5 Cara Tes Kehamilan Tradisional Yang Sudah Tidak Dilakukan Lagi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Melakukan tes kehamilan sudah banyak dilakukan oleh wanita yang mengharap munculnya gejala hamil muda. Sebenarnya tes kehamilan sangat mengandalkan kadar hCG dalam urian yang biasanya dideteksi dengan alat test pack. Alat ini bisa dibeli sendiri di apotik tanpa harus menggunakan resep. Kemudian kadar hCG juga bisa diketahui dalam darah sehingga bisa dilakukan tes darah. Itu semua adalah cara medis yang berfungsi untuk memastikan terjadinya kehamilan. Zaman dahulu kala tes semacam itu belum bisa dilakukan sehingga hanya dilakukan tes sederhana yang sangat tradisional. Berikut ini adalah cara tes kehamilan tradisional yang sudah tidak dilakukan lagi.

  1. Tes dengan urin dan gandum

Pada jaman dahulu di Mesir wanita yang curiga hamil akan melakukan tes kehamilan dengan urin dan gandum murni. Caranya adalah dengan membuang air seni pada biji gandum yang sudah diletakkan di baskom. Setiap pagi urin harus dibuang di baskom tersebut. Jika ada biji gandum yang tumbuh maka bisa sedang hamil anak laki-laki atau perempuan. Jika tidak tumbuh berarti tidak terjadi kehamilan. Hubungannya secara medis adalah kadar hCG dalam urin bisa memicu pertumbuhan benih gandum, sehingga tes ini masuk akal seperti penyebab hamil tidak terdeteksi test pack.

  1. Tes dengan bawang merah

Sementara itu di Yunani tes kehamilan dilakukan dengan cara yang cukup aneh. Biasanya wanita yang curiga hamil maka akan memasukkan bawang merah ke celana dalam dan dekat dengan vagina. Cara ini dilakukan sepanjang malam. Kemudian saat bangun tidur maka jika nafas tidak berbau bawang maka tidak hamil. Jika nafas berbau bawang maka itu tandanya hamil. Memang cara ini agak tidak masuk akal sehingga cukup aneh didengar. Lebih baik menilai dengan apakah ada tanda morning sickness atau tidak jika memang curiga hamil.

  1. Tes kehamilan dengan anggur

Pada jaman dahulu di beberapa negara Eropa juga sering mencoba tes kehamilan dengan anggur. Caranya adalah dengan mencampur urin dengan buah anggur dan dibiarkan selama beberapa hari. Jika  buah anggur tidak rusak maka tidak terjadi kehamilan. Tapi jika rusak seperti busuk, kulit mengelupas dan melunak maka bisa saja itu tanda terjadi kehamilan. Langkah ini juga tidak masuk akal sebab tidak diketahui hubungan hCG dalam urin dengan kualitas buah anggur. Terlebih jika wanita mengalami beberapa penyebab haid tidak teratur sehingga siklus tidak normal.

  1. Melihat kondisi mata

Kondisi mata pada wanita hamil dipercaya tidak sama dengan wanita yang tidak sedang hamil. Pada wanita yang sedang hamil maka biasanya mata akan terlihat lebih dalam, bagian pupil lebih kecil, kelopak mata sayu dan ada urat syaraf yang membengkak pada sudut mata. Sementara itu wanita yang tidak sedang hamil akan memiliki mata yang lebih tajam. Mungkin saja tanda ini benar karena berhubungan dengan masalah anemia pada ibu hamil.

  1. Tes dengan tanda fisik

Sebenarnya pada jaman dulu juga tes kehamilan dilakukan dengan melihat tanda fisik pada wanita yang sedang hamil. Umumnya wanita hamil akan memiliki bagian serviks, labia dan juga vagina yang lebih terbuka. Jika dilihat maka ada rona warna merah kebiruan pada labia karena aliran darah yang banyak ke bagian tersebut. Tanda ini jika diperiksa secara medis ternyata memang benar terjadi. Namun pemeriksaan tanda ini sudah tidak dilakukan karena pemeriksaan kehamilan lebih baik dengan tes kehamilan medis.

Begitulah cara tes kehamilan tradisional yang sudah tidak dilakukan lagi. Tes ini mungkin sudah tidak dilakukan karena hasilnya yang meragukan sehingga lebih baik tes medis saja jika curiga sedang hamil.

fbWhatsappTwitterLinkedIn