Bayi Menangis Terus Menerus – 16 Penyebab & Cara Mengatasinya

Bayi menangis terus menerus harus diketahui penyebabnya. Bayi tidak mungkin menangis terus menerus jika tidak ada penyebabnya. Banyak orang pada jaman dahulu mengatakan bahwa bayi yang menangis terus menerus merupakan adanya suatu tanda yang berhubungan dengan dunia gaib atau dunia mistis. Orang dahulu mengait-ngaitkan bayi menangis tersebut dengan adanya kehadiran makhlus halus, melihat makhluk halus, diganggu makhluk halus, ada kejadian buruk yang akan menimpa, ada orang yang berniat jahat misal mencuri dan merampok. Namun yang akan dibahas di sini adalah bayi menangis terus menerus dinilai dari segi fakta atau medis. Banyak ibu terutama ibu muda / ibu baru yang merasakan kebingungan ketika anaknya menangis secara tiba-tiba terutama saat malam hari.  Ibu takut jika ada gangguan jin atau makhlus halus di sekitar bayi tersebut, namun ada pula ibu yang merasa khawatir jika anaknya mengalami sesuatu hal yang membahayakan.

Penyebab Bayi Menangis Terus Menerus

Semua bayi akan menangis, namun jangka waktunya berbeda-beda. Ada bayi yang menangis sebentar kemudian diam, namun ada bayi yang menangis terus-terusan sehingga membutuhkan  banyak waktu untuk menenangkannya. Menangis adalah cara yang bisa dilakukan bayi bahwa dia merasakan ketidaknyamanan dan membutuhkan bantuan dari orang dewasa. Pada saat malam hari merupakan waktu bagi bayi untuk banyak menangis. Padahal di malam hari merupakan waktu bagi orangtua dan orang dewasa untuk beristirahat. Kelelahan dan bayi yang terus menerus menangis membuat orang tua stress serta kesulitan dalam menenangkan bayinya. Jika siang hari bayi mengangis secara terus menerus dan tidak bisa ditenangkan hal itu membuat orangtua tidak bisa melakukan  pekerjaan rumah sehingga banyak pekerjaan rumah yang terganggu. Berikut ini berbagai macam penyebab yang bisa membuat bayi menangis secara terus menerus :

  1. Merasakan Lapar

Bayi yang lapar hanya bisa menangis, dengan menangis bayi bisa menyampaikan kepada orangtuanya atau orang dewasa bahwa dia sedang lapar. Bayi akan menangis terus menerus ketika dirinya masih merasakan lapar terutama bayi yang masih ASI eksklusif. Bayi yang sudah diberikan makanan pendamping ASI biasanya juga akan menangis atau rewel, namun disertai dengan gerakan-gerakan lainnya. Misalnya saja menjejakkan kakinya, menoleh ke kanan dan ke kiri, mengangkat punggungnya serta masih banyak tanda lainnya. Ibu harus paham dengan sinyal atau tanda yang diberikan oleh buah hatinya.

  1. Ngompol

Bayi yang ngompol saat malam hari akan menangis, hal itu juga bisa terjadi saat siang hari. Bayi menangis karena dia merasakan tidak nyaman. Popok atau celana yang basah tidak nyaman dipakai apalagi jika digunakan tidur. Ibu harus segera mengganti popok atau celana bayi yang basah tersebut. Popok yang basah dan tidak segera diganti bisa menyebabkan bayi terkena masuk angin sehingga bayi akan sering gumoh atau muntah.

  1. Pup

Bayi yang pup pun hanya bisa mengirimkan sinyal dengan menangis. Bayi menangis saat pup dikarenakan dia merasakan tidak nyaman seperti halnya saat pipis.

  1. Merasa Mengantuk

Ibu harus tahu dan mengenali tanda yang diberikan oleh anaknya atau bayinya ketika dia sedang mengantuk. Bayi yang mengantuk akan rewel atau menangis serta dia sering mengusap-usap bagian matanya. Ketika bayi anda melakukan hal tersebut segera lakukan hal yang bisa untuk menidurkannya. Baca : Pola tidur bayi

  1. Merasa Bosan

Jangan salah, tidak hanya orang dewasa saja yang bisa merasa bosan. Bayi pun bisa merasakan bosan.  Hal itu bisa terjadi ketika bayi berada di tempat yang sama dan melakukan hal yang sama, sedangkan si ibu sibuk dengan pekerjaannya misalnya saja melipat baju dan masih banyak lagi lainnya. Bayi pun akan merasa bosan kemudian dia akan menangis meminta perhatian.

