10 Ciri-Ciri Hamil Anak Laki-Laki Menurut Dokter Kandungan Paling Pasti

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Ibu yang sedang hamil, terutama pada kehamilan pertama tentu sangat menantikan kehadiran sang buah hati. Bahkan rasa penasaran Orang Tua juga sampai tidak sabar untuk mengetahui jenis kelamin dari janin yang dikandung terutama yang mengingikan janin laki-laki atau perempuan. Oleh karenanya, berikut akan dibahas gambaran ciri-ciri hamil anak laki-laki menurut dokter yang perlu diketahui oleh Ibu yang mengharapkan kehadiran bayi laki-laki.

1. Melihat kelamin dari USG

Ciri-ciri hamil anak laki-laki menurut dokter dapat dilihat melalui USG. Salah satu cara yang paling umum atau cukup akurat yang sering dilakukan dan hingga saat ini menjadi patokan dalam memeriksa ciri-ciri hamil anak laki-laki paling akurat dalam kandungan adalah dengan pemeriksaan usg. Di pemeriksaan usg, dapat dilihat secara langsung bentuk aanatomis dari bayi termasuk jenis kelamin dari bayi. namun, pencitraan yang ditunjukkan dari usg masih berupa visual yang bergantung dengan keahlian dari operatornya. Oleh karenanya, dalam hal ini lah dokter dapat melihat jenis kelamin bayi laki-laki di dalam kandungan. Selain itu, untuk memeriksa jenis kelamin biasanya dilakukan pada usia kehamilan diatas 18 minggu.

2. Asal telur ovarium

Ciri-ciri hamil anak laki-laki di awal kehamilan dapat dilihat dengan melihat asal sel telur. Salah satu  prediksi yang juga menjadi perkiraan dari dokter adalah asal-muasal dari sel telur yang akan menjadi embrio bayi. Umumnya terdapat 2 ovarium pada wanita yang juga dapat menghasilkan sel telur yang kemudian nantinya akan dibuahi.

Beberapa dokter mengatakan bahwa sebagian besar sel telur yang dibuahi jika berasal dari ovarium sebelah kanan umumnya berjenis kelamin laki-laki sedangkan jika berasal dari ovarium sebelah kiri bisa jadi berjenis kelamin perempuan. Prediksi ini umumnya digunakan jika kehamilan masih berusia muda, dan keakuratannya jauh dibawah dari pemeriksaan secara langsung bentuk jenis kelamin bayi. Namun cara ini biasa digunakan jika jenis kelamin bayi belum terlihat. Tetapi cara ini masih bersifat prediksi dan juga masih besar kemungkinan berbeda dengan pemeriksaan terakhir nantinya.

3. Amniosintesa

Amniosintesa merupakan prosedur pemeriksaan cairan ketuban dalam kandungan Ibu hamil. Pemeriksaan ini  biasanya dilakukan oleh dokter ahli kandungan untuk melihat janin yang ingin di periksa susunan kromosomnya apabila dicurigai ada gangguan kromosom. Pemeriksaan ini juga dikenal sebagai tes cairan ketuban. Pemeriksaan ini memiliki beberapa resiko sehingga jarang dilakukan. Oleh karenanya, pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter ahli jika memang sangat dibutuhkan, ditambah dengan keahlian yang mumpuni. Pemeriksaan ini dapat melihat jenis kelamin janin, medeteksi cacat tabung saraf, mendeteksi kelainan kromosom (sindrom pada bayi), mendeteksi infeksi, mengetehaui ayah bayi (DNA) dan juga gangguan cacat bawaan lainnya.

4. Chorionic Villus Sampling (CVS)

Chorionic Villus Sampling (CVS) merupakan pemeriksaan yang biasanya dilakukan pada awal masa kehamilan. Pemeriksaan ini untuk memeriksa penyakit atau masalah tertentu pada janin, misalnya penyakit turunan dari Ayah. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mengecek materi genetik dari sel chorionic villus yang diambil dengan cara pipa kateter atau jarum yang dimasukkan ke dalam plasenta untuk mengambil sampe yang akan diperiksa. Pemeriksaan ini juga dapat dilakukan pemeriksaan kromoson dan juga dapat mendeteksi jenis kelamin janin selain untuk mendeteksi kelainan genetik atau penyakit bawaan yang terjadi pada janin.

5. Ibu lebih berjerawat

Keluhan Ibu sering berjerawat merupakan keluhan Ibu hamil anak laki-laki. Beberapa cara mendeteksi atau memperdiksi janin yang dikandung adalah dengan melihat ciri pada Ibu seperti memiliki kondisi kulit wajah yang sering berjerawat pada umumnya memiliki janin laki-laki. Belum ada penjelasan pasti secara ilmiah yang mendukung teori ini. Namun diduga hal inikemungkinan berkaitan dengan hormon tertentu yang juga mungkin dipengaruhi dengan proses pembentukan organ-organ janin.

6. Posisi janin

Ciri-ciri hamil anak laki-laki menurut dokter dapat dilihat berdasarkan posisi janin. Salah satu tanda bayi laki-laki yang juga digunakan dokter cukup sama dengan pertanda yang diyakini masyarakat ppada umumnya. Dikatakan bahwa jika memperhatikan perut Ibu hamil, ketika diperhatikan posisi janin pada perut Ibu hamil. Jika posisi bayi berada pada bagian atas perut, kemungkinan janin yang dikandung merupakan bayi yang berjenis kelamin laki-laki.

7. Perubahan suhu kaki

Pada umumnya, terjadi perubahan suhu tubuh tepatnya dibagian kaki pada saat kehamilan. Dikatakan bahwa jika suhu kaki tidak cenderung naik, atau lebih rendah maka kemungkinan Ibu hamil sedang mengandung janin atau bayi laki-laki.

8. Detak jantung bayi

Pada pemeriksaan kehamilan selain melakukan pemeriksaan fisik mengenai bagian janin yang berada di salah satu sisi perut atau posisi janin, juga untuk menentukan atau memeriksa detak jantung bayi di dalam kandungan. Pemeriksaan ini juga untuk mendeteksi bahwa janin dalam keadaan baik-baik saja. Jika denyut jantung janin berubah drastis menjadi sangat rendah atau sangat cepat menunjukkan adanya masalah pada bayi yang dikandung. Tetapi dikatakan bahwa dari denyut jantung janin juga biasanya dapat diprediksi jenis kelamin bayi yang dikandung. Pada umumnya, jika denyut jantung janin yang didengar kurang dari 140 kali per menit, kemungkinan Ibu mengandung bayi laki-laki. 

9. Peningkatan berat badan drastis

Salah satu tanda janin laki-laki yang juga menjadi patokan prediksi adalah Ibu hamil mengalami kenaikan berat badan lebih drastis sebagai dampak dari ciri ngidam anak laki-laki. Hal ini dikarenakan Ibu hamil mengalami peningkatan atau perubahan pola konsumsi makanan berkalori tinggi yang menjadi lebih sering. Belum diketahui penyebab pola makan dan kenaikan berat badan, kemungkinan karena faktor hormon juga belum pasti dan tidak ada bukti.

10. Payudara kanan biasanya lebih besar

Dikatakan bahwa perupahan payudara juga dipengaruhi oleh proses hormonal pada saat hamil. Apabila Ibu hamil sedang mengandung bayi laki-laki, maka biasanya payudara akan mengalami pembesaran terutama pada bagian kanan. Walaupun dikatakan faktor hormonal mempengaruhi kekencangan payudara, namun penjelasan khusus payudara kanan yang membesar masih menjadi misteri.

fbWhatsappTwitterLinkedIn