Sponsors Link

Akibat Telat Haid Wanita – Penyebab, Gejala dan Pencegahannya

advertisement

Salah satu masa yang paling indah dan mempunyai banyak kenangan yang membahagiakan adalah masa remaja. Dimana pada masa ini seperti dunia milik sendiri. Banyak sekali hal- hal baru bermunculan, yang menarik, dan manis, seperti persahabatan, hobi, organisasi, prestasi, hingga percintaan. Di masa remaja inilah mulai terlihat bunga- bunga bermekaran. Mereka yang perempuan mulai menampakkan kecantikannya, begitupun yang laki- laki mulai menampakkan kegagahan dan ketampanannya. Bisa dibilang usia remaja ini adalah usia dimana penampilan terbaik seseorang sepanjang hidupnya, karena masih segar dan terlihat ceria.

Salah satu hal yang menyerang para remaja adalah peristiwa puberitas, dimana ketika peristiwa ini datang para remaja akan mengalami syndrome tertentu yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Puberitas datang dengan ditandai oleh beberapa tanda tertentu. Antara laki- laki dan perempuan tanda- tanda yang menandai mereka masuk masa puberitas tentunya berbeda.

Jika laki- laki beberapa tandanya adalah tumbuhnya jakun yang menonjol di leher, suara akan membesar, bibir terlihat lebih menebal, pertumbuhan badan mulai terasa cepat, munculnya jerawat, dan mulai mengalami yang namanya mimpi basah. Sedangkan jika perempuan, tanda- tandanya antara lain: mulai tumbuhnya buah dada, mulai tumbuhnya rambut- rambut di sekitar ketiak dan kemaluan, rambut akan tampak lebih berkilau, kulit terasa lebih halus, mulai munculnya jerawat, dan mengalami yang namanya menstruasi. Orang tua juga sebaiknya memahami ciri-ciri anak mau menstruasi.

Kondisi Haid Bagi Wanita

1. Pelengkap Kewanitaan

Menstruasi memang kedatangannya selalu didambakan oleh setiap perempuan. Jika menstruasi telah menghampiri perempuan, maka lengkap sudah jati diri mereka sebagai perempuan sempurna. Tanpa adanya menstruasi perempuan tidak sempurna. Tanpa menstruasi juga perempuan digadang- gadang tidak akan bisa mempunyai keturunan atau tidak bisa hamil. Selain itu, perempuan yang tidak menstruasi pertumbuhan tubuhnya mengalami sedikit keanehan dan kurang sempurna. Maka menstruasi ini menjadi sesuatu yang sangat istimewa dikalangan kaum perempuan. Demikian juga halnya untuk para ibu, jika ibu mengetahui bahwa anak gadisnya telah mengalami menstruasi, maka ibu akan merasa turut bahagia, bahkan sangat bahagia.

2. Butuh Dampingan Ketika Haid Pertama

Kehadiran seorang ibu menjadi sangat penting ketika seorang gadis mendapatkan menstruasinya yang pertama. Karena pada saat itu si gadis akan merasa kebingungan dan membutuhkan tempat untuk mengutarakan pertanyaan yang begitu banyak. Sebaiknya sang ibu juga menjelaskan ciri menstruasi akan datang, pantangan saat haid dan makanan yang dilarang ketika datang bulan dan pengetahuan ciri-cir pembalut yang berbahaya agar anak perempuannya lebih siap menghadapinya.

3. Rasa Nyeri di Perut

Bagi sebagian perempuan, menstruasi menyebabkan rasa nyeri pada perut bagian kiri bawah. Nyeri menstruasi ini berbeda – beda pada setiap orang. Ada yang nyerinya hanya samar – samar, ada yang nyeri sekali tetapi masih bisa ditahan, namun ada juga yang nyerinya luar biasa hingga untuk melakukan aktivitas sehari – hari pun tidak mampu, nahkan sampai pingsan atau harus opname.

Nyeri yang ditimbulkan akibat menstruasi tersebut juga terjadi karena faktor- faktor tertentu. Maka dari itu, ibu juga harus mendampingi putrinya apabila putrinya mengalami hal seperti ini dan berusaha menghindarkan putrinya dari penyebab nyeri haid berlebihan.

4. Wanita yang Pernah Haid sudah Bisa Hamil

Menstruasi menandakan perempuan sudah mulai masuk usia puberitas, dan sudah siap untuk dibuahi. Artinya, setelah mengalami menstruasi, perempuan akan bisa hamil setelah dibuahi atau melakukan hubungan seksual. Peristiwa menstruasi adalah meluruhnya dinding bagian dalam pada rahim. Menstruasi ini terjadi pada perempuan biasanya ketika mulai menginjak usia 14 tahun keatas. Namun ada juga perempuan yang mengalami menstruasi dini, artinya menstruasi menghampirinya pada usia yang relatif lebih muda dari yang biasanya.

Terjadinya menstruasi dini ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti hormon, dan lain sebagainya. Tetapi yang pasti, perempuan yang mengalami menstruasi dini ini otomatis mengalami puberitas yang dini juga. Namun ada juga perempuan yang mengalami keterlambatan menstruasi. Artinya, hingga perempuan tersebut mendapatkan menstruasinya setelah usianya cukup dewasa, bahkan tergolong sangat dewasa. Hal seperti itu juga disebabkan oleh faktor- faktor tertentu.

5. Lama Haid dan Siklus Haid Wanita

Lama menstruasi setiap perempuan berbeda- beda. Ada yang 7 hingga 8 hari, ada yang hanya 5 hari, ada yang hanya 3 hari, namun ada juga yang sampai 10 hari lebih. Hal seperti ini sudah merupakan kewajaran. Karena setiap orang aktivitasnya berbeda- beda dan hormon yang dikeluarkan pun juga berbeda- beda. Lama atau tidaknya menstruasi ini tergantung dari kondisi subjek yang mengalami, namun bisa juga karena pengaruh obat- obatan yang dikonsumsi. Begitu juga ketika terjadi darah haid berwarna hitam pekat.

Siklus haid normal yang dialami perempuan biasanyanya sekitar setiap 21 – 35 hari, dengan lama menstruasi sekitar 3 – 7 hari, dan volume darah yang dikeluarkan sekitar 20 – 60 ml setiap harinya. Berdasarkan penuturan para ahli, perempuan mengalami haid sekitar 500 kali selama hidupnya. Namun terkadang perempuan siklus menstruasinya tidak menentu. Ada yang setiap bulannya mengalami kemajuan tanggal, namun ada pula yang telat. Hal ini karena dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penyebab haid tidak teratur bisa dari faktor kesehatan fisik, bisa karena faktor psikologis, bisa juga karena faktor obat – obatan.

6. Haid yang Datang Tidak Tepat Waktu

Maju atau mundurnya siklus menstruasi ini sudah menjadi suatu kewajaran. Namun dengan catatan itu sebagai kebiasaan, maksudnya dari awal memang sudag biasa tanggal menstruasinya berubah – ubah. Selain itu, biasanya maju mundurnya siklus menstruasi ini tidak jauh- jauh dari tanggal aslinya. Namun jika perempuan biasanya mengalami menstruasi pada tanggal yang tetap, lalu tiba- tiba menstruasinya mengalami kemajuan atau kemunduran tanpa ada perubahan aktivitas yang signifikan dan tingkat kesetresan masih seperti biasanya, hal itu mungkin perlu juga untuk dikonsultasikan dengan dokter.

Berbicara mengenai dokter, jika ingin memeriksakan malah menstruasi atau yang berhubungan dengan alat reproduksi sebaiknya di dokter yang spesialis dan hanya menangani bagian itu saja, yaitu dokter spesialis kandungan. Karena jika Anda memeriksakan di dokter yang bukan bidangnya, dokter umum misalnya, hal itu kadang menghasilkan diagnosa yang berbeda. Daripada kebingungan dengan diagnosa yang berbeda, lebih baik langsung saja kepada dokter ahlinya.

