Sponsors Link

Flu Parah saat Hamil – Penyebab dan Bahaya

advertisement

Flu merupakan penyakit yang tidak begitu membahayakan tetapi sangat mengganggu kesehatan. Apalagi bagi ibu hamil yang sedang menjaga kondisi tubuhnya untuk kesehatan janin yang ada di dalam kandungan. Ibu hamil mempunyai daya tahan tubuh yang lebih lemah dibanding dengan orang yang tidak sedang mengandung sehingga lebih rentan terserang flu. Apalagi jika sedang musim hujan, maka semua orang yang mempunyai daya tahan tubuh lemah akan lebih mudah terkena flu, termasuk ibu hamil.

Penyebab Flu

Sebuah penyakit terjadi pasti ada penyebabnya. sebenarnya flu itu terjadi karena virus dan kuman. Virus tersebut bisa masuk kedalam tubuh kita dikarenakan banyak sebab. Bisa karena kita tidak menjaga kebersihan badan dan lingkungan sehingga kuman masuk kedalam tubuh kita dan menyebabkan flu. Saat tubuh kita sedang lemah atau daya tahan tubuh lemah juga menjadi celah kuman dan virus untuk masuk kedalam tubuh kita sehingga tubuh kita sering mengalami sakit flu. Penyebab lain juga bisa dikarenakan cuaca yang ekstrim atau musim hujan. Musim hujan juga dapat menyebabkan flu karena hawa udara dan cuaca yang dingin serta kondisi tubuh yang lemah.

Pengobatan

Bagi orang yang sedang tidak mengandung, maka mengobati sakit flu dengan minum obat lalu istirahat maka akan sembuh. Tetapi bagi ibu hamil yang sedang mengandung janin maka harus berhati-hati dalam mengobati flu, karena mengobati dengan obat kimia tidak dianjurkan pada ibu yang sedang hamil. Untuk mengobati flu pada ibu hamil maka dilakukan dengan pengobatan secara alami. Berikut ini beberapa langkah yang bisa anda lakukan untuk mengobati sakit flu parah saat hamil :

1. Minum air putih hangat

Saat mengalami flu anda bisa melakukan pengobatan dengan minum air putih hangat. Air putih hangat merupakan cara alami tanpa efek samping untuk mengobati flu. Air putih sangat tersebut akan membantu menghilangkan kuman yang ada di tenggorokan dengan membantu membawanya keluar dari tubuh. Selain itu air putih hangat dapat mengganti cairan tubuh yang hilang karena ingus dan keringat yang sering keluar sehingga kita tidak mengalami dehidrasi. Minumlah minimal 8 gelas air putih hangat setiap hari agar flu bisa cepat reda.

2. Madu

Madu terkenal dengan kaya manfaat untuk kesehatan serta rasanya yang manis sehingga tidak seperti obat, walaupun khasiatnya seperti obat. manfaat madu untuk ibu hamil juga dapat menyembuhkan flu dengan cara meminumnya dicampur dengan sedikit air hangat. Konsumsi madu setiap malam sebelum tidur akan membantu untuk melegakan tenggorokan anda serta dapat membuat tubuh menjadi bugar kembali.

3. Kumur dengan garam

Mengatasi bahaya flu untuk ibu hamil pada ibu hamil cara yang paling mudah yaitu dengan kumur dengan air garam. Air garam selain tidak mengandung bahan kimia juga dapat membantu membunuh kuman dan virus yang ada ditenggorokkan sehingga akan membantu meredakan flu dan menjadikan tenggorokan terasa lebih plong.

4. Terapi uap

Terapi uap air dapat anda lakukan untuk mengatasi flu dengan cara alami. Terapi uap air dilakukan dengan menggunakan uap air hangat. Jika anda menghendaki bisa menambahkan rempah-rempah alami pada air hangat sehingga dapat menjadi aroma terapi yang menyembuhkan flu. Anda bisa melakukan terapi ini setiap pagi. Dengan uap air ini akan membantu mengatasi hidung tersumbat sehingga mengencerkan ingus yang ada di dalam hidung dan tenggorokan.

Sponsors Link

5. Banyak makan buah dan sayur

Banyak makan buah dan sayur pada ibu hamil akan membantu menambah nutrisi ibu hamil dalam tubuh. Nutrisi tersebut akan membantu menambah sistem imun di dalam tubuh ibu hamil. Sistem imun yang kuat akan membantu menyembuhkan dan melawan flu berat yang terjadi didalam tubuh ibu hamil sehingga akan menjadi cepat sembuh.

6. Minum air jahe hangat

Untuk mengatasi flu pada ibu hamil juga bisa dilakukan dengan minum jahe hangat. Cara membuatnya yaitu dengan jahe dibakar, lalu digeprek lalu seduh dengan menggunakan air hangat. Untuk hasil yang lebih manjur gunakan manfaat jahe merah karena kandungan yang terdapat di dalamnya dapat melegakan tenggorokan serta membunuh kuman yang menyebabkan penyakit flu.

