigitan mengecil dan hilang serta mengatasi gatal yang berlebihan. Kulit pisang sebaiknya tidak dicuci karena Anda membutuhkan bagian dalam kulit pisang. Bahan ini dipercaya mengandung anti peradangan dan mengurangi rasa gatal. Jadi caranya potong beberapa kulit pisang lalu tempelkan pada bekas gigitan nyamuk. Segera ganti jika kulit sudah tidak dingin atau mulai berubah warna.

(baca: cara mengecilkan perut buncit setelah melahirkan normal)

  1. Oleskan cuka sari apel

Jika Anda memiliki cuka sari apel yang organik maka Anda bisa menggunakan bahan ini. Caranya adalah dengan mengoleskan secara lansung menggunakan jari Anda. Lakukan saat bayi masih tidur sehingga bayi merasa tetap nyaman. Jaga agar bagian cuka sari apel tidak digaruk oleh bayi karena bisa saja bahan ini masuk ke perut bayi. Jika bekas gigitan nyamuk sangat banyak maka Anda bisa mencoba memandikan bayi dengan air yang sudah dicampur cuka sari apel. Cukup gunakan dalam jumlah yang kecil untuk menghindari efek samping pada bayi.

Manfaat lain cuka sari apel:

  1. Gunakan sabun bayi yang lembut

Beberapa sabun bayi yang lembut memiliki manfaat untuk mengembalikan kelembapan alami kulit bayi. Anda bisa mencoba menggosok bekas gigitan nyaman menggunakan sabun secara langsung atau kain basah yang sudah diusap dengan sabun. Lakukan perawatan ini saat memandikan bayi sehingga bayi Anda tetap merasa nyaman. Jangan memberikan menggosok kulit terlalu keras karena bisa menyebabkan luka pada bekas gigitan nyamuk. Jika bayi bayi baru lahir maka ikuti beberapa panduan cara memandikan bayi baru lahir.

  1. Oleskan gel lidah buaya

Gel lidah buaya sudah digunakan sejak lama untuk mengobati berbagai keluhan penyakit kulit. Dan ternyata bahan antiperadangan pada gel lidah buaya juga sangat baik untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk, termasuk untuk bayi. Gel ini bisa menghilangkan bekas gigitan nyamuk, menghilangkan gatal dan menghilangkan luka akibat bekas tergaruk. Caranya adalah dengan mengambil gel lidah buaya yang masih segar. Kemudian oleskan secara langsung pada bagian bekas gigitan nyaman. Pastikan Anda melakukan perawatan ini saat bayi tertidur sehingga tidak berbahaya untuk bayi.

Manfaat lain lidah buaya:

  1. Kompres dengan potongan bawang merah

Bawang merah mengandung bahan antiinflamasi yang bisa mencegah rasa gatal dan mengurangi resiko bekas gigitan nyamuk pada bayi. Namun bahan ini bisa menyebabkan rasa pedih untuk mata dan tidak nyaman pada kulit. Jika Anda ingin menerapkan pada bayi maka lakukan saat bayi sedang tidur. Caranya adalah dengan mengupas bawang merah yang segar, lalu tumbuk hingga halus atau potong menjadi bagian yang kecil. Terapkan secara langsung pada bagian bekas gigitan nyamuk dan segera ganti jika bawang merah sudah mengering.

Manfaat lain bawang merah adalah:

  1. Kompres dengan air perasan jeruk lemon

Cara lain untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk adalah dengan menggunakan air perasan jeruk lemon. Caranya sangat mudah, yaitu dengan memeras jeruk lemon, lalu terapkan pada bekas gigitan nyamuk secara langsung. Air jeruk lemon mengandung bahan vitamin C yang cukup tinggi yang bisa membantu memulihkan bekas gigitan nyamuk. Jangan lupa untuk menerapkan cara ini saat bayi sedang tidur. (baca: manfaat jeruk untuk ibu hamil – buah buahan untuk ibu hamil)

  1. Terapkan pasta gigi secara langsung

Pasta gigi yang mengandung bahan soda dan hidrogen peroksida juga bisa membantu menghilangkan bekas gigitan nyamuk. Namun cara ini hanya bisa digunakan untuk bayi yang sudah berusia 13 bulan keatas. Jika Anda ingin menggunakan untuk bayi dibawah usia tersebut maka pilih jenis pasta gigi anak yang lebih ramah dan aman untuk kulit. Oleskan secara langsung pada bagian bekas gigitan nyamuk hingga mengering. Setelah itu bersihkan dengan menggunakan air hangat agar kulit bayi lebih nyaman.

  1. Kompres dengan minyak esensial

Jika Anda memiliki beberapa jenis minyak esensial seperti minyak esensial dari lavender, pohon teh, minyak cendana dan rosemary maka gunakan bahan ini. Ingat bahan ini mungkin tidak terlalu ramah pada kulit bayi, jadi lakukan pengetesan untuk mengetahui apakah bayi Anda alergi atau tidak. Jika sudah aman maka cairkan beberapa minyak esensial dengan air, lalu serap dengan bola kapas, lalu peras dan tempelkan pada bekas gigitan nyamuk. Lakukan saat bayi tertidur sehingga lebih aman.

  1. Oleskan madu

Madu memang menjadi bahan alami yang sangat baik untuk meningkatkan kelembapan alami kulit dan menghilangkan bekas gigitan serangga. Anda bisa mencoba untuk mengoleskan madu secara langsung pada bekas gigitan nyamuk. Kemudian bersihkan dengan air dingin setelah madu agak mengering. Berikan saat bayi sedang tidur.

Baca: manfaat madu untuk ibu menyusui – manfaat madu untuk ibu hamil – bahaya madu bagi bayi baru lahir

Sponsors Link

  1. Oleskan pasta garam

Pasta garam juga bisa membantu cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Anda bisa mencoba menggunakan jenis garam Himalaya yang lebih aman. Caranya adalah dengan melarutkan sedikit garam dengan air hingga menjadi pasta. Kemudian terapkan secara langsung pada kulit bayi. Jaga agar pasta ini tidak sampai masuk ke mulut bayi karena bisa sangat berbahay untuk kulit bayi.

  1. Gunakan bawang putih

Sama seperti bawang merah, maka bawang putih juga bisa membantu menghilangkan bekas gigitan nyamuk. Bawang putih mengandung senyawa alisin yang akan menghilangkan bekas ruam kemerahan dan peradangan pada kulit. Caranya cukup mudah, yaitu dengan mengupas bawang putih, memotongnya menjadi lebih kecil. Setelah itu terapkan pada bagian bekas gigitan nyamuk. Gunakan bawang putih secara hati-hati agar tidak sampai masuk ke mulut bayi. Bawang putih juga bermanfaat sebagai makanan untuk memperbanyak ASI kembali dan cara mengatasi keputihan gatal paling alami.

Gejala Bekas Gigitan Nyamuk Menjadi Infeksi pada Bayi

Saat ini bekas gigitan nyamuk memang tidak bisa diremehkan begitu saja. Ada beberapa jenis nyamuk yang bisa menyebabkan infeksi dan bahkan menularkan virus. Berikut ini beberapa gejala adanya infeksi dari gigitan nyamuk pada bayi:

  1. Terjadi pembengkakan yang parah pada bekas gigitan nyamuk.
  2. Muncul ruam dan benjolan merah pada kulit.
  3. Bintik merah menjadi bintik hitam atau coklat setelah dua hari gigitan nyamuk.
  4. Bekas bintik merah disertai bintik putih atau nanah pada bekas gigitan.
  5. Adanya bekas garukan pada kulit yang menyebabkan luka terbuka meskipun hanya lecet.
  6. Terjadi pembengkakan pada leher bayi dan bayi sesak nafas.
  7. Gatal yang sangat parah dan menyebar ke daerah lain yang tidak digigit.
  8. Terjadi pembengkakan pada bibir bayi serta warna bibir kebiruan.
  9. Bayi muntah, mual dan menggigil.
  10. Terjadi kesulitan bernafas sehingga bayi sesak nafas.
  11. Bekas gigitan nyamuk melepuh dan kemudian muncul nanah didalamnya.

Baca: bahaya DBD bagi ibu hamil

Cara Mencegah Gigitan Nyamuk pada Bayi

Salah satu langkah paling aman untuk mengatasi gigitan nyamuk pada bayi adalah dengan mencegah nyamuk agar tidak mendekati bayi. Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda coba lakukan:

  1. Jangan mengajak bayi datang ke tempat yang kumuh, banyak sampah, genangan air, kebun dan semua tempat kotor yang bisa menjadi tempat berkembangnya nyamuk berbahaya.
  2. Jika ingin mengajak bayi keluar rumah pada pagi hari maka tunggu sampai matahari terbit.
  3. Setelah matahari terbenam ajak bayi masuk ke ruangan karena saat itu banyak nyamuk yang mencari mangsa.
  4. Gunakan kelambu untuk tempat tidur bayi sehingga tidak ada nyamuk yang bisa menggigit bayi.
  5. Jaga agar kamar bayi mendapatkan udara dan cahaya yang cukup. Termasuk cahaya matahari pada siang hari.
  6. Buang semua tempat penampungan air yang tidak dipakai di rumah Anda. Cara ini akan membantu menjaga agar tidak ada nyamuk berkembang dalam lingkungan rumah.
  7. Gunakan jenis obat nyamuk yang khusus untuk bayi dan anak-anak. Namun kenali berbagai gejala alergi setelah pemakaian sehingga bayi Anda tetap aman.
  8. Berikan pakaian yang panjang atau bisa melindungi kulit bayi sehingga tidak terkena gigitan nyamuk. Terapkan cara ini saat tidur pada malam hari.
  9. Pilih jenis pakaian bayi dengan warna-warna yang cerah sehingga tidak menarik perhatian nyamuk. Termasuk untuk pilihan warna selimut dan semua bahan berwarna yang ada di kamar bayi Anda.

Jadi ada banyak cara alami untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Hal yang sangat penting dari semua langkah ini adalah mencegah agar bayi nyaman dan tidak terkena gigitan nyamuk.

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Wednesday 31st, August 2016 / 02:04 Oleh :
Kategori : Kesehatan Bayi