Penyebab Bintik Merah Gatal Pada Kulit Saat Hamil Dan Cara Mengatasinya

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Selama hamil maka ada beberapa perubahan yang terjadi dalam tubuh ibu. Hal ini sangat wajar karena ada perubahan hormon yang memang menyebabkan dampak kurang nyaman untuk tubuh. Misalnya saja seperti penyebab morning sickness yang bisa membuat ibu selalu mual atau muntah setelah makan atau sebelum makan. Gangguan ini termasuk hal yang sangat biasa, tapi ada juga gangguan yang tidak biasa seperti gatal pada tubuh ibu. Tidak semua ibu mengalami kondisi ini karena memang disebabkan oleh kondisi medis tertentu seperti penyakit yang khusus menyerang ibu hamil. Berikut ini adalah beberapa penyebab bintik merah gatal pada kulit saat hamil dan cara mengatasinya.

  1. Penyakit prurigo kehamilan

Penyakit prurigo akan menyebabkan kondisi kulit ibu menjadi sangat gatal. Penyakit ini bisa menyerang di semua trimester kehamilan termasuk kehamilan muda. Bahkan kondisi ini bisa menyebabkan gejala hamil muda yang sangat aneh. Namun penyakit ini umumnya sangat jarang terjadi. Gejala awal prurigo yang sangat sering terjadi seperti bintik merah seperti gigitan serangga yang akan membuat kulit sangat gatal. Penyebabnya adalah kondisi sistem kekebalan tubuh ibu yang menurun selama kehamilan. Jika sudah terkena prurigo maka bisa berlangsung selama beberapa minggu sampai bulan. Juga masih bisa terjadi beberapa hari setelah melahirkan.

  1. Penyakit PUPPP atau Pruritic Urticarial Papules and Plaque of Pregnancy

Penyakit ini adalah jenis kondisi yang biasanya hanya muncul pada awal trimester ketiga sampai akhir trimester ketiga. Biasanya gejala berupa bintik merah sampai bentol yang agak besar. Kondisi ini bisa muncul pada area perut yang kemudian bisa menyebar ke bagian yang lain seperti pantat, dada dan paha. Jadi jika ada gatal gatal pada ibu hamil maka harus waspada dengan penyakit ini. Biasanya gejala akan terjadi sampai 2 minggu setelah melahirkan lalu sembuh sendiri. Kondisi ini kemungkinan bisa disebabkan oleh sistem imun tubuh ibu hamil yang menurun.

  1. Penyakit Pemphigoid gestationis

Ini adalah jenis penyakit yang cukup langka dimana biasanya hanya menyerang kurang lebih 1 dari 50 ribu kehamilan. Kondisi ini juga dinamakan dengan istilah herpes gestationis dimana bisa menyerang ibu hamil yang sudah masuk trimester kedua sampai ketiga. Bahkan dalam kondisi yang parah maka bisa menyerang sampai melahirkan. Gejala yang perlu diwaspadai adalah bintik merah yang berisi cairan pada sekitar perut ibu dan sangat gatal. Kemudian gejala bisa menyebar ke semua bagian tubuh ibu. Dan munculnya hampir mirip seperti campak bagi ibu hamil.

  1. Penyakit Pruritic folliculitis of pregancy

Rasa gatal yang diawali dengan bintik merah pada perut, tangan, dada, punggung dan bagian tubuh yang lain bisa menjadi gejala penyakit ini. Penyakit ini juga sangat umum untuk ibu hamil dan biasanya akan hilang atau sembuh sendiri setelah proses persalinan. Namun biasanya ibu hamil merasa tidak nyaman dan sering menggaruk. Ini hal yang cukup dilarang karena menggaruk hanya membuat lebih parah saja.

  1. Penyakit ICP (Intrahepatic cholestasis of pregnancy)

Ibu hamil yang mengalami ICP juga akan terkena gejala gatal yang cukup mengganggu. Sebenarnya penyakit ini terjadi karena masalah hati yang memicu rasa gatal yang cukup buruk. Penyakit ini diawali dengan bintik merah yang sangat gatal dan bisa menyerang semua bagian tubuh. Saat masih ringan maka yang muncul hanya bercak merah yang gatal. Kemudian saat baru muncul bisa dirasakan pada bagian telapak tangan atau kaki kemudian menyebar cepat ke bagian tubuh yang lain. Biasanya hanya muncul pada akhir trimester ketiga kemudian sembuh sendiri setelah melahirkan.

Cara Mengatasi

  1. Kompres dengan air dingin atau es batu yang bisa mengurangi rasa gatal dan membuat kulit lebih nyaman.
  2. Jangan menggaruk karena bisa membuat luka pada kulit dan memicu iritasi yang lebih buruk.
  3. Gunakan pakaian yang santai dengan bahan yang nyaman seperti katun. Hindari pakaian yang ketat karena bisa membuat gatal pada perut lebih parah.
  4. Sering membuat area yang terkena gatal terkena angin dan tidak selalu ditutupi dengan pakaian sehingga kulit lebih nyaman.
  5. Jangan mengenakan pakaian dengan bahan sintetis yang bisa membuat kulit berkeringat, kering dan lembab sehingga menyebabkan iritasi.
  6. Jangan mandi dengan air hangat dan pilih air dingin, karena air hangat justru bisa membuat kulit kering dan rasa gatal yang lebih buruk.
  7. Hindari area yang gatal dari panas sinar matahari langsung sehingga menjadi tidak nyaman.
  8. Cobalah memberikan pelembab kulit yang aman atau calamine sehingga bisa mengurangi rasa gatal. Hindari produk salep atau gel yang mengandung bahan salisilat, asam dan minyak pewangi.
  9. Tetap kunjungi dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat sehingga bisa mendapatkan perawatan yang sesuai dengan penyakit.

Itulah daftar penyebab bintik merah gatal pada kulit saat hamil dan cara mengatasinya. Semua ibu hamil yang mengalami kondisi ini sebaiknya mencoba untuk merawat kondisi dengan baik dan selalu datang ke dokter untuk diperiksa sehingga cepat sembuh.

fbWhatsappTwitterLinkedIn