Perkembangan Bayi 6 Bulan – Fisik, Motorik, Sensorik dan Tips Perawatan

Apakah bayi Anda masuk ke usia 6 bulan? 6 Bulan berarti bahwa bayi Anda masuk ke usia setengah tahun. Perkembangan bayi pada bulan – bulan sebelumnya memang sangat menyenangkan. Terlebih untuk orang tua yang tidak menghadapi masalah bayi seperti bayi karena kelahiran prematur atau bayi kuning. Orang tua bisa memastikan bahwa pertumbuhan bayi benar-benar sehat dan sesuai dengan pertambahan usia. Salah satu hal yang paling menonjol dari bayi usia 6 bulan adalah tidak ingin sendiri. Bayi mulai mengerti ketika ditinggal untuk pergi. Hal ini tentu menyulitkan untuk ibu yang harus bekerja. Tapi semua masalah ini bisa dikendalikan.

Baca juga: penyebab bayi kuning baru lahir – bahaya bayi kuning saat baru lahir – cara mengatasi bayi kuning saat lahir – cara mencegah bayi kuning sejak dalam kandungan – cara penanganan bayi kuning

Berikut ini adalah beberapa hal tentang perkembangan bayi 6 bulan yang bisa menjadi panduan orang tua dalam mengasuh bayi.

Pertumbuhan Fisik Bayi

  1. Pada bulan ke enam maka otot dan sendi bayi sudah bekerja cukup baik. Kepala bayi sudah bisa berdiri tegak tanpa bantuan orang lain. Namun sesekali Anda juga masih perlu memegang kepala untuk menghindari bayi jatuh.
  2. Bagian punggung bayi sudah bisa berdiri sendiri dan bahkan bisa bersandar lurus ketika Anda memangku bayi. Agar bayi menjadi lebih nyaman maka sesekali ajak bayi untuk melakukan spa. Ada beberapa manfaat baby spa untuk bayi.
  3. Otot tangan mampu melakukan koordinasi yang baik sehingga sudah bisa memegang benda dengan kuat. Bahkan jari bayi bisa memegang sebuah benda dengan erat ketika Anda mencoba mengambil benda tersebut.
  4. Otot tangan bayi sudah bisa bekerja dengan baik sehingga bisa memindahkan benda dari tangan ke tangan yang lain. Bahkan beberapa bayi bisa menangkap benda tertentu jika dilempar ke arah tangan bayi. Bahkan ada bayi yang sudah diperkenalkan untuk berenang pada usia ini. Memang ada beberapa manfaat renang untuk bayi sejak dini yang bisa mendukung pertumbuhan fisik.
  5. Otot kaki bayi sudah semakin kuat sehingga bayi sudah bisa berguling dengan menggunakan kaki dan bagian pantat bayi.
  6. Beberapa bayi sudah memiliki koordinasi yang sangat baik pada bagian kaki dan punggung sehingga bayi sudah bisa merangkak namun masih membutuhkan bantuan.
  7. Ketika kepala bayi sudah bisa berdiri tegak maka tenggorokan juga sudah mampu menelan makanan dan minuman dengan baik. Bayi sudah bisa memindahkan makanan dari tangan ke arah mulut.

Pertumbuhan Motorik Bayi

  1. Kemampuan motorik bayi yang paling menonjol pada usia 6 bulan adalah kemampuan untuk mengenali bahasa. Anda bisa memberikan komentar apa saja ketika bayi melakukan berbagai kegiatan. Cara ini akan membantu bayi bisa mengenal bahasa dan berlatih bicara.
  2. Bayi sudah bisa mengoceh dengan beberapa huruf vokal dan beberapa bayi juga mulai tahu hurup non vokal. (baca juga: anak lambat bicara – penyebab dan penanganan)
  3. Bayi sudah bisa memiliki keinginan untuk makan, hal ini biasanya ditunjukkan bayi dengan perilaku selalu memasukkan berbagai benda dari tangan ke mulut. Bayi tidak tahu jika ada mainan dan mereka selalu ingin mendekatkan mainan ke bagian mulut. (baca juga: pola makan bayi 0-12 bulan – bahaya memberi makan bayi dibawah 6 bulan – bahaya pemberian air putih pada bayi usia 0-6 bulan)
  4. Bayi sudah memiliki perkembangan otak yang sangat bagus dan mereka mulai belajar untuk mengingat. Anda bisa melatih kemampuan bayi dengan cara menghitung berbagai benda ketika bermain.
  5. Bayi Anda mulai mengenal bahasa karena itu mereka harus sering mendengar berbagai kata kunci yang ringan misalnya ayah, ibu, kakak atau kata – kata lain yang mudah dikenal oleh bayi.
  6. Lengan dan kaki bayi sudah semakin kuat sehingga beberapa bayi akan belakar merangkak atau hanya sekedar menggoyangkan kaki dan tangan.