Kembali lagi mengenai siklus haid yang kadang maju – mundur tidak menentu, itu menjadi suatu kewajaran. Kebanyakan perempuan akan menjadi panik jika mereka tidak kunjung mendapatkan menstruasinya setelah melewati tanggal yang seharusnya ia mengalami menstruasi. Memang haid yang terlambat akan lebih menuai kontroversi daripada haid yang maju dari tanggal yang seharusnya. Hal ini karena haid yang mundur atau terlambat haid akan memungkinkan terjadinya sesuatu yang fatal. Sesuatu yang fatal ini maksudnya sangat membahagiakan bagi yang menginginkan, namun mengejutkan dan menyakitkan bagi yang tidak menginginkan.

Sesuatu yang mungkin muncul ketika haid mundur tersebut adalah kehamilan. Meskipun terlambatnya haid tidak selalu kerana kehamilan, namun tetap saja para perempuan akan merasa resah dan gelisah jika mengalami keterlambatan menstruasi.

Faktor-faktor yang Menyebabkan Terlambatnya Haid

Perlu diketahui bahwasannya menstruasi yang mundur atau telat menstruasi atau telat haid (padahal biasanya haid atau menstruasinya teratur) ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Ada yang berasa dari dalam diri maupun berasal dari luar diri. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terlambatnya menstruasi antara lain:

1. Faktor Hormon
Sebenarnya keterlambatan haid atau menstruasi ini tidak perlu dicemaskan secara berlebihan karena hal ini biasa terjadi. Salah satunya akibat hormon yang tidak seimbang atau keluarnya tidak teratur. Apalagi pada awal- awal perempuan mendapatkan menstruasinya. Kelenjar otak yang mengatur keluarnya hormon ini belum stabil sehingga haid menjadi belum teratur demikian pula keluarnya darah.

2. Faktor Kegemukan
Tingkat kegemukan seseorang juga berpengaruh terhadap siklus haid. Perempuan yang gemuk badannya akan mempunyai lemak yang lebih banyak daripada perempuan yang langsing atau tidak terlalu gemuk. Lemak inilah yang akan digunakan untuk menghasilkan hormon reproduksi. Jadi jika perempuan mengalami keterlambatan menstruasi mungkin karena lemak yang ada di dalam tubuhnya kurang.

3. Stress
Stress juga merupakan faktor yang sangat berpengaruh dan menyebabkan menstruasi terlambat. Kondisi stress akan menyebabkan otak mengirimkan impuls kimia yang akan menyebabkan produksi hormon reproduksi terhambat, sehingga akan menyebabkan haid mundur dan terjadi keterlambatan.

4. Kehamilan
Keterlambatan menstruasi atau haid ini juga dapat terjadi karena adanya kehamilan. Maka dari itu ingatlah setiap tanggal berapa Anda menstruasi. Jika sekiranya telat maka bisa di tes menggunakan alat atau di konsultasikan ke dokter kandungan. Ditambah lagi sebaiknya dipahami betul ciri-ciri orang hamil.

5. Faktor usia
Usia juga salah satu faktor yang bisa membuat haid terlambat datang. Pada usia remaja, tubuh manusia banyak mengalami perubahan hormon, sehingga membuat datangnya haid atau menstruasi ini tidak lancar dan tidak menentu. Demikian saat awal masa menopause (perempuan sudah tidak menstruasi lagi), yaitu pada saat usia 45 – 55 tahun. Pada awal menopause tersebut, tubuh juga mengalami masa perubahan hormon lagi, akibatnya menstruasi tidak teratur dan sering terlambat. Sedangkan jika sudah menopause, perempuan sudah tidak bisa menstruasi lagi karena ovarium sudah tidak bisa menghasilkan sel telur lagi.

ads

6. Faktor Polycystic Ovary (PCO)
Faktor Polycystic Ovary atau PCO adalah ketika tubuh wanita lebih banyak memproduksi hormon Androgen Testosteron dari pada hormon wanitanya, yaitu Estrogen dan Progesteron. Akibatnya ini menyebabkan ovarium tidak bisa menghasilkan sel telur yang sifatnya sempurna, sehingga pelepasannya pun bukan merupakan ovulasi. Jika ovulasi ini tidak terjadi, maka otomatis haid juga tidak akan terjadi. Faktor Polycystic Ovary ini dapat menyebabkan perempuan tidak mengalami menstruasi lama, bahkan bisa sampai berbulan – bulan. Kemungkinan yang lebih buruk adalah, jika tidak terjadi ovulasi, maka perempuan akan sulit mendapatkan kehamilannya.

