Perkembangan Bayi 11 Bulan – Fisik, Motorik, Emosi dan Tips Perawatan

Perkembangan bayi usia 11 bulan akan selalu dinantikan oleh orang tua setelah menunggu selama 10 bulan lamanya. Banyak orang tua mulai membandingkan kemampuan bayi dengan lingkungan sosial. Beberapa pengaruh seperti faktor kesehatan bayi sejak kecil bisa membuat bayi mengalami pertumbuhan lebih cepat atau lebih lambat. Bayi sudah bisa bergerak dengan lebih baik atau bahkan berjalan. Namun beberapa bayi baru belajar berdiri dan membuat orang tua merasa cemas. Bayi yang terlahir dengan ciri ciri bayi lahir prematur dan kelahiran prematur bisa mengalami perkembangan yang sama dengan bayi normal atau lebih lambat. Berikut ini adalah beberapa perkembangan bayi 11 bulan yang bisa menjadi panduan semua orang tua.

Pertumbuhan Fisik Bayi

  1. Bayi memiliki kaki dan punggung yang semakin kuat. Pada masa ini bayi Anda akan senang berdiri lalu duduk lagi dengan posisi yang langsung. Bayi Anda mungkin sudah tidak membutuhkan banyak bantuan untuk merubah posisi dari berdiri ke duduk.
  2. Bayi Anda akan memiliki lengan yang kuat karena itu bayi mulai bisa mencengkeram baju atau tubuh orang tua. Bayi bisa merebut mainan atau benda lain yang menurut bayi sangat menarik.
  3. Bayi sudah bisa menggerakkan jari tangan dengan baik termasuk ketika memegang berbagai benda ringan seperti cangkir atau plastik.
  4. Bayi Anda senang menggerakkan tangan dan jarinya sehingga mereka biasanya akan melempar berbagai benda yang dipegang ke arah samping.
  5. Bayi sudah bisa mendapatkan keseimbangan kaki dan lutut yang baik. Beberapa bayi sangat suka untuk naik turun tangga karena menurut mereka hal ini menyenangkan. Awasi agar bayi tidak terjatuh saat mulai menaiki tangga. (baca juga:  bahaya bayi jatuh terlentangbahaya akibat bayi terjatuh dari tempat tidur)
  6. Bayi sudah senang berjalan cepat untuk mengejar mainan atau benda yang menarik. Pada masa ini banyak orang tua meletakkan bayi dalam baby walker untuk membantu berjalan. (baca juga: bahaya baby walker untuk anak bayibaby walker untuk bayi, amankah ?)
  7. Bayi sudah bisa menggerakkan punggung dengan baik sehingga mereka mulai bisa mendorong mainan atau berbagai benda lain.
  8. Jika bayi Anda sudah bisa berjalan sendiri namun masih membutuhkan bantuan, maka Anda bisa membantu dengan memegang satu tangan saja.

Pertumbuhan Motorik Bayi

  1. Bayi Anda sudah memiliki naluri untuk bergerak sendiri dan tidak terlalu suka didampingi. Mereka mulai mencari berbagai benda yang bisa dipegang atau menjadi tumpuan badan ketika mulai berdiri. Beberapa bayi bahkan sudah bisa berdiri sendiri tanpa bantuan orang dewasa.
  2. Bayi sudah bisa memiliki keseimbangan yang baik sehingga mereka mulai bermain dengan belajar berdiri satu kaki.
  3. Bayi Anda mulai bisa menggerakkan kaki ke atas dan mereka mulai tertarik untuk memanjat sofa atau perabot lain.
  4. Bayi Anda mulai bisa mengingat rute untuk mendapatkan permainan sehingga mereka sudah bisa mencari mainan favorit yang diletakkan disuatu tempat. Anda bisa meletakkan sebuah mainan di tempat yang mudah dijangkau bayi Anda. (baca juga: cara membuat anak cerdas sejak dalam kandunganmakanan sehat untuk ibu menyusui agar bayi sehat dan cerdas)
  5. Bayi Anda sudah memiliki koordinasi yang sangat baik antara bagian tangan, kaki dan mata. Bayi Anda mulai senang mengenali warna dan mengelompokkan mainan berdasarkan warna. Anda bisa memberikan beberapa mainan balok warna atau piring plastik.
  6. Bayi Anda mulai bisa menelan dengan baik dan bahkan terlepas dari botol atau dot minuman. Bayi Anda tertarik untuk minum dengan cangkir seperti orang dewasa lainnya.
  7. Bayi Anda sudah bisa memberikan isyarat ketika meminta mainan, susu, minuman, makanan atau berbagai benda lain.
  8. Bayi Anda mulai senang mandiri sehingga sulit untuk dinasehati, bergerak dengan badan mereka sendiri dan tidak suka digendong. Bahkan bayi Anda sudah bisa meronta untuk turun dari gendongan. (baca juga: manfaat menggendong bayi baru lahir dan < 2 tahun)

Pertumbuhan Sensorik Bayi

  1. Bayi Anda sudah memiliki indra dengan fungsi yang sangat baik. Mereka sudah tertarik ketika mendengar suara atau kalimat orang dewasa. Bahkan mata mereka juga berkembang dengan baik sehingga bisa melihat berbagai benda atau objek dengan berbagai warna.
  2. Bayi Anda mulai mengembangkan rasa suka atau tidak suka terhadap semua hal. Mereka sudah bisa menunjukkan rasa marah ketika tidak suka dengan sebuah mainan atau merasa bosan. Beberapa bayi bahkan sudah bisa mengucapkan kata “tidak” ketika mulai tidak suka dengan mainan. (baca juga: anak lambat bicara – penyebab dan penanganan)
  3. Bayi Anda sudah memiliki kemampuan komunikasi yang baik sehingga bisa merespon pembicaraan orang dewasa. Bayi melihat ekspresi orang tua dan mulai mengembangkan ekspresi lucu dari wajah maupun bibir.
  4. Bayi Anda mulai belajar untuk berkomunikasi dengan cara yang baik karena itu Anda bisa mulai mengembangkan berbagai kata tunggal misalnya nama benda atau nama binatang. Untuk mendukung kemampuan komunikasi maka tirukan suara binatang agar anak semakin tertarik untuk belajar.
  5. Bayi Anda sudah mulai ingin mandiri dan melakukan berbagai hal dengan tangan mereka sendiri.

    Ketika Anda menyuapi bayi maka mereka bisa menolak dan selalu tertarik untuk menyendok makanan sendiri. Anda bisa mendukung fungsi tangan bayi agar lebih baik ketika mengajari mereka makan.

Perkembangan Emosi Bayi

  1. Bayi Anda sudah bisa memiliki pendapat sendiri dan mereka tidak terlalu senang ketika diberitahu. Hal ini ditunjukkan dengan reaksi bayi ketika tidak suka dengan mainan atau suasana. Mereka selalu ingin bergerak atau mengambil mainan sendiri.
  2. Bayi Anda semakin cerdas untuk mengenali isyarat dari orang tua. Mereka sudah mulai paham mana yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan. Namun mereka juga tidak selalu menurut pada petunjuk orang tua sehingga orang tua harus mengajari dengan cara yang pelan.
  3. Bayi Anda akan tertarik dengan binatang secara nyata dan bukan hanya suara saja. Mereka selalu menunjukkan minat yang baik ketika bertemu dengan binatang. Bahkan dari cara ini bayi Anda sudah mulai suka dengan jenis binatang tertentu atau bahkan tidak suka.
  4. Bayi juga sudah mulai sedikit melawan perintah atau petunjuk dari orang tua. Hal ini disebabkan karena bayi merasa mandiri dan memiliki rasa penasaran yang sangat tinggi. Karena itu bayi akan mulai melawan ketika diberitahu untuk melakukan hal yang benar atau tidak. Anda hanya perlu memberikan contoh karena bayi mungkin tidak terlalu suka hanya dengan perintah saja.
  5. Bayi Anda sudah mulai suka mengoceh dan mulai mengembangkan berbagai kata-kata. Orang tua biasanya akan terkejut dengan kata-kata yang bisa diucapkan oleh bayi dan merasa tidak pernah mengajari hal itu. Namun bayi Anda sebenarnya belajar saat mendengar berbagai kata-kata menarik dalam diskusi orang tua.

Kebutuhan Nutrisi bayi

  1. Kebanyakan bayi yang berusia 11 bulan akan mengalami penurunan berat badan karena fisik mereka terlalu banyak bergerak. Untuk mengatasi masalah ini maka bayi harus menerima nutrisi yang penuh mulai dari sumber karbohidrat, protein hingga lemak sehat agar bayi tidak terkena jenis penyakit akibat kekurangan gizi pada bayi dan balita.
  2. Beberapa jenis makanan yang bisa diberikan untuk bayi antaralain adalah seperti sumber karbohidrat yaitu nasi, gandum, roti atau biskuit. (baca juga:  pola makan bayi 0-12 bulan – bahaya memberi makan bayi dibawah 6 bulan – bahaya pemberian air putih pada bayi usia 0-6 bulan – makanan pendukung Asi (MPASI) rumahan terbaik untuk bayi)
  3. Bayi sudah bisa menerima sayuran yang dimasak dengan cara direbus atau dikukus. Sayuran sumber nutrisi yang baik karena mengandung vitamin, mineral, dan senyawa alami lainnya.
  4. Bayi Anda sudah bisa menerima sumber lemak sehat dan protein seperti dari ikan, telur atau daging sapi. Perhatikan untuk memasak sumber nutrisi ini hingga lembut agar bayi mudah menelan dan tidak tersedak.
  5. Berikan camilan untuk bayi agar mereka memiliki kebiasaan makan sendiri seperti biskuit bayi, roti atau yogurt. Berikan kesempatan kepada bayi untuk bisa makan sendiri agar mereka lebih tertarik terutama untuk bayi yang sudah tumbuh gigi. (baca juga: tanda tumbuh gigi pada bayi – bahaya bayi menggunakan empeng)