Pertumbuhan Sensorik Bayi

  1. Bayi Anda sudah bisa mendengar kata-kata dan berbagai suara dengan jelas. Pada masa ini pendengaran bayi sudah bisa bekerja dengan baik dan bahkan bisa mendengar suara dari jarak jauh. Ketika Anda memanggil bayi maka mereka akan menoleh mencari sumber suara.
  2. Bayi Anda sudah memiliki penglihatan yang sempurna. Bayi mulai mengenal berbagai warna yang menarik termasuk warna cerah atau gelap. Umumnya bayi sudah bisa mengenali warna dari jarak jauh.
  3. Bayi Anda selalu ingin mencoba menyentuh atau merasakan berbagai permukaan benda yang berbeda. Tangan bayi selalu ingin memegang berbagai benda yang keras atau lunak. Jika bayi memegang sebuah kertas atau plastik maka mereka akan menggerakkan tangan untuk meremas benda tersebut.
  4. Tangan bayi Anda sudah mulai kuat sehingga mereka ingin menarik atau mencabut berbagai benda seperti rumput atau rambut Anda.
  5. Pada masa ini bayi Anda sudah bisa melakukan gerakan mulai dari kepala, tangan, dada, perut dan kaki. Untuk mendukung fungsi fisiknya maka Anda bisa mengajarkan berenang.
  6. Bayi akan mulai mengenai berbagai jenis benda dengan ukuran yang berbeda mulai dari ukuran yang kecil hingga besar.

Perkembangan Emosi Bayi

  1. Bayi pada usia 6 bulan biasanya tidak terlalu rewel dan sudah bisa mulai dirawat sambil mengerjakan beberapa pekerjaan ringan. Anda bisa meninggalkan bayi di tempat khusus yang aman sambil diawasi. Namun beberapa bayi merasa selalu ingin dekat dengan orang dewasa termasuk untuk bermanja dan merasa disayangi. (baca juga: bayi menangis terus menerus – 16 penyebab & cara mengatasinyapenyebab bayi menangis terus)

  2. Jika bayi Anda sering rewel maka salah satu penyebabnya mungkin karena bayi merasa kurang kenyang atau lapar. Masa usia 6 bulan membuat bayi membutuhkan nutrisi yang lebih mengenyangkan seperti makanan semi padat. Perhatikan juga jika bayi ternyata perutnya kembung karena pencernaan yang buruk. (baca juga: perut kembung pada bayi – penyebab – cara mencegah & mengatasi)
  3. Bayi Anda mulai menolak berdekatan dengan orang asing sehingga mereka menangis atau merasa cemas ketika dekat dengan teman orang tua atau keluarga yang jarang bertemu. Namun orang tua bisa mengajarkan sosialisasi dengan cara mengajak bayi ikut dalam beberapa acara orang tua.
  4. Bayi Anda mulai merekam berbagai memori karena itu terkadang bayi tersenyum sendiri ketika mengingat hal yang menarik.

Waktu Tidur Bayi Usia 6 Bulan

  1. Bayi yang sudah berusia 6 bulan biasanya akan lebih nyenyak untuk tidur malam dibandingkan pada umur sebelumnya. Namun ada beberapa bayi yang biasanya akan bangun pada tengah malam untuk meminta susu.
  2. Jika bayi Anda sangat rewel pada malam hari maka mungkin bayi Anda merasa lapar dan susu sudah tidak terlalu mengenyangkan. Anda bisa mulai memberikan makanan padat sebagai makanan pendamping ASI dan susu formula. Namun hindari terlalu banyak memberikan makanan padat untuk bayi. (baca juga: manfaat susu formula untuk bayi)
  3. Bayi umumnya masih membutuhkan tidur pada pagi atau siang hari. Namun umumnya bayi yang sudah berusia 6 bulan bisa tidur lama pada siang hari hingga tiga jam atau lebih.
  4. Jika bayi Anda sulit untuk tidur dan sering rewel maka Anda bisa menjaga waktu tidur bayi dengan mengajak bayi ke tempat tidur sebelum waktunya. Anda bisa mengajak bayi untuk bermain di atas tempat tidur sehingga ketika bayi lelah maka mereka akan tertidur sendiri. Bayi rewel juga bisa disebabkan karena sulit buang air besar. (baca juga: bayi tidak BAB 3 hari – bahaya – penyebab – cara mengatasibayi tidak Bab seminggu – penyebab, penanganan dan pencegahan)
  5. Posisi tidur bayi usia 6 bulan umumnya memang lebih beragam. Anda tidak perlu cemas karena bayi sudah bisa berguling dengan baik. Bayi aman untuk tidur telentang ataupun miring. Perhatikan untuk memberikan pengaman pada sisi tempat tidur seperti bantal, guling atau boneka yang lembut agar bayi tidak terjatuh. (baca juga: bahaya akibat bayi terjatuh dari tempat tidur – bahaya bayi jatuh terlentang)

