7 Bahaya Jongkok bagi Ibu Hamil dan Janin

Kali ini akan membahas berbagai macam tentang kehamilan, tetapi lebih fokus pada kesehatan pada saat sedang hamil. sudah diketahui bersama bahwa hamil adalah hal yang paling membahagiakan bagi pasangan suami istri yang baru saja menikah. Kehamilan merupakan anugerah yang paling indah bagi mereka yang sudah lama menantikannya. Bahkan tak hanya bagi mereka yang sudah lama menantikannya, tetapi untuk pasangan baru pun juga akan merasa bahagia bila memiliki buah hati yang dinanti-nanti.

Ketertarikan setiap pasangan untuk memiliki seorang anak menuntut pasangan keluarga itu baik dalam merawat anak. Baik merawat saat masih di dalam kandungan ataupun merawat setelah keluar dari kandungan, dengan perawatan yang baik akan menghasilkan buah hati yang sempurna pula. Selain perawatan dengan baik, juga perlu pola makan yang sehat dan baik, dan juga perlu juga untuk mengetahui apa saja yang dapat mengancam kesehatan pada bayi.

Jongkok pada Ibu Hamil

ibu hamil sering sekali merasa mulas dan sakit pada perut, ya ini disebabkan karena kontraksi yang ada didalam perut karena adanya janin itu. Kemulesan sang ibu membuat ibu harus bolak balik ke kamar mandi untuk BAB. tapi taukah apa akibat dari ibu yang sering jongkok untuk BAB ?

Pada dasarnya jongkok pada ibu hamil juga akn membantu ibu untuk mudah dalam melahirkan seprti yang kita lihat pada saat ibu-ibu hamil yang berolah raga. Pasti dalam salah satu olahraganya adalah jongkok berdiri, hal ini membuat kondisi selangkangan pada ibu akan terlatih,dan juga akan mengendurkan bagian untuk keluar janin tersebut, sehingga ketika melahirkan akan lebih mudah. Namun ketika terlalu lama jongkok seperti BAB akan mengakibatkan hal yang buruk untuk janin ibu. Berikut ini bahaya jongkok bagi ibu hamil. diantaranya adalah :

1. Bayi sesak nafas

Posisi jongkok akan menekan bayi yang ada didalam, saat kita sedang jongkok dengan begitu posisi perut akan tertekan.


Ketika posisi perut tertekan posisi janin pada saat itu juga akan tertekan, sehingga  janin akan kesulitan untuk bernafas. Meskipun masih dalam kondisi janin, tetapi sangat diperlukan untuk mendapatkan pernafasan yang optimal bagi janin tersebut.

2. Rawan jatuh

Ibu yang sedang hamil akan memiliki keseimbangan tubuh yang berkurang. Bayangkan saja, ketika orang normal (tidak hamil) tapi memiliki potensi atau penyakit darah rendah, setelah ia jongkok kemudian berdiri ia akan merasa pusing dan kehilangan keseimbangan tubuhnya jadi kemungkinan terjatuh. Apalagi bila itu terjadi pada ibu yang sedang hamil jika terlalu lama jongkok.

Kemudian tiba-tiba berdiri tanpa pemanasan terlebih dahulu akan membuat ibu hamil itu pusing sehingga rawan untuk terjatuh. untuk itu bagi ibu yang sedang hamil lebih baik tidak terlalu lama ketika ingin jongkok, atau ketika ingin buang air besar lebih baik meminta orang untuk mendampinginya diluar, sehingga bila terjadi suatu hal dapat langsung ditolong.

(Baca juga : goncangan pada ibu hamilnaik motor saat hamilbahaya ibu hamil angkat beban berat)

3. Punggung akan terasa sakit

Kebanyakan jongkok atau terlalu lama jongkok akan membuat punggung terasa sakit. Hal ini disebabkan karena saat ibu sedang hamil akan ada peregangan pada otot belakang, ketika posisi jongkok, otot-otot itu akan lebih sering tertarik sehingga akan menimbulkan rasa nyeri.

4. Rasa nyeri pada perut

Perut ibu yang sedang hamil lama kelamaan akan membesar apalagi ketika sedang awal kehamilan.


Mungkin memang tidak apa-apa tetapi bila pada masa kehamilan sudah hampir menuju perkembangan janin 4 bulan, maka akan ada kontraksi yang akan membuat nyeri pada perut. Pada saat hamil perut akan lebih sering berkontraksi. Apalagi dari jongkok yang lama kemudian berdiri. Akan ada kontraksi pada otot-otot rahim yang akan membuat otot-otot itu saling berkontrasi dan menyebabkan sakit pada perut.

5. Terpeleset

Pada kondisi sedang jongkok dan kemudian berdiri ini membutuhkan keseimbangan yang penuh, sehingga tidak akan adanya kondisi keseimbangan yang labil. Bila kondisi keseimbangan itu labil maka akan membuat kaki menjadi lemas, karena semua bertumpu pada kaki. Saat kaki tidak kuat untuk menumpu bisa jadi terpeleset hingga bisa jatuh pada saat hamil.

6. Keguguran

seperti yang telah dijelaskan di point ke  5 di atas, bila saat hamil tidak hati-hati maka bisa saja terpeleset, dan ketika terpeleset dapat menyebabkan keguguran. Bila terjadi benturan-benturan pada bagian penyimpanan janin. (Baca juga : tanda tanda keguguran – makanan pasca keguguran – keguguran tanpa kuret)

7. Kepala Pusing

Jangankan untuk ibu yang sedang hamil. Ibu biasa saja bila terlalu lama jongkok akan merasakan pusing dan penyebab sering pusing ini akan membuat kondisi ibu tidak stabil. Sehingga sangat bahaya bagi ibu, apalagi untuk kesehatan janin itu.

Banyak sekali bahaya jongkok bagi ibu hamil yang sering terlalu lama melakukannya. Untuk itu para ibu jagalah kehamilan mu itu dengan baik dan para suami. Jagalah istri anda dengan baik, sehingga janin yang dikandung oleh istri.

, , ,
Post Date: Wednesday 16th, March 2016 / 08:07 Oleh :
Kategori : Kebiasaan Buruk
MUST READ
Perkembangan Janin / Bulan : 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
Perkembangan Bayi/ Bln : 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10,11, 12

Recommeded

Popular