Inilah 4 Ciri Ciri Bayi Bungkuk yang Tidak Disadari Orang Tua

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tulang manusia yang mengalami bungkuk biasanya hanya ditemukan saat dewasa atau lanjut usia saja. Namun, tahukah Anda bahwa posisi bungkuk tersebut dapat ditemukan ketika masih bayi ? Sadar atau tidak, tenyata posisi punggung yang bungkuk dapat terlihat sejak dia masih dalam keadaan bayi.

Banyak penyebab bayi bungkuk yang tidak disadari oleh para orang tua. Misalnya saja kesalahan saat gendong sampai kelainan dari gen bayi tersebut. Untuk mencegah bayi bungkuk sampai dewasa, kita harus mengetahui dulu ciri-ciri bayi bungkuk seperti berikut ini.

1. Posisi tulang punggung terasa tertekuk

Ciri pertama yang bisa andarasakan adalah pada saat bayi digendong. Cobalah sentuh pada bagian punggungbayi. Jika Anda merasakan tulang punggunga seperti sedikit menojol maka bisajadi bayi dapat mengalami bungkuk. Biasanya bayi akan berontak jika disentuhpada bagian belakangnya karena merasakan sakit.

Posisi menggendong bayi punharus diperhatikan karena tidak boleh sembarangan. Umumnya, bayi yang mengalamibungkuk rata-rata karena cara menggendong bayi yang salah. Ketika bayi sedangdigendong, usahakan posisi perutnya menghadap perut Anda. Selain itu jugapastikan posisi bayi saat digendong tidak seperti duduk. Gunakanlah keduatangan untuk menopang punggung dan badannya.

2. Posisi bayi saat duduk

Ciri mudah lainnya adalahsaat bayi duduk. Perhatikan posisi tubuhnya ketika duduk di lantai atau dikursi. Jika posisi duudknya lebih sering kurang dari sudut 90 derajat, makabisa dipastikan bayi akan bungkuk sampai dewasa. Secara umum, posisi duduk bayiyang benar adalah tegak lurus atau posisi 90 derajat.

Hal tersebut bisa terjadikarena bayi sudah dipaksa duduk sebelum waktunya. Bayi yang dipaksakan duduksebelum waktunya sangat berpengaruh terhadap kesehatannya sendiri. Hal yang terparahadalah bayi bisa mendapatkan kelainan tu;ang punggung yang sangat serius. Hal tersebutdikarenakan tulang-tulang bayi belum bisa menopang tubuhnya dengan sempurna.

3. Bayi lahir sungsang

Kelahiran bayi ternyatadapat berpengaruh terhadap kesehatan bayi itu sendiri. Secara normal, bayi akanlahir dari kepalanya terlebih dahulu, baru terakhir adalah bagian kaki. Akan tetapi,beda halnya dengan kasus bayi sungsang. Konsisi ini justru bagian kakinya duluyang keluar, baru setelah itu kepala bagian terakhir.

Perlu Anda ketahui bahwabayi yang lahirnya dalam keadaan sungsang memiliki risiko besar terkenakelainan pada tulang belakang. Salah satunya adalah bungkuk. Hal itu disebabkansaat bayi dikeluarkan secara sungsang, punggung bayi akan menerima beban yangcukup besar. Maka dari itu,  jika bayi Andalahir dalam keadaan sungsang, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak.

4. Posisi bayi saat tengkurap

Saat bayi masih dalamkeadaan tengkurap, Anda bisa mengecek bagian punggungnya. Cobalah perhatikanposisi bayi sata tengkurap, apakah bayi terlihat seperti agak menungging atautidak. Jika posisi bayi justru terlihat seperti menungging, maka bisa dikatakanbayi mengalami bungkuk.

Posisi bayi yang benar saat tengkurapadalah posisi dada akan menempel pada kasur atau lantai dan posisi kepalanyaakan mengadah. Posisi tersebut merupakan poisisi normal bayi saat tengkurap. Meskipunbegitu bukan berarti Anda harus memaksakan bayi untuk tengkurap. Hal tersebutjustru membuat bayi menjadi kesakitan. Bahkan yang lebih parah bisa membuatbayi cedera punggung.

Itulah 4 ciri-ciri bayibungkuk yang tidak disadari oleh orang tua. Memang kita pun perlu menyadaribahwa kondisi bayi bungkuk tidak serta merta faktor ekternal saja. faktorinternal pun juga bisa memengaruhi bayi mengalami bungkuk.

Contoh faktor internaladalah seperti penyakit atau sindrom tertentu, cacat bawaan dari lahir, dan juga kekurangan gizi tertentu. Oleh karenabeberapa cara mencegah bayi mengalami bungkuk dari sisi faktor internal adalahperbanyak makanan-makanan yang mengandung vitamin yang banyak pada saat bayimasih di kandungan. Salah satu akibatkekurangan kalsium pada bayi adalah pembungkukan pada tulang bayi ketikadia lahir.

Setelah bayi lahir, masihada cara untuk meluruskan punggung bayi yang bungkuk. Contohnya adalahsering-sering bayi djemur di bawah sinar matahari saat pagi hari. Kandungan vitaminD pada matahari di pagi hari dapat membantu pertumbuhan tulang-tulang bayi agarbisa kembali ke semula.

Untuk bayi yang sudahdikenalkan MPASI, maka sebaiknya berikan makananyang mengandung kalsium tinggi. Contohnya bisa itu susu formula, kejualami, sereal, berbagai sayuran-sayuran hijau seperti bayam, kacang polong,kacang merah, dan berbagai buah-buahan seperti jeruk.

Terakhir adalah tidakmemaksakan bayi untuk melakukan aktivitas sebelum waktunya seperti duduk atauberdiri. Perlu diingatkan bahwa hal tersebut butuh proses dan tidak bisaterjadi dalam sekejap. Anda sebagai orang tua perlu mamahami hal tersebut. Jikaasupan gizi pada anak baik niscaya perkembangan bayi akandatang denga sendirinya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk semua.    

fbWhatsappTwitterLinkedIn