7. Gunakan minyak kayu putih atau minyak telon untuk mengatasi hidung mampet

Cara lain untuk mengatasi hidung mampet yaitu dengan menggunakan minyak telon atau minyak kayu putih. Dengan menghirup minyak tersebut dapat membantu mengatasi hidung tersumbat.

8. Istirahat cukup

Setelah semua cara anda lakukan yang tidak kalah penting yaitu istirahat yang cukup. Saat anda sedang mengalami flu maka tubuh anda sedang lemah maka perlu istirahat dan jangan terlalu banyak melakukan kegiatan dan aktifitas yang berat. Istirahatlah yang cukup.

Demikian cara mengatasi flu parah saat hamil yang aman dan tidak berbahaya untuk bayi yang sedang dikandungnya.

Bahaya

Ibu hamil yang mengalami flu berat berbahaya bagi dirinya serta janin yang sedang dikandung. Janin yang ada didalam perutnya kondisi kesehatannya akan dipengaruhi oleh ibu yang mengandung sehingga berbahaya jika sampai ibu hamil mengalami flu berat. Beberapa bahaya yang dapat terjadi akibat ibu hamil mengalami flu berat yaitu sebagai berikut :

  • Skizofrenia pada anak yang dilahirkan

Ibu hamil yang mengalami sakit flu berat dapat membahayakan kesehatan pada janin terutama pada otak janin. Flu disebabkan oleh virus dan hal ini bisa meningkatkan resiko kerusakan pada otak janin serta resiko gangguan jiwa pada janin, hal ini disebut dengan skizofrenia. Gejala skizofrenia ditandai dengan kelainan yaitu terjadi gangguan pada proses berpikir serta mengalami kelemahan dalam merespon.

ads

Skizofrenia terjadi karena bayi tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup karena gangguan pernapasan yang dialami ibu diakibatkan terkena flu. Bayi mendapatkan pasokan oksigen melalui plasenta. Kekurangan oksigen pada bayi akan mempengaruhi bagian otak besarnya yang berhubungan dengan daya ingat sehingga akan berisiko terkena skizofrenia.

  • Prematuritas dan BBLR

Ibu yang mengalami sakit flu berat dapat berakibat terjadinya prematur pada bayi atau kelahiran lebih cepat dari waktu normal serta dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan yang rendah yaitu kurang dari berat badan normal bayi lahir (kurang dari 2.500 gram). Bahaya lain juga terkena jika bayi telah terinfeksi flu yaitu memiliki tingkat resiko mudah terkena penyakit dan janin yang meninggal dalam kandungan yang lebih tinggi, dibanding dengan bayi yang tidak terkena virus flu.

  • Gangguan Bipolar

Gangguan bipolar merupakan gangguan yang terjadi pada hati atau jiwa yaitu dengan gejala mudahnya perubahan suasana hati yang intensif seperti sedih, bahagia, putus asa dan berlangsung dalam waktu yang lama. Ibu yang ketika mengandung mengalami flu semasa kehamilan maka memiliki resiko terkena penyakit bipolar lebih tinggi yaitu mencapai empat kali lipat lebih tinggi terkena bipolar pada bayi yang dilahirkannya.

  • Autisme

Ibu yang mengalami flu semasa hamilnya dapat menyebabkan janin yang dilahirkan menderita autisme. Belum ada penelitian yang lebih detail tentang hubungan flu dan autisme, tetapi banyak ibu-ibu yang membuktikannya. Ibu yang mengalami flu dan panas atau suhu tubuh tinggi selama lebih dari seminggu semasa hamil, akan memiliki resiko yang lebih besar dalam melahirkan anak dengan gangguan mental. Lebih baik jika ibu yang sedang hamil lebih hati-hati agar tidak terjadi gangguan pada janinnya dengan menjaga kesehatan.

(Baca juga : ciri ciri anak autispenyebab anak autis)

  • Nyeri tenggorokan dan perut

Ibu hamil yang mengalami flu saat mengandung sering mengalami nyeri tenggorokan dan perut. Hal ini terjadi diberengi dengan gejala lain seperti suhu tubuh semakin tinggi, hidung tersumbat, mudah berkeringat, meriang sampai mengalami sakit kepala. Ibu hamil dengan kondisi sehat saja mengalami suahnya mengandung apalagi ditambah dengan mengalami sakit flu, sehingga lebih baiknya dengan tetap menjaga kesehatan tubuh agar bayi lahir dengan sehat dan ibu sehat.

(Baca juga : batuk saat hamilbahaya batuk bagi ibu hamil)

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Wednesday 16th, March 2016 / 06:38 Oleh :
Kategori : Kesehatan Bumil