12 Tanda Tanda Ovulasi Terjadi Pada Wanita

Ovulasi menjadi salah satu tahap pembuahan sehingga ibu bisa mendapatkan proses kehamilan. Ketika Anda mengalami ovulasi berarti bahwa sudah ada sel telur matang yang kemudian  bergerak ke tuba falopi, untuk bertemu dengan sperma kemudian terjadi pembuahan. Wanita dengan kesehatan reproduksi yang baik biasanya akan mengalami satu kali ovulasi setiap bulan. Waktu ovulasi berbeda-beda namun umumnya terjadi beberapa minggu setelah menstruasi terjadi. Jika Anda memiliki siklus haid yang teratur maka biasanya ovulasi terjadi pada hari ke 15. Proses ovulasi juga berbeda-beda sesuai dengan masa subur dan pola menstruasi. Karena itu melihat tanda ovulasi penting untuk keberhasilan program kehamilan. Dibawah ini tanda tanda ovulasi wanita sehat yang perlu diketahui.

Informasi cara cepat hamil:

  1. Cairan putih dari vagina

Ketika sedang masuk masa ovulasi maka biasanya akan ada cairan putih yang keluar dari vagina. Saat akan ovulasi maka tubuh akan menghasilkan kadar estrogen yang lebih banyak. Kemudian perubahan hormon ini yang akan menyebabkan cairan lendir menjadi lebih banyak. Sebenarnya cairan ini sangat penting untuk membantu agar sel sperma bisa berenang dengan baik hingga bisa bertemu dengan sel telur. Namun perubahan cairan vagina memang harus diperhatikan oleh semua wanita. Ibu bisa mencoba untuk memeriksa apakan cairan itu lengket atau sangat basah. Jika cairan lengket atau sangat licin maka itu memang pertanda sedang masa subur.

Informasi keputihan:

  1. Indra penciuman menjadi sensitif

Saat wanita masuk ke masa subur maka biasanya indra penciuman bisa menjadi lebih sensitif. Memang ini juga sama seperti yang terjadi pada tanda awal kehamilan. Ibu tidak akan tahan mencium bau yang tidak nyaman. Namun ketika sedang masuk ke masa subur maka indra penciuman wanita menjadi lebih tertarik untuk aroma pheromone androstenone. Masalah ini terkadang juga tidak terlalu diperhatikan sehingga ibu tidak bisa melihat apakah sedang masuk masa subur atau tidak.

Informasi tanda kehamilan:

  1. Payudara terasa sakit

Ketika sedang masuk ke masa subur maka biasanya payudara juga akan menjadi lebih lembut. Hal ini bisa membuat bagian payudara menjadi lebih sensitif. Ada rasa sakit dan tidak nyaman ketika ditekan. Beberapa wanita yang sensitif juga bisa merasakan payudara yang lebih sakit. Kondisi ini terjadi ketika ada hormon yang meningkat dalam tubuh dan kemudian memicu bagian payudara. Namun tanda ini juga bisa ditemukan pada awal kehamilan, sehingga ibu harus memeriksa ulang lagi, apakah sedang hamil atau tidak. (baca: mastitis pada ibu menyusui – cara mengobati puting lecet saat menyusui)

  1. Panggul terasa nyeri

Ovulasi juga bisa memicu sebuah kondisi yang disebutkan dengan nama Mittelschmerz. Kondisi ini akan menyebabkan semua wanita yang sedang masuk masa ovulasi bisa merasakan nyeri pada bagian bawah perut, atau terkadang dari panggul ke bawah. Nyeri bisa terasa dalam hitungan menit atau jam. Terkadang rasa nyeri bisa timbul dan hilang lagi. Kondisi ini seharusnya memang tidak membuat ibu merasa terganggu dan tidak membutuhkan obat apapun. Tapi jika ibu merasakan sakit yang lebih berat maka segera hubungi dokter terdekat. Terkadang ini juga bisa menjadi tanda penyakit reproduksi wanita seperti kista. (baca: sakit perut saat hamil muda)

Informasi penyakit reproduksi:

 

  1. Keputihan hingga bercak coklat

Ovulasi juga bisa menyebabkan ibu menderita keputihan atau bercak coklat. Kondisi ini terjadi ketika ovulasi akan membuat folikel yang mengelilingi oosit atau telur yang sedang berkembang ternyata pecah. Kemudian saat pecah maka bisa menyebabkan pendarahan kecil. Semakin tua usia wanita biasanya warna bisa berubah semakin coklat dan terkadang disertai dengan pendarahan ringan. Jika kondisi hanya terjadi sebentar maka tidak perlu mencari perawatan. Tapi jika terjadi lama maka segera cari perawatan karena kemungkinan juga bisa mengalami kehamilan ektopik. (baca: tanda janin tidak berkembang)

Informasi kehamilan ektopik:

  1. Tingkat libido meningkat

Beberapa ahli menyimpulkan jika ovulasi juga akan lebih sering mendorong wanita untuk memiliki minat seksual yang tinggi. Kondisi perubahan hormon dalam tubuh memang dikatakan bisa membuat wanita memiliki keinginan hubungan seksual yang tinggi. Namun semua itu bisa berubah atau dipengaruhi oleh beberapa hal seperti suasana hati yang bahagia, sedang cinta berlebihan pada pasangan atau kondisi psikologis lain.

