6 Manfaat Tali Pusar Bayi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tali pusar bayi merupakan salah satu organ yang memiliki peran penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin, tali pusar sendiri sudah terbentuk sejak awal kehamilan sekitar 2 pekan setelah pembuahan.

Tali pusar dalam istilah medis disebut dengan umbilical cord merupakan saluran pra kehidupan bagi janin selama bayi di dalam kandungan karena selama dalam rahim, tali pusar ini yang menyalurkan oksigen dan makanan dari placenta ke janin yang berada didalamnya.

Ketika janin dilahirkan, bayi sudah tidak lagi membutuhkan oksigen dan asupan makanan dari ibunya sebab bayi sudah dapat bernafas dengan sendirinya melalui hidung. Apabila sudah tidak diperlukan lagi maka saluran ini harus dipotong dan dijepit atau diikat.

Manfaat penting tali pusar ini adalah mendukung janin agar tetap sehat selama didalam kandungan. Selain itu, masih banyak lagi manfaat penting tali pusar yang perlu ibu hamil ketahui.Berikut fungsi tali pusar yang perlu ibu hamil ketahui yaitu:

1. Sebagai penyalur oksigen dan nutrisi

Janin membutuhkan oksigen dan nutrisi untuk bisa hidup serta berkembang selama didalam kandungan, selama kehamilan ini nutrisi dan oksigen yang dibawa melalui aliran darah akan dialirkan melalui plasenta dan tali pusar yang terhubung ke janin.

Asupan nutrisi ini yang akan langsung ditransfer ke janin hal inilah yang nantinya akan menjadi makanan bagi si kecil selama kehamilan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya sehingga terhindar dari penyebab janin kekurangan oksigen.

2. Membuang zat sisa dari darah janin

Selain mengalirkan oksigen dan nutrisi, tali pusat juga berfungsi dalam membuang sistem metabolisme yang sudah tidak dibutuhkan oleh janin. Zat sisa tersebut akan dialirkan oleh janin dan akan dialirkan kembali ke aliran darah ibu hamil. Kemudian dikeluarkan bersamaan dengan sisa metabolisme yang ibu hamil hasilkan.

3. Memproduksi hormon pendukung kehamilan

Manfaat tali pusar yang tidak kalah penting lainnya adalah memproduksi hormon pendukung kehamilan, diantaranya adalah hormon estrogen, progesteron dan HCG.

Hormon-hormon tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan aliran darah, merangsang pertumbuhan rahim dan jaringan payudara, memperkuat lapisan rahim serta mempercepat metabolisme ibu hamil.

4. Melindungi janin dari infeksi bakteri

Tali pusar juga bermanfaat sebagai penghalang bakteri yang mungkin ada pada tubuh ibu hamil, sehingga jika ibu hamil mengalami infeksi bakteri tali pusar akan melindungi janin agar tidak tertular infeksi tersebut.

5. Menyalurkan antibodi dari tubuh ibu hamil ke janin

Diakhir kehamilan tali pusar akan mengeluarkan zat antibodi yang ibu hamil miliki ke janin, antibodi ini akan memberikan kekebalan tubuh si kecil agar terhindar dari berbagai penyakit.

Namun, setelah si kecil dilahirkan antibodi dari tubuh ibu hamil hanya akan bertahan hingga usianya mencapai 3 bulan, diusia kehamilan ini juga ada beberapa ciri janin sehat 3 bulan yang perlu diketahui.

Jadi penting bagi bayi untuk selalu melakukan imunisasi sesuai anjuran dan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

6. Mengalirkan darah ke janin

Tali pusar bermanfaat untuk mengalirkan darah ke janin selama masa
pertumbuhan dan perkembangan janin. Jaringan dari tali pusar bekerja
untuk mengalirkan darah selama perkembangan dan pertumbuhan janin trimester kedua sampai trimester ketiga.

Tali pusar merupakan suatu sistem kardiovaskular janin, sehingga
pemahaman mengenai tali pusar memiliki potensi besar dalam
mengetahui dan memahami perubahan serta perkembangan dalam jaringan pembuluh darah janin.

fbWhatsappTwitterLinkedIn