11 Ciri-Ciri Hamil Bayi Kembar Paling Mudah Terlihat

Menantikan kehadiran buah hati tentu menjadi harapan berharga bagi Ibu. Terlebih lagi jika Ibu sangat mengharapkan kehadiran bayi kembar. Tentu rasa penasaran Ibu semakin bertambah ketika Ibu mengetahui sedang hamil, namun masih belum mengetahui apakah sedang mengandung bayi kembar atau tidak. Oleh karenanya, berikut beberapa ciri-ciri hamil bayi kembar yang dapat diketahui oleh Ibu.

1. Mual dan muntah berlebihan

Mual dan muntah umumnya merupakan ciri-ciri orang hamil, terutama pada masa kehamilan trimester pertama dan disebut sebagai gejala morning sickness. Keluhan mual dan muntah terjadi akibat adanya peningkatan kadar hormon hCG pada trimester awal masa kehamilan. Namun keluhan ini dapat dirasakan lebih berat pada Ibu yang hamil bayi kembar. Hal ini dikarenakan Ibu dengan kehamilan kembar mengalami peningkatan kadar hormon hCG yang lebih tinggi dibanding Ibu hamil dengan janin tunggal. Oleh karenanya, seiring tingginya kadar hormon hCG, maka gejala mual dan muntah yang dirasakan Ibu dengan kehamilan kembar dapat lebih berat dirasakan.

2. Rasa tidak mau makan lebih berat

Ciri-ciri hamil anak kembar berupa perasaan mual dan muntah yang berlebih tentu akan memberikan efek pada nafsu makan Ibu hamil. Akibat mual dan muntah tersebut makan Ibu akan mengalami penurunan nafsu makan dan akhirnya menjadi tidak mau makan. Hal ini dikarenakan ketika Ibu makan, maka rasa mual biasanya selalu timbul dan makanan yang dikonsumsi biasanya akan dimuntahkan kembali. Karena gejala mual dan muntah yang berat ditambah Ibu yang tidak mau makan menyebabkan ibu dapat mengalami lemas dan kekurangan cairan (dehidrasi). Tidak sedikit jumlah Ibu hamil yang harus dirawat karena terjadinya mual dan muntah (emesis) yang berlebihan.

3. hCG yang lebih tinggi

Ciri-ciri hamil bayi kembar dapat berupa peningkatan kadar hCg yang lebih tinggi. Seperti yang dikatakan sebelumnya, kadar hormon hCG pada Ibu dengan kehamilan kembar akan mengalami peningkatan jumlah kadar yang lebih tinggi. Peran hormon ini sendiri adalah untuk menjaga dan mempertahankan pembentukan plasenta hingga plasenta telah terbentuk sempurna. Ketika Ibu sedang hamil kembar, tentu jumlah hormon hCG yang dibutuhkan juga lebih besar (untuk kedua bayi) sehingga peningkatan produksi hormon ini semakin meningkat. Hormon ini dapat di deteksi dan diketahui kadarnya dengan melakukan pemeriksaan laboratorium. Namun pemeriksaan laboratorium ini jarang dilakukan dan biasanya hanya dalam keadaan tertentu.

4. Perut lebih cepat membesar

Gejala hamil anak kembar yang dapat dirasakan adalah mengalami pembesaran perut yang lebih cepat dibanding dengan Ibu yang hamil dengan janin tunggal. Hal ini dikarenakan, setelah selesai pembentukan embrio dan janin semakin berkembang, maka ukuran janin akan semakin membesar seiring terus terjadinya pembelahan sel-sel janin. Hal ini tentunya dapat terjadi pada kedua janin yang dikandung dengan mengalami pertumbuhan secara bersamaan. Oleh karenanya, karena kedua janin mengalami pertumbuhan secara bersama-sama maka dengan cepat pula perut Ibu akan mengalami pembesaran jika dibanding dengan Ibu dengan kehamilan tunggal.

5. Kenaikan berat badan lebih tinggi

Tanda-tanda hamil kembar selanjutnya adalah kenaikan berat badan yang lebih tinggi. Sebelumnya telah diketahui bahwa Ibu dengan kehamilan kembar akan mengalami pembesaran perut dengan cepat. Oleh karenanya, dengan membesarnya perut Ibu hamil, maka tentu akan terjadi peningkatan berat badan Ibu hamil. Salah satu dampak membesarnya perut Ibu hamil kembar tentu akan memberikan dampak peningkatan berat badan yang lebih tinggi atau lebih berat dari Ibu dengan kehamilan tunggal.

6. Sering buang air kecil

Keluhan sering buang air kecil merupakan keadaan yang sering di alami oleh Ibu hamil. Dengan semakin membesarnya kandungan, maka kandungan tersebut akan semakin menekan kandung kemih sehingga kandung kemih akan terasa semakin cepat penuh dan ingin buang air kecil. Keluhan ini akan semakin sering dirasakan oleh ibu dengan kehamilan kembar karena kandungan dari Ibu hamil bayi kembar memiliki ukuran yang lebih besar dibanding ibu dengan kehamilan tunggal.

7. Terdengar 2 detak jantung bayi

Ciri-ciri hamil bayi kembar dapat diketahui dengan menemukan 2 detak jantung bayi. Pemeriksaan pasti yang dilakukan pada ibu hamil yaitu ditemukannya denyut jantung bayi yang di dengar dengan bantuan alat medis. Pada Ibu dengan kehamilan kembar, salah satu tanda pasti yang didapatkan saat pemeriksaan adalah terdengar 2 denyut jantung dari masing-masing bayi pada sisi yang berbeda di perut. Hal ini menunjukkan ada 2 bayi yang tumbuh di dalam kandungan.

8. Teraba 2 kepala bayi pada pemeriksaan

Selain mendengarkan 2 denyut jantung bayi, saat usia kehamilan sudah besar biasanya akan teraba bagian kepala bayi yaitu bentuk bulat dan kera. Pada Ibu hamil kembar, tentu akan teraba 2 bagian kepala yang ditemukan pada pemeriksaan fisik. Posisi bayi sendiri bisa bervariasi, bisa saling berlawanan atau bersamaan. Oleh karenanya, pada saat pemeriksaan perlu dilakukan pemeriksaan fisik secara teliti.

9. Tendangan janin terasa lebih banyak

Tentu pada masa kehamilan yang mendekati usia tua kehamilan, akan sering terasa tendangan dari bayi dalam kandungan. Hal ini dapat akan sering dirasakan oleh Ibu hamil bayi kembar, karena kedua bayinya sedang aktif bergerak. Selain itu, perasaan tendangan dapat terasa pada kedua sisi perut jika kaki bayi masing-masing berada pada kedua sisi tersebut. 

10. Uji AFP lebih tinggi

Pada uji laboratorium tambahan, dapat dilakukan pemeriksaan Alfa-feto protein. Pemeriksaan ini berupa pemeriksaan tambahan, dan jarang dilakukan. Pada Ibu hamil kembar terjadi peningkatan AFP yang lebih tinggi. Sehingga bila di bandingkan dengan Ibu hamil tunggal, akan lebih tinggi pada Ibu hamil kembar.

11. USG

Pada pemeriksaan USG merupakan pemeriksaan yang cukup akurat memeriksa bayi yang dikandung. Pada USG tentu akan bisa tampak kedua janin pada pemeriksaan USG.