8 Manfaat Berenang Bagi Ibu Hamil Muda dan Tua

Tahukah ibu? Ternyata, berenang di saat sedang hamil dapat memberikan manfaat seperti halnya melakukan senam hamil. Berenang saat hamil membantu melenturkan otot-otot tubuh sehingga ibu akan merasa lebih segar dan mengurangi keletihan. Selain itu, berenang juga bisa menjadi salah satu alternatif untuk membantu dalam pengaturan pernapasan yang akan sangat bermanfaat terutama nanti saat ibu  menghadapi persalinan.

Menurut para ahli, berenang boleh dilakukan pada usia kehamilan berapa saja. Akan tetapi beberapa pendapat menyatakan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta agar risiko bahaya lebih sedikit, ada baiknya berenang saat hamil dilakukan pada usia kehamilan tujuh bulan ke atas. Alasannya karena pada usia ini kandungan ibu terbilang lebih stabil dan kuat.

Salah satu manfaat berenang ialah membantu dalam melenturkan otot-otot tubuh yang akan membuat ibu hamil menjadi lebih rileks, sekaligus dalam beberapa gerakan tertentu juga akan membantu memperkuat otot-otot tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat berenang saat hamil yang harus ibu ketahui, yakni :

  1. Meningkatkan sirkulasi udara di dalam tubuh dengan cara meningkatkan fungsi kerja paru-paru melalui gerakan mengambil dan mengeluarkan napas saat berenang. Hal ini akan membantu memperbaiki pernapasan agar lebih teratur dan ibu tidak mudah merasa sesak akibat tekanan perbesaran rahim. (baca juga : cara mengatasi sesak nafas
  2. Membantu memperkuat otot-otot rahim dan panggul karena dalam berenang sendiri pergerakan di daerah ini cukup banyak. Hal ini akan membantu melancarkan persalinan karena kelenturan dan kekuatan otot rahim dan panggul adalah sangat penting dalam proses persalinan nanti.
  3. Membantu melancarkan sirkulasi darah sekaligus menjaga fungsi jantung. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi dan oksigen baik untuk ibu maupun janin akan berlangsung dengan baik dan lancar.
  4. Berenang yang dilakukan secara aktif dan teratur dapat membantu menghilangkan lelah dan penat akibat aktivitas sehari-hari ibu. Gerakan-gerakan tubuh ketika berenang juga membantu menyegarkan fisik maupun mental sehingga dapat terasa perbedaannya terutama pada malam hari, tidur ibu akan lebih nyenyak dan berkualitas.
  5. Berenang yang dilakukan secara rutin selain membantu menyegarkan tubuh ternyata juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga ibu tidak mudah sakit, sekaligus memberikan manfaat juga bagi perkembangan janin yang dikandung.
  6. Pergerakan yang santai saat berenang yang dilakukan secara teratur juga mampu membantu mengatasi salah satu ketidaknyamanan saat hamil yakni pembengkakan (oedema) yang sering terjadi terutama saat usia kehamilan trimester ketiga.

    (Baca juga : kaki bengkak saat hamil)
  7. Membantu ibu dalam membakar kalori tubuh sehingga dapat mempertahankan berat bada. Sebab, idealnya pertambahan kalori selama hamil ialah 300 kalori lebih banyak dari kebutuhan semasa tidak hamil. Namun, tidak jarang ibu hamil memiliki nafsu yang besar sehingga bisa melebihi kebutuhan kalorinya. Hal ini tidak salah karena memang asupan nutrisi ibu hamil yang diterima akan diteruskan juga untuk janin dalam membantu pertumbuhan dan perkembangannya. Namun, dengan berenang maka dapat membantu metabolisme tubuh lebih cepat sehingga kalori pun lebih cepat terbakar, sekaligus membantu mempertahakan berat badan agar tidak berlebihan.
  8. Manfaat berenang untuk ibu hamil juga bisa membantu mengatasi masalah psikis seperti stres yang tidak jarang dialami, baik karena masalah kehamilannya sendiri atau karena faktor lainnya. Bisa dikatakan juga berenang adalah salah satu cara untuk melatih emosi dengan cara yang menyenangkan; menggerakkan tubuh dengan media air. Terlebih, jika ibu memilih untuk berenang di tempat umum (misal: kolam renang umum), ibu pasti akan bertemu dengan orang banyak atau bahkan dengan sesama ibu hamil lainnya, sehingga dapat membantu ibu untuk melakukan banyak interaksi dengan orang lain. Bagaimanapun, interaksi sosial termasuk cara paling ampuh untuk menghilangkan stres sekaligus cara untuk ibu mendapatkan dan saling berbagi pengetahuan dengan ibu-ibu lainnya. Tidak hanya itu, berkominukasi juga membantu ibu merasa senang dan nyaman.