Informasi gangguan kehamilan:

 

  1. Terjadi perubahan kondisi serviks

Selama terjadi ovulasi maka banyak wanita yang memiliki bagian serviks yang lebih terbuka. Anda bisa mengetahui kondisi ini ketika memeriksa lendir yang keluar dari vagina. Memang tidak mudah memeriksa kondisi ini tapi semua wanita bisa memeriksa sendiri. Cara yang direkomendasikan para pakar adalah dengan memasukkan sedikit jari ke serviks dan bisa dikenali apakah teksturnya lembut seperti bibir atau tidak. Jika pemeriksaan dilakukan oleh dokter kebidanan dan kandungan maka biasanya diperiksa dengan spekulum dan ini pemeriksaan yang tidak menyakitkan. (baca: penyebab haid tidak berhentipenyebab kemandulan pada wanita – penyebab kandungan lemah)

  1. Penurunan suhu basal tubuh

Ketika terjadi ovulasi maka subu basal tubuh juga biasanya akan lebih turun dibandingkan saat kondisi biasa. Anda bisa memantau suhu dengan menghitung masa menstrusi yang teratur. Saat Anda masuk ke perhitungan perkiraan masa subur maka ukur suhu tubuh setiap bangun tidur pada pagi hari. Kondisi yang normal biasanya suhu tubuh sekitar 36 sampai 37 derajat Celcius. Kemudian saat suhu tubuh masuk ke masa ovulasi maka bisa menurun hingga 34.8 sampai 35 derajat Celcius. Terkadang ukuran suhu juga berubah dengan cepat sehingga Anda perlu mencatat suhu setiap pagi. Untuk memeriksa suhu basal tubuh maka juga ada alat khusus seperti termometer khusus yang bisa dibeli dari apotik. (baca: penyebab hamil tidak terdeteksi test pack – cara menghitung masa subur wanita – masa subur pria )

  1. Tubuh terasa lebih berenergi

Saat sedang ovulasi maka biasanya wanita juga lebih bersemangat dan memiliki energi yang sangat tinggi. Ini sangat berbeda dibandingkan untuk wanita yang sudah masuk masa PMS sehingga menyambut masa menstruasi. Tubuh wanita yang sedang ovulasi terlihat sangat sehat dan bisa bergerak lebih banyak. Kondisi perubahan hormon juga bisa membuat suasana hati menjadi lebih baik sehingga merasa lebih bahagia. (baca: perbedaan hamil dan PMSpenyebab wanita telat datang bulan )

Informasi menstruasi:

  1. Penglihatan mata lebih bagus

Saat ovulasi maka biasanya juga penglihatan atau kondisi mata bisa menjadi lebih bagus lagi. Kondisi ini sangat berhubungan dengan perubahan hormon dan tingkat energi yang lebih tinggi. Saat ovulasi terjadi maka biasanya wanita memiliki kesehatan tubuh yang lebih baik sehingga kondisi mata juga mengikuti. Namun tanda ini sangat sulit diperhatikan untuk wanita yang memang sudah memiliki masalah gangguan penglihatan seperti mata minus. 

  1. Produksi air seni yang lebih tinggi

Berhubungan dengan kondisi hormon yang berubah  maka itu juga bisa mempengaruhi produksi air seni. Untuk wanita yang mengalami ovulasi maka biasanya akan menampung lebih banyak air seni. Kondisi ini sangat berhubungan dengan wanita yang sedang hamil mulai dari tingkat trimester awal sampai akhir. Kondisi perubahan bisa terjadi untuk wanita hamil yang sering buang air kecil. Namun wanita yang sedang ovulasi bisa menahan dengan baik tapi tetap harus mengosongkan kantung kemih agar tidak terkena infeksi saluran kemih. (baca: sering kencing saat hamil –  infeksi saluran kemih pada ibu hamil – gejala adanya kista di rahim )

  1. Mual dan sakit kepala (tidak selalu)

Wanita yang sedang mengalami ovulasi juga akan lebih sering mual dan sakit kepala. Namun biasanya ini terjadi pada wanita yang memang tidak memiliki kesehatan yang cukup baik. Untuk wanita yang menderita beberapa penyakit kewanitaan juga bisa merasakan gejala yang lebih berat. Terkadang jika sedang mual atau sakit kepala maka bisa membuat wanita terkena masuk angin. Namun kondisi ini juga bisa sama seperti morning sickness, sehingga pemeriksaan yang lebih tepat sangat diperlukan.

Informasi morning sickness:

Inilah berbagai tanda tanda ovulasi yang paling akurat dan bisa diperhatikan untuk semua wanita. Jika Anda ingin menjalani program kehamilan alami maka menandai masa ovulasi memang sangat penting untuk dilakukan.