Mata Minus Melahirkan Normal – Resiko dan Tips Menghindarinya

Mata minus melahirkan normal masih menjadi pro dan kontra di kalangan medis. Alasannya adalah pihak medis masih meributkan apakah ibu dengan mata minus bisa melahirkan secara normal ataukah tidak.

Ibu yang memiliki mata minus sangat rentan untuk melahirkan secara normal. Banyak pihak medis menyarankan untuk ibu hamil yang memiliki mata minus melahirkan dengan cara caesar hal itu dikarenakan caesar memiliki resiko yang lebih kecil dibandingkan dengan melahirkan normal. Ibu dengan mata minus memiliki resiko yang besar untuk bisa menjalani persalinan normal. Alasannya adalah ibu dengan mata minus akan memiliki perubahan hormon di bagian tubuh terutama di bagian mata. Minus yang tinggi harus melakukan operasi caesar hal itu demi kebaikan ibu dan juga janin yang ada di dalam kandungan.

Bisakah Melahirkan Dengan Normal?

Banyak ibu hamil yang bertanya bisakah ibu yang mengalami minus bisa melahirkan dengan normal? Jawabannya adalah bisa saja, asalkan minusnya tidak lebih dari 5 atau 6 dioptri. Minus di atas 5 atau 6 dioptri sangat rentan dan beresiko untuk mengalami masalah saat melahirkan secara normal.

Hubungan Mata Minus dengan Resiko Melahirkan Normal

Ada yang belum mengerti bagaimana mata minus bisa menimbulkan resiko dengan melahirkan normal. Jika kita logika, saat lahiran normal ibu hamil akan mengejan. Otot-otot di daerah panggul akan bekerja keras, begitu pula dengan otot mata otot mata akan menjadi tegang. Saat mengejan, otot mata akan terpengaruh saat proses mengejan ibu tersebut. Jika ibu hamil memiliki mata minus, syaraf mata bisa rusak bahkan mata juga bisa rusak saat ibu mengejan.

Ibu yang memiliki mata minus di atas 5 atau 6 dioptri memiliki resiko memiliki komplikasi saat akan melahirkan normal nanti. Berikut ini adalah berbagai macam resiko yang akan terjadi pada ibu hamil mata minus yang melahirkan normal :

1. Retina Lepas

Resiko pertama yang akan terjadi pada ibu hamil mata minus tinggi adalah retinanya lepas dari mata, jika retina lepas penglihatan ibu hamil pun akan terganggu. Ada 2 macam penyebab yang bisa membuat retina lepas dari mata, berikut ini adalah penyebabnya :

– Retina tipis – Retina manusia terdiri dari 2 macam yaitu tipis dan juga tebal. Retina yang tipis akan membuat ibu hamil mengalami retina robek. Wanita yang memiliki retina tipis adalah ibu hamil dengan usia di atas 40 tahun. Berhati-hatilah jika proses kehamilan pada usia di atas 40 tahun dan memiliki mata minus. Selain bisa mengalami komplikasi kehamilan, resiko retina robek pun bisa terjadi pada ibu hamil dengan usia tua.

2. Terdapat cairan gel – Adanya cairan gel yang disebut dengan badan kaca atau vitreous gel bisa membuat retina lepas dari mata. Penyebabnya adalah cairan itu bisa mudah meresap ke dalam lubang yang mengalir ke retina sehingga retina tersebut bisa dipisahkan dari mata.


2. Ablasio Retina

Ibu hamil yang memiliki mata minus dan melahirkan dengan normal biasanya bisa terkena ablasio retina. Ablasio retina itu bisa mengenai ibu hamil yang mengalami preeklamsia (hipertensi dalam kehamilan). Penyebabnya adalah saat terkena preeklamsia, ada penumpukan cairan pada lapisan bawah mata sehingga penglihatan di syaraf optik bisa menurun secara drastis.

3. Peradangan Mata

Ibu hamil dengan mata minus akan melahirkan normal, terutama dengan mata minus di atas 5 atau 6 dioptri rentan untuk terkena peradangan mata. Saat mengejan, ibu itu justru akan terkena peradangan mata sehingga, mata akan terasa perih, panas dan juga berwarna merah. Dibutuhkan waktu yang lama untuk menyembuhkan peradangan tersebut.

