Pengertian Kehamilan Aterm Sebagai Istilah Periode Hamil

Kehamilan merupakan suatu proses yang menjadikan seorang wanita dianggap sebagai wanita sempuran di masyarakat karena perannya terhadap janin yang dilahirkan nanti yakni menjadi orang tua atau ibu bagi janin. Selama menjalani proses kehamilan yang setidaknya akan berlangsung kurang lebih 40 minggu, ibu akan merasakan berbagai macam perubahan yang istimewa di dalam tubuhnya terkait dengan proses perkembangan janin dari sejak sel telur sampai menjadi berwujud bayi yang akan terlahir ke Dunia.

Setiap ibu hamil yang menjalani masa kehamilannya akan senang ketika kondisi kehamilan yang dilaluinya dalam keadaan yang baik baik saja terlebih lancar dan tanpa masalah atau gangguan kehamilan yang dapat memberikan dampak buruk. Selama masa kehamilan, bukan hanya dokter dan tenaga medis yang memegang peranan penting untuk menentukan bagaimana kondisi kehamilan yang dijalani oleh ibu hamil dapat berlangsung dengan lancar sesuai kondisi yang seharusnya namun hal tersebut menjadi tugas ibu hamil yang sangat besar dalam tanggung jawabnya.

Sebagai proses yang sangat penting, ibu hamil tentu harus memiliki beberapa pengetahuan yang sederhana maupun yang mendetail terkait istilah istilah kehamilan. Melalui pemahaman terhadap istilah yang hanya dapat muncul dari mulut dokter kandungan ketika menangani ibu hamil dan kondisi kehamilannya tersebut dapat membantu menjadikan ibu lebih siap untuk memiliki usaha yang kuat dalam menjaga kehamilannya. Salah satu istilah yang akan dijelaskan dalam penjelasan kali ini adalah kehamilan aterm.

Pengertian Kehamilan Aterm

Untuk memahami apa yang dimaksud dengan kehamilan aterm maka langkah pertamanya adalah dengan mengetahui pengertian dari istilah tersebut. Kehamilan aterm adalah istilah untuk menyatakan periode kehamilan yang sedang dijalani oleh ibu hamil tepat waktu. Maksud dari kata tepat waktu tersebut adalah, kehamilan ibu hamil tepat memasuki waktu dimana janin siap untuk dilahirkan pada waktu yang memang semestinya sehingga janin di dalam kandungan tersebut dapat terlahir melalui jalan melahirkan normal.

Kapan Kehamilan Disebut Sebagai Kehamilan Aterm

Kehamilan Aterm seperti yang sudah dijelaskan dalam pengertiannya diatas menunjukan bahwa usia kehamilan yang normal dimana janin tepat lahir pada saat memasuki minggu ke 38 – 42. Ibu dengan proses kelahiran normal yang terjadi pada usia kehamilan antara 38 minggu sampai dengan 42 minggu disebut sebagai kondisi kehamilan aterm dan menjadi kondisi normal pada semua jenis kehamilan. Kondisi ini tetap berlaku bagi ibu hamil yang cara persalinannya melalui jalan caesar asalkan usia kandungan sama antara 38 – 42 minggu.

Istillah Preterm, Aterm, Dan Posterm

Periode kehamilan tidak hanya menyebutkan istilah kehamilan aterm saja melainkan juga istilah lain ketika persalinan terjadi sebelum waktu periode kehamilan aterm maupun setelahnya. Kehamilan yang proses persalinannya harus berlangsung sebelum masa optimal kelahiran yang normal disebut sebagai kehamilan preterm atau yang lebih familiar disebut dengan prematur. Sedangkan kehamilan yang persalinannya berlangsung lebih dari waktu aterm disebut sebagai posterm. Dalam ringkasannya, kurang dari 38 minggu adalah prematur, 38 – 42 minggu kehamilan aterm, dan usia diatas 42 minggu disebut sebagai kehamilan posterm.

Cara Mendapatkan Kehamilan Aterm

Jika melihat dari penjelasan yang diberikan diatas maka kehamilan aterm menjadi periode yang dipilih oleh semua ibu hamil mengingat resiko dan kekurangannya yang minim dibandingkan periode kehamilan lainnya. Untuk mendapatkan kehamilan aterm tersebut maka ada beberapa langkah yang dapat ditemput diantaranya seperti :

  1. Jalani kehamilan dengan sehat, tips pertama agar kehamilan yang dijalani memiliki periode aterm adalah dengan menjalani kehamilan secara sehat dengan cara memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, menjaga kesehatan, menghindari pantangan atau larangan ibu hamil yang berbahaya bagi janinnya, dan lain sebagainya.
  2. Berikan motivasi pada diri sendiri,  agar tubuh ibu hamil dapat memberikan upaya yang kuat dalam menjadikan proses kehamilan memiliki periode yang normal maka memotivasi diri sangat diperlukan agar kehamilan yang dijalani dapat diakhiri dengan proses pesalinan melalui jalan melahirkan normal di saat yang tepat atau dalam periode kehamilan aterm.
  3. Selalu periksa kandungan secara rutin, memeriksakan kandungan secara rutin menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan untuk memastikan bahwa kehamilan yang dijalani merupakan kondisi yang normal dan tidak mengarah pada gangguan kehamilan. Jika ada kelainan maupun gangguan juga dapat diatasi dengan cepat ketika pemeriksaan dilakukan secara rutin.
  4. Beberapa usaha sebelum persalinan, ada beberapa bentuk usaha yang dapat dilakukan oleh ibu hamil untuk menjadikan waktu kelahiran tepat dan jalannya melalui melahirkan normal. Salah satu usaha tersebut adalah melalui aktivitas  senam kehamilan.

Itulah beberapa penjelasan mengenai kondisi yang disebut dengan kehamilan aterm dimana merupakan periode normal kehamilan yang akan berlangsung selama 39 – 42 minggu. Kondisi kehamilan yang berlangsung secara aterm tentu merupakan keadaan yang diinginkan oleh setiap ibu hamil sehingga ada upaya yang dapat dijalani untuk mencapainya dalam penjelasan diatas.