Sponsors Link

40 Pantangan Ibu Hamil Muda : Makanan – Minuman – Kegiatan – Kebiasaan

Sponsors Link

Ibu hamil muda atau baru masuk trimester pertama memang harus waspada terutama dengan makanan berbahaya. Ibu hamil muda memiliki resiko keguguran yang lebih besar. Selain itu pada tahap hamil muda maka janin sedang berkembang dan membutuhkan perhatian ekstra. Namun terkadang ibu hamil muda tidak tahu mana hal yang boleh dan tidak boleh. Padahal ada berbagai larangan ibu hamil wajib di hindari. Berikut ini adalah beberapa pantangan ibu hamil muda yang harus dipertimbangkan.

ads

Makanan

  1. Daging Mentah

Semua daging mentah tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil muda. Daging mentah bisa mengandung sumber penyakit seperti toksoplamsa, salmonella dan E. colli. Semua bakteri ini bisa menyebabkan janin mengalami masalah kesehatan dan bahkan keguguran. Daging mentah ini termasuk daging sapi, daging unggas atau ikan. (baca juga: penyebab keguguran hamil muda)

  1. Daging Deli

Daging deli adalah jenis daging yang dimasak kemudian dipotong dengan beberapa bentuk seperti melingkar. Ini adalah jenis daging olahan yang biasa banyak digunakan untuk isi Hamburger (makanan khas Barat) dan sandwich (roti isi daging). Daging deli mengandung listeria yang bisa menyebabkan ibu hamil keguguran. Listeria akan menyerang janin secara langsung lewat plasenta. Tanda pertama yang sering ditemukan saat keracunan listeria adalah keracunan darah pada ibu hamil. (Baca juga: bahaya fast food bagi ibu hamil dan janin – bahaya junk food bagi ibu hamil paling mengerikan)

  1. Ikan / Daging Asap

Ikan atau daging asap sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil. Daging asap dan ikan asap memang menjadi makanan khas di beberapa daerah. Namun ikan atau daging asap ternyata mengandung listeria. Listeria akan menyebabkan bayi keguguran dan keracunan pada ibu hamil. (baca juga: ikan asin untuk ibu hamil – manfaat dan cara pemilihannya – bahaya sate bagi ibu hamil dan tips aman – bahaya sate kambing bagi ibu hamil (#1 paling mengerikan))

  1. Ikan Mackerel

Ikan mackerel sangat berbahaya untuk ibu hamil karena mengandung tingkat merkuri yang tinggi. Merkuri sangat berbahaya untuk ibu hamil dan janin karena bisa menyebabkan kerusakan otak pada janin. Merkuri juga akan menyebabkan keracunan pada janin yang bisa memicu kematian dan kelahiran prematur.

  1. Ikan Hiu

Ibu hamil juga tidak boleh mengkonsumsi ikan hiu. Ikan hiu memang bisa menjadi kuliner khas di beberapa tempat. Bahkan ikan hiu bisa menjadi makanan yang mahal. Namun ikan hiu tidak bisa dimakan untuk ibu hamil. Ikan hiu yang tinggal di laut pada kedalaman tertentu mengandung tingkat merkuri yang tinggi. Merkuri bisa menyebabkan cacat janin yang merugikan kesehatan. (baca juga: penyebab janin cacat sejak dalam kandungan dan pencegahannya)

  1. Sushi

Kuliner makanan Jepang yang lezat seperti sushi juga dilarang untuk ibu hamil muda. Sushi biasanya diolah dari ikan salmon, ikan tuna atau jenis makanan laut lainnya. Namun sushi merupakan hidangan makanan mentah. Makanan mentah seperti sushi kemungkinan mengandung salmonella dan toksoplasma. Ikan dari laut juga mengandung merkuri yang tinggi. Jadi jangan mengkonsumsi sushi selama hamil hingga bayi sudah lahir.

  1. Ikan yang Terkontaminasi Limbah Industri

Ibu hamil muda juga tidak boleh mengkonsumsi semua jenis ikan yang didapatkan dari perairan yang sudah terkontaminasi limbah industri. Limbah industri bisa menyebar lewat sungai, danau atau laut. Limbah industri seperti logam berat sangat berbahaya untuk kesehatan ibu hamil dan janin. Logam berat akan masuk ke dalam tubuh ikan dan lalu masuk ke dalam tubuh manusia yang mengkonsumsi ikan tersebut.

  1. Kerang Mentah

Kerang mentah sangat dilarang untuk ibu hamil muda. Kerang mentah bisa terkontaminasi beberapa sumber penyakit seperti salmonella dan E.colli. Sumber penyakit ini bisa menyebabkan ibu hamil dan janin terkena infeksi yang  berdampak pada keguguran dan cacat janin. Kerang mentah tidak hanya dilarang untuk ibu hamil muda, tapi sepanjang kehamilan. (Baca juga: ibu hamil makan kerang, amankah ?)

  1. Telur Mentah

Telur mentah sangat dilarang untuk ibu hamil. Berbagai hidangan yang mengandung telur mentah atau telur setengah matang sebaiknya tidak dikonsumsi ibu hamil. Telur mentah mengandung salmonella yang bisa menyebabkan penyakit. Resiko kontaminasi dari salmonella juga bisa menyebabkan janin mengalami keracunan dan kematian. (Baca juga: manfaat telur asin bagi ibu hamil muda dan tua – manfaat telur bagi ibu hamil)

  1. Keju Feta

Keju feta yang merupakan jenis keju lembut banyak digunakan untuk campuran berbagai hidangan, terutama makanan Eropa. Namun keju feta sangat dilarang untuk ibu hamil karena bisa menyebabkan keracunan listeria. Listeria bisa memicu listeriosis yang akan memberikan efek seperti sakit flu, dan efek kesehatan yang lebih berat. Listeria juga bisa menyebabkan keguguran, keracunan darah dan persalinan dengan resiko yang tinggi. (Baca juga: bahaya keju bagi ibu hamil dan janin)

  1. Sayuran Mentah (Lalapan)

Ibu hamil muda biasanya sangat suka dengan makanan segar, termasuk lalapan. Beberapa jenis sayuran sehat yang sering digunakan sebagai lalapan seperti selada, daun bawang, mentimun dan jenis sayuran lain. Sayuran mentah yang tidak dimasak bisa menyebabkan infeksi karena terkena toksoplamosis. Bahkan residu  berupa pestisida yang digunakan untuk memupuk sayuran tersebut juga bisa menyebabkan resiko penyakit seperti kanker.

  1. Hati

Semua jenis hati termasuk hati ayam, hati sapi dan jenis unggas lain memang mengandung vitamin A yang cukup tinggi. Jika hati dimakan berlebihan maka bisa menyebabkan resiko kelahiran bayi cacat. Hal ini terjadi karena tubuh menerima terlalu banyak vitamin A. Konsumsi vitamin A yang bersumber dari sayuran dan buah-buahan lebih menyehatkan daripada hati. Namun ibu hamil bisa mengkonsumsi hati dalam jumlah yang terbatas. (Baca juga : bolehkah ibu hamil makan ati ampela ? – vitamin A untuk ibu hamil – manfaat, dosis dan makanannya)

Minuman

  1. Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Susu yang tidak dipasteurisasi adalah jenis susu segar yang tidak mengalami proses pengolahan di dalam pabrik. Pasteurisasi adalah proses untuk menghilangkan sumber penyakit dengan proses yang higienis. Beberapa jenis susu yang tidak dipasteurisasi dan dijual segar adalah seperti susu kambing, susu domba atau susu sapi. Susu ini masih mengandung sumber penyakit seperti Listeria. Listeria bisa menyebabkan janin keracunan dan kematian. Efek kesehatan untuk ibu hamil muda juga lebih berat seperti keracunan darah.

