Kehamilan 42 Minggu dan Gejalanya

Idealnya kehamilan biasanya berjalan antara 37 minggu hingga 38 minggu saja untuk masing-masing wanita. Namun ada juga kondisi di mana saat ibu harus melahirkan dengan waktu yang lebih cepat dan biasa disebut sebagai kelahiran prematur.

Lantas bagaimana jika anda memang melahirkan, namun dengan posisi lebih lama yaitu hampir kehamilan dengan usia 42 minggu. Berikut ini akan kita bahas secara lengkap, mengenai gejala dan juga faktor yang biasanya menyebabkan kehamilan 42 minggu tersebut.

Kehamilan 42 Minggu

Kehamilan merupakan salah satu hal yang terjadi dan idamkan atau ditunggu-tunggu oleh banyak wanita. dengan adanya kehamilan maka anda bisa mengandung si-kecil. sebagai salah satu buah hati yang terbentuk dari hubungan suami istri yang telah dilakukan dengan pasangan.

Namun sayangnya ada perkembangan yang cukup berbeda pada beberapa wanita. di mana perkembangan bayi di usia kehamilan melebihi waktu yang seharusnya, yaitu 42 minggu. ada beberapa alasan atau penyebab kenapa anda bisa hamil melebihi waktu yang ideal nya di antaranya yaitu :

1.      Riwayat Postterrm

Penyebab pertama yang memungkinkan terjadi adanya riwayat kehamilan postterm sebelumnya. Hal ini berlaku untuk anda yang memang sudah pernah hamil dan kembali mengalami hal yang sama. Pada kehamilan kedua, postterm atau kehamilan melebihi usia ini sebenarnya bisa terjadi beberapa kali. Apabila anda mengandung si- kecil pada kehamilan pertama dan terjadi lagi pada kehamilan kedua. Faktornya bisa karena keturunan.

2.      Obesitas

Faktor kedua yaitu obesitas pada ibu hamil, biasanya sang ibu tidak menyadari bahwa mereka telah mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dan berdampak pada kesehatan sang ibu. Misalnya saja obesitas atau memiliki kelebihan berat badan. Hal ini ternyata berdampak pada proses kelahiran yang akhirnya menghambat dan membutuhkan waktu yang lebih lama, yang menyebabkan perkembangan bayi di usia kehamilan 42 minggu. Hal ini nantinya akan berdampak karena adanya obesitas ini. ada Menu Diet untuk Ibu Hamil dengan Obesitas Agar Berat Badan Turun.

Gejala Kehamilan 42 Minggu

Setelah memahami mengenai penyebab dari kehamilan. Selanjutnya adalah beberapa gejala yang akan dirasakan. Jika anda memang sudah memasuki usia kehamilan 42 minggu. Hal ini harus anda atasi karena beberapa gejala seringkali menimbulkan rasa sakit atau pun masalah pada bagian tubuh, khususnya bagi sang ibu :

1.      Flek dan Diare

Masalah pertama yang harus anda hadapi apabila masih mengalami kehamilan terutama sudah menginjak usia 42 minggu. Beberapa ibu biasanya mengalami flek ataupun diare waspada apabila anda mengalami flek yang cukup parah. Sehingga harus konsultasikan kepada dokter terkait. Hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan perdarahan yang cukup hebat. Di sisi lain kelak ini biasanya menjadi salah satu kontraksi atau bentuk palsu dari kelahiran. Jangan lupa atur makanan, karena bahan makanan bisa menjadi Penyebab Diare Saat Hamil 9 Bulan.

2.      Nyeri di Panggul

Masalah selanjutnya yang bisa saja terjadi ketika masuk ke usia kehamilan 42 minggu yaitu nyeri panggul yang masih akan terasa, bahkan lebih parah lagi. Dikarenakan adanya bayi yang semakin membesar. Pada akhirnya bayi akan mulai menekan area-area yang tidak seharusnya.

Sehingga menyebabkan nyeri panggul lebih parah. Umumnya hal tersebut juga akan berdampak pada keinginan sang ibu untuk buang air kecil lebih sering, dibandingkan sebelumnya. Di sisi lain anda juga akan mengalami insting atau dorongan ingin bersih-bersih dan mendekorasi. Hal ini mungkin berdampak karena adanya hormon yang semakin meningkat ketika kehamilan 42 minggu.

Artikel Terkait :

3.      Bersabar

Selanjutnya gejala yang mungkin terjadi ketika anda memasuki usia 42 minggu kehamilan. Anda termasuk dari 2% ibu yang akan melakukan persalinan dengan waktu yang terlambat. Walaupun begitu anda tidak perlu khawatir dan tetaplah tenang serta tunggu beberapa saat lagi.

Apabila bayi anda akan lahir mungkin saja pekan depan anggota keluarga baru anda akan hadir di rumah. Tidak lupa tentukan juga jadwal check up dan juga kondisi persalinan anda kepada keluarga dan juga dokter terkait. Jangan merasa menjadi ibu yang paling menyedihkan. Karena si kecil harus dilahirkan dengan usia yang berbeda dengan orang lain. Anda harus menjadi ibu yang kuat dan tetap percaya bahwa baik anda ingin bertemu dengan anda walaupun dengan waktu yang lebih lama.