Sponsors Link
     Sponsors Link

11 Gejala Heartburn Pada Ibu Hamil Harus Diperhatikan          

advertisement

Ibu hamil memang biasanya akan merasakan berbagai tanda perubahan pada tubuh sejak masuk trimester pertama sesuai perkembangan janin. Kemudian pada masa ini berbagai tanda kehamilan menyebabkan perubahan yang sangat jelas. Beberapa ibu hamil bisa merasakan dampak yang sangat serius seperti sering pingsan saat hamil, morning sickness yang parah, dan juga maag saat hamil. Sementara masalah heartburn pada ibu hamil juga bisa terjadi terlebih untuk ibu yang hamil yang menderita penyakit maag. Heartburn akan menyebabkan rasa terbakar, mulas atau panas dari bagian perut, dada hingga ke tenggorokan. Kondisi ini bisa disebabkan karena perubahan hormon yang sangat besar dalam tubuh ibu hamil.

Rasa tidak nyaman pada ibu hamil sebenarnya harus diperhatikan, agar tubuh bisa sehat selama hamil. Dibawah ini beberapa gejala heartburn pada ibu hamil yang paling sering terjadi.

  1. Rasa mulas yang kuat saat berdiri, berbaring atau membungkuk

Biasanya banyak ibu hamil yang bisa merasakan heartburn saat sedang tidak beraktifitas. Pada dasarnya ketika asam yang berlebihan dalam lambung seharusnya memang tidak naik ke bagian kerongkongan. Namun ini terjadi untuk ibu hamil yang mengeluh dengan heartburn. Karena itu rasa mulas dan perih menjadi berlebihan ketika tubuh membungkuk, berbaring atau ketika tiba-tiba berdiri. Karena itu biasanya ibu hamil akan merasa ingin muntah saat sedang berdiri atau tidur dengan kepala yang rendah. Posisi tidur yang benar untuk ibu hamil bisa mengurangi gejala ini secara alami.

Baca: perut melilit saat hamil – dada sesak saat hamil

  1. Nyeri di dada

Ketika ibu hamil merasa nyeri dada seperti panas atau ada cairan yang keluar dari perut maka ini bisa menjadi gejala heartburn pada ibu hamil. Rasa sakit yang terjadi pada ibu hamil bisa bertahan sangat lama karena adanya pertumbuhan janin dalam rahim ibu hamil. Nyeri pada bagian dada terkadang juga dianggap sebagai gejala penyakit jantung pada ibu hamil. Namun rasa nyeri ini bisa berbeda karena nyeri akibat heartburn selalu menyebabkan rasa tidak nyaman pada bagian pencernaan. Nyeri dada juga bisa menjadi tanda salah satu gangguan kehamilan yaitu tanda tanda hamil kosong. (baca: cara mengatasi sesak nafas saat hamil)

  1. Mulut terasa lebih pahit

Heartburn menyebabkan asam dari bagian lambung keluar ke bagian kerongkongan. Terkadang ini akan menyebabkan sensasi mulut yang terasa lebih pahit dari dalam tenggorokan. Kemudian beberapa ibu yang mual dan muntah saat hamil juga bisa tersedak akibat gejala ini. Mulut yang pahit tidak hanya terasa pada saat pagi hari, tapi juga pada malam hari. Ibu yang mengalami morning sickness yang kuat juga bisa mengalami gejala yang lebih parah. Sensasi mulut yang tidak menyenangkan bisa mengurangi nafsu makan ibu hamil. Mulut pahit bisa menjadi kondisi yang berbahaya seperti tanda tanda diabetes pada ibu hamil dan akibat kelebihan asam folat pada ibu hamil.

Baca:  Penyebab morning sickness saat hamil – bahaya morning sickness – cara mengatasi morning sickness 

ads

  1. Sakit perut setelah makan

Lambung yang menghasilkan asam berlebihan menyebabkan saluran pencernaan ibu menjadi tidak nyaman. Bahkan ibu hamil muda cepat lapar mungkin akan akan merasa tetap tidak nyaman setelah makan. Karena asam yang sangat tinggi maka saat lambung mendapatkan makanan maka bisa membuat rasa nyeri yang sangat kuat. Terlebih jika ibu mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak atau minuman yang mengandung kafein.(baca: mudah lapar tanda hamil)

  1. Sakit tenggorokan yang kuat

Heartburn bisa menyebabkan kondisi yang tidak enak pada bagian tenggorokan ibu hamil. Selain menyebabkan sensasi yang pahit pada bagian tenggorokan,maka heartburn bisa menyebabkan sakit tenggorokan yang parah. Asam yang naik ke bagian kerongkongan memicu berbagai infeksi yang bisa menyebabkan radang tenggorokan.  Namun radang tenggorokan pada ibu hamil yang mengalami heartburn biasanya tidak disertai dengan gejala lain seperti flu saat hamilflu parah saat hamil atau bersin.

Informasi flu dan batuk saat hamil:

  1. Suara menjadi serak

Adanya asam yang naik ke kerongkongan dalam waktu lama bisa menyebabkan infeksi pada bagian pita suara. Asam dari perut sudah bercampur dengan berbagai bahan  kimia alami termasuk hormon dan enzim. Jika ini mengenai pita suara maka bisa menyebabkan pita suara mengalami iritasi. Kemudian akibat ketika ibu hamil bicara maka suara yang keluar lebih berat atau serak. Jika perawatan tidak dilakukan maka kondisi pita suara bisa menjadi lebih buruk sehingga sulit untuk menelan makanan.

  1. Gangguan pada saluran pernafasan

Menurut sebuah penelitian medis, ternyata heartburn juga bisa memicu asma pada ibu hamil. Kondisi ini bisa berhubungan dengan kadar asam yang sangat tinggi dalam kerongkongan. Kadar asam ini bisa menyebabkan gangguan untuk saluran pernafasan. Ketika ada banyak asam yang masuk ke saluran pencernaan maka juga bisa berjalan ke bagian paru-paru. Beberapa ibu hamil yang mengalami kondisi ini harus melakukan pemeriksaan detail seperti pengambilan cairan pada kerongkongan dan paru-paru.

Baca: ibu hamil asma – asma saat hamil – bahaya asma bagi ibu hamil – obat asma untuk ibu hamil

  1. Batuk saat hamil

Paru-paru memiliki tingkat sensitivitas yang sangat tinggi, termasuk ketika ada asam yang masuk ke bagian ini. Ibu hamil bisa merasakan gejala yang tidak nyaman seperti nafas yang menjadi lebih berat dan juga batuk terus menerus. Namun batuk akibat asam yang masuk ke paru-paru tidak disertai dengan gejala seperti masuk angin atau flu. Batuk pada ibu hamil bisa berbahaya karena bisa membuat kondisi kehamilan menjadi lebih tidak nyaman. Perawatan diperlukan untuk menyembuhkan batuk dan melihat seberapa banyak asam dalam kerongkongan. (baca: obat batuk herbal untuk ibu hamil – bahaya batuk bagi ibu hamil)

  1. Air liur yang berlebihan

Ibu hamil memang merasa tidak nyaman pada bagian mulut. Terkadang mulut memiliki aroma logam sebagai efek dari perubahan hormon yang tiba-tiba. Kemudian jika ibu hamil merasa ada banyak air liur yang tidak wajar maka ini bisa menjadi gejala heartburn pada ibu hamil. Asam akan membuat air liur yang lebih banyak yang juga bisa memicu tersedak. Beberapa ibu hamil bisa mengalami muntah yang lebih parah akibat asam yang terlalu tinggi dalam kerongkongan. 

Sponsors Link

  1. Mual terus menerus

Ibu hamil memang sering mengalami mual yang berlebihan. Termasuk ketika trimester pertama dan akan berkurang saat masuk trimester kedua. Namun gejala heartburn pada ibu hamil bisa menyebabkan ibu hamil mual terus menerus. Mual ini biasanya akan lebih sering terjadi setelah makan dan biasanya ibu juga akan muntah. Ketika ada banyak asam yang keluar dari saluran pencernaan maka ini bisa menyebabkan kondisi pencernaan yang lebih buruk pada ibu hamil.

Baca: tidak mual saat hamil – makanan pencegah mual saat hamil – penyebab mual saat hamil dan cara mengatasinya – perbedaan mual hamil atau maag

  1. Sulit untuk menelan makanan atau minuman

Heartburn bisa menyebabkan ibu hamil sulit untuk menelan makanan. Asam yang berlebihan dalam lambung bisa menyebabkan kondisi yang buruk pada bagian jaringan di sekitar esofagus. Jika terjadi terus menerus makan bisa menyebabkan kerongkongan menyempit atau mengecil. Akibat ketika ibu hamil mencoba untuk makan atau minum maka saluran menjadi sangat sempit sehingga sakit saat menelan makanan.

Gejala heartburn pada ibu hamil terkadang menjadi sangat berlebihan ketika ibu hamil sudah mengalami komplikasi. Karena itu ibu hamil harus memperhatikan makanan yang masuk ke tubuh. Nutrisi yang penting untuk ibu hamil harus terpenuhi  dan juga menghindari semua jenis makanan pedas.

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Saturday 24th, December 2016 / 01:37 Oleh :
Kategori : Masalah Kehamilan