  1. Ingin Digendong

Bayi akan merasakan lelah pada bagian punggung ketika dirinya terlalu lama berbaring dan terlalu banyak berbaring. Hal itu bisa berdampak buruk pada bayi yaitu bayi akan merasakan punggungnya lelah dan juga pegal. Si ibu mungkin tidak paham dengan apa yang dirasakan bayinya tersebut sehingga tetap membiarkan bayinya tetap berada di tempat tidurnya. Dengan menangis, bayi bisa menyampaikan rasa pegalnya sehingga si ibu bisa segera menggendong bayinya.

  1. Ingin Dipeluk

Bayi yang menangis terus menerus bisa menjadi tanda bahwa dia ingin diperluk. Bayi akan merasakan nyaman saat dia bersentuhan dengan kulit ibu. Bayi akan merasakan nyaman saat dalam dekapan sang ibu.

  1. Kelelahan

Bayi menangis bisa disebabkan oleh kelelahan. Kelelahan itu sering dialami oleh bayi yang aktif. Bayi aktif itu misalnya sudah bisa tengkurap, sudah bisa mengoceh serta bayi yang sudah bisa bermain meski hanya menggunakan tangannya saja. Karena kelelahan, bayi akan merasakan tubuhnya tidak nyaman.

  1. Kedinginan

Cuaca yang dingin juga membuat bayi bisa menangis terus menerus dan juga rewel. Ibu harus tahu bagaimana kondisi tubuh sang bayi saat cuaca tidak bersahabat.

  1. Kepanasan

Bayi juga tidak bisa berteman dengan cuaca panas, hindari meletakkan bayi di lingkungan yang pengap dan tidak ada udara. Hal itu bisa membuat bayi rewel dan kerap menangis. Ibu juga harus tahu tanda bahwa bayi mulai merasakan kepanasan. Hal tersebut bisa memudahkan ibu untuk bisa memberikan penanganan kepada bayi. Semakin lama diatasi, bayi akan semakin rewel dan sulit untuk ditenangkan.

  1. Merasakan Tidak Nyaman

Banyak hal yang bisa membuat bayi merasakan tidak nyaman. Bayi yang merasakan tidak nyaman akan sering menangis dan rewel. Hal yang membuat bayi merasakan tidak nyaman bisa didukung oleh suasana dan lingkungan di sekitarnya.

  1. Digigit Serangga

Waspadalah dengan tanda yang satu ini. Jika bayi tidak lapar dan tidak mau minum ASI terus dia menangis terus menerus hal itu bisa menjadi tanda bahwa bayi sedang digigit serangga. Ibu harus bisa meminimalisir kamar bayinya dari gangguan serangga. Serangga bisa berbahaya bagi bayi diantaranya adalah menggigit, masuk telinga, menimbulkan bentol-bentol dan masih banyak lagi lainnya.

  1. Terganggu

Bayi akan menangis terus menerus ketika dirinya merasa terganggu, misalnya saja suasana di sekitar bayi bising dan dirinya diganggu oleh orang yang ada di sekitarnya. Bayi akan mudah rewel jika digoda, misalnya saja baru tidur sebentar kemudian ada orang yang menggelitikinya agar dia bangun. Hal tersebut bisa membuat bayi terganggu dan rewel. Jika sudah begitu bayi akan susah tidur kembali dan menangis terus terusan. Bayi juga akan mudah terganggu dengan suara motor yang berisik, suara tv dan radio yang berisik sehingga meminimalisir suara itu adalah hal yang terbaik.

  1. Lingkungan Yang Tidak Nyaman

Lingkungan di sekitar bayi yang tidak nyaman juga bisa membuat bayi akan menangis terus menerus, misalnya saja suasana kamar yang pengap, dingin, berdebu, kotor, ruangan yang gelap dan lampu yang terlalu terang. Hal-hal itu yang membuat bayi akan merasakan tidak nyaman kemudian menangis.

  1. Gatal-Gatal

Bayi tidak jarang merasakan gatal-gatal pada bagian tubuhnya tertentu, gatal itu bisa disebabkan oleh alergi dan juga gigitan serangga. Bayi rentan mengalami alergi, alergi itu berupa bintik-bintik berwarna merah dan juga gatal di bagian belakang kepalanya. Banyak yang mengatakan jika bayi tersebut alergi terhadap keringat. Gigitan serangga juga bisa menyebabkan bayi merasakan gatal-gatal, bayi yang merasakan gatal itu hanya bisa menangis terus menerus.

