Penyebab Ibu Melahirkan Di Usia Kandungan 37 Minggu

Kehamilan menjadi suatu anugerah dan proses yang penuh dengan keajaiban dalam kehidupan manusia. Melalui proses kehamilan setiap wanita akan menjadi lebih sempurna dengan peran dan tanggung jawabnya terhadap bayi baik pada saat masih di dalam kandungan maupun ketika sudah terlahir. Selain sebagai suatu proses yang sangat menakjubkan, kehamilan menjadi hal yang juga perlu diperhatikan dengan baik mengingat kondisi tubuh ibu hamil akan banyak mengalami perubahan demi menyesuaikan dengan tahapan tahapan perkembangan janin.

Harapan untuk dapat menjalani proses kehamilan dengan normal dan lancar menjadi keinginan bagi setiap ibu hamil yang tentunya tidak akan terwujud tanpa adanya upaya dan usaha yang dilakukan. Untuk dapat menjadikan kondisi tubuh ibu hamil selalu dalam kondisi yang sehat serta perkembangan janin di dalam kandungan yang normal, beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti menjaga asupan nutrisi ibu hamil, memberikan waktu dan kualitas istirahat yang baik, tidak melakukan hal berbahaya, serta sebaiknya berkonsultasi dengan dokter secara rutin.

Melalui usaha yang konsisten tersebut, setiap kehamilan akan dapat berlansung dengan normal selama kurang lebih 40 minggu sebelum akhirnya bayi selamat, sehat, dan sempurna lahir melalui persalinan normal. Secara normal, persalinan pada ibu hamil melalui jalan melahirkan normal akan terjadi pada saat usia kehamilan memasuki 40 minggu atau bergeser sedikit lebih cepat maupun lebih lambat. Lalu bagaimana dengan kondisi ibu hamil yang melahirkan di usia kandungan 37 minggu, apakah normal dan adakah resikonya bagi bayi ? dalam pembahasan di bawah ini.

Normalkah Ibu Hamil Melahirkan Di Usia Kandungan 37 Minggu

Melahirkan secara normal pada waktu yang tepat merupakan hal yang diharapkan oleh setipa ibu hamil. Waktu kelahiran bayi yang umum terjadi dengan kondisi bayi sehat serta tanpa masalah apapun adalah saat usia kehamilan memasuki minggu ke 38 – 42. Bayi yang lahir di usia kehamilan 37 – 38 minggu masih dianggap sebagai kondisi yang normal dan cukup umur untuk dilahirkan. Sedangkan bayi yang lahir dibawah usia 37 minggu disebut dengan kondisi kelahiran prematur dimana bayi belum mencapai usia yang cukup.

Melihat penjelasan yang diuraikan diatas, bayi yang lahir pada usia kehamilan 37 minggu bisa jadi merupakan kondisi yang normal dan bisa jadi perlu diperhatikan. Dokter kandungan dan tim tenaga medis lainnya ebih mengetahui apakah keadaan bayi siap untuk lahir atau memang lahir secara prematur dan perlu untuk menunda sampai bayi memiliki kondisi yang memang siap untuk dilahirkan. Ibu harus benar benar mempercayakan proses kelahiran dan keputusan untuk melahirkan pada dokter mengingat dalam banyak penelitian menunjukan bahwa kelahiran di usia 37 minggu dan sebelumnya lebih beresiko dibandingkan kelahiran pada usia diatas 39 – 41 minggu.

Penyebab Ibu Hamil Melahirkan Di Usia Kandungan 37 Minggu

Setiap ibu hamil tentu mengharapkan agar proses dan waktu kelahiran bayinya sesuai dengan kondisi yang umum dan normal. Seperti yang dijelaskan diatas, kehamilan 37 minggu masih dapat dikatakan normal selagi tim dokter dan tenaga medis lain mengiyakannya. Namun kehamilan lebih cepat dari 39 minggu patut untuk diwaspadai. Berikut beberapa penyebab ibu hamil melahirkan di usia kandungan 37 minggu yang perlu diperhatikan agar dapat dihindari mengingat adanya resiko berbahaya.

1. Usia ibu hamil yang terlalu muda

Ibu hamil dengan usia yang relatif terlalu muda memiliki peluang melahirkan lebih cepat dari waktu kelahirannya dapat dapat mengarah pada persalinan bayi prematur. Usia terlalu muda untuk hamil tersebut berada di bawah 20 tahun.

2. Jarak kehamilan dan riwayat prematur

Penyebab lainnya yang menjadikan ibu hamil dapat mengalami persalinan lebih cepat adalah karena jarak kehamilan yang terlalu dekat dari proses kehamilan sebelumnya. Adanya riwayat prematur yang terjadi apda kehamilan sebelumnya meningatkan resiko kelahiran prematur pada bayi.

3. Kondisi fisik ibu yang tidak mendukung

Faktor kondisi fisik yang terjadi pada ibu hamil juga menjadi keadaan yang sangat menentukan apakah kehamilan ditutup dengan kelahiran yang normal dan tepat waktu. Keadaan fisik ibu hamil yang menyebabkan kelahiran lebih cepat diantaranya seperti berat badan ibu hamil yang terlalu kurus maupun terlalu obesitas, fisik ibu yang tidak kuat, serta abnormalitas leher rahim.

4. Resiko penyakit berbahaya pada ibu hamil

Penyebab lainnya yang menjadikan ibu hamil harus melahirkan lebih cepat dari hari perkiraan lahirnya adalah karena adanya resiko penyakit pada tubuh ibu hamil yang dapat berbahaya bagi janin. Beberapa kondisi penyakit dan kelainan tersebut diantaranya seperti adanya infeksi yang terjadi pada tubuh ibu hamil, preeklampsia, sindrom antifosfolipid, peradangan usus besar, diabetes, hipertensi, anemia, dan beberapa keadaan yang dirasa dokter berbahaya lainnya.

Itulah beberapa penjelasan mengenai kondisi ibu hamil melahirkan di usia kandungan 37 minggu normal atau tidak yang perlu diperhatikan dengan baik. Secara umum, kelahiran 37 minggu memang masih dapat dikatakan normal selagi dokter kandungan atau tenagan medis lain mengiyakannya. Meskipun masih normal, kelahirkan di bawah 39 minggu memang memiliki resiko sehingga penyebab penyebabnya harus dihindari.