Inilah 8 Penyebab Bayi Rewel dan Tidak Mau Menyusu Paling Membahayakan

Makanan utama ketika bayi lahir adalah ASI. Kandungan di dalam ASI amat bermanfaat untuk tumbuh kembang bayi kedepannya. Agar proses menyusui dapat lancar. para ibu yang baru melahirkan sebaiknya sudah mempelajari inisiasi menyusui dini atau kita sering menyebutnya IMD. Dengan melakukan IMD tersebut, diharapkan ibu bisa menyusui bayi dengan benar.

Akan tetapi, menyusui bayi tidak selalu mulus tanpa kendala. Beberapa kejadian yang cukup sering merepotkan ibu  adalah bayi sering rewel dan bahkan tidak mau menyusui. Jika Anda sering mengalami hal tersebut, berikut beberapa penyebab yang perlu ibu-ibu ketahui.

1. Bayi sedang sakit

Hal pertama yang mungkin terjadi adalah bayi sedang sakit. Ketika bayi merasa tidak enak badan, dia selalu menangis sampai rewel. Hal itu merupakan bentuk komunikasi pada ibu bahwa badannya sedang tidak enak. Selain sakit pada badannya, bayi juga akan rewel karena sakit yang bersumber di sekitar mulut dan tenggorokan. Maka dari itu, bayi akan merasa kesakitan ketika diberi ASI. Hal itulah yang membuat bayi tidak mau menyusu.

2. Posisi menyusui yang tidak benar

Meskipun terlihat sepele, namun posisi bayi menyusui dapat memengaruhi kenyamanan bayi saat menyusu. Jika posisi menyusui sudah benar, maka bayi akan nyaman dan tenang ketika menyusui. Sebaliknya, ketika bayi tidak nyaman posisinya ketika menyusu, maka bayi akan lebih sering rewel dan menolak untuk disusui. Cobalah Anda pelajari cara menyusui yang benar sehingga baik ibu maupun bayi akan nyaman ketika proses menyusui berlangsung.

3. Bayi mengalami tumbuh gigi

Ketika bayi mengalami tumbuh gigi, ada dua hal yang sering dilakukan oleh bayi. Pertama, bayi lebih sering menyusui bahkan sampai durasi yang lama untuk mengurangi rasa gatal atau senssai tidak nyaman di sekitar mulut. Kedua, bayi justru menolak ASI dan sering rewel karena merasakan tidak nyaman di sekitar mulut. Untuk hal ini bisa berlangsung cukup lama tergantung perkembangan gigi si kecil.

4. Rasa ASI yang berubah

ASI pada ibu dapat dihasilkan berdasarkan makanan yang dikonsumsi oleh ibu sendiri. Oleh sebab itu, ada banyak sekali pantangan makanan ibu menyusui. Hal itu dimaksudkan agar bayi tidak mengalami alergi ataupun penyakit yang tidak diinginkan. Ketika bayi merasakan perubahan rasa pada ASI, maka bayi secara otomatis akan menolak ASI dan sering rewel. Rasa ASI yang berbeda tidak hanya faktor makanan saja. Faktor konsumsi obat-obatan juga berpengaruh. Pelajarilah makanan untuk ibu menyusui sehingga rasa ASI tidak berubah.

5. Aliran ASI yang tersendat

Aliran ASI yang tidak lancar bisa menyebabkan bayi merasa tidak nyaman. Pada saat bayi menyusu, biasanya dia akan menghisap ASI dengan cepat dan juga cukup dalam. Setiap hisapan bayi dapat membantu melancarkan syaraf pada ujung puting dan juga bagian aerola agar ASI dapat mengalir dengan lancar.

Jika aliran ASI mengalami hambatan, maka bayi secara otomatis akan marah dengan cara menangis sampai rewel karena merasa belum cukup mendapatkan ASI. Untuk mengatasi hal tersebut, ibu harus konsultasikan dengan dokter kandungan agar aliran ASI bisa lancar kembali.jika memang masih susah untuk keluar, maka ibu bisa melakukan cara alternatif dengan diberikan susu formula.

6. Bayi mengantuk

Bayi yang sudah capek dan mengantuk akan sering menangis dan juga rewel. Pada beberapa bayi bahkan cukup dengang menyusuinya agar bayi bisa tidur dengan pulas. Hanya saja, tidak semua cara tersebut bisa diterapkan dengan baik. Ada juga bayi yang menolak menyusui sehingga ibu harus memikirkan cara agar bayi dapat mengantuk tanpa harus menyusuinya. Bayi yang tidak mau menyusui bisa dikarenakan dia sudah kenyang namun belum bisa tidur. Oleh karena itu, perlu cara lain agar bayi bisa cepat tidur. Bisa dengan menggendongnya atau mengajaknya ke tempat-tempat tertentu yang nyaman.

7. Pakaian dan celana bayi basah

Pakaian dan celana bayi yang basah bisa terjadi karena beberapa hal. Biasanya karena keringat atau karena bayi mengompol. Kedua hal tersebut bisa terjadi dan tidak banyak disadari oleh ibu yang lebih fokus pada menyusui. Maka dari itu, ketika akan menyusui bayi, pastikan tangan Anda sesekali memegang bagian belakang seperti punggung dan juga celana. Dengan begitu, bayi bisa nyaman saat poses menyusui berlangsung.

8. Bayi mengalami stres

Tidak hanya orang dewasa saja yang mengalami stres. Bayi juga dapat mengalami stres jika mendapatkan pengalaman yang tidak menyenangkan. Contohnya seperti perjalanan jauh, pindah ke tempat tertentu yang sangat asing, ataupun mendapatkan perlakukan kasar ketika menyusui. Hal-hal tersebut dapat memberikan tekanan pada bayi secara lahir dan juga batin.

Itulah 8penyebab bayi rewel dan tidak mau menyusu yang sering terjadi. Anda juga dapat mempelajari referensi lainnya. Contohnya  seperti penyebab bayi malas menyusu ASI yang sering terjadi. Semoga artikel ini dapat memberikan banyak manfaat untuk pembaca dan para ibu.