8 Cara Berpikir Positif Saat Hamil Untuk Kesehatan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Afirmasi dan cara berpikir positif saat hamil sangat penting. Bukan hanya dapat membantu memberikan energi positif, ibu hamil yang umumnya mudah tersentuh, tersinggung, memikirkan berbagai masalah dan mudah stress akan lebih mudah dalam menjalani hari.

Mereka tidak harus merasakan tekanan yang akhirnya berdampak pada perkembangan janin dalam kandungan. Ada beberapa cara berpikir positif saat hamil yang bisa diaplikasikan, dengan tujuan mendukung tumbuh kembang janin dan meningkatkan kesehatan psikologis dan fisik ibu hamil.

1. Komunikasikan dengan Orang Terdekat

Komunikasi dengan Pasangan dan Keluarga Terdekat dengan Kondisi Diri bisa menjadi obat paling ampuh dalam mengatasi kondisi dan juga tekanan selama kehamilan.

Terkadang ada banyak hal yang mungkin ibu hamil tidak bisa lakukan sehingga mau tidak mau harus orang tua ataupun pasangan yang membantu mengerjakan, memenuhi kebutuhan tersebut.

Dengan adanya bantuan dan dukungan positif dari lingkungan maka ibu hamil juga akan mengalami hal yang serupa. Pikiran menjadi lebih positif dan nyaman.

Ibu juga merasa mendapatkan dukungan penuh selama hamil. Perasaan diinginkan dan dibantu akan dimiliki oleh ibu, apalagi jika dibantu secara penuh maka ibu akan merasa bahwa gerakan janin usia 4 bulan dalam kandungannya diharapkan dan didukung oleh banyak orang.

2. Penuhi Aktivitas Positif

Aktivitas yang dikerjakan bisa membantu mengalihkan kita dari hal-hal yang negatif, termasuk pikiran tertekan, stress dan juga pikiran yang kurang nyaman.

Sehingga ibu hamil bisa memenuhi aktivitas positif misalnya jalan-jalan, mengerjakan sesuatu yang bisa menghasilkan dari hobi atau kegiatan, dan juga olahraga untuk ibu hamil muda atau berbincang bersama keluarga dan teman.

Memenuhi aktivitas positif dapat memberikan cara berpikir positif saat hamil. Disisi lain, aktivitas harus dilakukan tidak boleh berlebihan dan berbahaya.

Pastikan sesuai dengan kemampuan dan usia kehamilan. Anda boleh melakukan aktivitas yang menyenangkan dan termasuk mobilitas yang tinggi. Namun kembali pada kondisi dan kemampuan fisik ibu hamil.

Tidak boleh terlalu memaksa, sehingga bisa membahayakan atau menimbulkan kondisi kurang nyaman. Aktivitas yang positif juga jelas memberikan perasaan senang dan otomatis suasana hati membaik.

3. Hilangkan Tekanan/Stress dengan Hobi

Hobi bisa menjadi alternatif ibu hamil untuk bisa menghilangkan penat atau suntuk selama kehamilan berlangsung. Apalagi jika anda memutuskan untuk tidak bekerja atau berkegiatan dan fokus dengan kehamilan.

Pastinya kegiatan sehari-hari menjadi hilang dan akhirnya akan terasa bosan selama 9 bulan tidak melakukan apapun. Sehingga hobi bisa menjadi penolong sebagai cara menghilangkan stress pada ibu hamil dan rasa bosan tersebut.

Apalagi jika hobi yang dilakukan ternyata bisa menghasilkan atau memberikan manfaat lain. Misalnya hobi tersebut menghasilkan uang atau pemasukan, memberikan manfaat dengan mengajarkan kepada orang lain dan akhirnya mengisi kesibukan anda dengan tenang.

4. Pikirkan Hal Baik Demi Si Kecil

Terkadang perasaan dan kondisi lingkungan memang menyulitkan ibu dan juga ayah selama kehamilan. Kondisi ini bahkan sering terjadi di lapangan, dan mungkin anda turut mengalaminya.

Namun kondisi ini bukan berarti tidak dapat dikondisikan, pikirkan berbagai hal baik tentunya demi perkembangan si kecil. Adanya janin dalam kandungan merupakan hal yang membahagiakan bagi wanita yang ingin sekali memiliki anak.

Lakukan berbagai hal demi tumbuh kembang dan keuntungan janin dalam kandungan. Kalaupun anda membenci atau merasa kurang nyaman, banyak ibu hamil yang rela berkorban demi kesehatan dan pertumbuhan janin.