Baca juga: manfaat susu Anmum Materna untuk ibu hamil dan janin – manfaat susu bagi ibu hamil – manfaat susu kedelai bagi ibu hamil dan janin – akibat ibu hamil jarang minum susu hamil

  1. Kopi

Kopi mengandung kafein yang cukup tinggi. Asupan kafein yang berlebihan pada ibu hamil yang masuk ke trimester pertama atau saat hamil muda maka bisa mengalami keguguran. Efek kafein sangat  berat untuk ibu hamil muda karena kafein akan menyerang sistem syaraf, pencernaan dan sistem metabolisme. Kafein paling sering menyebabkan keguguran untuk ibu hamil muda. Kafein juga bisa menyebabkan dehidrasi karena bersifat diuretik. (baca juga: bahaya kafein bagi ibu hamil – bahaya kopi bagi ibu hamil dan janin – manfaat kopi bagi ibu hamil)

Sponsors Link

  1. Teh Hijau

Teh hijau menjadi salah satu minuman yang dilarang untuk ibu hamil. Teh hijau mengandung kafein yang bisa menyebabkan beberapa efek samping tidak menyenangkan. Resiko teh hijau untuk ibu hamil muda, antaralain:

  • Kandungan teh hijau berupa epigallokatekin yang bisa menganggu penyerapan asam folat pada tubuh. Kemudian bisa menyebakan ibu hamil kekurangan folat dan resiko cacat tabung syaraf.
  • Kandungan kafein bisa menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah.
  • Kafein berlebihan bisa menyebabkan resiko keguguran dan kematian janin yang masih sangat muda.

Baca juga: ibu hamil minum air teh – manfaat dan bahayanya – bahaya teh bagi ibu hamil muda dan hamil tua – teh bagi ibu hamil – manfaat, bahaya dan tips konsumsi

  1. Alkohol

Alkohol sebenarnya sangat dilarang sepanjang kehamilan. Alkohol bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan janin. Ketika alkohol masuk ke dalam tubuh maka plasenta akan menyerap dari darah ibu dan disalurkan ke janin. Berikut ini efek alkohol bagi janin dan ibu hamil.

  • Alkohol bisa menyebabkan kelahiran prematur bahkan sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu.
  • Janin bisa memiliki resiko kerusakan otak dan cacat janin.
  • Janin bisa mengalami perlambatan atau masalah pertumbuhan dan perkembangan ketika di dalam kandungan.
  • Bayi yang dilahirkan bisa mengalami masalah seperti penyakit jantung bawaan, cacat pada penglihatan atau pendengaran.
  • Bayi yang dilahirkan bisa mengalami gangguan fungsi motorik dan sensorik.
  • Bayi yang dilahirkan dengan berat badan yang rendah, kematian hingga resiko keguguran. (baca juga: tanda-tanda keguguran – pendarahan, penyebab dan penanganan)

(baca juga: bahaya alkohol saat hamil – minuman yang menyebabkan keguguran)

  1. Minuman Bersoda

Minuman bersoda sangat dilarang untuk ibu hamil muda, bahkan untuk sepanjang kehamilan. Minuman bersoda sebenarnya mengandung kafein yang bisa menyebabkan resiko kesehatan. Bahaya soda bagi ibu hamil bisa berdampak langsung pada janin. Berikut ini efek buruk minuman bersoda bagi ibu hamil muda:

  • Mengandung kafein yang bisa meningkatkan resiko keguguran,ibu kekurangan kalsium dan bayi lahir dengan berat badan rendah.
  • Minuman bersoda mengandung bahan pewarna dan pemanis buatan yang bisa meningkatkan resiko cacat bayi dan gangguan neurotransmitter.
  • Minuman bersoda mengandung kalori yang tinggi sehingga memicu obesitas.
  • Minuman bersoda bisa menyebabkan detak jantung cepat dan rasa panas pada tenggorokan.
  1. Es Teh

Es teh terkadang menjadi kesukaan ibu hamil muda karena memang sangat menyegarkan. Es teh mengandung kafein karena sama seperti jenis minuman teh lain. Berikut ini efek buruk minum es teh selama hamil muda:

  • Berlebihan es teh bisa meningkatkan resiko keguguran karena mengandung kafein yang cukup tinggi.
  • Berlebihan es teh juga bisa menyebabkan bayi terlahir dengan berat badan yang rendah karena kandungan kafein pada teh.
  • Es teh berlebihan meningkatkan resiki kematian bayi karena janin yang kurang nutrisi sejak dalam kandungan.
  • Es teh juga bisa menyebabkan gangguan sulit tidur, lemah dan lesu, anemia.

