Keluar Gumpalan Darah Saat Hamil 6 Minggu : Bahaya atau Tidak – Penyebab dan Cara Mengatasi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Berbagai penyebab pendarahan saat hamil memang mengkhawatirkan. Seringkali pendarahan saat hamil harus memaksa ibu untuk mendapatkan tindakan kuret karena keguguran. Hampir semua ibu hamil yang mengalami pendarahan berpikir jika itu awal dari keguguran. Kecuali jika itu terjadi sebelum ibu mendapatkan tanda positif atau saat proses implantasi dimana sel telur yang sudah dibuahi sel sperma menempel pada dinding rahim. Tapi yang keluar gumpalan darah maka itu memang tanda yang harus sangat diperhatikan. Berikut ini Kami akan menyampaikan mengenai informasi keluar gumpalan darah saat hamil 6 minggu yang lengkap dengan bahaya, penyebab dan cara mengatasinya.

Bahaya atau Tidak?

Bekuan darah atau gumpalan darah adalah masalah yang sangat serius saat kehamilan baru masuk trimester pertama. Dalam pemeriksaan kehamilan trimester 1 maka dokter akan mencari tanda-tanda jika ada masalah pada janin ibu. Adanya gumpalan darah yang keluar biasanya terjadi ketika tubuh mengirim trombosit untuk memblokir laju aliran darah. Kemudian darah akan membentuk gumpalan yang bisa melindungi saat persalinan. Gumpalan darah yang keluar selama hamil bisa jadi itu tanda bahaya atau tidak sama sekali. Jadi yang bisa menentukan apakah kondisi ibu sedang dalam tahap bahaya atau kondisi yang normal adalah dokter Anda. Jangan segan untuk segera melakukan pemeriksaan ketika ibu mengalami keluar gumpalan darah saat hamil 6 minggu.

Penyebab

  1. Menderita penyakit tertentu sebelum hamil

Adanya kondisi medis tertentu bisa menyebabkan ibu mengalami gumpalan darah saat hamil. Ini bisa terjadi saat awal trimester atau akhir trimester. Biasanya ibu yang sudah lama istirahat di tempat tidur karena terkena bahaya morning sickness mungkin juga bisa mengalami gumpalan darah ini. Ini memang kondisi yang aneh sehingga mungkin tidak terjadi pada semua ibu hamil.

  1. Duduk terlalu lama

Ibu hamil juga bisa mengeluarkan gumpalan darah karena duduk terlalu lama. Kemudian jika cara duduk ibu salah maka resiko ini juga meningkat. Misalnya seperti duduk dengan kaki disilangkan selama beberapa jam dan tidak bergerak sama sekali. Atau duduk dengan posisi yang sama selama beberapa jam yang bisa menyebabkan bahaya duduk terlalu lama bagi ibu hamil.

  1. Ibu mungkin dehidrasi

Salah satu bahaya dehidrasi bagi ibu hamil adalah bisa menyebabkan keluarnya gumpalan darah. biasanya ini kondisi dehidrasi yang sudah lama sehingga ibu benar-benar kurang cairan. Dehidrasi sangat berbahaya untuk ibu sehingga mungkin ibu tidak memiliki sirkulasi darah yang cukup untuk tubuh dan janin dalam rahim.

  1. Gangguan hati dan ginjal

Penyakit seperti gangguan hati dan ginjal juga bisa membuat ibu mengeluarkan gumpalan darah selama hamil 6 minggu. Kondisi ini berhubungan dengan fungsi hati dan ginjal yang memang tidak baik sehingga aliran darah dalam tubuh ibu tidak lancar. Akhirnya juga bisa menggangu kesehatan janin Anda.

  1. Adanya gangguan kehamilan

Gumpalan darah juga bisa menjadi masalah yang sangat serius selama hamil. Terlebih kehamilan ibu memang masuk di awal trimester sehingga mungkin saja gumpalan darah keluar saat hamil. Ini bisa berhubungan dengan masalah seperti: keguguran di awal kehamilan, gejala kehamilan ektopik, kehamilan mola, infeksi pada janin dan penyakit pada janin yang membuat janin tidak bisa bertahan

Cara Mengatasi

  1. Jika karena masalah pembekuan darah

Dokter biasanya akan mengatasi gumpalan darah sesuai dengan penyebabnya. Jika ibu mengalami gumpalan darah karena pembekuan darah maka dokter akan memberikan obat untuk membantu proses pembekuan darah bisa normal lagi. Jenis obat yang aman untuk ibu dan janin.

  1. Pemberian obat antikoagulan

Dokter juga bisa saja memberikan suntikan antikoagulan pada perut ibu. Ibu tidak perlu khawatir karena ini biasanya tidak berbahaya untuk janin ibu. Jarum biasanya sangat pendek dan akan mempengaruhi lapisan tipis dibawah jaringan lemak dan kulit. Kemudian obat bisa bekerja untuk mengatasi gumpalan darah agar bisa berhenti dan kondisi kehamilan ibu normal.

  1. Perawatan di rumah sakit

Perawatan di rumah sakit atau bed rest mungkin sangat diperlukan jika kondisi ibu memang sangat lemah. Biasanya ini akan membuat dokter bisa memantau kondisi ibu secara bertahap. Ibu mungkin tidak diijinkan untuk banyak bergerak karena gerakan bisa memicu kontraksi yang bisa menjadi keguguran.

  1. Tindakan kuret

Dokter juga bisa melakukan kuret jika gumpalan darah itu merupakan tanda keguguran dan dampak kehamilan yang tidak normal. Kuret perlu dilakukan untuk membersihkan semua sisa janin dan darah yang masih melekat pada lapisan dinding rahim. Ibu biasanya membutuhkan waktu istirahat sebentar setelah kuret di rumah sakit dan selanjutnya bisa pulang di hari yang sama.

  1. Tindakan medis lain

Jika gumpalan darah disebabkan karena kondisi medis kehamilan seperti kehamilan mola atau kehamilan ektopik maka dokter biasanya memberikan solusi berupa tindakan operasi. Operasi dilakukan untuk mengangkat janin yang ada di tuba falopi juga mengangkat indung telur agar ibu masih bisa hamil lagi dan tidak terjadi komplikasi.

Nah jadi inilah semua keterangan mengenai keluar gumpalan darah saat hamil 6 minggu sehingga ibu bisa tahu apakah kondisi ini berbahaya atau tidak. Semua memang sangat tergantung dengan penyebabnya sehingga dokter bisa menemukan cara mengatasi yang tepat. Dan setelah ibu mengalami keluar gumpalan maka jangan menunda pemeriksaan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn