Sponsors Link

11 Makanan Penambah Darah untuk Ibu Hamil Paling Sehat

advertisement

Gangguan kehamilan untuk ibu hamil bisa terjadi pada semua trimester kehamilan. Umumnya kondisi ini berkaitan dengan morning sickness yang berat atau bahaya morning sickness untuk ibu hamil. Namun juga bisa terjadi pada semua ibu hamil terutama bahaya kelelahan pada ibu hamil. Dan masalah yang paling sering dialami adalah kondisi kurang darah atau anemia pada ibu hamil. Ini akan menjadi penyebab sering pusing saat hamil, lesu, dan bahkan bisa sering pingsan. Ibu hamil memang membutuhkan jumlah sel darah merah yang lebih banyak dibandingkan wanita yang tidak hamil. Ketika kurang sel darah merah maka kadar hemoglobin dalam tubuh berkurang dan ini akan menyebabkan ibu hamil terkena anemia.

Baca : cara mengatasi morning sickness – penyebab morning sickness

Untuk mengatasi berbagai masalah ini maka ibu bisa mengkonsumsi makanan penambah darah untuk ibu hamil. Berikut ini daftar makanan yang dibutuhkan oleh ibu hamil.

  1. Buah delima

Delima sering dikonsumsi oleh ibu hamil yang menderita anemia. Buah delima mengandung sumber alami zat besi yang bisa membuat kadar HB dalam tubuh naik dengan cepat. Selain itu buah delima juga mengandung vitamin lengkap seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E dan juga asam folat. Bahkan buah delima juga dilengkapi dengan antioksidan yang jumlahnya lebih tinggi daripada antioksidan dalam teh hijau. Buah delima bisa dibuat menjadi jus yang akan membantu cadangan zat besi cepat naik kemudian akan meningkatkan HB dalam darah ibu hamil. (baca: manfaat buah delima bagi ibu hamil)

  1. Kurma

Manfaat kurma untuk ibu hamil juga sering menjadi makanan bergizi untuk ibu hamil dan bisa membantu menambah darah dalam tubuh ibu hamil. Kurma terutama jenis kurma kering mengandung zat besi, kalsium, vitamin A, vitamin B dan magnesium. Kurma juga bisa membuat tubuh ibu hamil menjadi penuh dengan energi. Selain itu juga mengandung serat tinggi yang akan mengatasi sembelit untuk ibu hamil. Jika ibu hamil memiliki keluhan kadar Hb yang rendah dalam darah maka makan sebanyak 100 gram kurma akan membantu tenaga ibu hamil kembali seperti semula. Kurma juga menjadi makanan penguat kandungan dan makanan sehat awal kehamilan.

  1. Semangka

Semangka untuk ibu hamil menjadi buah yang mengandung banyak air dan rasa manis yang sangat alami. Buah ini sering dikonsumsi ibu hamil untuk mengatasi rasa haus berlebihan. Manfaat semangka untuk ibu hamil ternyata juga bisa membantu kadar Hb dalam tubuh ibu hamil cepat pulih seperti semula. Bahkan kandungan likopen dalam semangka sangat baik untuk menjaga energi tubuh, meningkatkan penyerapan kalsium dalam tubuh serta membantu melarutkan lemak dalam tubuh ibu hamil. Ini sangat aman dikonsumsi oleh ibu hamil disepanjang trimester. Tapi jangan terlalu banyak makan semangka untuk menghindari bahaya semangka untuk ibu hamil.

  1. Buah bit

Buah bit bisa membantu menyumbangkan zat besi untuk tubuh ibu hamil. Anda bisa mencampur buah bit dalam jus tomat atau jus jambu merah. Dalam setiap buah bit kecil mengandung setidaknya 1 sampai 1.2 mg zat besi. Jumlah ini sudah cukup mengatasi masalah kurang darah untuk ibu hamil. Buah bit juga mengandung antioksidan yang akan bekerja untuk mencegah radikal bebas dalam tubuh. Bahkan juga bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin C dalam tubuh ibu hamil. Kandungan asam folat dalam buah bit sangat baik untuk mencegah cacat janin terutama saat ibu masuk trimester pertama. Bit bisa diolah menjadi jus untuk ibu hamil yang menyehatkan dan juga termasuk makanan yang baik untuk otak janin dalam kandungan.

Baca : Akibat kelebihan asam folatAkibat kekurangan asam folat pada ibu hamil – manfaat asam folat bagi ibu hamil 

Sponsors Link

  1. Yogurt

Yogurt adalah salah satu hasil olahan susu yang mengandung kalsium yang sangat tinggi. Sebagai produk susu maka yogurt bisa membantu memenuhi kebutuhan kalsium dalam tubuh ibu hamil. Bahkan setidaknya dalam setiap 800 gram yogurt bisa mengandung 250 gram kalsium dengan jumlah lemak yang lebih rendah. Keuntungan lain dari mengkonsumsi yogurt untuk ibu hamil termasuk mengandung protein yang akan membantu mengelola pertumbuhan sel dalam tubuh ibu hamil dan janin, serta bakteri sehat yang bisa melawan gangguan pencernaan untuk ibu hamil. Ketika dikonsumsi saat masuk trimester pertama maka yogurt bisa menjadi cara mengatasi mual saat hamil akibat morning sickness. (baca: manfaat yoghurt untuk ibu hamil– manfaat kalsium bagi ibu hamil