7. Faktor kelainan
Faktor kelainan yang menyebabkan haid atau menstruasi terlambat ini adalah kelainan anatomi dan non anatomi. Faktor kelainan anatomi misalnya adalah penyakit kista ovarium, myoma uteri, dan kanker yang membuat siklus haid atau menstruasi terlambat atau tertunda. Sementara untuk faktor non anatomi bisa berupa masalah hormonal. Selain hormon, faktor non anatomi lain yang dapat menyebabkan keterlambatan siklus haid atau menstruasi adalah penggunaan alat kontrasepsi yang bisa menjadikan darah beku.

8. Penurunan berat badan secara drastis
Selain faktor kegemukan, keterlambatan haid atau menstruasi ini juga disebabkan oleh turunnya berat badan secara drastis.

9. Olahraga yang berlebihan
Olahraga memang sangat baik untuk kesehatan. Namun jika Anda melakukan olah raga dengan sangat berat, misalnya nge-gym saat haid yang berlebih mungkin itu yang sedikin membahayakan. Hal ini akan menyebabkan tubuh megalami kelelahan yang berarti, akibatnya pun bisa bermacam – macam. Bagi perempuan salah satu akibatnya adalah tidak teraturnya siklus menstruasi sehingga akan mengalami yang namanya keterlambatan menstruasi. Namun akibat dari olah ranga yang berlebihan ini, yang paling fatal adalah kematian. Sehingga sebaiknya wanita memahami berbagai tips olahraga yang baik dan menjauhi pantangan yang tidak diperbolehkan.

10. Pergantian jadwal menstruasi
Kadang bagi sebagian perempuan mempunyai tanggal menstruasi yang tidak tetap, artinya selalu berubah – ubah. misalkan pada mulanya menstruasi terjadi pada tanggal muda, kemudian tanggal pertengahan, lalu tanggal akhir. Perubahan tanggal menstruasi ini sangat berkaitan dengan kegiatan sehari – hari. misalnya awalnya banyak aktivitas di pagi ahari, kemudian berganti banyak aktivitas di malam hari.

11. Faktor lainnya
Faktor lain seperti kurangnya nutrisi, bahaya minum es saat haid, gangguan hipotamulus dan hipofisis, gangguan indung telur, pengonsumsian obat – obatan, penyakit kronik, dan sindrom Asherman.

Bahaya Terlambatnya Haid

Itulah beberapa hal yang menyebabkan keterlambatan haid atau menstruasi. Lalu, sebenarnya terlambat haid itu membahayan tubuh ataukah tidak? Sebenarnya masalah terlambat haid tidak perlu terlalu dicemaskan. Justru ketika kita semakin cemas, maka semakin tidak teratur menstruasi kita.

Ada yang berpandangan bahwa keterlambatan menstruasi akan menyebabkan susahnya masalah kehamilan. Namun hal itu tidak sepenuhnya benar, karena memang menstruasi yang datangnya terlambat terjadi karena banyak faktor, tidak melulu soal sel telur. Namun ada juga beberapa penyakit yang tanda – tandanya atau ciri –cirinya antara lain terjadi keterlambatan menstruasi, diantaranya yaitu dampak bahaya kista, kista ovarium, dll.

Gejala-gejala Haid Tidak Lancar

Haid atau menstruasi yang tidak normal tidak hanya dilihat dari siklus terjadinya haid saja. Namun haid atau menstruasi yang tidak normal ini dapat dilihat dari beberapa gejala yang menyertainya. Haid atau menstruasi yang tidak normal tersebut memerlukan pemeriksaan dari dokter, untuk mengetetahui apakah ada sesuatu yang membahayakan bagi tubuh atau tidak. Jika Anda mengalami gejala – gejala sebagai berikut, maka Anda lebih baik memeriksakan diri ke dokter.

Sponsors Link

1. Siklus haid yang tidak normal
Ketika Anda mengalami haid setiap bulannya, ada baiknya Anda menghitung siklus haid Anda. Yaitu jarak antara haid satu dengan haid lainnya, rata – rata berapa hari. Jika Anda mengalami haid dalam siklus yang tidak normal sebanyak tiga kali atau lebih, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter.

2. Berapa lama Anda haid
Lama waktu haid yang normal pada umumnya adalah 3 – 7 hari. Jika Anda mengalami ketidaknormalan lama haid ini selama tiga kali berturut – turut, maka Anda perlu memeriksakan diri ke dokter. Siapa tahu ada gangguan di dalam rahim Anda, seperti memeriksakan diri kedokter untuk memastikan kemungkinan gejala adanya kista dalam rahim.

3. Volume darah haid
Jika dalam sekali haid darah yang Anda keluarkan volumenya lebih banyak dari biasanya, maka Anda perlu waspada. Terutama jika Anda sampai harus mengganti pembalut setiap jam, maka Anda harus segera periksa ke dokter.

4. Nyeri haid yang berlebihan
Nyeri haid ini biasa menyertai pada saat haid. Hal ini merupakan suatu kewajaran. Namun, lagi – lagi kewajaran ini akan berubah menjadi tidak wajar ketika nyeri yang Anda rasakan ini sampai di luar batas, sampai tidak tertahankan, bahkan hingga pingsan. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Mungkin saja ada penyakit yang menyerang rahim Anda, seperti kista.

5. Gumpalan darah
Sebenarnya gumpalan darah yang keluar pada saat haid ini wajar, namun menjadi tidak wajar ketika gumpalan tersebut berjumlah banyak. Anda bisa saja terkena heavy period.

6. Tidak menstruasi selama 3 bulan berturut- turut
Tidak mengalami menstruasi lebih dari tiga periode perlu diwaspadai. Hal ini mgindikasikan adanya penyakit tertentu. Anda harus memeriksakan diri ke dokter.

Cara Mencegah Terlambatnya Menstruasi/ Haid

Setelah mengetahui tanda-tanda haid yang tidak lancar. Ada baiknya kita waspada dan mencoba untuk mencegahnya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terlambatnya haid, diantaranya:

1. Hindari stres
Ingat, stres ini adalah salah satu faktor yang sangat mempengaruhi siklus haid. Jika Anda ingin haid dalam siklus yang normal, usahakan untuk menghindari stres, tenangkan pikiran dan jangan memikirkan sesuatu secara berlebihan.

2. Hindari aktivitas yang berlebihan
Aktivitas yang berlebihan dan aktivitas yang berbahaya untuk ibu hamil juga akan mempengaruhi siklus haid. Jika badan terlalu capek, maka keseimbangan hormon akan terganggu. Sehingga Anda harus menyesuaikan aktivitas sesui dengan kondisi tubuh, jangan terlalu berlebihan, usahakan menyeimbangkan aktivitas dengan istirahat yang cukup.

3. Banyak makan buah, terutama pepaya dan jeruk nipis
Buah- buahan sangat baik untuk tubuh. Makan buah yang banyak mengandung serat akan mencegah terlambatnya datang bulan. Karena manfaat buah pepaya untuk ibu hamil, Anda perlu mengonsumsi buah yang kaya serat seperti pepaya dan jeruk nipis.

4. Minum jamu kunyit asam
Jamu memang sangat bermanfaat untuk wanita. Rempah-rempah yang terkandung dalam jamu banyak sekali dibutuhkan untuk kesehatan dan kecantikan. Ramuan kunyit asam ini memang sudah terbukti dapat mengatasi terlambatnya datang bulan. Minum kunyit asam juga baik ketika masa haid berlangsung.

5. Olah raga cukup
Olah raga yang cukup mampu menjaga kebugaran badan. Selain itu, olahraga yang cukup juga akan membantu mengatasi terlambatnya haid. Namun ingat, olah raga ini jangan dilakukan secara berlebihan. Karena jika dilakukan secara berlebihan justru malah akan mengundang terlambatnya haid. Olah raga ini juga harus diimbangi dengan istirahat yang cukup dan memperhatikan tips olahraga.

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Sunday 17th, April 2016 / 05:42 Oleh :
Kategori : Haid