6 Cara Mengatasi Sakit Kencing pada Ibu Hamil yang Mudah Dilakukan

Pada saat ibu sedang hamil, banyak hal yang harus diperhatikan agar kondisi janin dan ibu tetap sehat sampai proses persalinan selesai. salah gannguan kehamilan yang harus diperhatikan adalah jika Ibu mengalami sakit pada saat kencing. Penyakit tersebut bisa dikategorikan sebagai infeksi saluran kencing.

Pada umumnya, infeksi ini terjadi karena banyak bakteri yang berkumpul pada daerah saluran kandung kemih. Bakteri tersebut bisa muncul karena perubahan hormon yang terjadi pada proses kehamilan. Beberapa cara alami yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan infeksi ini adalah sebagai berikut.

1. Minum jus Cranberry

Beberapa penelitan mengungkapkan bahwa jus cranberry dpaat mencegah terjadinya infeksi saluran kemih serta meredakan gejalanya. Hal itu disebabkan kandungan antioksidan di dalam buah canberry berkhasiat mencegah adanya bakteri yang menjadi penyebab infeksi saluran kencing.

Untuk mendapatkan khasiat yang lebih banyak, sebaiknya konsumsi jus Canberry yang murni tanpa menggunakan gula sepeserpun. Untuk standar takarannya sendiri sampai saat ini masih belum ada. Meskipun begitu, beberapa ahli sepakat bahwa rata-rata yang harus dikonsumsi adalah 200 mg/hari.  Namun, jika Anda mengonsumsi obat-obatan tertentu, sebaiknya Anda jangan minum jus Canberry ini. Contohnya obat pengencer darah seperti warfarin. Sebab, dapat mengakibatka pendarahan jika jus canberry bercampur dengan obat warfarin.

2. Sering minum air putih

Cara aman selanjutnya yang bisa Anda lakukan selain minum jus canberry adalah perbanyak minum air putih. Cobalah minu air putih minimal 250 ml setiap jamnya pada siang hari. Cara tersebut dapat meningkatkan produksi urine sehingga bakteri yang ada di sekitar saluran kandung kemih dapat keluar bersama dengan urine.

Ditambah lagi, perbanyak minum air putih pun sanagt bermanfaat untuk iu yang sedang hamil. Beberapa manfaatnya antara lain dapat membantu perkembangan janin, mencegah terjadinya mual-mual, pusing, dan juga gangguan pencernaan akibat dehidrasi. Nah, memperbanyak minum air putih memang dapat mencegah kekurangan cairan di dalam rahim khususnya buat ibu yang bekerja.

3. Hindarilah minuman-minuman yang dapat menyebabkan iritasi

Contoh minuman yang bisa memberikan iritasi pada saluran pencernaan adalah kopi, kinuman beralkohol dan minuman bersoda. Minuman-minuman semacam itu memiliki kandungan zat yang bisa melukai atau bahkan mengiritasi kandung kemih. Khusus pada kopi dan juga alkohol minuman tersebut termasuk ke dalam minuman berbahaya bagi ibu hamil.  Selain itu, sifatnya diuretik atau memiliki sifat untuk mengurangi kelebihan garam dan air dari dalam tubuh melalui urine.

Dengan begitu, dikhawatirkan akan ada akibat yang lebih parah khususnya pada intensitas buang air kecil. Maka dari itu, untuk sementara waktu, hindari beberapa minuman yang telah disebutkan sebelumnya.

4. Sering bersihkan organ intim

Untuk proses penyembuhan yang lebih cepat, sebaiknya Anda perlu perhatikan kebersihan organ intim khususnya ketika buang air kecil dan buang air besar. hal ini sangat penting terutama ketika akan dibersihkan. Usahakan lakukan pembersihan organ intim dari arah depan ke arah belakang. Dengan begitu, bakteri dari daerah anus tidak akan menyebar pada saluran kemih yang posisinya ada di bagian depan.

Selain itu, hindari juga pembersihan organ intim menggunakan sabun yang mengandung pewangi atau parfum di daerah organ intim. Hal tersebut dapat memicu terjadinya iritasi yang bisa lebih parah. Pada saat mengeringkan organ intim setelah buang air kecil maupun buang air besar, usahakan gunakan handuk atau tisu yang memiliki bahan lembut. Usapkanlah secara perlahan lahan sampai benar-benar kering.

5. Bersihkan organ intim ketika selesai berhubungan badan

Tidak hanya setelah buang air kecil maupun buang air besar saja organ intim selalu dibersihkan, tetapi juga pada saat selesai berhubungan intim dengan suami pun juga perlu dibersihkan. Beberapa wanita terkadang lupa saat membersihkan organ intim ketika sebelum maupun sesudah berhubungan intim. Maka dari itu, tidaklah mengherankan jika salah satu faktor pemicu terjadinya infeksi saluran kencing adalah kurangnya kebersihan diri.

Tidak hanya dari pihak istri saja, tetapi pihak suami pun turut membersihkan diri sebelum dan sesudah berhubungan badan. Ketika sudah melakukan hubungan badan, usahakan selalu minum air putih yang cukup banyak. Hal tersebut dimaksudkan agar bakteri yang ada di dlaam tubuh dapat keluar melalui urine.

Jika infeksi saluran kencing yang diderita termasuk ke golongan serius, maka sebaiknya Anda tidak boleh berhubungan badan dulu dengan suami dan fokuslah untuk pengobatan.

6. Gunakan pakaian dalam yang berbahan katun

Pemilhan pakaian dalam juga dapat berpengaruh pada kesehatan organ Intim Anda. Untuk itu, lebih baik gunakan pakaian dalam yang mengandung bahan katun. Dengan bahan katun, maka bagian organ intim akan nyaman dan tidak banyak mengeluarkan keringat yang bisa membawa bakteri. Anda harus menghindari pakaian yang menggunakan bahan sintetis agar bakteri dan keringat tidak banyak keluar di bagian organ intim.

Itulah cara mengatasi sakit kencing pada ibu hamil yang mudah dilakukan. Semoga dapat memberikan manfaat.