10 Penyebab Anak Sering Panas Yang Patut Diwaspadai

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusia konsentrasinya terbesar terjadi pada masa anak anak. Oleh karena hal tersebut, setiap orang tua memiliki peran penting dalam menjaga anak untuk berkembangan baik dalam hal fisik maupun perkembangan otaknya. Orang tua juga perlu memperhatikan kondisi fisik anak dan mengusahakan berbagai macam cara untuk mencegah munculnya atau terjadinya kondisi yang mengarah pada gangguan tumbuh kembang anak.

Setiap orang tua tentu tidak menginginkan keadaan anaknya dalam kondisi yang bermasalah baik secara kesehatan maupun perkembangan fisik dan kecerdasannya. Untuk mewujudkan keinginan tersebut, orang tua harus mau berusaha memperhatikan keadaan anak terkait perubahan perubahan fisiknya yang dihubungkan dengan kesesuaian perkembangan anak di setiap usia dan melakukan beberapa usaha untuk meningkatkan kesehatannya dengan jalan imunisasi serta pemeriksaan kesehatan rutin. Orang tua harus peka ketika anak mengalami tanda atau gejala penurunan kesehatan.

Salah satu gejala penurunan kesehatan yang paling sering terjadi pada anak anak mengingat sistem imunitas atau pertahanan tubuhnya yang masih belum terbentuk dan berkerja secara optimal adalah keadaan dimana suhu tubuh anak mengalami peningkatan. Peningkatan suhu tubuh atau yang umum disebut sebagai demam tersebut tidak boleh diangap remeh oleh setiap orang tua karena bisa jadi merupakan tanda adanya penyakit berbahaya yang sedang menyerang anak. Untuk lebih memahaminya, berikut ini beberapa penyebab anak sering panas yang dijelaskan dibwah ini.

  1. Abses gigi

Kondisi pertama yang dapat menjadi penyebab anak sering panas adalah keadaan abses gigi atau terjadinya infeksi pada gigi. Abses tersebut dapat menyebabakan terjadinya panas berulang pada anak anak. Abses pada gigi tersebut dapat dipicu oleh munculnya retakan atau bahkan lubang pada gigi dan tidak segera mendapatkan perawatan yang tepat. Selain demam, beberapa gejala lain dari kondisi abses gigi tersebut diantaranya gigi goyang, sakit pada gigi, pembengkakan pada wajah dan pipi, serta rasa sakit pada rahang.

  1. Sindrom demam periodik

Sindroma demam periodik ini merupakan salah satu sindrom genetik yang memicu terjadinya demam berulang tanpa adanya sebab infeksi ataupun penyebab demam lain. Sindroma demam periodik ini sangat berpengaruh karena berlangsung dalam waktu dua minggu sekali.

  1. Infeksi

Kondisi umum yang dapat menjadikan seseoarang mengalami peningkatan suhu tubuh atau demam adalah adanya infeksi pada oranga tubuh tertentu. Untuk mengatasi demam yang sering muncul maka infeksi yang muncul harus dipulihkan dengan segera dan secara otomatis kondisi tubuh akan berangsur angsur membaik. Beberapa jenis infeksi yang dapat terjadi diantaranya seperti infeksi saluran pencernaan, infeksi saluran kemih pada anak, dan lain sebagainya.

  1. Neutropenia

Penyebab anak sering panas selanjutnya adalah kondisi yang disebut sebagai neutripenia. Neutropenia merupakan kondisi dimana terjadi kelainan darah pada tubuh yang ditandai dengan kondisi kurangnya sel darah putih sebagai salah satu sistem pertahanan tubuh. Kondisi neutropenia ini menjadikan demam dapat muncul berulang dengan pola dan siklus tertentu.

  1. Sindroma behcet

Sindroma behcet merupakan kondisi gangguan autoimun langka yang dapat menyebabkan radang dan rasa sakit di pembuluh darah serta urat nadi. Sindroma behcet ini dapat menyebabakan munculnya demam berulang dan bukan merupakan penyakit menular sehingga dapat disembuhkan dengan penanganan yang tepat.

  1. Penurunan daya tahan tubuh

Kondisi utama yang paling sering menjadikan anak mengalami demam adalah karena adanya penurunan daya tahan tubuh pada anak. Terjadinya penurunan daya tahan tubuh tersebut dapat menyebabakan berbagai macam infeksi baik virus maupun bakteri disekitarnya dapat dengan mudah menginfeksi tubuh anak. Penurunan daya tahan tubuh dapat terjadi akibat dari kurangnya nutrisi pada anak, anak kelelahan, memiliki riwayat alergi, dan lain sebagainya.

  1. Malnutrisi pada anak

Penyebab anak sering panas lainnya adalah kondisi malnutrisi yang terjadi pada anak. Kondisi malnutrisi merupakan keadaan dimana tubuh anak mengalami kekurangan nutrisi akibat kurang mengkonsumsi makanan. Kondisi kurangnya jumlah dan jenis makanan yang masuk menjadikan tubuh anak tidak memiliki daya tahan yang cukup sehingga menjadi lebih mudah sakit.

  1. Meningitis

Kondisi meningitis atau yang lebih awam dikenal dengan nama radang selaput otak dapat menjadi penyebab anak mengalami panas berulang. Kondisi meningitis juga dapat diperjelas dengan beberapa uraian gejala lainnya yang muncul seperti demam disertai kejang kejang berulang dan terjadinya penurunan kesadaran. Meningitis yang menginfeksi anak dapat menyebabkan kondisi demam tinggi disertai kejang yang disebut sebagai febris dalam istilah medis.

  1. Virus Eppstein-Barr

Penyebab anak sering panas lainnya adalah keadaan yang disebut sebagai virus eppstein-barr. Virus eppstein-bar merupakan salah satu penyakit yang dapat menular melalui liur atau penggunaan alat makan bersama. Virus eppstein-bar dapat menyebabkan munuclnya demam berulang yang akan terus terjadi selama virus masih menyebar di dalam tubuh.

  1. Penyakit chron

Penyakit chron merupakan sejenis radang yang dapat berpengaruh terhadap kondisi sistem pencernaan mulai dari mulut hingga usus. Kondisi penyakit chron tersebut dapat memicu terjadinya panas berulang dan beberapa gejala penyerta lain seperti radang pada bagian perut, nyeri dan peradangan pada daerah lain. Penyakit chron tersebut merupakan salah satu penyebab anak susah gemuk.

Itulah beberapa kondisi yang dapat menjadikan seorang anak sering mengalami demam. Keadaan yang disebutkan diatas perlu dihindari dan diperhatikan kesesuaiannya dengan kondisi yang terjadi pada anak untuk membantu proses penanganannya.

fbWhatsappTwitterLinkedIn