6 Ciri Ciri Bayi Berkulit Hitam saat Lahir yang Perlu Diketahui

Memiliki bayi yang nampak bersih saat lahir merupakan keinginan hampir setiap ibu di dunia. Maka dari itu tidaklah mengherankan jika sebagian orang tua rela melakukan apapun agar bayi dapat bersih dan putih saat tiba waktunya. Beberapa cara yang dilakukan adalah meminum air kelapa muda asli. Konon minuman tersebut dapat membuat kulit bayi menajdi putih.

Pada saat bayi lahir, ternyata ada beberapa ciri-ciri yang menyebabkan kulit bayi menjadi hitam. Umumnya hal tersebut bisa terjadi karena berbagai faktor. Untuk mengetahuinya, berikut beberapa tanda kulit bayi menghitam yang mudah diketahui.

1.Warna kulit bayi putih sejak dilahirkan

Perlu Anda ketahui bahwa bayi yang baru lahir umumnya adalah berwarna merah muda. Warna tersebut terjadi karena saat di dalam kandungan, bayi mendapatkan oksigen yang cukup banyak dari sang ibu. Namun, beberapa keadaan juga tidak selamanya kulit bayi dilahirkan akan selalu berwarna merah muda.

Ada juga yang lahir dengan warna kulit putih atau bahkan agak gelap. Nah, umumnya, warna kulit bayi yang cerah atau putih akan menjadi hitam seiring dengan perkembangan bayi. Hal tersebut dipengaruhi oleh gen dari orang tua maupun perubahan pigmen alami pada bayi tersebut.

2. Warna denyut nadi

Ciri selanjutnya adalah dari warna denyut nadi bayi itu sendiri. Secara keseluruhan denyut nadi bayi tidak begitu kelihatan saat dilahirkan. Namun, dalam beberapa kasus, ada kondisi yang memungkinkan kita dapat melihat denyut nadi bayi dengan jelas.

Jika denyut nadi bayi berwarna biru dengan jelas dari beberapa kulitnya, maka bisa dipastikan kalau bayi tersebut kulitnya akan berwarna hitam saat mulai dewasa nanti. Sebaiknya, jika denyut nadi bayi justru tidak begitu terlihat warnanya, maka warna kulit bayi tersebut cenderung berwarna putih.

3. Faktor keturunan

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa bayi yang lahir mewarisi kedua gen dari orang tuanya. Jika kedua orang tua bayi tersebut dari ras campuran, maka ada kemungkinan anak akan mendapatkan warna kulit yang dominan. Baik itu dari ibu maupun dari ayahnya.

Hal yang berbeda akan terjadi jika kedua orang tuanya memiliki ras warna kulit yang sama. Contohnya warna kulit kedua orang tauanya putih, maka anak akan cenderung memiliki warna kulit putih. Jika warna kulit kedua orang tuanya hitam, maka anaknya pun akan cenderung memiliki warna kulit hitam.

4. Bercak kulit

Bercak pada kulit bayi merupakan hal yang wajar dan bisa terjadi pada bayi manapun. Perhatikanlah jika bayi yang lahir memiliki bercak-bercak yan warnanya sama dengan warna kulit. Umumnya, bercak ini bisa memberikan perubahan warna kulit bayi pada saat menuju dewasa nanti.

Bercak ini umumnya disebut sebagai nervus simplex atau beberapa orang menyebutnya sebagai bercak salmon. Bercak ini juga biasanya akan menghilang seiring dengan pertumbuhan bayi. Nah, pada beberapa kasus, bayi yang memiliki bercak-bercak seperti ini memiliki kecenderungan warna kulitnya akan menghitam.

5. Lapisan kulit bayi

Kulit bayi yang bau lahir umumnya memiliki lapisan yang disebut dengan vernix caseosa. Lapisan ini umumnya memiliki waran putih yang mirip dengan keju. Secara kasat mata, lapisan ini biasanya muncul pada bagain lipatan kulit bayi. Fungsi ini digunakan untuk melindungi bayi dari cairan yang bernama cairan amnion ketika bayi masih dalam kandungan. Ketika bayi pertama kali dimandikan, biasanya cairan ini pun akan luntur dengan sendirinya.

Lapisan kulit ini juga dapat memengaruhi warna kulit bayi saat akan dewasa nanti. Jika lapisan tersebut tidak luntur,  maka warna kulit bayi akan menghitam. Namun, Anda tenang saja karena lapisan kulit ini tidak akan memengaruhi kesehatan bayi tersebut.

6. Terdapat bintik-bintik di sekitar punggung

Ciri yang terakhir adalah munculnya bintik-bintik di sekitar punggung bayi. Bintik tersebut biasanya sering disebut dengan bintik Mongolia. Umumnya, warna bintik tersebut adalah ungu-hitam atau juga biru-hitam. Umumnya bintik-bintik tesebut bisa menentukan warna kulit bayi. Jika bayi memiliki bintik tersebut di sekitar punggungnya, maka bisa jadi bayi akan mengalami warna kulit hitam saat dewasa nanti.

Itulah 6 ciri-ciri bayi berkulit hitam saat lahir yang perlu diketahui. Dari artikel di atas bisa dikatakan tidak selamanya ciri-ciri diatas berpengaruh terhadap perubahan warna kulit bayi. Sebab, kulit bayi yang baru lahir belum tentu akan sama saat dewasa nanti. Maka dari itu, Anda perlu pelajari cara mengetahui warna kulit asli bayi dengan melihatnya saat besar nanti. Biasanya saat bayi sudah berumur satu tahun, akan terlihat warna kulit bayi yang asli.

Jika Anda ingin mencoba memutihkan bayi yang masih di dalam kandungan, Anda bisa pelajari cara memutihkan bayi dalam kandungan yang ada dalam berbagai sumber. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat untuk Anda.