Hamil yang tidak terdeteksi – Penyebab dan Pencegahan

Hamil yang tidak terdeteksi disebabkan oleh banyak faktor,  faktor tersebut tidak diketahui oleh banyak orang. Hamil yang tidak terdeteksi bisa membahayakan, sebab ibu hamil yang tidak menyadari jika dirinya hamil bisa melakukan larangan ibu hamil yang berbahaya bagi janin dan ibunya sendiri.

Kehamilan yang tidak terdeteksi itu bisa terjadi pada ibu yang memiliki jadwal sibuk, tidak memperhatikan siklus haidnya dan juga ibu yang memakai alat kontrasepsi berupa kb pil. Barulah ketika ibu hamil merasakan tanda-tanda kehamilan dia segera mengecek sikulus bulanannya, ibu baru sadar jika siklus bulanannya telah terlambat beberapa hari, beberapa minggu bahkan beberapa bulan.

Penyebab

Banyak ibu hamil yang tidak mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan kehamilan yang tidak terdeteksi. Berikut ini adalah berbagai penyebab hamil tidak terdeteksi oleh ibu hamil sendiri :

1. Kesibukan

Kesibukan adalah hal pertama yang membuat ibu hamil tidak memperhatikan siklus bulanannya. Akibatnya adalah ibu hamil tidak mengetahui jika siklus bulannya telah terlambat atau mundur. Jika ibu hamil segera mengalami morning sickness, ia bisa tahu jika ada sesuatu di dalam dirinya. Namun yang menjadi masalah adalah jika ibu hamil tidak sadar jika siklus bulanannya terlambat atau mundur dan tidak mengalami morning sickness. Ibu hamil itu bisa tidak sadar jika dirinya sedang hamil.


2. Maag

Hal yang menjadi penyebab hamil yang tidak terdeteksi mengalami sakit maag.  Maag merupakan kisah klasik yang paling banyak dialami oleh ibu hamil. Banyak ibu hamil yang tidak mengetahui perbedaan mual hamil atau maag, sehingga jika mual sering dianggap sakit maag yang sedang kambuh. Ibu hamil akan melakukan tindakan yang seharusnya tidak boleh dilakukan, hal yang dilakukan tersebut adalah dengan meminum obat maag agar mual dan muntahnya hilang. Ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi sembarangan obat sebab obat tersebut bisa mempengaruhi janin yang ada di dalam kandungannya.

Obat maag merupakan obat generik yang dijual bebas di toko obat dan ibu hamil tidak boleh sembarangan mengkonsumsi obat generik. Meski sudah mengkonsumsi obat maag, mual dan muntah yang dialami ibu tersebut tidak kunjung hilang. Bagi ibu yang memiliki penyakit maag ada baiknya melakukan konsultasi dengan dokter spesialis, dikhawatirkan ibu hamil yang mengalami maag tidak bisa menjaga pola makannya, tidak bisa ,menjaga kandungannya dan juga tidak bisa menjaga janin yang ada di dalam kandungannya.

Konsultasi yang rutin dilakukan membuat dokter bisa memeriksa adanya kelainan pada penyakit maag yang diderita sang ibu, dokter spesialis juga bisa menemukan adanya tanda kehamilan yang ada. Manfaat konsultasi itu juga bisa digunakan untuk mengantisipasi obat maag yang akan dikonsumsi ibu hamil jika maagnya kambuh sewaktu-waktu, obat juga akan menyesuaikan kondisi ibu hamil tersebut sehingga ibu hamil tidak akan mengkonsumsi sembarang obat lagi.

3. Haid Tidak Lancar

Wanita ada yang mengalami haid teratur, namun ada yang mengalami haid yang tidak teratur. Wanita yang haidnya teratur akan mendapatkan haid setiap bulannya sedangkan wanita yang memiliki haid tidak teratur bisa sebulan mendapatkan haid dan sebulan ke depan tidak mendapatkan haid. Banyak hal yang bisa menyebabkan wanita mengalami haid tidak teratur diantara penyebab itu adalah kondisi stress, ketidakseimbangan hormon dan juga sistem reproduksi yang tidak normal. Jika wanita tidak memiliki sikus haid yang tidak teratur, wanita tersebut tidak bisa mengetahui jika diirnya hamil. Jika dia tidak mendapatkan haid, dia akan beranggapan bahwa itu sudah biasa dan tidak menganggap itu suatu ciri-ciri orang hamil.

Akibatnya adalah wanita tidak sadar jika dirinya telah hamil. Wanita baru akan menyadari jika dirinya hamil ketika dia mengalami tanda-tanda morning sickness. Wanita dengan haid yang tidak lancar biasanya bisa mengetahui tanda kehamilan ketika memasuki usia 5 minggu (perkembangan janin 2 bulan), ketika usia 5 minggu tersebut wanita akan mengalami morning sickness. Wanita dengan haid yang tidak teratur sulit dalam mengetahui masa subur, sehingga banyak wanita dengan haid yang tidak teratur sulit untuk mencapai kehamilan.

Agar mendapatkan haid yang teratur, wanita bisa menerapkan pola hidup yang sehat, makan dengan teratur, olahraga secara teratur, istirahat dengan teratur dan menghindari stress.


4. Kontrasepsi

Ibu yang menggunakan kontrasepsi biasanya tidak akan menyadari jika dirinya hamil, terutama ibu hamil yang menggunakan kontrasepsi dalam bentuk pil. Ketidakteraturan ibu dalam mengkonsumsi pil bisa menyebabkan peluang untuk hamil itu ada, ketidakcocokan pil kontrasepsi dengan fisik sang ibu juga membuat ibu memiliki peluang untuk hamil. Peluang hamil yang tidak terdeteksi oleh ibu tidak disadari, sehingga terus mengkonsumsi pil tersebut.

