Inilah 7 Pengaruh Kecapekan pada Ibu Hamil yang Berbahaya

Perkembangan Janin sangat dipengaruhi oleh aktivitas ibunya. Bisanya ibu hamil yang melakukan banyak pekerjaan sebagai ibu rumah tangga dan ibu karier memiliki ketahanan fisik yang harus prima. Bahkan aktivitas seperti ibu hamil muda berdiri lama pun dapat memengaruhi janin.

Jika ibu hamil sampai mengalami kelelahan yang luar biasa, maka hal tersebut dapat memengaruhi kandungannya. Untuk mengetahui apa saja pengaruh kecapekan pada ibu hamil yang membahayakan, berikut ulasannya.

1. Terjadinya bayi prematur

Kelelahan yang terlalu banyak  dapat memicu terjadinya bayi lahir secara prematur. Kejadian ini bisa terjadi jika kelelahan yang diderita sang ibu kerena sering berjalan dalam jarak yang jauh atau sering menanjak atau turunan. Hal tersebut dapat memicu terjadinya kontraksi pada rahim. Maka dari itu, untuk ibu yang sering melakukan perjalanan, akan jauh lebih baik jika mengikuti tips perjalanan jauh bagi ibu hamil muda. Dengan begitu, ibu hamil dapat lebih aman dalam perjalanan tanpa terganggu saat kehamilan.

2. Memicu kontraksi yang lebih cepat

Ibu hamil yang kelelahan pun dapat memicu terjadinya kontraksi yang lebih cepat. perlu diperhatikan bahwa kelelahan pada ibu hamil ada dua macam, yakni kelelahan fisik dan juga kelelahan psikis. Kelelahan fisik dapat terjadi jika ibu hamil beraktivitas yang berhubungan dengan aktivitas fisik. Contohnya seperti mengangkat barang-barang berat atau melakukan olahraga yang berat. Sedangkan kelelahan psikis terjai karena adanya tekanan secara psikologis pada ibu hamil. Contoh mudahnya adalah seperti stress saat hamil.

Baik kelelahan fisik maupun kelelahan psikis tetap saja membuat ibu hamil dapat terkena kontraksi janin yang lebih cepat dibandingkan jadwal yang diprediksi. Akibatnya, bayi bisa lahir secara prematur seperti ada poin sebelumnya. Untuk lebih memperhatikan kesehatan janin, sebaiknya Anda perhatikan olahraga yang dilarang untuk ibu hamil dan juga bahaya ibu hamil angkat beban berat. Sebaiknya Anda coba olahraga yang tidak banyak menguras tenaga atau membuat kelelahan seperti senam hamil, yoga, dan lain-lain.

3. Pendarahan yang banyak keluar

Pengaruh besar selanjutnya yang dapat mengintai ibu hamil yang kelelahan adalah terjadinya pendarahan. Hal tersebut bisa terjadi jika ibu hamil mengalami kelelahan yang luar biasa dari dua sisi, yakni lelah secara fisik dan lelah secara pikiran. Kombinasi tersebut jika dibebankan pada tubuh, terutama pada ibu hamil, maka dapat memicu terjadinya pendarahan hebat.

4. Tubuh akan sering lemas

Pengaruh selanjutnya yang akan dirasakan ibu hamil yang kepakean adalah sering merasakan lemas dan lesu dalam kesehariannya. Contohnya saja, ketika dia hanya berjalan beberapa langkah saja, tiba-tiba kakinya seolah-olah tidak memiliki tenaga untuk menopang lagi badannya. Begitu juga dengan tanggannya yang tiba-tiba tidak dapat digerakan seperti kaku dan terkdang bergetar. Gejala-gejala tersebut dapat menunjukan bahwa Anda sudah dalam fase yang melelahkan dan harus lebih banyak beristirahat.

5. Bayi bisa keguguran

Hal fatal selanjutnya yang terjadi ketika ibu mengalami kontraksi dan pendarahan adalah bayi bisa mengalami keguguran. Fase keguguran bisa terjadi jika janin di dalam kandungan sudah tidak sanggup menahan beban mental maupun fisik yang diterima oleh ibu. Meskipun begitu, ada juga proses keguguran yang terjadi karena faktor kesengajaan seperti menggunakan obat-obatan tertentu atau tindakan kesengajaan lainnya.

6. Kaki menjadi bengkak

Pada beberapa kasus, ada juga ibu hamil yang mengalami pembengkakan pada bagian kakinya. Hal tersebut bisa terjadi karena cairan tubuh pada ibu hamil akan selalu meningkat bahkan bisa terus mengalami kenaikan ketika usia kehamilan mencapai trimeter kedua atau ketiga. Apabila ibu hamil terlalu sering jalan kaki atau berdiri yang lama, maka kaki bisa bengkak.

Apalagi jika aktivitas ibu hamil sangat padat dan jarang melakukan istirahat, maka cairan tubuh akan terkumpul banyak di kaki karena pengaruh gravitasi bumi. Jika hal tersebut terjadi, maka ibu hamil bisa mengalami kelainan di sekitar kaki dan bahkan bisa menyebabkan kelumpuhan.

7. Mudah pingsan

Kelelahan yang luar biasa dari ibu hamil bisa menyebabkan dia akan sering mengalami pingsan. Hal tersebut dikarenakan ibu hamil sangat rentan terhadap anemia atau kekurangan darah. Anemia pada ibu hamil bisa menjadi salah satu penyakit yang akan sering dialami ibu hamil dalam beberapa waktu sampai melahirkan.

Jika anemia tersebut dikombinasikan dengan kelelahan ibu hamil dalam beraktivitas, maka dia bisa rentan pingsan kapanpun dan di mana pun. Hal tersebut tentunya sangat membahayakan nyawa ibu dan janin yang ada didalam kandungannya. Oleh sebab itu, disarankan untuk ibu hamil lebih banyak duduk ataupun banyak istirahat.

Itulah pengaruh kecapekan pada ibu hamil yang membahayakan. Wanita yang sedang hamil tentunya memiliki kondisi tubuh yang berbeda dengan wanita yang belum hamil. Oleh sebab itu, sebaiknya ibu hamil lebih banyak periksakan kandungan ke dokter kandungan. Untuk ibu hamil yang sedang bekerja juga sebaiknya minta keringanan dari tempatnya bekerja ketika sedang hamil. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat.