5 Cara Mengobati Kista Saat Hamil Muda Yang Ampuh

Hamil merupakan kondisi yang pastinya banyak ditunggu tunggu oleh setiap pasangan yang telah melangsungkan pernikahan untuk dapat mendapatkan keturunan sebagai salah satu tujuan bersama. Kondisi ini menjadikan setiap wanita akan melakukan berbagai usaha demi mendapatkan kehamilan meskipun harus mencurahkan tenaga bahkan modal seperti tindakan medis inseminasi buatan maupun bayi tabung karena mendapatkan proses kehamilan terkadang memang tidak dapat dilalui dengan mudah.

Oleh karena proses kehamilan terkadan tidak dapat diperoleh dengan mudah menjadikan setiap wanita akan menjaga kondisi kehamilannya agar berlangsung lancar dan normal. Selain memperhatikan perkembangan janin, hal yang harus selalu dijaga dan juga diperhatikan adalah terkait kondisi kesehatan ibu karena sangat penting pengaruhnya bagi keberhasilan proses kehamilan. Terkadang ketika hamil, ibu hamil bisa saja mengidap suatu penyakit tertentu seperti kista.

Menurut wikipedia, kista adalah tumor jinak di yang paling sering ditemui. Bentuknya kistik, berisi cairan kental, dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista juga ada yang berisi udara, cairan, nanah, ataupun bahan-bahan lainnya. Kista termasuk tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan. Kista saat hamil dapat terjadi ketika memang letak dan penyakit kista tersebut tidak menjadi penghalang seseorang untuk dapat mengalami kehamilan. Agar kista tidak menganggu kehamilan maka memang harus segera ditangani secara medis, berikut ini beberapa cara mengobati kista saat hamil muda.

  1. Pahami penyebab kista

Meskipun dalam proses pengobatannya, kista sebaiknya ditangani secara medis oleh tenaga medis yang memang benar benar memahaminya. Namun, memahami penyebab kista bagi ibu hamil dapat membantu memberikan penjelasan mengapa kista dapat terjadi saat hamil. Kista dapat muncul pada saat ibu hamil atau ketika sebelum hamil dan baru terdeteksi ketika proses kehamilan berlangsung. Salah satu penyebab kista yang berkembang karena kehamilan adalah adanya peningkatan kadar hormon esterogen. Kista bisa jadi tidak membahayakan bagi kehamilan ketika memang memiliki ukuran yang lebih kecil.

  1. Lakukan pemeriksaan secara rutin. 

Ukuran kista sangat berpengaruh terhadap dampak yang bisa dihasilkan terhadap kehamilan seorang bumil. Sebagai langkah preventif dalam proses pengobatan kista maka ibu hamil dengan kista harus selalu melakukan pemeriksaan secara rutin sehingga dokter dapat menentukan apakah kista tersebut dapat memberikan dampak pada kehamilan atau tidak. Dengan pemeriksaan yang rutin pula, tindakan medis yang tepat dapat dilakukan demi keadaan yang baik.

  1. Mengkonsumsi makanan tertentu

Ketika diketahui bahwa kista yang ada pada ibu hamil cukup kecil dan tidak berdampak pada kehamilan maka menjaganya agar tidak berkembang merupakan upaya dalam cara mengobati kista saat hamil muda yang dapat dilakukan. Salah satu upaya tersebut adalah dengan mengkonsumsi makanan sehat untuk ibu hamil khususnya yang memang direkomendasikan pada ibu hamil dengan kista. Beberapa makanan untuk ibu hamil penderita kista yang dapat membantu proses pengobatan kista saat hamil adalah sebagai berikut ini.

  • Tomat, kandungan glikemik yang rendah dan likopen tinggi dapat membantu agar kista tidak berkembang
  • Yogurt, kandungan probiotik didalamnya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh ibu hamil dan menghalagi kista untuk berkembang.
  • Brokoli hijau, sayuran dengan glikemik rendah dan memiliki kandungan zat anti kanker sangat cocok untuk membantu ibu hamil dengan kista.
  • Makanan lain, selain makanan tersebut ada beberapa jenis makanan lain seperti susu, telur, bayam, selada, bawang putih, kayu manis, kacang kacangan, buncis, apel, pepaya, dan lain sebagainya.
  1. Operasi pengangkatan kista

Setiap dokter kandungan akan sangat memperhatikan kondisi perkembangan kista yang ada pada ibu hamil. Kista pada sebagai ibu dapat mengecil ukurannya setelah masuk kehamilan dengan usia di trimester dua namun beberapa ibu bahkan malah mendapati bahwa ukuran kistanya membesar. Dokter pastinya dapat menentukan tindakan medis yang tepat agar dapat membantu menyelamatkan kondisi kehamilan ibu. Tindakan operasi pengankatan kista dapat dilakukan ketikan kista tersebut semakin mengalami perkembangan dan dengan ukurannya dapat menghalangi jalan lahir maupun menyebabkan dampat negatif atau gangguan kehamilan. Pembedahan atau pengangkatan kista dapat dilakukan pada saat usia kehamilan 18 minggu dengan berbagai pertimbangan tim medis.

  1. Konsumsi ramuan herbal

Beberapa jenis ramuan herbal tertentu  bagi ibu hamil dengan penyakit kista mungkin sekarang ini sudah banyak beredar. Mengkonsumsi ramuan herbal mungkin dapat membantu proses atau cara mengobati kista saat hamil muda. Akan tetapi, kandungan yang terdapat pada ramuan herbal tersebut harus jelas dan tidak boleh berdampak buruk pada kehamilan. Memastikan keamanan produk ramuan herbal dengan beberapa dokter kandungan dapat dilakukan.

Itulah beberapa cara mengobati kista saat hamil muda yang dapat diperhatika oleh setiap ibu hamil dan kelurganya ketika memang sudah di diagnosis mengidap kista saat hamil. Kista saat hamil bisa jadi berbahaya dan bisa jadi tidak tergantung pada kondisi tertentu sehingga sebaiknya ibu dapat memeriksakan kondisi kista jauh sebelum hamil sebagai upaya pencegahan.