Banyak fakta ditemukan di lapangan bahwa ibu hamil yang memakai kontrasepsi dalam bentuk pil masih bisa rentan untuk mengalami kehamilan. Untuk itu, cara mencegah kehamilan tanpa KB bisa dilakukan jika ingin menunda kehamilan.

Cara Mencegah Kehamilan Tidak Terdeteksi

Wanita harus mengetahui tanda-tanda kehamilan yang ada, dia harus paham dan mengenal dirinya dengan baik sehingga jika ada sesuatu yang berubah pada dirinya, sehingga bisa menghindari kehamilan yang tidak terdeteksi . Berikut ini cara mengetahui adanya proses kehamilan pada wanita :


Pengujian Hormon

Melakukan pengujian hormon bisa dilakukan oleh wanita yang curiga di dalam dirinya terdapat kehamilan. Pengujian hormon yang dilakukan adalah sebagai berikut ini:

1. Wanita normal bisa menghasilkan hormon progesterone di dalam tubuh. Kadar hormon progesterone di dalam tubuh wanita akan berbeda-beda.Wanita yang sedang mengalami kehamilan, dia akan menghasilkan hormon progesterone lebih banyak dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil. Hormon itu bisa membantu janin tumbuh dan berkembang di dalam rahim sang ibu. Pengujian hormon progesterone bisa dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya kehamilan di dalam rahim.

2. Selain hormon progesterone, wanita juga bisa melakukan pengujian terhadap hormon prolaktin. Hormon prolaktin merupakan hormon yang terdapat pada wanita hamil dan berguna dalam memproduksi ASI untuk menyusui bayinya kelak. Produksi hormon tersebut pada wanita bisa ditandai dengan adanya kondisi payudara yang membesar dan juga mengencangnya payudara. Puting wanita tersebut juga akan mengalami pembesaran.

3. Pemeriksaan hormon yang ketiga adalah dengan memeriksana kadar hormon HCG yang ada di dalam tubuh. Wanita yang sedang hamil bisa memproduksi hormon HCG lebih banyak dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil. Jika hormon HCG nya meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan kadar HCG normal bisa dipastikan bahwa wanita tersebut memang hamil.

4. Pengecekan kadar homon HCG bisa dilakukan sendiri, namun pengujian kadar hormon prolaktin dan juga progesterone diperlukan bantuan medis. Medis akan melakukan tes urin dan juga pengambilan sampel darah. Banyak kehamilan yang tidak terdeteksi dengan testpack terutama kehamilan yang umurnya masih beberapa minggu saja. Jika hasil testpacknya masih negatif ibu bisa meminta bantuan medis untuk melakukan pengujian.


USG

Mengecek kehamilan bisa juga dilakukan dengan menggunakan USG. USG adalah tindakan modern yang akurat dan juga tepat untuk bisa mengetahui ada atau tidaknya kehamilan di dalam tubuh. USG akan memanfaatkan adanya gelombang frekuensi yang tinggi dan mendeteksi rahim wanita.  Saat ini USG dijadikan sebagai salah satu pilihan bagi ibu untuk mendeteksi kehamilan.

Manfaat USG kehamilan juga bisa melihat adanya kantung janin atau hanya ada rahim yang kosong sehinggam ibu tidak perlu menebak-nebak apakah dirinya hamil atau tidak. USG selain bisa melihat kantung janin juga bisa berfungsi untuk melihat perkembangan janin yang ada di dalam kandungan, segala kelainan rahim dan penyakit janin bisa terdeteksi dengan adanya USG tersebut. Keunggulan dari USG ini adalah tidak akan menghasilkan rasa sakit ketika diperiksa, berbeda dengan tes darah yang dilakukan.


Menggunakan X-Ray

X-Ray adalah salah satu cara yang bisa dicoba untuk mendeteksi kehamilan, namun dampak negative dari X-Ray ini adalah tidak sehat untuk dilakukan.


FHT ( Fetal Heart Tones )

FHT merupakan cara yang bisa digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya kehamilan di dalam tubuh seseorang. Cara kerjanya adalah sebagai berikut ini :

  • Menggunakan Doppler atau alat yang bisa digunakan untuk mendengarkan detak jantung bayi di dalam rahim.
  • Sebelum ditempelkan ke perut, perut akan diberikan gel sama seperti sebelum melakukan USG.
  • Jika terdengar suara detak jantung bayi maka bisa dipastikan bahwa wanita tersebut sedang hamil dan ada bayi di dalam rahimnya.


Dalam dunia kedokteran, tidak ada nama medis yang digunakan untuk menamakan kehamilan yang tidak terdeteksi. Dalam dunia medis, banyak ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya ketika sudah berumur 2 bulan atau lebih, terutama ibu yang tidak menyadari kehamilannya. Selama kehamilan itu normal tidak akan jadi masalah untuk kesehatan ibu, namun jika kehamilan itu abnormal maka bisa membahayakan nyawa sang ibu. Kehamilan abnormal yang sering tidak terdeteksi adalah hamil anggur dan juga hamil di luar kandungan.

, ,
Post Date: Thursday 13th, August 2015 / 08:06 Oleh :
MUST READ
Perkembangan Janin / Bulan : 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
Perkembangan Bayi/ Bln : 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10,11, 12