  1. Sakit

Bayi yang merasakan sakit misalnya flue, batuk, pilek, demam dan sehabis imunisasi biasanya akan rewel atau menangis terus menerus. Bayi memang tidak betah untuk merasakan sakit seperti itu,. Orang dewasa pun jika sakit flue, batuk dan juga demam akan merasakan tidak nyaman pada tubuhnya begitu pula pada bayi. Sedangkan imunisasi memiliki efek demam dan panas sehingga membuat tubuh bayi tidak nyaman. Ibu perlu memberikan perhatian khusus pada bayinya yang merasakan sakit. Baca : Cara mengatasi demam pada bayi

Cara Mengatasi

Ibu tidak perlu panik, selama bayi menangis dan tidak disertai dengan tanda lainnya berarti bayi mengalami salah satu dari 16 penyebab tersebut. Ibu perlu panik ketika bayi menangis terus menerus disertai dengan kejang, muntah dan tubuh bayi mendadak demam. Jika ibu memiliki bayi yang mengalami hal tersebut, segera bawa bayi ke rumah sakit sebab itu merupakan pertanda bahwa bayi mengalami kondisi gangguan kesehatan yang serius.

  1. Cara Mengatasi Bayi Lapar

Bayi yang lapar sering menangis ketika lapar. Ketika bayi lapar ibu bisa melakukan hal-hal di bawah ini:

  • Segera berikan dia ASI sampai bayi kenyang.
  • Jika bayi minum susu formula ada baiknya ibu memberikan susu formula di dalam botol yang sudah di sterilkan atau sudah dicuci menggunakan air panas. Botol yang disterilkan bisa bermanfaat untuk meminimalisir adanya kuman dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh si kecil, selain itu botol yang sudah steril bermanfaat untuk menjaga gigi si kecil dari kerusakan.
  • Bayi mungkin masih akan tetap menyusu meski dia sudah kenyang, untuk bisa mengetahui apakah bayi sudah kenyang atau belum, anda bisa menghentikan aktivitas menyusui anda, jika bayi masih menangis itu tandanya dia masih lapar, namun jika bayi tenang saja itu tandanya dia sudah kenyang.
  • Bayi yang sudah diberikan makanan pendamping ASI dan dia lapar, ibu bisa memberikan nasi tim yang bergizi. Hindari memberikan makanan kenyal, makanan kasar dan makanan berserat. Makanan tersebut susah dicerna oleh bayi.
  1. Cara Mengatasi Bayi Ngompol

Bayi ngompol tidak boleh dibiarkan bergitu saja, jika dibiarkan popok dalam keadaan basah akibatnya adalah bayi akan merasakan masuk angin. Jika masuk angin, bayi akan terus menerus rewel karena merasakan tidak nyaman di bagian perutnya dan badannya. Untuk mengatasi bayi ngompol anda bisa melakukan hal-hal di bawah ini :

  • Siapkan wadah untuk menampung air hangat.
  • Siapkan kapas yang steril.
  • Saat ngompol, keringkan dahulu kelamin bayi menggunakan popok yang kena ompol. Namun anda harus menggunakan bagian yang kering.
  • Celupkan kapas ke dalam wadah yang ada air hangatnya tersebut.
  • Usapkan ke kelamin bayi.
  • Usap dan keringkan menggunakan handuk.
  • Pakaikan popok atau celana kembali.
  • Jika selimut atau alas tidur basah, ibu juga harus mengganti bagian-bagian yang kena ompol tersebut agar bayi bisa tidur dengan nyaman.
  • Hindari memakaikan pampers pada bayi yang masih merah, pemakaian pampers yang terlalu sering bisa membuat bayi terkena infeksi.
  1. Cara Mengatasi Bayi Pup

Cara mengatasi bayi pup sama dengan mengatasi bayi yang ngompol, namun yang harus diperhatikan di sini adalah jangan sampai pup bayi itu kemana-mana. Usahakan untuk menyingkirkan pup bayi dalam tempat yang aman. Setelah itu lakukan seperti cara mengatasi bayi yang mengompol.

  1. Cara Mengatasi Bayi Yang Mengantuk

Mengatasi bayi yang mengantuk susah-susah gampang. Ibu harus mengetahui tanda bahwa bayi telah mengantuk agar dia mudah mengenali sinyal atau tanda yang diberikan oleh bayinya tersebut. Berikut ini cara mengatasi bayi yang mengantuk :

  • Berikan ASI saat bayi mulai terasa mengantuk.
  • Cara memberikan ASI bisa dengan sambil duduk, jangan sambil berbaring.
  • Biarkan bayi dalam gendongan sang ibu.
  • Ketika mata bayi terpejam, segera letakkan dia di tempat tidur.
  1. Cara Mengatasi Bayi Bosan

Mengatasi bayi yang bosan susah-susah gampang, sebab ibu banyak yang tidak tahu selera bayi agar rasa bosan bayi hilang. Berikut ini cara mengatasi bayi yang mengalami kebosanan agar tidak menangis terus menerus :

  • Ambillah kain yang berwarna cerah. Warna yang cerah bisa digunakan untuk menarik perhatian bayi dan membuat bayi fokus.
  • Mainkan kain tersebut di hadapan bayi untuk menghiburnya.
  • Jika hal itu tidak berhasil, ibu bisa mencari sesuatu yang bisa digunakan untuk mengalihkan perhatian bayi agar tidak bosan.
  • Alat yang bisa digunakan adalah alat music seperti CD music dan juga mainan yang diletakkan di atas ranjang bayi.
  • Mainan yang bisa berbunyi jika dimainkan bisa digunakan untuk menghibur bayi yang sedang mengalami kebosanan.
  1. Cara Mengatasi Bayi Ingin Digendong

Bayi mungkin merasakan lelah terus berbaring di atas kasurnya. Untuk mengatasi bayi yang ingin di gendong mudah saja, yaitu ambil gendongan bayi lalu gendong bayi. Ibu bisa mengajak bayi jalan-jalan sebentar keluar rumah atau di dalam rumah untuk menenangkan bayi yang menangis terus menerus.

  1. Cara Mengatasi Bayi Ingin Dipeluk

Cara mengatasinya adalah dengan merengkuh bayi di dalam pelukan ibu. Bayi yang belum cukup umur bisa dengan hanya digendong saja sedangkan bayi yang sudah cukup umur bisa dengan memeluknya dengan mendekatkan tubuh bayi ke dalam dada ibu. Hal tersebut bisa digunakan untuk menenangkan bayi. Di dalam dekapan ibu akan membuat bayi merasakan ketenangan, kedamaian dan juga kehangatan.

  1. Cara Mengatasi Bayi Kelelahan

Bayi juga akan merasakan lelah di dalam tubuhnya. Cara mengatasi bayi yang lelah diperlukan teknik khusus agar lelah di dalam tubuh bayi menjadi hilang. Berikut ini cara mengatasi bayi yang sedang mengalami kelelahan :

  • Buka seluruh pakaian bayi.
  • Ambillah baby oil.
  • Usapkan ke seluruh tubuh bayi.
  • Berikan pijatan yang lembut di tubuh bayi tersebut. Pijatan lembut tersebut bisa dipusatkan di bagian kaki, tangan dan juga punggung bayi.
  1. Cara Mengatasi Bayi Kepanasan

Mengatasi bayi yang kepanasan cukup mudah, caranya bisa dilakukan dengan berikut ini:

  • Berikan baju bayi yang tidak terlalu panas dan menyerap keringat.
  • Ibu juga bisa memberikan baju tanpa lengan kepada bayi.
  • Ibu juga bisa memberikan kipasan secara perlahan jangan terlalu kencang sebab bisa membuat bayi menjadi kedinginan.
  1. Cara Mengatasi Bayi Kedinginan

Cara mengatasi bayi yang kedinginan cukup mudah, bayi yang kedinginan bisa ditandai dengan tidurnya yang tidak nyenyak serta telapak tangan dan  kaki yang terasa dingin jika disentuh. Untuk mengatasinya, ibu bisa melakukan cara di bawah ini:

  • Berikan jaket pada tubuh bayi, pakaian lengan panjang atau baju sweeter.
  • Pakaian sarung tangan dan juga kaus kaki.
  • Ibu bisa memberikan minyak telon pada tubuh bayi yang terasa dingin, minyak telon bisa menghangatkan bayi.
  • Pakaikan topi pada bayi agar bayi tidak merasakan kedinginan.
  • Matikan AC dan juga kipas angin.
  1. Cara Mengatasi Bayi Yang Merasa Tidak Nyaman

