Sponsors Link
     Sponsors Link

8 Cara Menjaga Kehamilan Kembar Agar Tetap Sehat

advertisement

Memiliki bayi kembar hampir menjadi keinginan hampir tiap Orang Tua yang menginginkan anak. Memiliki anak kembar mungkin terasa lebih lucu jika dilihat. Bagi Orang Tua atau Ibu tentu sangat beruntung jika sedang mengandung anak atau bayi kembar. Tapi selama masa kehamilan, Ibu perlu tetap menjaga kesehatan diri dan kandungan. Kesehatan bayi saat lahir tentu dipengaruhi oleh aktivitas serta kesehatan saat mengandung. Oleh karenanya, dibawah ini beberapa tips yang dapat digunakan bagi Ibu yang hamil dengan janin kembar.

(Baca juga: Cara menyusui bayi kembar)

1. Kurangi aktivitas berat atau yang berbahaya

Pada awal masa kehamilan segala aktivitas berat atau berbahaya perlu dihindari. Sebab pada masa-masa trimester awal merupakan awal pembentukan janin beserta oragan-organnya. Oleh karenanya segala aktivitas yang dapat menyebabkan trauma atau keguguran sebaiknya dihindari. (Baca juga: Tanda awal kehamilan kembar)

2. Jangan sembarang minum obat

Selain mengurangi aktivitas berat pada trimester awal, kebiasaan menggunakan atau mengkonsumsi sembarang obat sebaiknya dihindari. Walaupun tidak selamanya dapat menyebabkan keguguran, beberapa kebiasaan sering mengkonsumsi obat sembarangan memiliki eke membuat janin atau bayi saat lahir menjadi cacat. Hal ini bisa berasal dari obat yang dikonsumsi sehari-hari. Apabila anda sakit, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu mengenai obat apa yang cocok, walaupun itu hanya obat flu atau sakit kepala. (Baca juga: Kembar terbanyak di dunia)

3. Penuhi nutrisi

Ketika memiliki bayi kandungan kembar, maka kebutuhan nutrisi untuk keperluan pertumbuhan bayi juga meningkat dua kali lipat. Hal ini disebabkan kebutuhan nutrisi yang disalurkan melalui plasenta juga terbagi dua kepada bayi. Jika nutrisi yang dikonsumsi Ibu kurang, atau dalam jumlah seperti biasanya bisa menyebabkan terjadinya kekurangan nutrisi yang berdampak terganggunya pertumbuhan bayi. Dampak dari kekurangan nutrisi ini menyebabkan bobot tubuh bayi saat lahir dapat rendah atau dengan kata lain berat badan lahir rendah. (Baca juga: Tips agar hamil anak kembar laki-laki dan perempuan)

Ibu bertubuh kecil perlu nutrisi lebih

Pada umumnya Ibu dengan postur tubuh kecil memiliki resiko memiliki bayi kecil. Terlebih lagi jika bayinya kembar. Maka ada kemungkinan bayi yang lahir akan dibawah berat badan normal. Hal ini dapat beresiko pada bayi, dimana bayi dapat mengalami sindrom gangguan napas yang beresiko pada bayi-bayi kecil. Selain itu, bayi kecil lebih beresiko hipotermi atau kehilangan panas. Oleh karenanya, Ibu dengan postur kecil harus lebih ekstra dalam pemenuhan gizi, serta mengurangi aktivitas berat agar asupan dan penggunaan energi dapat memenuhi untuk kedua bayi kembar. (Baca juga: Gejala hamil anak kembar)

ads

4. Terapi bila ada gejala mual dan muntah

Mual dan muntah atau dikenal denganmorning sickness mungkin sering terjadi pada trimester awal kehamilan dan dianggap biasa. Namun, pada Ibu dengan kehamilan ganda (kembar) tingkat kejadian mual dan muntah lebih tinggi dan lebih parah. Mual dan muntah pada kehamilan dipengaruhi oleh hormon chorionic gonadotropin (hCG). Semakin tinggi hCG, maka efek terjadinya mual dan muntah semakin tinggi. Hormon ini hanya didapatkan pada wanita hamil, dan jumlahnya akan lebih tinggi pada Ibu yang dengan kehamilan ganda atau hamil anggur (mola hidatidosa) dibanding dengan Ibu dengan janin tunggal. (Baca juga: Cara hamil anak kembar)

Oleh karenanya, jika mual dan muntah pada Ibu dengan janin kembar dibiarkan, maka akan berdampak dengan terjadinya kekurangan nutrisi. Hal ini dikarenakan nutrisi dari makanan yang dimuntahkan atau karena nafsu makan yang menurun (karena takut muntah). Oleh karena itu, Ibu yang dengan kondisi seperti ini, tidak boleh menganggap remeh mual dan muntah dan perlu segera melakukan terapi jika terjadi terus-menerus dan samapi menyebabkan tubuh menjadi lemah. (Baca juga: Ciri-ciri hamil anak kembar)

