6 Cara Menghilangkan Kulit Bayi Mengelupas Setelah Lahir

Setelah melahirkan maka biasanya ibu merasa sedih saat melihat kondisi kulit bayi. Memang pada bayi yang baru lahir maka kulitnya masih sangat tipis dan mudah rusak. Terkadang bayi yang baru lahir juga memiliki kulit yang sangat kering dan rapuh. Terlebih untuk prematur yang akan membuat proses persalinan yang cepat hingga kulit bayi tampak keriput dan tidak normal. Sebenarnya kulit yang baru lahir adalah lapisan yang memang bermanfaat untuk melindungi bayi dari efek air ketuban. Lapisan ini akan melembabkan kulit sehingga saat lahir biasanya akan mengelupas dalam waktu 1 sampai 3 minggu. Lalu bagaimana cara menghilangkan kulit bayi mengelupas setelah lahir? Ikuti cara berikut ini.

  1. Pertimbangkan sabun bayi yang tepat

Saat bayi baru lahir maka kulitnya memiliki banyak bintik merah pada kulit bayi. Kemudian setelah beberapa hari maka kulit akan terlihat mengelupas dan membuat bayi menjadi tidak nyaman. Untuk mengatasi kondisi ini maka cobalah menggunakan sabun bayi yang memang sesuai dengan kulit bayi. Lihat pada kemasan apakah sabun tersebut mengandung gliserin dan juga pH yang seimbang. Jangan menggunakan sabun yang mengandung bahan pewangi dan paraben. Jika Anda menggunakan sabun yang sesuai kondisi kulit bayi maka bayi pasti akan nyaman dan kulit tetap sehat.

  1. Cara mandi dan waktu yang tepat

Jika Anda baru pertama kali merawat bayi yang baru lahir maka ikuti petunjuk cara memandikan bayi baru lahir. Cara ini harus dilakukan dengan tepat termasuk juga waktu untuk memandikan bayi. Sebaiknya jangan terlalu lama saat memantikan bayi karena jika terlalu lama maka bayi akan kedinginan, kulit keriput dan kulit yang mengelupas menjadi lebih parah. Jadi pertimbangkan untuk memilih waktu yang tepat saat memandikan bayi.

  1. Gunakan produk pelembab kulit bayi

Anda juga bisa mencoba untuk melembabkan kulit bayi dengan produk pelembab kulit bayi. Produk pelembab bayi ini biasanya dijual satu paket dengan produk bayi atau dijual terpisah. Anda bisa mengoleskan pelembab kulit bayi dengan memijat bayi. Berikan pijatan secara perlahan setelah memandikan bayi dan jika dilakukan memang banyak  manfaat pijat bayi. Perhatikan jika menggunakan minyak untuk memijat sebaiknya dilakukan dengan hati-hati.

  1. Perhatikan produk untuk pakaian bayi

Semua yang mengenai kulit bayi bisa menjadi bahan yang sensitif untuk kulit bayi. Termasuk juga semua produk untuk perawatan pakaian bayi. Hindari mencuci pakaian bayi bersama dengan pakaian orang tua karena bakteri, jamur dan parasit bisa masuk ke pakaian bayi. Kemudian gunakan sabun khusus untuk mencuci pakaian bayi. Juga hindari menggunakan produk pewangi untuk pakaian bayi karena bisa menyebabkan iritasi yang memicu infeksi kulit pada bayi.

  1. Jaga suhu udara ruangan bayi

Ibu juga harus menjaga agar ruangan bayi memiliki suhu udara yang tepat. Hindari udara kamar bayi terlalu dingin atau terlalu panas. Kulit bayi memang sangat sensitif sehingga terkadang jika terkena udaara panas atau terlalu dingin maka bisa mengelupas lebih parah lagi. Jika ibu memasang mesin pendingin atau AC maka putar pada suhu yang nyaman untuk kulit bayi.

  1. Pilih pakaian bayi yang tepat

Langkah perawatan lain untuk menjaga agar kulit bayi tidak mengelupas parah adalah dengan menjaga kulit bayi agar tidak terkena permukaan benda yang kasar. Jadi lebih baik untuk memberikan pakaian bayi dengan bahan katun yang lembut dan menyerap keringat.

Begitulah cara menghilangkan kulit bayi mengelupas setelah lahir. Jika Anda mengalami masalah kulit bayi ini maka segera lakukan langkah perawatan tersebut sehingga kulit bayi menjadi sehat.