Baca juga: bahaya minum es saat haid bagi kesehatan wanita – bolehkah ibu hamil minum air dingin ?

  1. Jus yang Tidak Dipasterurisasi

Olahan jus buah alami yang tidak melewati proses pasteurisasi juga tidak diperbolehkan. Jus yang tidak melewati proses pasteurisasi bisa terkontaminasi bakteri yang mengancam janin. Bahkan keracunan bakteri bisa menyebabkan kelainan perkembangan syaraf pada bakteri. (baca juga: manfaat jus wortel untuk ibu hamil)

  1. Jus Wheatgrass (rumput gandum)

Jus dari wheatgrass sangat menyehatkan, namun bisa menyebabkan dampak berat untuk ibu hamil. Bahkan sepanjang kehamilan jus wheatgrass sebaiknya tidak dikonsumsi. Berikut ini efek buruk dari wheatgrass bagi ibu hamil:

  • Bisa terkontaminasi dengan bakteri atau jamur yang menyebabkan infeksi pada janin dan ibu hamil.
  • Ibu hamil bisa kekurangan nutrisi karena efek wheatgrass yang sering menyebabkan mual, muntah dan diare. (baca juga: bahaya diare pada ibu hamil muda dan tua)
  • Resiko keguguran dan kerusakan janin bisa terjadi karena efek wheatgrass yang menghilangkan semua racun dalam tubuh.

Aktivitas

  1. Mengikuti Permainan Ekstrim 

Hindari jenis permainan menantang yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman untuk janin dan tubuh. Beberapa permainan yang melibatkan pendaratan darurat atau meningkatkan adrenalin bisa meningkatkan resiko keguguran. (baca juga: aktivitas berbahaya untuk ibu hamil tiap trimester – bahaya akibat kelelahan pada ibu hamil – ibu hamil naik roller coster, berbahayakah?)

  1. Olahraga Bersepeda

Ibu hamil muda sebaiknya tidak bersepeda atau berolahraga bersepeda. Olahraga ini bisa menyebabkan kontraksi dan tekanan yang berlebihan pada rahim. Resikonya bisa menyebabkan keguguran. Namun pada trimester kedua maka ibu hamil boleh naik sepeda. Olahraga yang dilarang untuk ibu hamil sebaiknya dipilih yang paling aman.

  1. Olahraga dengan Kontak yang Kuat

Olahraga yang melibatkan kontak dengan orang lain seperti sepakbola, basket dan olahraga lain tidak boleh untuk ibu hamil muda. Olahraga dengan kontak yang kuat bisa menyebabkan resiko keguguran dan cacat pada janin. Anda mungkin bisa jatuh, bertabrakan dan cedera saat olahraga.

  1. Senam Erobik

Ibu hamil muda sebaiknya juga tidak melakukan senam erobik dengan tempo dan pola gerakan yang cepat. Gerakan seperti ini bisa menyebabkan ibu hamil jatuh, cedera dan tekanan perut yang berlebihan. Bahkan resikonya bisa menyebabkan keguguran. (baca juga: senam hamil : gerakan, manfaat, video, & gambar – olahraga untuk ibu hamil muda dan tua)

  1. Naik Kuda

Ibu hamil juga tidak boleh naik kuda selama masih hamil muda dan sepanjang kehamilan. Naik kuda bisa menyebabkan ibu jatuh, cedera dan bahkan resiko keguguran. Jika sebelumnya sering naik kuda, maka kebiasaan ini harus dihentikan. Naik kuda bisa menyebabkan resiko lebih besar seperti kematian janin dan ibu hamil.

  1. Menyelam

Ibu hamil muda atau sepanjang kehamilan sebaiknya tidak menyelam di laut atau kolam. Olahraga berenang masih diperbolehkan karena bisa sangat menyehatkan bagi ibu hamil dan janin. Menyelam bisa menyebabkan bahaya termasuk kematian janin dan ibu hamil. Ketika menyelam maka gelembung udara bisa masuk ke dalam aliran darah. (baca juga: berenang saat hamil – gaya, manfaat, resiko dan tips aman – bahaya berenang bagi ibu hamil)

  1. Lari

Ibu hamil sebaiknya tidak melakukan olahraga lari. Lari bisa menyebabkan ibu hamil mengalami resiko jatuh, tersandung, goncangan pada perut dan cedera. Jika hal ini terjadi maka resiko keguguran sangat besar. Sebaiknya ibu hamil mengganti olahraga lari dengan berjalan kaki. (baca juga: ibu hamil naik turun tangga – resiko dan pencegahannya)

  1. Mandi Sauna

Ibu hamil muda dan sepanjang kehamilan maka sebaiknya tidak melakukan mandi sauna. Sauna dengan suhu yang panas bisa menyebabkan rahim terkena suhu panas. Akibatnya rahim menjadi sangat panas lalu terjadi kematian janin. Bahkan sauna bisa menyebabkan ibu hamil mengalami gangguan kesehatan seperti demam, meriang dan badan yang tidak nyaman.

  1. Pijat

Ibu hamil muda sebaiknya tidak melakukan pijat atau spa. Pijat bisa menyebabkan tekanan pada rahim terutama jika dilakukan oleh ahlinya. Tekanan rahim bisa menyebabkan kelahiran prematur dan cacat janin. Karena itu pijat diperbolehkan hanya boleh dilakukan oleh ahli yang khusus memijat ibu hamil.

  1. X-Ray (Ronsen)

Ibu hamil sebaiknya tidak melakukan ronsen atau radioterapi. Ronsen bisa menyebabkan cacat bayi karena terkena paparan radiasi ketika masih dalam kandungan. Bahkan jika ibu hamil melakukan ronsen maka bisa terkena dampak lebih berat seperti kerusakan genetik. (baca juga: bahaya USG kehamilan yang terlalu sering – manfaat USG kehamilan bagi janin)

  1. Berdiri Terlalu Lama

Ibu hamil juga sebaiknya tidak bekerja atau melakukan pekerjaan yang sering berdiri terlalu lama. Berdiri terlalu lama bisa menyebabkan pembengkakan varises di bagian kaki atau paha. Jika ibu hamil harus bekerja dengan berdiri, maka atur waktu untuk duduk atau istirahat selama beberapa saat. (baca juga: ibu hamil muda berdiri lama – bahayanya dan tips pencegahannya)

ads
  1. Mengecat Rambut

Ibu hamil sebaiknya tidak mengecat rambut dan lebih baik jika tetap mempertahankan warna rambut asli. Mengecat rambut bisa menyebabkan bahan-bahan kimia pada cat rambut masuk ke dalam jaringan tubuh dari bagian akar rambut. Kemudian zat kimia ini bisa terbawa sampai ke plasenta melewati darah. Resiko cacat janin dan keguguran bisa terjadi pada orang yang sering mengecat rambut. (baca juga: bahaya kosmetik bagi ibu hamil – bahaya mewarnai rambut saat hamil bagi ibu hamil dan janin – bahaya smoothing rambut saat hamil)

  1. Berjemur

Ibu hamil muda sebaiknya juga tidak berjemur dibawah matahari secara langsung dalam waktu yang lama. Selama ibu hamil maka kondisi kulit menjadi lebih sensitif dan mudah kusam.  Bahkan perubahan hormon bisa menyebabkan perubahan warna kulit. Selain itu berjemur bisa menyebabkan stroke panas yang mengancam nyawa janin dan ibu hamil. (baca juga: manfaat berjemur bagi ibu hamil di pagi hari)

  1. Membersihkan Kotoran Kucing

Ibu hamil sebaiknya juga tidak bersentuhan atau kontak tidak langsung dengan kotoran kucing dan kotoran hewan lain. Kotoran kucing dan hewan lain bisa menyebabkan resiko terinfeksi toksoplasma. Resiko infeksi ini bisa menyebabkan keguguran karena kematian janin. Selain itu juga ada bahaya kucing bagi ibu hamil yang resikonya lebih besar.

  1. Produk Pemutih Gigi

Menggunakan produk pemutih gigi selama hamil sebaiknya memang tidak dilakukan. Produk pemutih gigi bisa menyebabkan keguguran dan resiko cacat janin. Hal ini disebabkan karena produk pemutih gigi mengandung bahan-bahan kimia yang bisa terbawa hingga ke plasenta janin. Jadi hindari produk pemutih gigi selama sepanjang kehamilan. (baca juga: bahaya gigi berlubang bagi ibu hamil dan janin – waspadai sakit gigi saat hamil !menambal gigi saat hamil – bagaimana biar aman?)

Kebiasaan

  1. Merokok

Merokok sangat dilarang untuk semua ibu hamil, baik itu hamil muda dan sepanjang kehamilan. Ada beberapa efek buruk jika ibu hamil merokok, bahkan hingga ke janin. Berikut ini adalah efek buruk merokok bagi ibu hamil:

  • Menjadi penyebab kelahiran prematur karena ketuban sering pecah pada awal kehamilan. (baca juga: penyebab pecah ketuban dini)
  • Janin bisa mengalami kurang oksigen karena jumlah oksigen yang terbatas dalam tubuh ibu hamil. (baca juga: penyebab janin kekurangan oksigen dalam kandungan)
  • Menyebabkan resiko cacat lahir serta bayi lahir dengan berat badan yang rendah.
  • Bisa menyebabkan kelainan hormon pada anak yang sudah dilahirkan, terutama ketika sudah dewasa.

Baca juga: bahaya merokok bagi janin dalam kandungan – bahaya merokok saat hamil – bahaya asap rokok pada ibu hamil)

  1. Stres

Stres karena pikiran atau pekerjaan bisa menyebabkan bahaya untuk ibu hamil muda. Stres bisa berdampak langsung pada janin dan ibu hamil. Stres pada kehamilan juga bisa menyebabkan perubahan emosi yang sangat besar untuk ibu hamil. Kondisi ini bisa mendorong kelahiran prematur, pecah ketuban dan gangguan kesehatan pada janin. Bahkan stres pada ibu hamil masih muda juga bisa menyebabkan cacat janin, karena jaringan janin tidak berkembang dengan baik. (baca juga: stres saat hamil – penyebab – gejala – cara mengatasinya)

  1. Menggunakan Narkoba

Narkoba dilarang untuk semua orang termasuk untuk ibu hamil. Narkoba bisa menyebabkan resiko kelahiran cacat pada janin, kerusakan yang sangat serius untuk otak bayi, bayi bisa lahir dengan berat  badan yang rendah dan berbagai masalah komplikasi kesehatan organ saat bayi dilahirkan. Jadi narkoba sebaiknya tidak digunakan karena resiko yang sangat besar untuk janin dan ibu hamil. (baca juga: efek bahaya ekstasi bagi ibu hamil)

  1. Kebiasaan Diet

Ibu hamil umumnya mengalami kenaikan berat badan. Beberapa ibu hamil mencoba untuk tetap diet dan bisa memiliki badan yang langsing. Namun diet untuk ibu hamil bisa menjadi masalah kesehatan yang sangat serius. Diet akan membuat janin dan ibu hamil kekurangan nutrisi inti untuk masa pertumbuhan. Selain itu diet bisa menyebabkan cacat janin karena kurang nutrisi, masalah berat badan saat lahir dan pemulihan setelah persalinan yang sangat berat.

  1. Duduk Terlalu Lama

Ibu hamil muda mungkin masih merasa badan tidak nyaman dan selalu ingin istirahat. Duduk terlalu lama bisa menyebabkan kondisi kesehatan yang serius. Ibu hamil bisa kurang aktif sehingga memberikan pengaruh untuk kesehatan. Selain itu duduk terlalu lama dan kurang aktif bisa menyebabkan obesitas. Ibu hamil tetap perlu bergerak dan aktif sehingga otot dan tubuh tetap sehat. Obesitas bisa menyebabkan ibu hamil mengalami diabetes kehamilan atau diabetes gestasional. (baca juga: bahaya duduk terlalu lama bagi ibu hamil)

Ibu hamil muda perlu memperhatikan, hal yang diperbolehkan dan yang tidak diperbolehkan. Berbagai larangan sangat penting dipatuhi untuk memelihara kesehatan selama hamil. Selain itu semua pantangan ibu hamil muda ini, memang bisa menjadi cara untuk menjaga kesehatan janin.

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Friday 10th, June 2016 / 06:32 Oleh :
Kategori : Pantangan