12 Larangan Ibu Hamil Menurut Islam Yang Wajib Diketahui

Menjalani proses kehamilan dengan baik dan selalu mengusahakan berbagai hal agar dalam perkembangan kehamilannya selalu memiliki kondisi yang normal tanpa adanya gangguan kehamilan apapun merupakan bentuk tanggung jawab ibu hamil yang harus dilakukan olehnya. Beberapa hal yang biasanya perlu dilakukan ibu hamil agar kondisi kesehatannya maupun kesehatan janin serta perkembangqnnya dalam keadaan yang baik diantaranya dengan mengkonsumsi makanan sehat untuk ibu hamil demi terpenuhinya kebutuhan nutrisi kehamilan, berisitrahat yang cukup, konsultasi dengan dokter kandungan secara rutin, serta menghindari berbagai macam hal yang dapat menyebabkan dampak negatif bagi kehamilan.

Terkait usaha terakhir yang disebutkan diatas tersebut mengenai hal yang harus dihindari karena berdampak buruk atau negatif bagi kehamilan, sebagai seorang muslim dan dalam ajaran agama islam ada beberapa larangan ibu hamil menurut islam yang perlu diketahui dan dipahami serta diamalkan. Mematuhi larangan untuk ibu hamil menurut islam tentu merupakan salah satu usaha yang dilakukan ibu dalam proses ibadah yang diniatkannya pada setiap proses kehamilan agar berlangsung dengan baik dan normal. Berkaitan dengan beberapa larangan tersebut, berikut ini uraian dari beberapa kondisi yang perlu diperhatikan sebagai larangan atau pantangan ibu hamil muda maupun tua menurut islam yang dijelaskan dalam uraian dibawah ini.

  1. Meninggalkan Sholat

Larangan untuk meninggalkan sholat bagi wanita hamil ini sebenarnya merupakan bentuk larangan bagi semua umat islam yang perlu ditaati sebagai perintah Allah SWT. Kondisi larangan meninggalkan sholat ini disampaikan sebagai salah satu larangan ibu hamil menurut islam karena dengan kondisi yang ada dan keadaan ibu yang harus merasakan berbagai macam gejala wanita hamil tersebut selalu ada peluang untuk meninggalkan ibadah sholat. Seberat berat apapun gejala fisik yang dijalaninya maka ibu hamil harus tetap sholat meskipun harus sholat dengan posisi duduk dan jika masih tidak mampu dapat melakukan sholat dengan cara berbaring miring.

  1. Tidak meniatkan kehamilan sebagai sebuah ibadah

Dalam setiap proses kehidupan yang dijalani oleh kaum muslimin, meniatkannya sebagai sebuah ibadah merupakan keharusan demi mendapatkan ridho dari Allah SWT. Kondisi ini juga berlaku bagi ibu yang sedang menjalani kehamilan sehingga tidak meniatkan proses kehamilan yang dijalaninya tersebut sebagai sebuah ibadan merupakan hal yang dilarang meningat banyaknya keistimewaaan serta keutamaan yang diberikan oleh Allah SWT kepada ibu hamil.

  1. Mengkonsumsi makanan haram

Makanan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan demi memenuhi kebutuhan nutrisi bagi perkembangan proses kehamilan serta harus menghindari pantangan makanan bagi ibu hamil yang dapat memberikan efek atau dampak buruk bagi kondisi kehamilan. Mengkonsumsi makanan haram merupakan hal yang pastinya dilarang bagi ibu hamil meskipun makanan tersebut dapat memberikan pengaruh yang baik bagi kesehatan ibu dan janinnya.

  1. Berkata buruk dan mengumpat

Selama menjalani kehamilan, setiap wanita harus mampu menjaga sikap dan kepribadiannya. Salah satu bentuk sikap buruk yang dilarang untuk dilakukan oleh ibu hamil adalah berkata buruk maupun jorok dan mengumpat bahkan terutama ketika umpatan maupun kata kata buruk yang keluar tersebut dikarenakan masalah perubahan fisik, gejala fisik yang menganggu selama kehamilan.

  1. Menjalani proses kehamilan dengan tidak ikhlas

Dalam keistimewaan wanita hamil menurut islam, salah satu berkaitan dengan sikap ikhlas dan sabar yang harus dijaga dalam menjalani aktivitas dalam proses kehamilan setiap harinya. Oleh karena berbagai macam pahala yang akan diberikan tersebut maka setiap ibu hamil dilarang untuk bersikap tidak ikhlas dan tidak sabar dalam menjalani aktivitas kehamilannya.

  1. Mendengarkan musik

Secara jelas dan menjadi kesimpulan para ulama sejauh ini sesuai dengan berbagai macam anjuran serta tanggapan masyarakat, mendengarkan musik bagi ibu hamil sebaiknya tidak dilakukan dan lebih mengutamakan untuk mendengarkan bayi baik ketika di dalam rahim dengan bacaan Al-Quran baik yang dibaca sendiri oleh ayah maupun ibu hamil. Al-Quran lebih baik didengarkan terutama untuk memberikan ketenangan saat proses persiapan melahirkan dalam islam.

  1. Melakukan syrik kecil

Selama menjalani proses kehamilan, hampir ada banyak aktivitas adat istiadat yang bertentangan dengan syariat islam dan termasuk kedalam permbuatan syirik. Sebagai seorang muslim, menghindari hal yang dapat mendatangkan syirik kecil tersebut bagi ibu hamil merupakan keharusan. Selain beberapa larangan ibu hamil menurut islam yang dijelaskan diatas ada beberapa bentuk larangan lainnya yang diantaranya sebagai berikut.

  1. Mengumbar aurat, mengumbar aurat bagi muslimah memang dilarang dan perlu diperhatikan oleh ibu hamil agar tidak melakukannya.
  2. Bersolek berlebihan, bersolek atau dandan merupakan aktivitas yang dilarang bagi wanita bersuami karena dapat menimbulkan fitnah atau keinginan lawan jenis untuk mendekati.
  3. Tidak memperhatikan proses kehamilan dan perkembagnannya, dalam islam, memperhatikan proses kehamilan agar berlangsung dengan baik parlu dilakukan.
  4. Keluar rumah tanpa mahram, keluar rumah bagi wanita muslim tentu tidak boleh dilakukan sembarangan terutama jika keluar rumah tidak di dampingi oleh mahramnya.
  5. Durhaka kepada suami dan orang tua, dalam menjalan aktivitas kehamilan maka setiap ibu hamil perlu memperoleh doa serta restu dari suami maupun orang tua dan tidak berduhaka kepadanya.

Itulah beberapa bentuk larangan ibu hamil menurut islam yang harus diperhatikan agar proses kehamilan yang dijalani dapat berlangsung dengan baik tanpa adanya hambatan apapun.