6 Cara Agar Bayi Bisa Tidur Sendiri Sejak Dini

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kebiasaan tidur bayi ternyata memang bisa terbawa sampai  bayi tumbuh menjadi anak-anak. Mungkin salah satu hal yang sangat umum di mana saja adalah bayi tidur dengan orang tua. Kemudian kebiasaan ini akan terus berlangsung sampai bayi menjadi anak-anak. Kebiasaan ini kurang baik karena anak tidak bisa tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berani. Karena itu menerapkan pola dan cara tidur yang baik ternyata bisa dilakukan sejak bayi. Salah satu caranya adalah dengan mengajari bayi mulai tidur sendiri. Mungkin ini terdengar kurang wajar tapi ternyata sangat penting untuk perkembangan bayi. Tapi bagaimana caranya? Berikut ini akan kami ulas mengenai cara agar bayi bisa tidur sendiri sejak dini.

  1. Mulai di usia yang tepat

Untuk memisahkan bayi mulai tidur sendiri sebenarnya juga tidak perlu dilakukan terburu-buru. Jangan memisahkan bayi yang baru lahir karena bayi masih membutuhkan ASI. Ibu bahkan harus menyusui sampai adanya tanda bayi cukup ASI. Bahkan saat malam hari ketika bayi tidur mereka bisa terbangun beberapa kali untuk mendapatkan ASI. Jadi paling tidak Anda harus mulai memisahkan bayi tidur sendiri saat bayi sudah mendapatkan makanan pendamping ASI. Artinya saat itu pencernaan dan kebutuhan makan bayi sudah mulai teratur.

  1. Hindari bayi menyusui sambil tidur

Mengatasi masalah bayi susah tidur  memang sangat rumit. Biasanya ibu akan mencoba memberikan ASI sambil menidurkan bayi. Akhirnya saat bayi ditinggal sendiri maka bayi akan bangun dan menjadi sangat rewel. Kebiasaan ini kurang baik sehingga sebaiknya memisahkan antara saat menyusui dan menidurkan. Ketika bayi menangis dan minta ASI maka berikan ASI. Kemudian ulangi terus sampai bayi bisa tidur dengan nyaman. Akhirnya bayi bisa tahu kapan harus meminum ASI dan kapan harus tidur sendiri.

  1. Biasakan bayi tidur tanpa bantuan

Banyak orang tua yang mengayun bayi saat akan tidur. Hal ini juga sangat nyaman untuk bayi sehingga bayi bisa cepat tidur. Tapi kebiasaan ini juga tidak baik, meskipun ada manfaat menggendong bayi dengan gerakan mengayun. Jadi saat bayi sudah diberi ASI maka tidurkan bayi. Jika masih sulit maka gendong dengan ayunan sedikit dan saat sudah mau tidur letakkan bayi pada tempat tidur. Jaga bayi sampai benar-benar tertidur kemudian baru ditinggal.

  1. Biasakan dengan box bayi

Penggunaan box bayi ternyata sangat penting untuk mengajari bayi mandiri sejak dini. Namun ibu harus waspada seperti dengan tidak menempatkan banyak barang atau boneka di box bayi. Ini sangat penting untuk menghindari bayi sulit bernafas saat tidur karena area yang sempit dan tertimpa bahan tersebut. Kemudian saat akan tidur maka gendong bayi sebentar, berikan ASI lalu pindahkan ke box bayi. Jika bayi bangun maka angkat lagi dan berikan tepukan ringan atau ASI. Sebaiknya ibu memahami apa yang membuat bayi bangun sehingga bayi tidak rewel.

  1. Sentuh bayi saat rewel ketika tidur

Menggendong atau mengayun memang bukan hal yang cukup baik untuk bayi. Anda bisa mengganti kebiasaan ini dengan menemani sambil memberi sentuhan untuk bayi. Anda bisa mencoba untuk mengayun sebentar, berikan dongeng malam atau pengantar tidur kemudian saat sudah mengantuk letakkan bayi pada tempat tidur. Bayi biasanya akan merasa tenang lagi setelah mendapatkan sentuhan pada kaki, paha, dada dan tangan. Kebiasaan ini juga sangat baik untuk mengatasi  penyebab bayi rewel.

  1. Jangan sampai menangis terlalu lama saat tidur

Langkah yang lain adalah mencoba untuk tidak membuat bayi menangis terlalu lama saat tidur. Jika ibu pernah melakukan kebiasaan ini maka bisa membuat bayi sangat rewel dan tidak mau tidur sendiri. Jadi ketika bayi sudah mulai tidur kemudian menangis maka segera tolong bayi. Cara ini akan membuat bayi merasa tidak sendiri sehingga merasa lebih nyaman.

Begitulah cara agar bayi bisa tidur sendiri sejak dini. Ketika ibu mencoba beberapa kebiasaan tersebut maka lakukan perlahan sampai bayi sehingga bayi bisa mengikuti kebiasaan baru ini.

fbWhatsappTwitterLinkedIn