Sponsors Link

Perkembangan Janin 6 Bulan (24 Minggu)

advertisement

perkembangan janin 6 bulanIbu hamil harus mengetahui bagaimana perkembangan janin dari waktu ke waktu. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah janin yang di dalam kandungannya seperti seharusnya. Hal yang harus diperhatikan adalah organ-organ pembentukannya dan juga berat badan janin ideal serta janin memiliki panjang yang ideal.

Janin yang memiliki berat badan tidak ideal sangat tidak bagus, sebab janin dengan berat badan yang kurang dari normal bisa membuatnya diletakkan di dalam inkubator. Janin dengan berat badan yang tidak normal memiliki organ yang tidak normal pula sehingga ke depannya, sehingga membuat janin tidak bisa tumbuh karena  organ yang kurang berfungsi. Oleh sebab itu tugas seorang ibu adalah memantau terus perkembangan janin yang ada di dalam kandungannya.

Perkembangan Janin

Usia kehamilan yang memasuki usia 6 bulan bisa dikatakan usia kehamilan yang cukup matang janin pun bisa dikatakan sudah dewasa. Janin sudah mendekati membentuk manusia yang sempurna sebab perkembangan panca inderanya cukup matang. Semua panca indera yang sudah terbentuk saat usianya memasuki 5 bulan, kini saat usianya memasuki 6 bulan semakin berkembang secara sempurna.

Berikut ini perkembangan janin 6 bulan yang harus ibu ketahui dan ibu perhatikan :

1- Kulit janin yang saat usia 5 bulan terlihat transaparan dan sangat lembut. Saat usianya memasuki usia 6 bulan kini sudah mulai terlihat lebih tebal bahkan menyerupai kulit orang dewasa. Namun meski sudah terlihat lebih tebal tentu saja jaringan kulitnya belum terlihat sempurna.

2- Indera mata pun lebih berkembang sempurna dibandingkan dengan sebelumnya. Retina mata janin sudah mulai terbentuk dengan sempurna meskipun janin belum bisa melihat. Sensitifitas terhadap cahaya meningkat tajam.

3- Janin sudah mulai terbentuk aliran paru-parunya dan di dalam paru-paru sudah bisa menghasilkan surfactant. Surfactant tersebut merupakan cairan yang memiliki fungsi untuk mencegah terjadinya lengket antara paru-paru satu dengan paru-paru yang lain. Meskipun begitu, paru-paru bayi belum siap dan belum matang seperti paru-paru bayi yang memasuki perkembangan janin 9 bulan di dalam kandungan. Paru-paru merupakan organ terakhir yang disempurnakan fungsinya sehingga paru-paru bayi baru akan matang ketika usia bayi sudah memasuki usia kehamilan 9 bulan.

4- Kepala janin sudah normal menyerupai janin yang siap untuk dilahirkan ke dunia, jam tidur bayi sedikit demi sedikit mulai berkurang. Sehingga ibu hamil bisa merasakan pergerakan janin saat pagi hari atau sore hari. Saat malam hari pergerakan janin lebih aktif dibandingkan dengan pagi atau sore hari.

5- Perkembangan janin 7 bulan akan memiliki berat sekitar 600 gram dan panjangnya sekitar 35 cm.

6- Janin akan menunjukkan rekasinya ketika perut ibu disentuh, janin bisa bergerak dan juga menggeliat ketika perut ibunya mengalami sentuhan.

7- Bukti sensitifitas mata janin, anda bisa menyorotkan sinar senter ke atas perut. Janin akan mengarahkan tangannya ke arah mata. Tidak hanya itu saja janin juga bisa menolehkan kepalanya ke arah lain yang tidak ada cahaya.

8- Janin sudah bisa melakukan pernafasan kecil dan janin akan berusaha untuk menyiapkan dirinya untuk bisa bernafas ketika dilahirkan kelak.

9- Janin usia 6 bulan sedang menyiapkan dirinya ketika akan dilahirkan kelak.

10- Otak janin mulai berkembang dengan pesat dibandingkan dengan sebelumnya. Para ahli kebidanan percaya jika janin yang usianya 6 bulan sudah bisa bermimpi saat tidurnya.

11- Tulang janin mulai bertambah kokoh saat usianya berusia 6 bulan, janin memiliki lengan dan jari yang berkembang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kuku janin pun semakin tebal dibandingkan sebelumnya.

12- Organ intim lebih berkembang dibandingkan usia sebelumnya.

ads

13- Jaringan lemak semakin terbentuk namun masih sedikit sehingga bayi belum bisa secara sempurna menyeimbangkan suhu tubuhnya.

14- Tulang belakang bayi sudah mulai terbentuk, tulang belakang bayi atau janin kini terdiri dari 33 lingkar, ada 159 sendi dan terdiir dari 100 ligamen.