5. Jangan khawatir pertambahan bobot tubuh lebih besar

Sebagaimana prinsip pertambahan massa, ketika hamil maka tubuh akan tampak bertambah besar. Hal ini dikarenakan semakin berkembangnya janin yang membuat kandungan semakin membesar. Tentu pembesaran kandungan yang tampak akan disertai dengan pertambahan bobot tubuh. Ketika memiliki janin kembar, anda tidak perlu heran atau khawatir bila tubuh anda tampak lebih besar dari wanita hamil lainnya dengan janin tunggal. Hal ini menunjukkan bahwa perkambangan bayi anda terjaga, dengan asumsi bahwa pertumbuhan tiap bayi dalam kandungan sama dengan bayi pada kahamilan tunggal normal. Maka jika dihitung dengan janin kembar, tentu beban atau bobot yang dirasakan akan lebih besar. (Baca juga: Cara menghitung usia kehamilan)

Justru Sang Ibu perlu khawatir jika didalam kandungannya terdapat janin kembar, namun jika dibandingkan dengan Ibu lain yang hamil tunggal justru memiliki bobot atau besar kandungan yang sama, maka Ibu yang dengan hamil kembar perlu khawatir terhadap kemungkinannya terganggunya perkembangan janin (kemungkinan janin memiliki bobot dibawah normal). Oleh karenanya, Ibu hamil perlu rutin mengukur tinggi kandungan serta menimbang berat badannya. (Baca juga: Cara menjaga kehamilan trimester pertama)

6. Jangan mengkonsumsi obat sembarangan

Pada proses kehamilan terutama Trimester awal, terjadi proses pembentukan organ-organ janin. Proses ini sangat dipengaruhi oleh kondisi serta lingkungan janin semasa pertumbuhan. Kelainan-kelainan bawaan yang sering kita lihat atau kita dengar, umumnya karena terjadi gangguan pertumbuhan pada proses ini. Salah satu yang mempengaruhi proses ini adalah adanya riwayat mengkonsumsi sembarangan obat. Ketika sang Ibu sakit, baik sakit kecil atau besar, banyak Ibu yang sembarangan membeli obat diapotik dan mengkonsumsinya tanpa berkonsultasi. Ternyata, banyak obat yang memiliki sifat mengganggu pertumbuhan janin, sehingga dapat menyebabkan janin lahir dengan cacat atau kelainan bawaan. Bila anda sedang sakit saat hamil, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter kandungan terlebih dahulu, agar dapat diberikan terapi yang cocok, atau obat yang tidak menyebabkan kelainan bawaan pada bayi kelak. (Baca juga: Makanan penguat kandungan)

7. Senam hamil

Padasaat hamil, sering terdengar bahwa sebaiknya aktivitas berat dikurangi. Hal ini bukan berarti tidak boleh beraktivitas sama sekali. Salah satu aktivitas yang dapat dilakukan oleh Ibu hamil adalah senam dengan gerakan khusus untuk Ibu hamil. Hal ini untuk mempermudah rotasi bayi dalam kandungan, serta mempermudah saat proses kelahiran nantinya. Oleh karena itu, bagi Ibu hamil perlu bertanya kepada dokter atau bidannya seputar senam hamil serta frekuensi untuk senamnya. (Baca juga: Posisi tidur yang berbahaya bagi Ibu hamil)

Sponsors Link

8. Kontrol ke dokter kandungan

Hal terbaik untuk mengetahui kehamilan adalah dengan mengunjungi dokter atau bidannya, setelah Ibu merasa siklus haidnya tertahan. Ibu dapat melakukan tes urin dengan pemeriksaan stik yang dapat diperoleh dengan mudah di apotik. Setelah itu, Ibu berkunjung ke dokter atau bidannya untuk mendapatkan pemeriksaan lanjut seputar kehamilannya. (Baca juga: Cara membedakan darah haid dan darah awal kehamilan)

Selain pada masa kehamilan, kontrol rutin ke dokter atau bidan juga penting untuk mengamati pertumbuhan janin serta kemungkinan umur janin. Dari hal tersebut dapat diketahui perkiraan kehamilan baik berdasarkan riwayat haid, ataupun dengan pemeriksaan Ultrasonografi (USG). Pada USG, dapat terlihat berat janin, jenis kelamin serta menskrining bila terdapat kelainan-kelainan pada janin atau kandungan. Tanyalah kepada dokter atau bidan untuk jadwal-jadwal kunjungan selanjutnya, umumnya Ibu hamil akan diberi tahu jadwal kunjungan selanjutanya. (Baca juga: Tanda kehamilan)

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Monday 03rd, October 2016 / 04:35 Oleh :
Kategori : Kesehatan Janin