Tips Aman Berenang Saat Hamil

  • Hal paling utama dan paling penting ialah dengan terlebih dahulu memeriksakan diri ke dokter kandungan atau bidan sebelum memulai untuk berenang. Dengan mengetahui kondisi kesehatan ibu serta janin, ibu tentu akan merasa lebih aman dan  yang paling penting bisa terhindar dari risiko membahayakan janin maupun diri sendiri. Jadi, apabila ibu sudah mengantongi izin dari dokter maupun bidan, selanjutnya ibu bisa memulai untuk berenang dan bila perlu untuk membuat jadwal agar bisa rutin dilakukan. Perlu diingat juga, jika terdapat keluhan, maka segeralah memeriksakan diri kembali pada dokter kandungan atau bidan.
  • Gunakan pakaian renang yang nyaman dan aman, yakni pakaian yang tidak ketat dan tidak menekan terutama dibagian perut ibu. Usahakan pakaian renang itu adalah yang mampu menopang payudara dengan baik, namun tidak membatasi gerak tubuh.
  • Hendaknya memilih kolam renang yang bersih dan terawat. Dengan demikian, tempat paling aman memang kolam renang pribadi di rumah. Namun bukan berarti ibu tidak boleh berenang di kolam renang umum. Asal kolam renang umum itu bisa menjamin kebersihannya, maka tidak masalah jika ibu ingin berenang di luar.
  • Tidak memaksakan diri, tidak tergesa-gesa, juga jangan terlalu bersemangat. Ibu harus menanamkan dalam diri bahwa hal paling utama ialah keselamatan ibu dan janin. Sehingga, ketika masuk ke kolam renang, ibu hars berhati-hati jangan sampai terpeleset, jatuh, serta jangan melompat. Lebih baik dilakukan dengan duduk terlebih dahulu dipinggir kolam, baru secara perlahan-lahan memasukkan kaki yang kemudian diikuti dengan seluruh tubuh. Intinya, masuklah ke dalam kolam secara pelan dan hati-hati untuk menghindari terjadi benturan atau jatuh. Lebih baik lagi jika menggunakan alas kaki anti-slip (aqua shoes) sehingga ibu terhindar dari licin dan terpeleset.
  • Berenang mungkin akan membuat tubuh ibu cepat mengalami dehidrasi. Untuk mengatasinya, ibu dianjurkan untuk minum paling tidak setiap 15 menit sekali. Namun, jangan pernah makan dan minum yang berlebihan ketika akan berenang sebab hal tersebut justru akan membuat perut ibu tidak nyaman, terasa begah, serta dapat menyebabkan mual muntah. Karena hal itu juga, berenang saat hamil dianjurkan tidak lebih dari 20 sampai 30 menit. Sebab jika dilakukan terlalu lama juga akan mempengaruhi sirkulasi dan suhu tubuh.
  • Berenang dengan gaya dada adalah yang paling dianjurkan untuk ibu hamil karena cukup efektif dalam membantu meregangkan otot-otot rahim dan panggul serta gerakannnya juga perlahan saja sehingga ibu tidak akan kesulitan untuk melakukannya. Hindari berenang dengan gaya kupu-kupu karena banyak memberikan hentakkan tenaga serta menguras otot perut.
  • Dianjurkan untuk berenang di dalam kolam yang kedalaman airnya tidak melebihi batas dada ibu sendiri. Sebab jika ibu tidak bisa berenang, ibu bisa melakukannya dengan hanya berendam di dalam kolam.
  • Jangan terlalu sering berenang saat hamil, karena dianjurkan hanya dilakukan maksimal 3 kali dalam seminggu. Bagi ibu yang sebelum hamil jarang berenang, ada baiknya berenang dimulai 5-10 menit saja terlebih dahulu. Baru nanti perlahan-lahan ditambah 1-2 menit setiap kali berenang. Maksimal dilakukan 2-3 kali saja dalam seminggu.
  • Yang paling penting, jangan memaksakan diri untuk berenang. Jika tubuh telah merasa kelelahan atau terdapat keluhan, segera hentikan aktivitas renang dan segera memeriksakan diri ke dokter kandungan atau bidan. Jangan terpaku pada anjuran waktu berenang jika tubuh terasa tidak nyaman. Ingat, keselamatan ibu dan janin adalah yang paling utama.

Setelah mengetahui manfaatnya, ibu hamil hendaknya tidak lagi merasa takut untuk berenang. Namun, tetap harus mengutamakan keselamatan diri dengan memerhatikan tips di atas serta yang paling penting adalah jangan memaksakan diri. Kalau perlu mintalah suami Anda untuk menemani ketika ibu ingin berenang. Dengan ditemani, ibu akan merasa lebih aman karena ada yang mengawasi.

, ,
Post Date: Saturday 27th, February 2016 / 03:51 Oleh :
Kategori : Kesehatan Bumil