Sponsors Link
     Sponsors Link

7 Tips Memilih Baju Hamil untuk Kerja

advertisement

Memilih baju hamil bagi ibu hamil yang tetap mempertahankan karir dengan bekerja bisa jadi pekerjaan yang sulit-sulit mudah. Meski boleh dikatakan bahwa sebagian besar wanita pasti akan menyukai aktivitas belanja baju, tetapi ibu hamil memiliki tambahan perhatian yaitu mempertimbangkan keadaan diri yang sedang mengandung. Mengapa memilih baju hamil dikatakan cukup penting bagi ibu hamil yang bekerja? Faktor kenyamanan menjadi hal utama untuk menghindari masalah kehamilan dari segi penampilan. Ibu hamil harus mengenakan baju yang nyaman namun tetap terlihat sopan dan berkelas untuk digunakan dalam kebutuhan bekerja. Nah, karena memilih baju hamil untuk kerja itu harus memperhatikan banyak hal, ada beberapa tips yang bisa kami berikan untuk Anda para ibu hamil yang sedang berburu baju kerja khusus ibu hamil.

1. Anda tidak harus membeli pakaian kerja khusus untuk ibu hamil.

Selama pakaian yang Anda punya sekarang nyaman digunakan dan tidak menyiksa terutama di bagian perut, mengapa tidak digunakan? Tips memilih baju hamil untuk kerja bukan berarti harus membeli baju baru. Sesuaikan pilihan baju dengan usia kehamilan. Misalkan pada usia kehamilan 1 hingga 3 bulan, usahakan menghindari penggunaan celana jeans. Alternatif lain jika Anda tetap ingin menggunakannya adalah dengan melapisi bagian perut dengan kain untuk menghindari lecet akibat kancing celana. Atau ketika usia kehamilan menginjak 4 hingga 6 bulan, mulailah menggunakan pakaian yang lebih longgar. Tidak punya? Nah, pada saat ini Anda baru bisa membeli baru. Modis tidak berarti harus boros, ya, Moms!

(Baca juga: Olahraga untuk Ibu Hamil –  Perkembangan Janin 4 Bulan)

2. Ketika akan membeli baju hamil baru, perhatikan bahan kainnya.

Faktor kenyamanan harus menjadi pertimbangan utama bagi para ibu hamil cepat marah yang bekerja. Karena digunakan dalam waktu cukup lama, yakni sekitar 8 jam dalam sehari, jangan sampai mengenakan baju modis namun tidak nyaman karena (mungkin) bahannya yang tidak elastis atau tidak menyerap keringat. Ingat, pada saat ibu sedang mengandung, metabolisme dalam tubuh mengalami peningkatan yang akhirnya berdampak pada produksi keringat lebih tinggi. Tidak heran jika ibu hamil akan lebih sering berkeringat apalagi jika masih bekerja karena inilah ciri-ciri orang hamil. Kain katun yang tipis dan longgar akan menjadi rekomendasi terbaik untuk baju hamil bagi ibu yang bekerja.

(Baca juga: Cara Menjaga Kehamilan Trisemester Pertama)

Sponsors Link

3. Bawahan hitam akan jadi pilihan terbaik untuk dipadukan dengan berbagai warna atasan kerja.

Meskipun sedang mengandung, jangan sampai terlihat lusuh. Ibu bisa mengakalinya dengan penggunaan atasan kerja berwarna-warni untuk menambah kesan bahagia. Untuk menghemat pengeluaran, bawahan yang kami rekomendasikan adalah bawahan berwarna gelap dan berbahan elastis tentunya. Warna gelap pada bawahan ini akan mudah masuk dengan kombinasi warna apapun pada atasan yang dikenakan. Sementara bahan elastis yang kami sebutkan berfungsi untuk membuat ibu lebih leluasa dalam bergerak dan beraktivitas. Nyaman dapat, fashionable dapat!

(Baca juga: Cara Mengecilkan Perut Buncit Setelah Melahirkan Normal)

4. Motif baju hamil yang tepat akan meningkatkan kesan oke bagi ibu hamil.

Beberapa ibu hamil mungkin akan mempermasalahkan motif baju hamil yang akan digunakan. “Seperti apa sebaiknya motif baju hamil yang saya gunakan agar tetap terlihat fashionable pada saat hamil?” Untuk masalah pemilihan motif, kami menyarankan pakaian dengan motif bergaris. Motif ini akan menyamarkan tonjolan pada tubuh ibu hamil sekaligus memberikan tampilan fashionable. Baju dengan potongan leher yang rendah sekaligus menyempit maupun baju hamil dengan potongan leher berkerah juga bisa menjadi pilihan. Menginginkan baju bercorak? Corak monokromatik akan menjadi pilihan tepat agar memberikan ilusi tubuh Anda menjadi lebih ramping meski sedang mengandung.

5. Ingin yang simple? Gunakan dress berwarna hitam polos!

Warna hitam tidak pernah tidak berhasil membuat kesan seksi bagi siapapun yang mengenakannya, bahkan untuk para ibu hamil. Tahukah Anda, bahwa meski membuncit, ibu hamil itu justru terkesan lebih seksi apalagi di mata suami sendiri. Aura yang terpancar ini akan semakin terlihat ketika mengenakan baju yang tepat dan dress kerja berwarna hitam polos bisa menjadi alternatif yang bagus. Untuk semakin mempercantiknya, Anda bisa menambahkan outer berupa blazer berwarna cerah atau beberapa aksesoris pendukung seperti kalung.

6. Fashion bukan hanya soal baju, tetapi juga perkara sepatu.

Tidak mungkin kan Anda bekerja hanya memperhatikan keindahan pakaian tanpa mempertimbangkan penggunaan alas kaki yang tepat? Nah, pemilihan alas kaki alias sepatu kerja ini juga tidak boleh lepas dari berbagai pertimbangan. Jangan sampai demi mendapatkan kesan fashionable Anda mempertaruhkan keamanan diri sendiri dan jabang bayi dalam kandungan. Dikarenakan diri Anda sendiri sudah mendapat beban tambahan, jangan menambahnya dengan menggunakan sepatu yang salah.

Sponsors Link

High heels adalah sepatu yang sangat tidak direkomendasikan bagi ibu hamil, terutama ketika usia kehamilannya sudah memasuki tri semester ke-tiga karena terdapat bayi besar dalam kandungan. Tumpuannya sangat kecil dan berpotensi membuat Anda terpeleset dan jatuh. Maka dari itu gunakanlah sepatu datar alias flat shoes selama tips bekerja saat hamil. Atau ketika Anda menginginkan sepatu tinggi, pilihlah wedges yang dikenal memiliki tumpuan cukup tebal sehingga meminimalisir risiko kecelakaan jatuh pada saat hamil. Kaki bengkak saat hamil juga bisa menjadi risiko yang harus diterima ketika mengenakan alas kaki yang tidak cocok dan memaksakan dengan kegiatan yang berat.

(Baca juga: Aktivitas Berbahaya untuk Ibu Hamil)

7. Karena Anda tak hanya butuh pakaian luar, perhatikan ukuran bra selama masa kehamilan.

Selama masa kehamilan, Anda mungkin akan memperhatikan bahwa ukuran payudara juga akan ikut bertambah. Agar tidak menambah beban Anda dengan kejadian sesak nafas, ada baiknya Anda juga menyisihkan sebagian dana untuk membeli bra khusus ibu hamil. Bra khusus ini nantinya berfungsi untuk menopang payudara tanpa menyiksa Anda dengan menjadikan Anda sesak nafas. Apa saja yang sebaiknya diperhatikan ketika membeli bra khusus ibu hamil? Pertama jelas dari segi bahan yang harus menyerap keringat seperti bahan katun. Perhatikan tali bra dan pilihlah bra dengan ukuran tali penyangga cukup lebar.

Usahakan mendapat bra dengan pengait lebih dari satu dan hindari membeli bra yang memiliki lipatan jatihan pada area tepi dan lapisan dalam. Lipatan jahitan ini berpotensi membuat puting menjadi iritasi. Yang terakhir, tak perlu membeli terlalu banyak karena bra khusus ini biasanya hanya akan digunakan selama masa kehamilan saja. Terpenting, jangan lupakan olahraga untuk ibu hamil seperti senam hamil.

(Baca juga: Morning Sickness)

Itu dia beberapa tips memilih baju hamil untuk kerja yang nyaman. Jangan takut memadukan warna dan corak, Moms. Selama dipadukan dengan pakaian polos dan dikenakan dengan kepercayaan diri, apa yang Anda kenakan sebenarnya memancarkan aura kebahagiaan juga bagi yang melihatnya.

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Monday 29th, August 2016 / 05:51 Oleh :
Kategori : Kehamilan