4 Proses Terjadinya Bayi Kembar Identik dan Fraternal

Memiliki bayi kembar akan menjadi hal yang paling menggembirakan bagi setiap pasangan. Bayi kembar dianggap bisa meringkan pekerjaan ibu karena tidak harus hamil lagi. Karena itu banyak langkah yang bisa dilakukan untuk mendapatkan bayi kembar, termasuk dengan kehamilan alami maupun proses bayi tabung. Apapun jenis kembar yang diinginkan namun bagian yang terpenting adalah bayi kembar lahir dengan sehat dan selamat. Tapi bagaimana proses terjadinya bayi kembar identik dan fraternal? Simak ulasan berikut ini.

  1. Sesuai dengan jenis bayi kembar

Sesuai dengan jenisnya maka proses terjadinya bayi kembar memang sangat berbeda-beda. Dalam istilah bayi kembar maka dikenal juga bayi kembar identik dan bayi kembar fraternal. Termasuk dengan cara hamil anak kembar alami maupun dengan proses bantuan yang lain. Berikut perbedaan bayi kembar identik dan fraternal.

  • Bayi kembar identik: proses terjadinya bayi kembar ini berawal dari adanya satu sel telur yang dibuahi sperma terbagi menjadi dua. Kembar identik memiliki kemiripan yang sangat tinggi. Gen yang dimiliki juga sama dan biasanya proses ini terjadi secara kebetulan.
  • Bayi kembar fraternal: kembar ini terjadi ketika ada dua sel telur terpisah dibuahi oleh dua sel sperma yang terpisah juga. Kembar ini tidak akan memiliki kemiripan karena memiliki gen yang berbeda, akhirnya bayi kembar ini lebih mirip seperti saudara kandung dan mereka berbagi rahim yang sama. Proses ini bisa terjadi secara alami maupun dengan bayi tabung. Gejala hamil anak kembar fraternal bisa dipastikan dengan pemeriksaan USG saat hamil.
  1. Kembar dengan proses IVF

IVF atau bayi tabung sudah banyak dikenal sebagai metode untuk mendapatkan bayi kembar. Pada dasarnya proses terjadinya kembar sama sesuai dengan jenis bayi kembar. Tapi ini dibantu dengan proses ART yang menggunakan berbagai metode medis sehingga bisa didapatkan kehamilan kembar. Langkah ini juga bisa menjadi cara hamil anak kembar laki-laki dan perempuan, maupun jenis kelamin yang sama. Metode dilakukan dengan cara mengambil sel telur wanita dan sel sperma yang benar-benar  berkualitas. Kemudian sebelum terjadi pembuahan maka dilakukan intervensi medis di sebuah laboratorium. Setelah itu maka dokter akan menempatkan embrio di dalam rahim ibu, sehingga terjadi proses implantasi dan akhirnya terjadi kehamulan. Biasanya untuk mendapatkan bayi kembar maka dokter akan memasukkan lebih dari satu embrio pada rahim ibu.

  1. Kehamilan kembar dengan obat kesuburan

Masalah kesuburan saat ini ternyata sudah bisa diatasi dengan obat untuk merangsang kesuburan. Cara ini bisa digunakan untuk pria dengan ciri-ciri pria mandul atau wanita yang mengalami masalah yang sama. Untuk wanita maka biasanya dokter akan memberikan obat kesuburan untuk meningkatkan jumlah sel telur dan membantu ukuran sel telur bisa memenuhi syarat sampai terjadi kehamilan. Ketika ada banyak sel telur yang diproduksi maka kemungkinan sel telur yang dilepaskan saat masa ovulasi juga lebih dari satu, disaat yang sama. Akhirnya proses ini yang menyebabkan terjadinya bayi kembar.

Jenis kembar yang dihasilkan bisa termasuk kembar identik dan fraternal. Beberapa jenis obat yang diberikan, termasuk seperti:

  • Clomiphene: ini adalah jenis obat yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Obat bisa diminum sesuai dengan dosis tergantung dari kebutuhan. Biasanya obat untuk merangsang hormon yang bisa meningkatkan tanda tanda ovulasisaat masa subur. Obat ini dipercaya sering membuat wanita bisa hamil kembar.
  • Gonadotropin : Ini adalah obat untuk mengatasi kesuburan dengan cara memberikan suntikan. Obat bisa diberikan sendiri dalam bentuk FSH atau LH. Kedua jenis hormon ini akan membuat rangsangan otak pada ovarium untuk menghasilkan sel telur yang lebih banyak. Akhirnya dengan bantuan obat ini maka bisa terjadi kehamilan kembar identik atau fraternal, bahkan biasanya lebih dari 2 bayi dalam satu rahim.
  1. Pengaruh terjadinya bayi kembar

Ada banyak pengaruh dari dalam dan luar yang bisa membuat seorang ibu ternyata hamil kembar. Berbagai pengaruh ini antaralain:

  • Riwayat keluarga: jika seorang wanita memiliki status riwayat kembar fraternal dalam keluarga maka peluang kehamilan kembar akan meningkat. Hal ini disebabkan karena wanita tersebut mewarisi gen kembar fraternal yang mudah untuk diturunkan. Akhirnya wanita biasanya memiliki pengaruh untuk melepaskan lebih dari satu sel telur dalam setiap ovulasi.
  • Pengaruh etnis pasangan : banyak penelitian yang membuktikan jika ternyata kehamilan kembar bisa dipengaruhi dari etnis pasangan. Perbedaan latar belakang etnis sangat berpengaruh dalam proses ovulasi. Misalnya jika pasangan berasal dari wanita keturunan kulit putih maka keturunan kembar lebih besar. Ras seperti Nigeria juga lebih banyak berpeluang hamik kembar dibandingkan dengan rasa dari negara Jepang.
  • Pengaruh usia wanita saat hamil: ketika wanita hamil diusia lebih dari 30 tahun, maka itu juga bisa meningkatkan potensi kehamilan kembar. Hal ini sebenarnya terjadi karena indung telur wanita yang berusia lebih dari 30 tahun lebih banyak mengeluarkan sel telur dibanding usia yang lebih muda.

Nah seperti itulah proses terjadinya bayi kembar identik dan fraternal. Bayi kembar bisa terjadi dengan berbagai proses yang berbeda meskipun itu alami atau disengaja dengan intervensi medis. Jadi pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter jika ingin memiliki anak kembar.