6 Cara Membersihkan Upil Hidung Bayi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kotoran hidung atau biasa dikenal dengan sebutan upil bagi sebagian masyarakat merupakan bagian kotoran yang rutin dibersihkan di area hidung.

Kotoran hidung merupakan tanda adanya saringan yang bekerja dengan baik pada hidung,sehingga debu dan benda asing lain tidak akan masuk kedalam tubuh.

Salah satunya yakni bayi yang juga memiliki bulu hidung dengan tujuan yang sama, walaupun belum sempurna dan dalam perkembangan seiring berkembang dan tumbuh usianya. Sayangnya bayi berbeda dengan manusia dewasa.

Para ibu dan ayah harus turun tangan untuk bisa membersihkan upil di hidung bayi agar tetap bersih dan si kecil akan tetap nyaman. Namun karena bayi masih kecil tidak boleh sembarang yaitu dengan cara berikut.

1. Menggunakan Bulb Syringe

Alat bernama Bulb syringe merupakan cara pertama yang bisa dilakukan untuk membersihkan kotoran seperti di telinga ataupun di hidung. Dengan bentuk yang aman untuk digunakan oleh bayi, bulb syringe membantu banyak ibu agar bisa membersihkan upil/kotoran hidung pada bayi baik berupa lendir maupun kotoran hidung yang keras dan mengganggu jalan napas.

Cara membersihkan hidung bayi dengan bulb syringe yaitu:

  • Pastikan bulb syringe bersih dan tidak berbau
  • Setelah itu remas bulb syringe agar udaranya bisa keluar dan bola mengempes
  • Masukan bulb perlahan ke lubang hidung
  • Ketika ujung bulb mengenai kotoran/lendir di hidung hentikan meremas alat ini agar kotoran bisa tersedot dan tarik bulb
  • Bersihkan menggunakan tisu secara menyeluruh, ulangi hingga hidung si kecil bersih dan anda bisa membersihkan syringe menggunakan tisu basah jika sudah selesai.

2. Obat Tetes Hidung

Obat tetes hidung menjadi option ke-2 untuk anda yang ingin membersihkan hidung si kecil namun mengalami isu misalnya kesulitan karena terlalu keras atau kotoran menghalangi dan tersangkut. Umumnya jika seperti ini anda bisa membawa ke dokter anak atau ke dokter THT khusus anak.  

Mereka akan memberikan obat tetes khusus hidung agar kotoran menjadi lebih mudah keluar. Selain obat tetes hidung bisa digunakan dibawah pengawasan dokter, obat tersebut juga dapat membantu melunakkan kotoran bayi berwarna hijau.

Karena, obat tetes hidung biasanya mengandung dekongestan serta bisa membantu melegakan hidung yang tersumbat karena kotoran saat sakit ataupun saat flu. Obat tetes hidung juga disarankan terbuat dari saline.

Jika takut atau kesulitan menggunakan obat tetes hidung, anda bisa pergi ke puskesmas atau rumah sakit untuk meminta bantuan tenaga kesehatan dalam menggunakan obat tetes hidung yang aman dan tepat untuk bayi.

3. Nasal Spray

Nasal spray menjadi pilihan ketiga agar anda bisa membersihkan kotoran hidung si kecil. Nasal spray memang menjadi option banyak ibu muda karena cepat dan mudah dalam membersihkan hidung. Cara membersihkan upil hidung bayi dengan menyemprotkan cairan saline ke dalam hidung agar kotoran bersih.

Disisi lain nasal spray telah dikemas dalam botol dengan leher bogorl yang bisa masuk ke lubang hidung bayi. Penyemprotan menjadi lebih mudah diaplikasikan. Sayangnya ada banyak produk/merk yang diperjual-belikan.

Pastikan anda sebagai ibu membaca terlebih dahulu aturan pakai dan juga dosis serta kandungannya. Ditambah lagi seringkali terjadi iritasi bagi beberapa bayi sensitif, sehingga ada baiknya untuk tidak menggunakan nasal spray sembarang dan tidak dalam pengawasan dokter anak.

4. Menggunakan Kelembaban Udara

Selanjutnya yaitu menggunakan metode manual bagi ibu yang kesulitan untuk membuang kotoran hidung saat anak sedang pilek/flu. Cara ini sering dilakukan terutama bagi mereka yang tinggal dengan suhu dingin atau dengan menggunakan pendingin ruangan.

Dengan menaikan kelembapan ruangan dan juga membiarkan lendir keluar dari hidung. Menaikkan kelembapan udara juga bisa dilakukan dengan berbagai macam cara.

Mulai dari alat humidifier, meletakan bayi dekat dengan alat tersebut dan jauh dari jangakau bayi agar tidak berbahaya. Setelah itu bersihkan alat secara rutin agar mencegah bakteri dan jamur tumbuh.

Umumnya saat bayi tidur mereka bisa mendapatkan uap panas dan beberapa waktu lendir kotoran dan upil bisa keluar dengan mudah. Cara lain yakni bayi mandi 2 kali si kecil menggunakan air hangat.

5. Menggosok Dada

Cara membersihkan upil hidung bayi selanjutnya dengan menggosokan dada dengan bahan atau dengan tambahan manfaat minyak telon yang hangat.

Cara ini bukan hanya membantu bayi dapat tidur dengan tenang, melegakan tenggorokan dan juga menghilangkan sesak karena upil yang mengganggu.

Tentu salah satunya dengan memaksimalkan penggunaan minyak esensial untuk membantu bayi mengeluarkan lendir. Namun untuk upil/kotoran hidung yang sudah cukup keras maka cara ini tidak akan ampuh dan cukup sulit dilakukan.

Karena minyak esensial juga bertujuan sama seperti uap untuk mencairkan lendir bukan hanya untuk mengeluarkan kotoran hidung yang keras.

6. Menggunakan Cotton Bud

Penggunaan cotton bud sebenarnya tidak terlalu dianjurkan bagi anak/bayi yang memiliki upil dan kotoran hidung cukup dalam. Karena penggunaan alat ini hanya akan menimbulkan bahaya dan kotoran hidung akan terdorong lebih dalam.

Sehingga para dokter atau THT umumnya tidak menyarankan hal tersebut. Namun, cotton bud bisa digunaan jika ukuran upil tidak terlalu kecil dan tidak terletak terlalu ujung atau dekat dengan lubang hidung.

Jika terlalu dalam khawatir akan membahayakan dan berimbas pada penggunaan cotton bud yang melukai bayi atau sikecil. Selain itu penggunaan cotton bud juga lebih aman jika dibasahi menggunakan air hangat terlebih dahulu.

Walaupun kapas dan berbahan lebih halus dari serat kaini, cotton bud tetap saja memiliki tekstur kasar jika tidak dibasahi oleh air terlebih dahulu.

Selain itu suhunya disesuaikan agar air yang terserap di kapas tidak terhirup oleh si kecil. Cotton bud juga bisa digunakan sebagai cara membersihkan pusar bayi.

Dengan beberapa cara membersihkan upil hidung bayi diatas anda tidak perlu takut lagi bukan? Untuk membersihkannya secara rutin dan menyeluruh.

Jangan lupa selain bertujuan untuk kebersihan, kotoran hidung memang harus dibersihkan sehingga memberikan rasa nyaman kepada bayi, mengingat bayi mudah sensitif.

fbWhatsappTwitterLinkedIn