3 Cara Berhubungan Saat Hamil Tua Yang Aman Dan Bermanfaat

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Setiap ibu hamil harus selalu menghindari berbagai aktifitas yang dapat menganggu proses kehamilan. Hal ini penting dilakukan agar janin yang ada pada rahim ibu dapat berkembang dengan normal dan baik. Hasrat berhubungan intim antara ibu dengan suami merupakan suatu hal yang normal dan cukup wajar. Namun aktifitas tersebut harus perlu dilakukan dengan hati – hati agar tidak mengganggu janin.

Cara berhubungan saat hamil tua perlu diperhatikan dengan baik karena pada hamil tua, perut ibu akan membesar akibat perkembangan janin dalam rahim. Kondisi ini pastinya akan membuat ibu susah bergerak. Kadang kala beberapa pasangan suami istri berfikir untuk tidak berhubungan karena kondisi pada ibu dan adanya rasa takut bila berhubungan intim termasuk kedalam aktivitas berbahaya untuk ibu hamil. Tapi ternyata, berhubungan saat hamil tua dapat dilakukan dan terbukti aman melalui sebuah penelitian.

Berhubungan saat hamil tua merupakan aktifitas yang aman untuk janin. Selain aman, berhubungan saat hamil tua juga dapat memberikan beberapa manfaat positif terhadap kehamilan yakni dapat membuka jalan lahir bagi bayi pada proses persalinan nantinya. Dibalik manfaat tersebut, berhubungan saat hamil tua harus dilakukan dengan cara yang benar. Berikut beberapa cara berhubungan saat hamil tua yang benar agar aman dan bermanfaat.

  • Memastikan Kondisi Kehamilan Ibu

Sebelum melakukan hubungan badan saat hamil tua, ibu dan pasangannya harus memperhatikan terlebih dahulu terkait kondisi kehamilan ibu. Bila kondisi kehamilan pada ibu sehat menurut dokter kandungan yang menangani, berhubungan badan dapat dilakukan. Namun apabila dokter mengatakan bahwa kondisi kehamilan ibu rawan keguguran, rentan pendarahan, beresiko pecah ketuban, dan ari – ari bayi berada dibawah maka berhubungan badan antara ibu dan suami tidak boleh dilakukan karena cukup beresiko.

  • Memperhatikan posisi saat berhubungan

Berhubungan badan pada kondisi normal dapat dilakukan dengan berbagai posisi dan cara untuk menambah sensasi dan kenikmatan. Namun bagi ibu hamil, posisi berhubungan harus diatur agar tetap nyaman dan aman. Pada hamil tua, kondisi perut ibu yang semakin membesar membuat pengaturan posisi menjadi penting dibandingkan dengan ibu yang hamil muda. Posisi atau cara berhubungan saat hamil tua yang bisa dilakukan antara lain posisi menyamping, posisi doggy style, posisi berbaring, posisi berdiri, dan posisi women on top. Dari semua posisi tersebut cukup aman dilakukan dan tidak terlalu membebani ibu untuk menahan berat perutnya.

  • Mengetahui frekuensi berhubungan yang tepat

Melakukan hubungan badan pada saat hamil tua perlu memperhatikan frekuensi yang aman agar kondisi ibu dan janin tidak terganggu. Frekuensi yang tepat untuk berhubungan antara suami dan istri pada saat hamil tua berbeda – beda setiap wanita karena kondisi kehamilan serta stamina setiap wanita memiliki perbedaan. Frekuensi ini dipengaruhi oleh keinginan setiap pasangan baik suami ataupun istri serta stamina dari keduanya. Melakukan hubungan badan maksimal sehari sekali merupakan frekuensi yang paling aman. Berhubungan badan dengan frekuensi yang banyak dapat menjadi penyebab pendarahan saat hamil.

Cara berhubungan saat hamil tua diatas harus benar – benar diperhatikan agar tetap aman dan tidak berdampak pada bayi serta tidak memicu munculnya gangguan kehamilan. Ketika melakukan hubungan badan antara suami dan istri, jangan mudah terbuai dengan kenikmatan yang ada sehingga tidak memperhatikan posisi dan kondisi ibu saat berhubungan. Intinya berhubungan badan saat hamil tua itu aman dan bermanfaat asalkan dilakukan dengan cara yang aman dan penuh dengan kehati – hatian.

 

fbWhatsappTwitterLinkedIn