  1. Brokoli

Brokoli juga adalah sayuran hijau yang mengandung kalsium cukup tinggi. Dalam setiap 100 gram brokoli ditemukan setidaknya 80 miligram kalsium. Kandungan serat dalam brokoli bisa mengatasi masalah ibu hamil susah BAB. Serta kandungan vitamin C yang akan membantu tubuh ibu hamil menjadi lebih sehat dan tidak mudah terkena penyakit. Brokoli untuk ibu hamil sebaiknya dimasak hingga benar-benar matang. Konsumsi jus brokoli atau olahan lain dari brokoli mentah tidak diperbolehkan karena ibu hamil bisa terkena bahaya listeria bagi ibu hamil. Manfaat brokoli bagi ibu hamil bisa membantu gizi ibu terpenuhi selama anemia. (baca: vitamin C untuk ibu hamil)

  1. Bayam

Bayam untuk ibu hamil juga menjadi sayuran terkenal untuk mengatasi anemia pada tubuh ibu hamil. Bayam mudah didapatkan dan ini sayuran yang sangat baik untuk dimakan ibu hamil bahkan untuk setiap hari. Bayam mengandung zat besi, asam folat, serat dan beta karoten. Zat besi dan asam folat bisa membantu mengatasi kekurangan darah seperti anemia. Sementara beta karoten akan membantu pertumbuhan paru-paru pada janin, menjaga kesehatan organ pernafasan dan juga penting untuk kesehatan mata ibu hamil. Manfaat bayam bagi ibu hamil memang sangat lengkap dan menyehatkan kandungan.

  1. Semua makanan yang mengandung vitamin C

Masalah kadar hemoglobin yang rendah dalam tubuh ibu hamil memang terkadang bisa menjadi lebih buruk. Terutama ketika ibu hamil tidak melakukan perawatan dan kekurangan nutrisi seperti kalsium dan zat besi. Sementara semua jenis makanan yang mengandung vitamin C sangat penting karena akan membantu tubuh ibu hamil menyerap vitamin C secara penuh. Kekurangan vitamin C untuk tubuh ibu hamil bisa menyebabkan tubuh semakin lemah dan mudah sakit. Bahkan ini juga bisa menyebabkan sel darah merah dalam tubuh ibu menjadi sangat rendah sehingga ibu mudah terkena anemia. Vitamin C untuk ibu hamil memang sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu hamil.

Beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin C untuk ibu hamil seperti:

  • Stroberi
  • Apel
  • Jeruk
  • Jambu merah
  • Kiwi
  • Pepaya
  • Melon
  1. Semua jenis kacang-kacangan

Kacang-kacangan menjadi jenis makanan yang penting untuk ibu hamil. Ini adalah sumber protein nabati yang akan membantu tubuh ibu bisa mendapatkan kalsium dengan baik. Kacang-kacangan juga mengandung zat besi yang akan membantu energi tubuh ibu hamil cepat pulih. Namun untuk ibu hamil yang mengalami masalah gas perut seperti ibu hamil sering kentut maka kacang-kacangan harus dibatasi. Beberapa jenis kacang-kacangan yang sangat baik untuk ibu hamil adalah seperti kacang hijau, kacang merah, buncis, kacang polong, kacang hitam, kedelai, dan lentil.

Baca juga:

  1. Biji labu

Biji labu mungkin memang jenis camilan yang tidak terlalu dikenal di negara kita. Tapi ada banyak keuntungan jika ibu hamil sering mengkonsumsi biji labu. Biji labu akan membantu tubuh mendapatkan zat besi, seng, omega 3 dan juga vitamin C. Bahkan hanya dengan 200 gram biji labu maka tubuh ibu hamil sudah mendapatkan bantuan zat besi sebanyak 8.9 miligram. Tentu saja ini jumlah yang sangat cukup untuk mengatasi masalah anemia. Makanan penambah darah untuk ibu hamil ini juga sangat sehat untuk menjaga pertumbuhan tubuh janin. (baca: manfaat labu untuk ibu hamil – bahaya kuaci bagi ibu hamil)

  1. Daging

Daging bisa menjadi lauk yang akan membantu tubuh ibu mendapatkan zat besi yang cukup. Namun untuk ibu hamil sebaiknya memilih jenis daging yang tidak mengandung lemak. Daging bisa membantu tubuh ibu mendapatkan protein yang akan mendukung pertumbuhan janin. Hanya saja konsumsi daging untuk ibu hamil harus dibatasi yaitu tidak diperbolehkan mengkonsumsi daging berlemak. Selain itu sangat penting untuk menjaga asupan daging karena daging sering sulit masuk dalam pencernaan. Ketika ibu hamil makan terlalu banyak daging maka bisa menderita sembelit atau resiko ambeien. Jika daging mengandung lemak tinggi juga meningkatkan resiko penyakit jantung dan obesitas pada ibu hamil.

Baca:

Makanan penambah darah untuk ibu hamil memang menjadi perawatan alami ketika ibu hamil terkena anemia atau resiko anemia. Gejala anemia bisa diamati sehingga ibu bisa melakukan pencegahan. Sementara penggunaan suplemen atau vitamin khusus untuk menambah darah sebaiknya didapatkan sesuai resep dokter untuk mengatasi efek samping.

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Monday 05th, December 2016 / 06:25 Oleh :
Kategori : Makanan Sehat