Inilah 4 Ciri Ciri Bayi Mau Tengkurap dan Cara Melatihnya

Salah satu ciri perkembangan bayi yang terlihat adalah dapat tengkurap dengan sendiri. Bisa dikatakan bayi yang berhasil tengkurap merupakan tahapan bayi yang sudah melangkah maju. Hal itu disebabkan fase awal bayi dibagi menjadi lima bagian yakni, tengkurap, duduk, merangkak, berdiri dan berjalan.

Biasanya bayi yang sudah dapat tengkurap berada pada usia 4 sampai 6 bulan. Jika bayi belum dapat tengkurap ketika usianya sudah mencapai 4 sampai 6 bulan berarti ada keterlambatan pada perkembangan bayi. Untuk mengetahui seperti apa ciri bayi yang dapat tengkurap, berikut ulasannya.

1. Mengangkat kepala

Hal pertama yang harus diperhatikan ketika bayi akan tengkurap adalah bagian kepalanya. Cobalah perhatikan saat bayi dalam keadaan berbaring, apakah kepalanya seperti ingin mengadah atau tidak. jika terjadi hal seperti itu, Anda harus memperhatikan bagian kepala dan juga bagian leher. Jangan sampai bayi justru mengalami kejadian seperti patah leher maupun kecelakaan mengerikan lainnya.

Pada saat seperti ini, sebaiknya Anda mulai melatih otot-otot leher dan juga kepalanya. Anda bisan mencoba balikan bayi seperti tengkurap dan sedikit tahan bagian kepalanya. Namun, pada umumnya, bayi yang sudah berumur empat bulan sudah kuat otot-otot lehernya untuk menopang bagian kepala. Bayi yang sudah mengerti tengkurap secara otomatis kepalanya mengadah.

2. Sering berguling

Bayi yang sudah ingin berguling juga menunjukan dia sudah ingin tengkurap. Biasanya bayi sudah ingin berguling ketika otot-otot tangannya sudha kuat. Saat ototnya sudah kuat. Maka bayi sudha siap untuk mulai meneksplor pergerakannya. Salah satunya adalah dengan mencoba berguling-guling.

Kondisi tersebut merupakan hal yang lumrah karena secara alamiah ingin segera menjelajah ke hal-hal yang belum pernah dllakukannya. Maka dari itu, Anda harus sering memperhatikannya karena dikhawatirkan tindakan tersebut dapat melukai dirinya sendiri.

3. Membusungkan dadanya

Ciri selanjutnya adalah bayi sering membusungkan dadanya ketika dalam keadaan berbaring. Cobalah Anda perhatikan ketika bayi sedang berbaring apakah dia sering membusungkan dadanya berkali-kali? Hal itu juga menunjukan bahwa otot-ototnya sudah mulai kuat untuk melakukan tengkurap. Beberapa otot yang aktif antara lain otot leher, dada, tangan, dan juga kaki.

Akan tetapi, dalam keadaan itu, Anda harus membantunya tengkurap karena jika dibiarkan bisa menyebabkan cedera baik itu ringan maupun berat. Biasanya bayi akan senang jika sudah berhasil dalam keadaan tengkurap. Namun, tetap saja perlu bantuan dari orang tuanya.

4. Tangan bayi mulai menumpu badannya

Ketika Anda membantu bayi tengkurap, maka secara otomatis tangannya akan berusaha menahan badannya sekuat mungkin. Hanya saja, pada usia sekitar empat bulan keadaan tersebut masih belum bisa dilakukan karen kemampuan tangannya belum kuat menahan badannya.

Namun, melihat sikap bayi tersebut bisa kita lhat bahwa bayi sudah mulai ingin tengkurap meskipun ,asih belum bisa dilakukan sendiri. Anda bisa membantunya melatih tangan bayi sehingga dapat menopang badannya secara mandiri.

Itulah 4 ciri-ciri bayi mau tengkurap yang sering terjadi. Ketika bayi sudah ada keinginan tengkurap, sebaiknya Anda membantunya dengan mestimulasi bayi sehingga dia bisa tengkurap dengan sendiri. Untuk cara mengajari bayi tengkurap sendiri adalah sebagai berikut.

  • Cobalah tengkurapkan bayi pada paha Anda secara pelan-pelan. Cara ini dilakukan untuk melatih otot lehernya agar bisa mengangkat sendiri. Akan tetapi, Anda tidak boleh terlalu memaksanya karena bisa membuat bayi panik dan menangis. Lakukanlah secra perlahan namunn bertahap.
  • Latih bayi untuk tengkurap setiap hari namun tidak terlalu lama. Dengan membantunya tengkurap setiap hari, maka bayi dapat terlatih dan bisa tengkurap dengan sendrinya. Akan tetapi, janganlah terlalu lama dalam melatih bayi tengkurap. Sebab ketika bayi dalam keadaan tengkurap dan belum bisa membalikan badannya, maka dia bisa-bisa kehabisan nafas karena tekanan dada pada bagian kasur. Cukup tengkurapkan bayi selama 2 sampai 3 menit saja.
  • Berikan bantal untuk membantu kepala bayi saat tengkurap. Kondisi ini perlu dilakukan jika kepala bayi masih belum bisa mengadah. Dengan menggunakan bantal, maka dapat melatih otot leher agar dapat kuat menahan kepala bayi. Akn tetapi kondisi tersebut harus dalam pengaeasan karena bukan tidak mungkin pernapasan bayi akan terganggu dengan adanya bantal yang menopangnya.
  • Tengkurapkan bayi pada dada ibu. Cara yang satu ini jyga bisa dilakukan untuk membantu bayi agar bisa tengkurap dengan benar. Ditambah lagi cara ini juga menambah kontak batin antara anak dan juga orang tua. Selain itu bayi pun juga akan merasa terlindungi dari ancaman.

Anda juga sebaiknya pelajari juga beberapa referensi lainnya yang dapat membantu Anda seperti penyebab bayi lambat tengkurap, efek bayi tidur tengkurap,  dan berbagai informasi seputar bayi tidur tengkurap.  Anda juga sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak jika bayi masih belum bisa tengkurap saat umurnya sudha mendekati satu tahun. Semoga bermanfaat.