Sponsors Link

10 Penyebab Bayi Lahir Sumbing Paling Berbahaya  

Sponsors Link

Masalah bibir sumbing pada bayi sebenarnya termasuk gangguan kehamilan tahap awal. Bagian bibir dan celah langit-langit mulut bayi terbentuk pada awal kehamilan. Bibir sumbing menyebabkan dua bagian bibir terpisah seperti membuat jalan kecil. Jaringan pada bagian bibir dan langit-langit rahang mulut anak terkadang tidak menyatu dengan baik sehingga menyebabkan bibir sumbing. Ini peristiwa yang terjadi sejak bayi dilahirkan sehingga penyebab bibir sumbing pada janin harus dihindari sejak awal. Cara persalinan tidak mempengaruhi masalah ini sehingga ibu tidak perlu khawatir dengan proses persalinan. Bibir sumbing juga sering menjadi salah satu penyebab janin cacat sejak dalam kandungan. Kondisi ini biasanya sudah diamati atau bisa dideteksi sejak bayi dalam kandungan, misalnya dengan proses pemeriksaan USG. (baca: manfaat usg kehamilan – manfaat usg 4 dimensi – bahaya usg kehamilan yang terlalu sering)

ads

Namun apa sebenarnya penyebab bayi lahir sumbing? Fakta dalam dunia medis membuktikan jika bibir sumbing lebih sering terjadi pada bayi laki-laki dibandingkan bayi perempuan. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab bayi lahir sumbing.

  1. Faktor genetik

Pihak medis sebenarnya tidak bisa memberikan penjelasan yang nyata apa sebenarnya penyebab bibir sumbing. Namun kondisi ini paling sering ditemukan pada bayi yang memang memiliki riwayat bibir sumbing dalam keluarga. Faktor genetik tertentu menyebabkan bayi bisa mengalami masalah ini sejak mereka masuk dalam proses pembentukan tengkorak. Riwayat genetik yang paling dekat misalnya adalah jika bayi memiliki saudara kandung dengan masalah yang sama, atau orang tua yang juga memiliki masalah bibir sumbing. Kondisi faktor keturunan bisa berkaitan dengan penyakit lain seperti penyebab bayi albino dan kelainan jantung pada bayi baru lahir. (baca: penyebab kelainan kongenital non genetik)

  1. Pengaruh obat selama kehamilan

Menggunakan obat selama kehamilan memang harus dilakukan dengan pengawasan dari dokter. Hal ini disebabkan karena pengaruh obat terkadang menghambat pembentukan celah bibir dan langit-langit pada bayi. Beberapa ibu yang merasakan morning sickness parah terkadang menggunakan obat untuk mengurangi gejala. Beberapa jenis obat yang bisa mempengaruhi kondisi bibir sumbing misalnya.

  • Obat untuk mengatasi epilepsi pada ibu hamil.
  • Fenobarbital
  • Fenitoin
  • Benzodiazepin
  • Natrium valproate
  • Kortikosteroid
  • metotreksat (obat untuk psoriasis, arthritis atau kanker)
  • isotretinoin (obat untuk jerawat)
  • obat anti kejang (obat antikonvulsan)
  1. Paparan bahan kimia

Paparan bahan kimia selama kehamilan juga bisa menjadi penyebab bayi lahir sumbing. Kondisi ini bisa terjadi pada ibu yang tinggal di kawasan rawan seperti pabrik atau pengolahan produk tertentu yang menggunakan bahan kimia. Bahan kimia yang menyebar lewat udara seperti polusi menjadi faktor terbesar. Kemudian bahan kimia yang mencemari tanah dan air kemudian masuk ke tubuh ibu juga bisa menyebabkan bibir sumbing. Bahkan bahan kimia yang terdapat pada makanan atau minuman bisa mempengaruhi masalah ini.

 
ads

  1. Ibu menderita diabetes sebelum hamil

Wanita yang menderita tanda tanda diabetes pada ibu hamil bisa memiliki masalah bayi yang lahir dengan kondisi bibir sumbing. Diabetes sebelum kehamilan memang bisa menjadi lebih buruk karena pengaruh insulin selama kehamilan. Terlebih ibu juga terancam terkena diabetes gestasional sehingga kondisi ini bisa menyebabkan masalah yang lebih parah. Proses pembentukan langit-langit menjadi tidak sempurna sehingga sumbing bisa berkembang dari bagian bibir hingga ke langit-langit yang menghubungkan hidung dan rahang atas. Bahaya diabetes saat hamil juga termasuk seperti bayi besar dalam kandungan.

  1. Ibu hamil mengalami obesitas

Bahaya obesitas bagi ibu hamil memang bisa terjadi dengan berbagai sebab yang berbeda. Ada berbagai jenis bukti medis yang menerangkan jika obesitas pada ibu hamil bisa menyebabkan bayi lahir sumbing. Kondisi ini bisa terjadi karena ibu mengalami masalah metabolisme tapi bayi tidak berkembang dengan sempurna. Gangguan ini bisa menjadi lebih parah terutama jika ibu juga mengalami obesitas selama kehamilan.

Baca: bahaya garam bagi ibu hamil – bahaya fast food bagi ibu hamil – bahaya soda bagi ibu hamil

  1. Pembentukan jaringan mulut yang tidak sempurna

Selama 12 minggu kehamilan maka janin mengalami perkembangan tengkorak. Bagian ini sangat penting karena bayi harus mulai mengembangkan bentuk wajah dan tengkorak. Dua bagian tulang dan jaringan terbentuk dan kemudian selama waktu itu maka jaringan mulai menyatu, menghubungkan bagian mulut dan hidung lalu membentu tengkorak. Jika proses ini tidak sempurna maka bayi akan lahir dengan bibir sumbing.

  1. Ibu memiliki kebiasaan merokok sebelum dan saat hamil

Berbagai bukti medis telah menjelaskan bahwa merokok bagi ibu hamil bisa menyebabkan dampak sangat besar untuk kehamilan. Ini juga termasuk untuk ibu hamil yang menjadi perokok pasif. Paparan asap rokok mengandung nikotin yang bisa masuk ke dalam aliran darah ibu hamil. Rokok telah menyebabkan dampak yang serius untuk perkembangan janin terutama saat masuk trimester pertama. Karena itu banyak dokter yang telah membuktikan jika rokok mempengaruhi jumlah penderita bayi lahir sumbing. Bahkan sebenarnya tidak hanya bibir sumbing, tapi juga kelainan jantung, cacat bawaan sejak lahir, dan berbagai penyakit lain pada bayi.

Baca informasi bahaya rokok:

  1. Bayi dari ras Asia

Bayi yang berasal dari ras Asia ternyata menjadi bayi yang lahir sumbing paling banyak. Kondisi ini juga terjadi pada bayi dari ras Amerika dan keturunan Indian Amerika. Fakta ini berdasarkan penelitian pada kasus kelahiran bayi sumbing. Meskipun penyebab yang sebenarnya tidak diketahui, namun pengaruh faktor genetik dari rasa Asia dan Amerika tetap dituduh sebagai penyebab utama.

  1. Ibu hamil kekurangan vitamin B

Selama hamil maka ibu membutuhkan nutrisi yang sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi. Bagian yang paling penting adalah vitamin yang mendorong pembentukan jaringan selama bayi masuk trimester pertama. Jika ibu tidak memiliki vitamin B yang cukup maka kondisi medis bisa terjadi pada bayi dengan cepat. Tidak ada cara untuk memperbaiki setelah ibu masuk ke trimester berikutnya karena pembentukan wajah dan semua bagian tengkorak terjadi pada trimester pertama. Karena itu ibu harus mendapatkan vitamin B yang lengkap selama kehamilan.

Baca: manfaat vitamin B kompleks untuk ibu hamil – manfaat vitamin B6 bagi ibu hamil – akibat kekurangan B1 pada ibu hamil

Berikut daftar vitamin B yang penting untuk ibu hamil:

  • Vitamin B-1 (Thiamine) : fungsinya untuk menjaga perkembangan otak bayi. Ibu membutuhkan vitamin B1 sebanyak 1.4 miligram setiap hari. Sumber bisa ditemukan dari gandum, daging sapi, kacang polong, dan produk susu (keju, yogurt)
  • Vitamin B-2 (Riboflavin) : fungsinya penting untuk menjaga perkembangan mata, kulit dan pertumbuhan bayi. Ibu hamil membutuhkan sekitar 1.4 miligram setiap hari dan bisa ditemukan dari daging ayam, ikan, jagung dan telur.
  • Vitamin B-3 (Niacin) : fungsinya penting untuk menjaga pencernaan ibu hamil, mengurangin morning sickness, dan mengatasi migrean. Ibu hamil membutuhkan sebanyak 18 miligram setiap hari. Sumber alami bisa ditemukan dari roti gandum dan tuna.
  • Vitamin B-5 (Asam pantotenat) : fungsinya bisa membantu mengendalikan hormon kehamilan, mengatasi kaki kram dan mengontrol emosi ibu hamil. Jumlah yang dibutuhkan 6 miligram setiap hari. Sumber alami ditemukan dari kuning telur, sereal, brokoli, kacang mete dan beras merah.
  • Vitamin B-6 (Pyridoxine) : membantu perkembangan otak, sistem syaraf bayi dan mengendalikan sistem neurotransmiter pada ibu hamil. Vitamin ini juga sangat penting untuk mengatasi efek samping kehamilan yang berat. Jumlah yang disarankan sebanyak 25 – 50 miligram setiap hari. Sumber dapat ditemukan dari pisang, pepaya, sereal, dan kacang-kacangan.
  • Vitamin B-7 (Biotin) : ibu hamil sering kekurangan biotin sehingga menyebabkan pertumbuhan bayi menjadi tidak sempurna. Ibu hamil sebaiknya mengkonsumsi sebanyak 35 mikrogram vitamin B7 setiap hari. Sumber alami dapat ditemukan dari jamur, lobak, dan susu.
  • Vitamin B12 (cobalamin): ini sumber penting untuk membantu perkembangan sistem syaraf pada bayi. Jumlah yang disarankan sebanyak 2.6 mikrogram setiap hari dan bisa ditemukan dari ayam, bebek, dan ikan.

 
Sponsors Link

  1. Ibu hamil kekurangan asam folat

Akibat kekurangan asam folat pada ibu hamil bisa menyebabkan bayi lahir sumbing. Asam folat sangat penting untuk pembentukan sistem syaraf dan tengkorak. Bahkan ada efek berbahaya lain jika selama kehamilan kurang asam folat seperti cacat tabung syaraf atau spina bifida. Selama hamil setidaknya ibu harus mendapatkan asam folat sebanyak 600 mikrogram. Makanan yang mengandung asam folat tinggi seperti sayuran hijau, jeruk, anggur, brokoli dan asparagus bisa menjadi sumber asam folat. (baca: manfaat asam folat bagi ibu hamil – akibat kelebihan asam folat pada ibu hamil)

Ternyata berbagai penyebab bayi lahir sumbing bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor. Untuk mencegah masalah ini sebaiknya ibu hamil harus waspada terutama saat masuk trimester pertama. Meskipun cacat bibir sumbing bisa diatasi dengan operasi, namun ini bisa menyebabkan perkembangan yang buruk untuk bayi setelah lahir.

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Tuesday 20th, December 2016 / 09:19 Oleh :
Kategori : Masalah Kehamilan