Sponsors Link
     Sponsors Link

6 Bahaya Soda bagi Ibu Hamil

advertisement

Tentu merupakan kebahagiaan tersendiri pada saat seorang wanita mengetahui bahwa dirinya telah positif hamil. Ia akan berusaha untuk menjaga kehamilannya agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan terutama di trimester pertama, yang merupakan masa paling rawan saat kehamilan. Kita sering mendengar bahwa banyak sekali pantangan makanan ibu hamil yang harus diperhatikan, salah satunya adalah harus berhati-hati dalam memilih jenis minuman yang layak atau tidak jika dikonsumsi.

Ada yang mengatakan bahwa mengkonsumsi minuman bersoda merupakan cara mengurangi mual pada masa kehamilan. Namun pada kenyataannya pendapat tersebut salah. Mengkonsumsi minuman bersoda pada saat hamil justru dapat meningkatkan gas di lambung, sehingga akan menimbulkan perut kembung dan juga mual. Namun, banyak juga yang beranggapan bahwa saat wanita sedang hamil, ia tidak boleh mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung soda. Benarkah demikian?

Minuman bersoda adalah sejenis minuman berkarbonasi yang banyak mengandung gula atau pemanis buatan, asam fosfat, kafein, serta bahan pengawet. Hal ini tentu saja akan dapat menimbulkan resiko apabila dikonsumsi oleh wanita yang sedang hamil. Lalu apa saja bahaya yang bisa ditimbulkan dengan mengkonsumsi minuman bersoda pada wanita hamil?

1. Berat badan yang berlebihan (Obesitas)

Terlalu sering mengkonsumsi minuman yang mengandung soda memiliki kaitan yang erat dengan peningkatan resiko kelebihan berat badan atau obesitas. Berat badan yang berlebihan tersebut bisa disebabkan karena tubuh terlalu banyak menyerap kalori. Menurut para ahli di Center of Science In Public Interset, sebotol atau sekaleng minuman bersoda mengandung kadar gula tinggi yang tidak memiliki nutrisi. Dan akibatnya, hal tersebut akan dapat meningkatkan asupan kalori dalam tubuh yang pada akhirnya akan berdampak pada obesitas.

Bahaya obesitas bagi ibu hamil atau kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor utama yang dapat meningkatkan resiko penyakit diabetes khususnya diabetes type 2 maupun penyakit kardiovaskular lainnya. Pada saat seorang wanita hamil menderita penyakit diabetes, kondisi tersebut akan berpengaruh pada bayi yang ada dalam kandungan, dimana berat badan bayi akan terlalu besar sehingga nantinya akan mengalami kesulitan pada saat proses persalinan.

2. Menyebabkan Tekanan darah tinggi (Hipertensi)

Jenis minuman yang mengandung soda memiliki kandungan kafein yang bersifat adiktif. Kandungan zat tersebut merupakan salah satu faktor pemicu tekanan darah tinggi (hipertensi).

Sponsors Link

Seorang wanita hamil yang gemar mengkonsumsi makanan atau minuman yang di dalamnya terkandung bahaya kafein akan meningkatkan resiko hipertensi dalam kehamilan yang pada akhirnya akan dapat menyebabkan kelahiran bayi premature.

3. Dapat mengganggu kesehatan tulang (Osteoporosis)

Salah satu kandungan zat kimia dalam produk minuman bersoda adalah asam fosfat yang berkontribusi terhadap meningkatnya penyerapan fosfor dalam tubuh. Kondisi tersebut pada akhirnya akan dapat menghambat penyerapan kalsium yang sangat berguna bagi kesehatan tulang. Penyerapan kalsium oleh tubuh, maka hal tersebut akan dapat berakibat terjadinya penurunan massa tulang dan pada akhirnya resiko terkena gangguan osteoporosis akan semakin meningkat. Hal tersebut juga berlaku bagi wanita hamil, akibat mengkonsumsi soda yang berlebihan saat hamil, akan beresiko terhadap kesehatan tulang perkembangan janin di dalam kandungan.

4. Menurunkan kemampuan sistem imun

Kandungan gula yang terdapat dalam minuman bersoda dapat menyebabkan sel-sel darah putih tidak dapat bekerja secara efektif. Hal itu akan menghambat kemampuannya untuk melindungi tubuh dari serangan bakteri jahat, yang bisa menyebabkan gangguan kehamilan.

5. Dapat menyebabkan cacat lahir

Bahan pemanis buatan yang biasa dipakai dalam produk minuman bersoda salah satunya adalah sakarin. Dan ini adalah bahan kimia yang sangat berbahaya apabila dikonsumsi saat hamil, yaitu dapat mengakibatkan terjadinya penyebab janin cacat. Untuk iru sebaiknypara wanita hamil menghindari mengkonsumsi makanan maupun minuman yang mengandung zat sakarin.

Sponsors Link

6. Dapat menyebabkan stroke

Jangan merasa bahwa Anda dapat terbebas dari masalah kesehatan yang disebabkan oleh soda pada masa kehamilan meskipun selama hamil Anda sering mengkonsumsi minuman bersoda. Fakta yang perlu Anda tahu adalah bahwa rernyata minuman yang mengandung soda yang dikonsumsi selama masa proses kehamilan bisa berdampak pada kesehatan Anda pasca melahirkan  nantinya.

Dari sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika serikat menyatakan bahwa di tahun 1994 hingga 1995 terjadinya sekitar 4.085 kasus pasien rawat inap yang merupakan wanita yang baru saja melahirkan akibat penyakit stroke. Dan pada tahun 2006 hingga 2007 angka tersebut mengalami peningkatan yaitu mencapai 6.293 kasus. Penyebab stroke pada para wanita tersebut kebanyakan disebabkan oleh kelebihan berat badan atau obesitas selama masa kehamilan.

Nah, Anda sudah tahu kan bahaya soda yang terkandung dalam soft drink bagi kehamilan? Untuk itu, sebaiknya Anda menghindari jenis minuman tersebut dan beralih ke minuman yang lebih sehat seperti :

  1. Air putih, yang akan membantu memperlancar aliran darah serta menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik
  2. Susu, manfaat susu bagi ibu hamil banyak mengandung kalsium dan vitamin D yang akan mendukung pertumbuhan tulang janin dalam kandungan
  3. Jus buah buahan untuk ibu hamil dan sayur, yang sangat kaya akan kandungan vitamin yang baik bagi pertumbuhan janin

Selain terjadi pada sang ibu, stroke juga bisa menimpa pada anak-anak akibat kelainan pada arteri otak yang disebabkan oleh peradangan atau penyempitan dinding arteri. Dan menurut para peneliti, penyakit tersebut peradangan atau penyempitan arteri disebabkan oleh suatu infeksi yang bisa terjadi akibat kesalahan mengkonsumsi makanan atau minuman pada saat hamil.

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Friday 06th, November 2015 / 05:18 Oleh :
Kategori : Minuman Berbahaya