4. Rusaknya Syaraf Mata

Resiko terberat dari melahirkan normal pada ibu hamil dengan mata minus adalah rusaknya syaraf mata ibu tersebut. Jika syaraf mata tersebut rusak maka penglihatan bisa terganggu atau bahkan kemampuan untuk melihat tidak ada sama sekali saat melahirkan dengan normal. Ada ibu hamil yang melahirkan normal dan memiliki mata minus mengalami kebutaan setelah melahirkan, angka tersebut adalah 1 banding 1000 persalinan.

5. Buta Sementara

Ibu hamil dengan mata minus di atas 6 memiliki resiko buta sementara sebanyak 80 persen. Hal itu bisa terjadi jika ibu hamil dengan mata minus memiliki gangguan kehamilan, tekanan darah yang tinggi.

Tips Melahirkan yang Aman untuk Penderita Mata Minus

Ibu hamil yang memiliki mata minus harus rajin-rajin mencari info bagaimana caranya melahirkan dengan aman meski tidak dengan jalan normal. Mana yang ibu pilih, sehabis lahiran normal tidak bisa melihat wajah bayi dan timbul komplikasi atau melahirkan dengan cara yang tidak normal namun tingkat komplikasinya sedikit.

Sebaiknya ibu hamil menyingkirkan egonya untuk bisa melahirkan normal jika tidak memang memungkinkan. Tentu ibu hamil semua ingin mendapatkan yang terbaik bukan?, berikut ini adalah tips aman melahirkan dengan aman bagi wanita yang memiliki mata minus :

  • Caesar

Cara aman untuk melahirkan bagi ibu hamil yang mengalami mata minus adalah dengan melakukan tindakan operasi. Hanya dengan tindakan operasi itu ibu hamil bisa terhindar dari proses mengejan dan ketegangan otot mata. Jika otot mata tidak tegang, resiko terhadap kesehatan mata pun bisa dihindari. Operasi caesar bagi ibu hamil yang memiliki mata minus memiliki banyak keuntungan, keuntungan itu adalah persalinan berlangsung cepat. Tidak sakit terutama di bagian mata, tingkat keberhasilan terjamin serta yang paling penting adalah operasi caesar bisa aman untuk ibu dan juga bayi yang ada di dalam kandungan.

  • Cek Kesehatan Mata

Ibu hamil yang memiliki mata minus sebaiknya rutin untuk mengecek kesehatan matanya di dokter mata. Yang penting untuk dicek adalah kondisi kesehatan retinanya. Apakah retina ibu hamil mengalami penipisan atau sudah terjadi keretakan. Jika sudah terjadi keretakan ibu hamil akan dilakukan pengobatan dengan cara laser. Laser ini sangat efektif untuk mengobati atau memperbaiki keretakan retina. Untuk kasus retina yang tipis tidak bisa dilakukan pengobatan karena jenis retinanya sudah seperti itu.

Ibu hamil mata minus melahirkan normal, juga harus meminta rekomendasi dari dokter mata tentang persalinan yang baik dan aman untuk dilakukan. Sebab dokter mata lebih tahu resiko apa yang akan terjadi jika kelahiran normal tetap dipaksakan.

  • Retina Masih Bagus

Melahirkan normal akan oke-oke saja jika kondisi retina ibu masih bagus dan tidak ada kerobekan. Konsultasi akan tetap diperlukan untuk mengetahui beberapa kemungkinan yang akan terjadi saat persalinan. Ibu hamil juga bisa bertanya tentang hubungan kontraksi kehamilan dengan kesehatan retina. Konsultasi secara dini bisa digunakan untuk menghindari berbagai macam bahaya yang bisa timbul.

Semakin dini ibu hamil memeriksakan diri, semakin banyak pula keterangan yang akan didapatkan oleh ibu hamil tersebut. Dokter akan memberikan masukan dan nasehat cara menjaga kehamilan agar tetap sehat yang bisa dilakukan oleh ibu hamil, demi kelancaran dan juga keselamatan ibu hamil dan juga janin yang ada di dalam kandungannya.

, ,
Post Date: Friday 14th, August 2015 / 05:02 Oleh :
Kategori : Kehamilan