Cara mengatasi bayi yang merasa tidak nyaman tergolong tidak mudah, sebab bayi akan merasakan nyaman dengan cara yang berbeda. Untuk mengatasi rasa tidak nyaman pada bayi, berikut ini adalah cara yang bisa ibu coba:

  • Raihlah tubuh si kecil, kemudian taruhlah dalam gendongan anda agar si kecil merasakan dekat degan anda.
  • Mainkan tangan seperti gerakan menari.
  • Ajak si kecil untuk berbicara dan bisa juga anda mengajak si kecil untuk bernyanyi.
  • Ibu juga bisa mengelus punggung bayi dengan lembut.
  • Coba ibu berikan tepuk tangan atau ajak bayi tepuk tangan, hal tersebut bisa membuat bayi yang tadinya tidak nyaman akan merasakan nyaman.
  1. Cara Mengatasi Bayi Digigit Serangga

Ibu harus tanggap dengan kondisi bayi yang ada di dalam kamar. Jangan sampai bayi digigit serangga. Serangga yang paling sering mengganggu bayi adalah semut dan juga nyamuk. Cara mengatasi bayi yang digigit serangga adalah sebagai berikut ini:

  • Oleskan minyak telon ke tubuh bayi yang digigit serangga tersebut.
  • Ibu bisa mengganti minyak telon dengan cream bayi agar gatalnya berkurang.
  • Untuk menghindari nyamuk dan juga semut, ibu bisa membersihkan kamarnya dengan sapu lidi khusus untuk kamar.
  • Saat tidur lindungi bayi dengan kojong bayi agar nyamuk tidak bisa masuk dan menggigit tubuh bayi.
  1. Cara Mengatasi Bayi Terganggu

Untuk mengatasi bayi terganggu ibu bisa melakukan hal-hal di bawah ini :

  • Jangan biarkaan ada orang iseng yang mengganggu bayi anda, terutama jika bayi anda sedang tidur. Nasehati secara baik-baik dan berikan pengertian kepada orang tersebut.
  • Jaga kondisi kamar bayi agar tetap tenang, terutama bayi yang sedang tidur di dalam kamarnya. Suara bising bisa membuat bayi terbangun kemudian rewel.
  1. Cara Mengatasi Lingkungan Tidak Nyaman

Cara mengatasi lingkungan yang tidak nyaman, ibu bisa melakukan hal seperti di bawah ini:

  • Jika bayi terganggu karena lampu kamar yang terlalu terang, ibu bisa mengganti lampu yang ada di dalam kamar bayi menggunakan lampu yang lebih redup.
  • Jika bayi terganggu karena kondisi kamar yang terlalu gelap ibu bisa menambah pencahayaan di dalam kamar bayi tersebut.
  • Jika bayi terganggu karena suara yang bising, ibu bisa menghentikan sumber dari suara kebisingan tersebut.
  1. Cara Mengatasi Bayi Sakit

Cara mengatasi bayi yang sakit diperlukan penanganan yang khusus, terutama setelah bayi menjalani imunisasi. Berikut ini adalah cara mengatasi bayi sakit :

  • Berikan ASI sesering mungkin, hal itu bisa bermanfaat untuk menjaga sistem imun bayi dan menghindarkan bayi dari dehidrasi.
  • Berikan obat khusus bayi, obat ini bisa dicari di dokter khusus bagian anak.
  • Cari sumber penyakitnya, mengatasi bayi yang sakit bisa disesuaikan dengan jenis penyakitnya tersebut.
  1. Cara Mengatasi Bayi Gatal-Gatal

Bayi bisa mengalami gatal-gatal dikarenakan alergi dan juga karena gigitan serangga. Bayi biasanya akan mengalami masalah dengan alergi yang berhubungan dengan keringat sehingga menyebabkan bagian belakang kepalanya berwarna merah. Berikut ini cara mengatasi bayi yang gatal-gatal :

  • Untuk mengatsi bayi yang alergi, ibu bisa menggunakan minyak telon untuk mengurangi rasa gatalnya.
  • Ibu juga bisa menggunakan baby cream untuk meredakan gatal sang anak.
  • Jika kedua cara tersebut tidak berhasil, ibu bisa menggunakan bedak basah atau bedak dingin seperti caladine. Namun anda harus memastikan bahwa bayi tidak memiliki kulit yang sensitif.

Baca juga :