Kebutuhan Nutrisi Bayi Usia 6 Bulan

  1. Bayi usia 6 bulan bisa menjadi tahap awal untuk mengenal makanan lembut dan semi padat. Anda bisa mulai memberikan makanan untuk bayi ketika mereka sudah bisa duduk sendiri dengan bantuan yang lebih sedikit, bagian kepala sudah tegak dan bayi sudah bisa menelan sambil duduk dengan baik. Berikan makanan secara hati-hati agar bayi tidak tersedak.
  2. Bayi sudah bisa diperkenalkan dengan sumber makanan yang lembut seperti bubur bayi, biskuit bayi, sayuran yang dilembutkan dan buah-buahan yang lembut.
  3. Jika bayi Anda tidak suka atau menolak makanan maka jangan pernah memaksa untuk menghindari trauma pada bayi. Anda bisa menunda selama beberapa hari kemudian ulangi lagi hingga bayi mulai mengenal makanan.
  4. Bayi Anda masih tetap membutuhkan susu formula atau ASI sehingga jangan pernah melepaskan susu pada masa ini untuk mendukung perkembangan bayi 6 bulan. Bahkan mulai usia ini Anda sudah bisa menyusui sambil tiduran. (baca juga: menyusui sambil tiduran – bahaya dan cara yang tepat – makanan sehat untuk ibu menyusui agar bayi sehat dan cerdas – bahaya diet saat menyusui bayi – cara memperbanyak ASI kembali – jenis makanan untuk memperbanyak ASI)
  5. Anda bisa mulai mengetes apakah bayi memiliki alergi atau tidak dengan cara mengetahui reaksi bayi ketika makan. Tunggulah apakah bayi Anda memiliki tanda gatal, muntah atau diare. (baca juga: gejala alergi susu sapi pada bayi – akut dan kronis – penyebab diare pada bayi dan cara mengatasinya)

Tips Perawatan

  1. Anda bisa membantu melatih memori dan kecerdasan bayi dengan cara mengenalkan suara binatang yang berbeda-beda. Pada masa usia ini bayi Anda membutuhkan ingatan yang baik dan mulai tahu bahwa semua mahluk bisa memberikan bunyi atau suara yang khusus. Anda juga bisa mengenalkan berbagai jenis binatang atau benda-benda dengan gambar atau buku. (baca juga: cara membuat anak cerdas sejak dalam kandungan)
  2. Bayi Anda membutuhkan stimulasi yang baik karena itu berikan mainan yang penuh dengan warna atau suara. Berikan mainan yang bisa bergerak dengan cara yang unik.
  3. Meskipun bayi Anda senang untuk ditemani namun terkadang mereka juga senang sendiri. Anda bisa meninggalkan bayi dengan pengawasan agar mereka merasa dipercaya.
  4. Bayi Anda sudah bisa mengulang kata dalam satu suku kata atau bahkan kombinasi. Anda bisa melatih bahasa bayi dengan mengucapkan kata-kata yang sama secara berulang.
  5. Bayi Anda sudah memiliki koordinasi tangan yang baik karena itu Anda bisa memberikan berbagai mainan yang berbeda ukuran dan warna.
  6. Bayi Anda sudah mulai suka untuk menyentuh dan memegang berbagai benda dengan jenis permukaan yang berbeda. Karena itu berikan berbagai benda yang berbeda untuk mainan.
  7. Bayi Anda masih suka memasukkan berbagai benda ke mulut karena itu selalu jaga kebersihan mainan. Jika mainan kotor masuk ke mulut maka bayi Anda bisa sakit perut atau diare.

Bayi usia enam bulan memang akan membuat orang tua lebih senang. Bayi Anda sudah mulai ingin berbicara dan berkomunikasi dengan orang lain. Anda bisa mengenalkan beberapa kata yang paling dekat seperti mama atau papa. Ulangi terus kata ini sehingga bayi Anda mengenai bahasa yang diucapkan orang tua. Selain itu bayi Anda mulai suka dengan benda atau orang yang paling dekat sehingga Anda sudah bisa lebih tenang jika bayi bersama dengan nenek atau kakek.

Artikel lain terkait dengan perkembangan bayi

Video Perkembangan Bayi 6 Bulan

, , , ,
Post Date: Saturday 20th, February 2016 / 01:27 Oleh :
Kategori : Kesehatan Bayi