Mitos Ibu Hamil Keluar Malam : Benar Tidak dan Efeknya untuk Ibu dan Janin

Sama seperti mitos mitos bayi baru lahir maka juga ada beberapa mitos untuk ibu hamil. Banyak ibu hamil yang merasa takut untuk melanggar semua mitos tersebut. Seperti mitos makan dengan piring yang besar saat hamil, mitos berhubungan seksual saat hamil dan termasuk mitos keluar malam saat hamil. Sudah banyak ahli yang mencari kebenaran mitos tersebut dengan mendapatkan bukti-bukti yang kuat. Seperti mitos ibu hamil keluar malam, itu benar atau tidak? Berikut ini akan kami jelaskan mengenai mitos ibu hamil keluar malam termasuk efeknya untuk ibu dan janin.

Benar atau Tidak?

Malam hari sering dipercaya menjadi bagian waktu yang menakutkan, termasuk untuk ibu hamil. Secara agama, malam menjadi waktu ketika jin dan setan banyak yang keluar. Kedua mahluk ini akan menyebabkan gangguan untuk manusia sehingga menyebabkan rasa takut dan tidak nyaman. Ini adalah pemahaman dari segi agama. Namun sebenarnya ibu hamil tidak perlu takut dan mitos ini memang belum terbukti sepenuhnya. Benar atau tidaknya mitos ini tergantung dengan kondisi kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Tapi memang ibu hamil tidak disarankan keluar saat pergantian waktu sinar matahari mulai tenggelam. Untuk buktinya maka keluar malam bisa menyebabkan efek untuk ibu dan janin. Ikuti terus penjelasan dibawah ini.

Efek Ibu Hamil Keluar Malam

  1. Meningkatkan efek takut pada ibu

Ibu hamil dikenal dengan berbagai perubahan perasaan yang sangat besar. Itu semua termasuk dampak perubahan hormon yang juga menjadi penyebab morning sickness. Perasaan ibu menjadi sangat sensitif sehingga ibu menjadi takut saat keluar malam sendiri. Ibu merasa diganggu oleh mahluk-mahluk yang tidak terlihat. Dan ini bisa berbahaya jika ibu berlari, jatuh atau naik motor dan menyebabkan kecelakaan. Jadi semua bahaya ini terjadi karena efek ibu hamil yang takut.

  1. Rentan penyakit infeksi

Ibu hamil memang harus menjaga kesehatan dengan baik. Keluar pada malam hari bisa menyebabkan ibu terkena penyakit infeksi. Salah satu penyakit infeksi yang terjadi termasuk akibat gigitan nyamuk dan serangga yang sering keluar pada malam hari. Gigitan nyamuk tidak hanya menyebabkan rasa gatal dan tidak nyaman pada kulit tapi juga memicu penyakit lain termasuk malaria dan penyakit kaki gajah. Juga ada dampak bahaya DBD bagi ibu hamil ketika terkena gigitan nyamuk Aides A.

  1. Efek paparan udara malam

Udara malam memang bisa menyebabkan beberapa penyakit untuk ibu hamil. Terutama jika ibu sedang kurang sehat dan sudah terkena beberapa penyakit gangguan pernafasan. Angin malam akan menjadi penyebab ibu hamil sesak nafas yang bisa muncul dengan cepat atau lambat. Misalnya jika ibu sudah terkena infeksi paru-paru, penyakit asma dan alergi udara dingin. Semua terjadi karena angin malam cenderung lebih banyak mengandung karbon dioksida daripada oksigen, jadi sangat berbahaya untuk pernafasan ibu.

  1. Angin malam memicu asma

Dada sesak saat hamil bisa menjadi gejala penyakit asma atau penyakit pernafasan lain. Udara malam bisa menyebabkan serangan asma untuk ibu hamil. Ini terjadi karena suhu udara saat malam hari memang lebih dingin dan sangat lembab. Akhirnya saluran udara menjadi lebih sempit dan menghasilkan banyak lendir. Kemudian saluran pernafasan tidak bisa menyerap oksigen secara maksimal yang bisa membuat ibu batuk terus menerus. Ini sangat berbahaya karena juga bisa menyebabkan keguguran dan janin dalam kandungan kurang oksigen.

  1. Memicu radang sendi

Ibu hamil biasanya akan merasa sendi dan tulang menjadi lebih mudah nyeri dan tidak nyaman. Semua bisa terjadi karena janin dalam kandungan memang menyerap kalsium dari tubuh ibu. Tubuh ibu membutuhkan kalsium yang lebih banyak dan membuat ibu tidak nyaman. Terkena angin malam bisa menyebabkan sendi ibu hamil menjadi lebih sakit. Ini juga akan menyebabkan sendi bengkak, peradangan pada sendi dan sendi menjadi lebih rentan rapuh.

Jadi mitos ibu hamil keluar malam, benar atau tidak memang harus dibuktikan lagi. Secara medis memang angin malam bisa menyebabkan efek untuk ibu dan janin. Tapi mitos yang berkaitan dengan gangguan tertentu seperti gangguan mistis memang sulit dipercaya dalam dunia medis.