6 Ciri Ciri Bayi Pendek atau Cebol dan Cara Mengatasinya

Perkembangan bayi akan selalu dipantau sejak lahir. Untuk bayi yang normal akan terlhat beberapa perkembangan baik itu dari sisi motoriknya maupun dari sisi fisiknya. Akan tetapi, tidak semua bayi akan mengalami keadaan tersebut. Terkadang ada bayi yang mengalami keterlambatan pertumbuhan. Salah satunya adalah kondisi bayi pendek atau cebol.

Kondisi tersebut dalam dunia medis dikenal dengan dwafisme. Secara harfiah, dwafisme merupakan keadaan seseorang yang memiliki kelainan secara fisik. Hal itulah yang membuat bayi mengalami kegagalan dalam pertumbuhan tulang-tulang dan juga berbagai organ lainnya. Untuk mengetahui apa saja ciri-ciri bayi akan mengalami tinggi badan pendek atau cebol, berikut ulasannya.

1. Bentuk kaki bengkok

Bentuk kaki bayi bisa menjadi pertanda apakah dia dapat tumbuh normal atau tumbuh menjadi cebol. Jika bayi memiliki betuk kaki yang bengkok dan tidak lurus pada keadaan bayi normal pada umumnya, maka bisa jad hal itu menandakan bayi akan tumbuh dengan kaki bengkok.

Meskipun begitu, keadaan kaki benkok bisa terjadi karena penyakit lainnya. Oleh karena itu, Anda harus memeriksakan ke dokter untuk lebih memastikan penyebab kaki benkok pada bayi.

2. Tulang hidung tidak Rata

Ciri lainnya yang bisa Anda bisa lihat adalah tulang hidung bayi terlihat tidak rata. Cobalah Anda perhatikan baik-baik keadaan hidung bayi Anda. Bayi yang sehat umumnya memiliki tulang hidung yang lurus dan tidak terlihat bengkok atau seperti membentuk lekukan.

Lekukan itu bisa terjadi karena pengaruh proses pertumbuhan bayi yang mengalami masalah saat masih di dalam janin. Meskipun begitu, saat Anda menyentuhnya bayi tidak akan merasakan kesakitan. Hanya saja memang dari sisi penampilan cukup mengganggu. Apalagi jika bayi memiliki hidung mancung.

3. Rahang terlihat menonjol

Berikutnya adalah rahang bayi terlihat lebih “tajam” atau menonjol dibandingkan ukuran rahang bayi pada umumnya. Rahang pada manusia pada umumnya tidak begitu lancip dan ukurannya pun sempurna. Rahang yang menonjol ini memang terlihat tirus bagi bayi.

4. Tulang Belakang terlihat melengkung ke depan

Tulang belakang yang terlihat melengkung ke depan bisa juga menunjukan bahwa bayi bisa tumbuh cebol saat dewasa nanti. Secara umum, tulang belakang bayi yang normal adalah agak lurus sehingga dada dan perutnya tidak terlalu mambusung ke depan. Ketika tulang belakang terlalu melengkung ke depan, dada dan perut bayi akan terlihat lebih membusung sehingga bayi terlihat gemuk. Akan tetapi, keadaan tersebut dapat menyakitkan bayi ketka dewasa nanti karena bisa menyebabkan syaraf kejepit.

5. Ukuran kepala besar

Ciri selanjutnya adalah ukuran kepala yang terlihat besar dibandingkan pada umumnya. Kepala yang memiliki ukuran besar bisa menjadi tanda bahwa bayi akan tumbuh cebol. Selain dari ukuran kepala, dahi yang melebar juga bisa memberikan tanda yang serupa.

Perlu diketahui bahwa kepala bayi yang membesar tidak hanya merupakan tanda bayi akan tumbuh cebol saja. Pada beberapa kasus, bisa jadi itu merupakan tanda penyakit mematikan seperti hidrosefalus. Anda harus berkonsultasi dengan dokter mengenai penyebab penyakit bayi kepala membesar aga segera cepat-cepat ditangani.

6. Gigi yang tidak sejajar

Keadaan fisik selanjutnya yang mudah terlihat adalah gigi yang tidak sejara atau bisa dikatakan tidak rapi pada bayi yang sudah tumbuh gigi. Memang pertumbuhan gigi setiap bayi berbeda-beda. Akan tetapi pada kasus bayi yang akan mengalami cebol sedkit bebeda karenahal itu disebabkan kelainan oleh penyakit.

Itulah 6 ciri-ciri bayi pendek atau cebol yang perlu diketahui orang tua. Setelah mengetahui beberapa ciri-cirinya, berikut cara untuk mengatasi hal tersebut. Untuk lebih jelasnya simak pemaparannya berikut ini.

  • Melakukan terapi hormon

Penyebab bayi bisa mengalami cebol adalah adanya kelainan hormon yang dibawa orang tua. Untuk itu, cara mengatasi hal tersebut adalah dengan memberikan terapi hormon  tambahan pada bayi. Setiap harinya, bayi akan diberikan suntikan hormon sintetis. Tujuannya adalah bayi dapat tercukupi kebutuhan hormon pertumbuhannya. Bahkan bisa memberikan pertumbuhan sehingga tinggi badan bayi bisa maksimal.

  • Melakukan operasi

Cara berikutnya adalah melakukan operasi pada tulang-tulang bayi. Hal ini bisa membantu pertumbuhan tulang yang lebih optimal. Saar operasi berlangsung, dokter akan membantu menyusun pembentukan tulang belakang sekaligus mengurangi tekanan syaraf bayi yang bisa terjadi kapanpun.

Cara ini juga bisa memaksimalkan beberapa fungsi tubuh dan juga kemandirian pada saat beraktivitas. Ditambah lagi pemberian obat-obatan juga perlu dilakukan sebagai langkah selanjutnya.

Pada dasarnya bayi yang mengalami cebol atau kerdil merupakan suatu penyakit gen yang dapat terjadi pada siapapun. Akan tetapi, jika penyakit gen ini sampai mmembuat bayi merasa tidak nyaman atau malah menimbulkan komplikasi yang justru menghambat perkembangan organ-organ dalam tubuh bayi, justru hal tersebut perlu untuk ditangani lebih serius.  Anda bisa membaca beberapa referensi tentang masalah kesehatan bayi baru lahir yang paling sering terjadi. Semoga dapat bermanfaat.