Misalnya saja tetap mengkonsumsi susu walaupun tidak suka, tetap mengkonsumsi suplemen ibu hamil walaupun harus menghadapi kondisi mual dan muntah. Maka memikirkan hal positif demi si kecil juga pasti bisa ibu lalui.

5. Konsultasikan dengan Psikolog dan Dokter Kandungan

Tidak jarang beberapa ibu hamil harus melalui kehidupan yang mungkin tidak diharapkan. Mereka harus menghadapi masalah selama kehamilan, atau bahkan tekanan yang tidak nyaman dari lingkungan, tidak jarang keluarga atau pasangan sendiri.

Lantas bagaimana agar tetap bisa berpikir positif selama hamil saat kondisi ibu sendiri sulit? Cobalah konsultasi psikologi dengan psikolog dan juga dokter kandungan serta dokter spesialis kejiwaan tanpa rasa malu dan takut.

Bagaimanapun ibu harus bisa mengurai masalah dan membagi permasalahan tersebut pada profesional. Mereka bisa menjadi tempat yang tepat dan tetap profesional dalam membantu ibu menghadapi situasi sulit.

Efeknya, ibu akan lebih mudah dalam berpikir positif dan dari sisi mental akan mendapatkan dukungan/support walaupun dari faktor eksternal. Selain itu mengkonsultasikan psikolog demi kondisi dan kesehatan diri sendiri akan membantu ibu lebih tenang dalam menghadapi fase kehamilan. 

6. Jadilah Bahagia

Pernah mendengar bahwa kebahagian kita sendiri yang ciptakan? Hal ini mungkin terdengar klise dan membosankan. Namun faktanya beberapa orang setuju bahwa kebahagiaan harus dicari dan ditemukan.

Selama kita terjebak dalam kegiatan yang membosankan, melelahkan dan berakhir pada kondisi yang monoton dan itu-itu saja. Maka kita hanya akan mengulangi kehidupan dengan kondisi yang sama.

Apalagi sebagai ibu hamil dengan suasana hati yang berubah-ubah, sulit untuk selalu bahagia dan tidak merasa terbebani. Ibu hamil bertugas untuk positif dan tetap bahagia selama kehamilan.

Sulit untuk mewujudkannya, namun bukan berarti tidak mungkin. Menjadi bahagia merupakan PR terbesar seorang ibu hamil mulai dari janin dalam kandungan hingga menjelang kelahiran.

Banyak yang menganggap bahwa dengan kondisi bahagia maka persalinan lebih mudah dijalankan, dan kondisi janin dalam kandungan memiliki perkembangan psikologis yang baik. Banyak hal baik tentu akan memberikan kebaikan juga pada si kecil.

7. Berdoa dan Sugestikan Diri dengan Hal Baik

Ada yang mengatakan bahwa jika kita melakukan sugesti bahwa hari ini akan berjalan dengan baik maka otomatis akan memberikan hari yang baik.

Kalaupun anda harus melalui hari yang melelahkan setidaknya tetap memiliki energi untuk melewatinya. Berdoa dan melakukan afirmasi bahwa anda akan menjalankan hari yang positif mungkin terlihat sepele.

Namun faktanya banyak orang yang tidak se-optimis itu. Apalagi untuk ibu hamil yang mudah berubah suasana hatinya. Hal ini juga perlu dilakukan sebagai sugesti diri.

Ibu hamil harus dipenuhi dengan afirmasi positif dan memberikan keyakinan bahwa hari itu akan dilalui dengan baik dan nyaman. Disisi lain, bedoa dan sugesti baik akan membawa ibu hamil lebih lancar dalam menjalani hari.

8. Visualisasikan Hal Baik Secara Konsisten

Memvisualisasikan hal baik dengan konsisten dapat membantu ibu untuk membentuk cara berpikir positif saat hamil. Visualisasi tersebut harus konsisten walaupun hal itu dilakukan karena poin kecil.

Misalnya sejak hamil manfaat musik klasik untuk bayi anda lebih senang mendengarkan lagu yang menenagkan dan membantu si kecil lebih tenang. Dengarkan lagu tersebut walaupun hanya 10 menit setiap harinya, namun konsisten maka akan membantu ibu untuk menenangkan diri.

Disisi lain janin juga akan mendapatkan banyak manfaat. Cara berpikir positif saat hamil yang satu ini sangat membantu banyak ibu hamil untuk konsisten melakukan hal-hal menyenangkan setiap hari.

fbWhatsappTwitterLinkedIn