7 Cara Merangsang ASI Keluar Pasca Operasi Caesar Sehingga ASI Lancar Dan Kental

Ketika dalam kondisi tertentu maka dokter bisa meminta Anda untuk menjalani proses persalinan secara caesar. Hal ini bisa disebabkan oleh posisi bayi, usia bayi, persalinan prematur, bayi kembar dan kondisi kesehatan ibu dan bayi yang tidak mungkin lahir secara normal. Sebenarnya ibu mungkin tidak merasa sesuatu hal yang buruk, tapi memang selalu ada resiko operasi caesar. Salah satu risiko ini bisa membuat ibu tidak bisa langsung memberikan ASI sehingga ibu akan merasa sangat sedih. Jika hal itu terjadi maka jangan putus asa. Lakukan beberapa cara merangsang ASI keluar pasca operasi caesar sehingga ASI lancar dan kental, seperti dibawah ini.

  1. Mulai menyusui langsung setelah operasi

Terkadang ibu menjadi panik dengan proses operasi dan tidak bisa memberikan ASI secara langsung setelah operasi. Namun ada juga ibu yang tenang selama operasi sehingga hanya memerlukan anestesi epidural. Jenis anestesi ini hanya mematikan rasa mulai dari panggul kebawah sehingga ibu tetap bisa menyusui. Kemudian ibu juga bisa langsung memeluk bayi dari kulit ke kulit sehingga menjadi cara agar ASI keluar banyak setelah melahirkan.

  1. Rangsang dengan posisi menyusui yang tepat

Jika ibu baru melahirkan pertama kali maka biasanya ibu masih belum percaya diri untuk menyusui. Terlebih dengan operasi caesar maka ada luka di perut yang akan membatasi gerakan ibu. Namun ibu tidak perlu khawatir dan bisa meminta bantuan perawat atau ahli laktasi. Beberapa cara menyusui bayi memang berbeda karena ibu harus menjaga gerakan agar luka tidak sakit. Jadi pastikan ibu mendapatkan bantuan medis.

  1. Tidur satu ruangan dengan bayi

Kemudian ibu bisa mencoba untuk mendapatkan fasilitas seperti bisa tidur satu ruangan dengan bayi. Proses ini secara alami bisa membuat perasaan ibu dan bayi menjadi lebih kuat. Setelah bisa tidur satu ruangan dengan bayi maka cobalah untuk menyusui sesering mungkin. Ibu bisa melakukan selama tiga jam sekali sehingga kondisi ASI bisa keluar. Ini juga membantu agar kolotrum keluar sehingga bisa membantu mendapatkan manfaat kolostrum bagi bayi baru lahir.

  1. Merawat bayi sendiri

Mungkin ibu memang akan merasa sakit dan tidak nyaman setelah persalinan caesar tapi ibu harus berusaha untuk merawat bayi sendiri. Jangan membuat bayi Anda tergantung dengan perawat atau bantuan dari keluarga. Cobalah untuk melakukan kontak sesering mungkin dengan bayi. Hal inilah yang akhirnya akan membuat kondisi bayi bisa mengenal ibu dan ibu bisa menyusui dengan lancar. Ini juga mencegah masalah sindrom baby blues.

  1. Cobalah memompa ASI

Cara lain untuk mencoba merangsang ASI adalah dengan memompa ASI. Cara ini akan membantu agar kelenjar ASI terpacu menghasilkan ASI yang lebih banyak. Ibu bisa memompa ASI setiap dua atau tiga jam sekali. Alat yang digunakan bisa berupa pompa ASI manual, elektrik atau dengan tangan ibu sendiri. Jika masih belum berhasil maka minta bantuan ahli laktasi untuk memijat payudara agar bisa menghasilkan ASI.

  1. Minum obat yang diresepkan

Kemudian ibu juga harus mencoba untuk meminum semua obat yang diresepkan oleh dokter. Biasanya ibu akan mendapatkan obat pereda nyeri, antibiotik dan obat untuk membuat jahitan caesar cepat pulih. Jangan takut untuk minum obat karena obat ini sangat aman untuk ibu dan tidak mempengaruhi ASI. Jika ibu minum obat maka tubuh lebih nyaman kemudian bisa membuat ibu menyusui dengan tenang dan tidak kesakitan.

  1. Istirahat lebih banyak

Ketika ASI yang dihasilkan belum banyak maka jangan putus asa dan takut. Ibu bisa menghabiskan banyak waktu untuk istirahat sambil merangsang ASI. Hindari sikap terlalu cemas sehingga kondisi ASI ibu bisa mengalir dengan lancar. Jangan sampai banyak berpikir buruk nanti bisa membuat ibu stres dan ASI tidak keluar.

Jadi ternyata banyak cara merangsang ASI keluar pasca operasi caesar sehingga ASI lancar dan kental. Ibu bisa mencoba beberapa langkah tersebut agar proses menyusui lebih lancar meskipun baru saja melewati persalinan caesar.