15- Janin terus mengisi uterus sang ibu.

16- Pembuluh darah di tubuh janin mulai terlihat berkembang.

17- Syaraf di sekitar mulut dan juga di sekitar bibir terlihat sensitif.

18- Janin sudah bisa mengingat suara dari ayah atau ibunya.

19- Tulang di bagian telinga bati sudah mulai mengeras dan bisa mendengarkan secara tajam

Perubahan pada Ibu Hamil

Seiring bertambahnya dengan usia kehamilan, perubahan pada ibu hamil akan semakin terlihat. Ibu hamil juga berubah secara signifikan pada usia kehamilan yang masuk usia 6 bulan. Berikut ini berbagai macam perubahan yang harus diketahui oleh ibu hamil :

1- Ibu hamil akan membutuhkan tenaga ekstra saat usia kehamilannya memasuki usia 6 bulan.

2- Ibu hamil akan mengalami pembesaran rahim dan juga uterus. Hal itu dikarenakan perkembangan janin 6 bulan akan mengisi bagian uterus ibu hamil. Uterus akan mengalami pembesaran dan pelebaran sampai ke kandung kemih. Uterus tidak akan terus melebar sehingga ibu hamil akan tetap merasakan nyaman pada tubuhnya.

3- Libido ibu hamil semakin naik saat usia kehamilan ibu hamil memasuki 6 bulan. Sehingga tidak heran jika ibu hamil yang hamil usia 6 bulan memiliki nafsu seks yang tinggi. Ibu hamil dengan usia kandungan 6 bulan akan aman-aman saja ketika melakukan hubungan seksual selama ibu hamil tidak mengalami kelelahan yang berlebihan.

4- Ibu hamil bisa merasakan gerakan janin setiap harinya. Gerakan janin yang menggeliat dan juga janin yang menendang bisa dirasakan oleh ibu hamil.

5- Ibu hamil bisa merasakan peningkatan berat badannya yang meningkat drastis.

6- Stretchmark ibu hamil semakin terlihat di bagian perutnya dan juga di bagian payudara.

7- Kelenjar tyroid ibu hamil mulai terlihat aktif.

8- Ibu hamil akan merasakan putingnya semakin membengkak dan keluar cairan dari kedua putingnya yang mengindikasikan bahwa ibu hamil mulai bisa memproduksi ASI. Namun tidak semua ibu hamil mengalami perubahan fisik yang satu ini. Jika ibu hamil tidak mengalami perubahan fisik ini masih dikatakan normal dan tidak menjadi masalah.

Sponsors Link

9- Saat usia kehamilan memasuki usia 6 bulan, ibu hamil akan merasakan ketidak nyamanan. Ketidak nyamanan tersebut bisa ditimbulkan dari gerakan janin yang mulai terasa semakin keras.

10- Ibu hamil juga merasakan ketidak nyamanan seperti jantung seperti terbakar.

11- Ibu hamil saat memasuki perkembangan janin 6 bulan akan merasakan sembelit atau mendapatkan konstipasi saat buang air besar.

12- Semakin membesarnya janin yang ada di dalam rahim membuat ibu hamil bisa merasakan ingin berkemih secara terus menerus. Hal ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman itu ada dan dirasakan oleh ibu hamil.

13- Semakin membesarnya janin di dalam rahim ibu hamil membuat ibu hamil rentan untuk terkena sesak nafas. Sesak nafas ini akan dialami oleh ibu hamil sampai usianya menginjak 9 bulan.

14- Ibu hamil sering merasakan perutnya kencang-kencang sehingga ibu hamil harus banyak istirahat untuk mengatasi kontraksi tersebut.

15- Ibu hamil usia 6 bulan akan mengeluarkan lendir yang berlebihan, lendir tersebut untuk melindungi vagina dari infeksi dan juga kuman yang ingin masuk ke dalam rahim.

16- Kram pada kaki mulai muncul sejak kehamilan 6 bulan, kram tersebut sering timbul tenggelam dan merupakan hal normal yang terjadi. Untuk mengatasi kram ibu hamil bisa beristirahat dengan posisi kaki lebih tinggi dibandingkan dengan badan.

17- Kaki bengkak saat hamil pun mulai menyerang sejak usia kandungannya 6 bulan.

18- Ibu hamil dianjurkan untuk banyak istirahat dan tidak boleh terlalu capek.

Video Perkembangan Janin 6 Bulan


Jika janin dilahirkan saat usianya 6 bulan kemungkinan angka hidupnya hanya 25 persen sehingga jika janin dilahirkan dalam usia 6 bulan kemungkinan hidupnya kecil.

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Wednesday 24th, June 2015 / 05:39 Oleh :
Kategori : Perkembangan Janin