Waktu Tidur Bayi Usia 11 Bulan

Bayi yang sudah berusia 11 bulan biasanya akan lebih nyenyak tidur pada malam hari.

Bahkan beberapa bayi sama sekali tidak minta susu atau makan pada malam hari dan semua tergantung dari kebiasaan bayi Anda. Bayi membutuhkan waktu tidur selama 11 hingga 12 jam pada malam hari. Kemudian bayi biasanya akan tetap tidur pada siang atau menjelang sore hari. Waktu untuk tidur siang tetap dibutuhkan karena bayi Anda membutuhkan masa istirahat pada siang hari setelah lelah bermain atau bergerak. (baca juga: pola tidur bayi 0-12 bulan – posisi tidur bayi yang baik dan benar –  menyusui sambil tiduran – bahaya dan cara yang tepat)

Tips Perawatan

  1. Bayi Anda sudah mulai tertarik untuk belajar dan mulai ingin mengenal warna dengan penuh. Untuk menambah minat bayi maka kenalkan dengan buku-buku yang penuh dengan warna.
  2. Ajarkan beberapa permainan kreatif pada anak untuk memancing rasa ingin tahu. Anda bisa mengenalkan permainan dengan boneka, boneka jari atau jenis permainan balok susun.
  3. Bayi Anda mulai suka memegang berbagai benda dengan tekstur yang berbeda seperti air, bedak, pasir atau jenis benda lain. Karena itu berikan mainan yang mendukung bayi bisa mengenal berbagai tekstur yang berbeda.
  4. Bayi Anda sudah mulai suka tertawa lebih bebas. Anda bisa membantu membuat bayi lebih ceria dengan memberikan permainan yang menarik.
  5. Berikan berbagai jenis pengaman untuk berbagai ruangan atau hal yang bisa membuat bayi terluka. Berikan pagar atau teralis untuk tangga, kolam renang, dapur, dan tempat lain. Simpan semua benda yang bisa berbahaya untuk bayi seperti perlengkapan kosmetik, sabun, pembersih lantai dan obat-obatan.
  6. Biasakan untuk mengajak bayi mempelajari dan melakukan berbagai permainan bersama-sama. Anda bisa mengajak bayi untuk membaca buku bersama, bermain balok susun bersama, atau belajar tentang benda, hewan dan berbagai objek lain.
  7. Berikan pujian jika bayi Anda bisa mengenali perintah atau permintaan dengan baik. Namun berikan juga larangan agar bayi bisa mengetahui apa yang seharusnya tidak dilakukan.
  8. Ajarkan bayi agar mereka bisa melakukan segala sesuatu dengan mandiri seperti memakai pakaian, makan atau merapikan mainan. Meskipun mereka masih membutuhkan bantuan namun cara ini bisa membantu anak agar lebih mandiri. Anda juga bisa mengajarkan fungsi fisik bayi dengan mengajak bayi berenang. Ada berbagai jenis manfaat renang untuk bayi sejak dini yang bisa Anda dapatkan.
  9. Jika bayi Anda sudah bisa berjalan dengan baik maka Anda bisa membiasakan bayi untuk menggunakan kaos kaki atau sepatu. Namun jika belum bisa bergerak dengan baik maka hindari terlalu sering memakaian kaos kaki atau sepatu.

Bayi usia 11 bulan menjadi tahap yang sangat luar biasa. Bayi Anda sudah bisa melakukan berbagai pekerjaan sendiri dan hanya membutuhkan sedikit bantuan. Namun masa – masa ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengenalkan berbagai cara belajar dan mengembangkan kehidupan sosial.

Baca juga artikel lain berhubungan dengan perkembangan bayi:

Video Perkembangan Bayi 11 Bulan

, , , ,
Post Date: Wednesday 24th, February 2016 / 05:49 Oleh :
Kategori : Kesehatan Bayi