Normalkah Usia Kehamilan 21 Minggu Belum Merasakan Gerakan Janin ?

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Setiap ibu hamil yang sedang menjalani masa kehamilannya tentu menginginkan agar kondisi yang terjadi pada dirinya maupun pada janin di dalam kandungan memiliki keadaan yang baik, normal dan tidak ada hal yang mengarah pada gangguan kehamilan. Berjalannya kehamilan dengan normal dapat menyebabkan kondisi janin selalu dalam keadaan yang baik baik saja sesuai dengan usia kehamilan yang dijalani ibu hingga akhir masa kehamilan yang berlangsung selama kurang lebih 40 minggu.

Demi memastikan kondisi kehamilan yang dijalani oleh seorang ibu hamil berjalan dengan baik dan normal, tentu ada beberapa usaha yang harus dilakukan. Beberapa usaha yang perlu dilakukan oleh ibu hamil tersebut diantaranya seperti memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil dengan cara mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi tinggi, menghindari aktivitas berat dan melakukan istirahat dengan baik, serta berkonsultasi dengan dokter kandungan secara rutin untuk melihat perkembangan kehamilan yang dijalani.

Selain beberapa usaha tersebut, ibu hamil juga perlu peka terhadap setiap perubahan yang terjadi pada tubuhnya sebagai bentuk perkembangan tanda tanda kehamilan yang normal dialami pada usia usia tertentu. Salah satu gejala atau pertanda janin dalam kondisi yang normal adalah ketika munculnya gerakan pada saat usia kandungan tertentu. Berkaitan dengan usia kehamilan tersebut, sering muncul kekhawatiran saat usia kehamilan 21 minggu belum merasakan gerakan janin dalam penjelasan di bawah ini.

Normalkah Usia Kehamilan 21 Minggu Belum Merasakan Gerakan Janin ?

Gerakan janin menjadi salah satu kondisi yang selalu ditunggu datangnya oleh ibu hamil untuk memastikan bahwa ada kehidupan di dalam kandungannya. Janin yang tidak bergerak menyebabkan ibu khawatir dengan keadaan yang terjadi pada calon bayinya tersebut. Setiap ibu hamil dengan kondisi yang berbeda satu sama lain tentu saja tidak memiliki waktu yang berbeda kapan gerakan janin di dalam kandungan tersebut dapat terasa secara langsung setiap saat pada saat memasuki usia kehamilan tertentu.

Secara umum, gerakan janin seharusnya sudah dapat dirasakan ketika perkembangan janin di dalam kandungan sudah memasuki usia kurang lebih 16 sampai 20 minggu. Jika Usia kehamilan 21 minggu belum merasakan gerakan janin maka keadaan tersebut bisa jadi normal dan bisa jadi tidak karena beberapa ibu hamil baru merasakan gerakan janinnya di usia kehamilan 25 minggu. Ada beberapa faktor yang menyebabkan ibu hamil tidak dapat merasakan gerakan janin di dalam kandungan yang diantaranya seperti :

  1. Ibu terlalu aktif bergerak, penyebab pertama yang menjadikan ibu hamil tidak dapat merasakan pergerakan janin adalah karena kegiatan dan aktivitas ibu hamil yang terlalu pada serta tinggi. Aktivitas yang tinggi tersebut dapat menjadikan janin lebih banyak tidur sehingga jarang melakukan gerakan. Relaksasi menjadi salah satu upaya atau cara merasakan gerakan janin 4 bulan dan usia kehamilan lainnya dimana janin seharusnya sudah dapat bergerak.
  2. Asupan nutrisi yang kurang, kekurangan asupan gizi dan nutrisi ibu hamil maupun janin dapat menyebablam keinginan untuk bergerak lebih kecil sehingga menjadikan gerakan janin tidak dapat dirasakan oleh ibu hamil. Untuk dapat membantu agar gerakan janin dapat dirasakan pada usia kehamilan yang sesungguhnya maka memperhatikan asupan nutrisi bagi ibu hamil dan janin di dalam kandungan adalah sebuah kewajiban.
  3. Ukuran janin besar, penyebab janin kurang aktif bergerak dan menjadikan ibu hamil usia 21 minggu tidak dapat merasakan adanya pergerakan janin selanutnya adalah karena ukuran janin yang terlalu besar. Bentuk dan ukuran janin yang sudah sangat besar menyebabkannya menjadi kesulitan bergerak di dalam kandungan atau rahim karena sedikit atau tidak adanya ruang kosong di dalam rahim ibu hamil. Berat badan dan ukuran janin selalu menjadi hal yang akan diperiksa oleh dokter setiap proses pemeriksaan bulanan untuk memastikannya tidak terlalu kecil maupun tidak terlalu besar.
  4. Tekanan psikologis ibu hamil, hubungan emosional yang kuat antara ibu hamil dengan janin di dalam kandungannya sudah adan dan terbentuk sejak awal proses kehamilan berlangsung. Kondisi ini menjadikan setiap kondisi psikologis yang dialami oleh ibu hamil dapat dirasakan janin secara langsung. Ibu hamil yang mengalami tekanan psikologis dapat menyebabkan bayi atau janinnya menjadi tidak mau untuk bergerak.
  5. Obesitas pada ibu hamil, setiap ibu hamil pasti akan mengalami peningkatan berat badan yang cukp drastis selama masa kehamilan. Ibu hamil yang mengalami obesitas dapat menyebabkan lemak menekan rahim sehingga mengurangi ruang gerak janin yang dapat menyebabkannya tidak mau untuk bergerak.
  6. Sensitivitas ibu hamil yang kurang, janin di dalam kandungan pada usia kehamilan 21 minggu bisa jadi sudah bergerak namun tidak dapat dirasakan oleh ibu hamil karena sensitivitasnya yang kurang. Untuk memastikan apakah ada pergerakan janin atau tidak maka ibu dapat meminta pendapat dokter atau orang lain seperti suami untuk merasakan pergerakan janin.

Itulah beberapa penjelasan mengenai kondisi usia kehamilan 21 minggu belum merasakan gerakan janin yang sebenarnya masih dapat dikatakan normal namun tetap perlu pemeriksaan lebih lanjut dan biasanya disebabkan oleh beberapa hal yang disebutkan diatas. Gerakan janin merupakan salah satu ciri ciri bayi sehat dalam kandungan sehingga harus dipastikan apakah kondisi tidak adanya pergerakan janin merupakan hal yang normal bersama dengan dokter kandungan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn