6 Cara Mengajak Bayi Bicara Dalam Kandungan Sejak Dini

Perkembangan janin dari waktu ke waktu akan membuat calon orang tua merasa sangat takjub. Semua janin berkembang dari mulai trimester pertama sampai ketiga. Ada masa ketika baru awal kehamilan ibu tidak bisa merasakan apa-apa. Kemudian saat sudah masuk ke trimester kedua maka janin sudah mulai bergerak. Perkembangan ini akan semakin baik saat sudah masuk ke trimester ketiga. Semua indra janin akan berkembang dalam rahim dan sebenarnya sudah bisa diajak berkomunikasi. Salah satu cara agar tahu ketika bayi berkomunikasi adalah dengan bicara bersama janin. Berikut ini adalah beberapa cara mengajak bayi bicara dalam kandungan sejak dini.

  1. Coba ajak bicara apa yang terjadi

Cara pertama untuk merangsang janin mulai berkomunikasi adalah dengan bertanya apa yang terjadi di dalam rahim. Memang kelihatannya aneh dan kurang normal, tapi cara ini sangat baik untuk membuat bayi tetap aktif. Anda bisa mencoba untuk mengajak bicara apa yang terjadi di dalam sana, bagaimana kabarnya, dan coba berikan kata-kata yang menyenangkan untuk bayi. Kebiasaan ini bahkan bisa menjadi anak lambat bicara.

  1. Ajak mendengarkan suara bersama

Langkah yang lain adalah dengan mencoba mengajak bayi mendengarkan suara. Ibu bisa mencoba untuk menggunakan alat seperti handsfree yang diletakkan pada perut ibu. Pilihkan beberapa sumber suara yang bisa merangsang otak bayi sehingga menjadi cara membuat anak cerdas sejak dalam kandungan. Beberapa lagu klasik, suara murottal alquran dan sumber suara lain bisa sangat baik untuk perkembangan stimulasi otak bayi dalam kandungan.

  1. Coba bacakan buku cerita

Kemudian langkah yang lain bisa dilakukan dengan membacakan cerita untuk anak dalam kandungan. Memang ini langkah yang bisa merangsang ingatan dan fungsi sistem syaraf janin. Bacalah sebuah buku cerita yang menarik dengan suara yang lembut sambil mengusap perut ibu. Cara ini juga bisa merangsang tahap perkembangan indra penting dari janin. Anda tidak perlu mengharapkan janin membalas bicara tapi biasanya janin bereaksi dengan menendang atau meninju perut ibunya.

  1. Ajarkan untuk berdoa bersama

Bentuk lain sebagai cara berkomunikasi yang intens terhadap bayi adalah dengan mengajak bayi berdoa bersama. Hal ini biasanya hanya dilakukan oleh ibu atau ayah saja tanpa diketahui janin. Tapi ternyata tidak masalah jika ibu mengajak janin untuk berdoa. Berikan bisikan kepada janin untuk baik-baik saja ketika ibu akan melakukan beberapa aktifitas seperti bekerja atau bepergian.

  1. Ajak bicara ketika janin bergerak

Langkah lain adalah dengan mengajak bicara ketika janin menunjukkan beberapa gerakan. Biasanya ibu bisa mencoba bicara ketika janin menendang dan meminta janin untuk melakukan pelan-pelan saja. Kemudian lakukan ketika janin berusaha untuk membuat gerakan berputar. Biasanya janin akan memberikan beberapa sinyal seperti ketika kondisi diluar rahim sepi atau ramai. Gerakan janin bisa membuat ibu merasa tenang, dan sebaiknya ibu juga waspada dengan penyebab bayi tidak bergerak dalam kandungan.

  1. Bicara sambil menstimulasi gerakan janin

Langkah yang lain adalah berusaha untuk berbicara dengan janin sambil menstimulasi gerakan janin. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan ibu dan ayah, seperti dengan membelai perut ibu saat ibu sedang santai, mengusap dengan lembut dan memberikan tepukan ringan. Kemudian ibu bisa mencoba untuk mengonsumsi minuman manis yang akan membuat janin menjadi aktif. Ibu juga bisa menstimulasi gerakan janin ketika sedang aktif olahraga khusus ibu hamil.

Itulah beberapa cara mengajak bayi bicara dalam kandungan sejak dini. Semua ibu hamol bisa melakukan hal ini dan tidak perlu takut untuk gagal. Biasanya pengalaman pertama memang agak aneh tapi selanjutnya akan baik-baik saja.